7

Rara mengeluarkan Bekal dari tasnya dan itu tidak luput dari tatapan yang lain.

"Nih bekal dari mama":Ucap Rara singkat.Membuat alvin tersenyum senang.

"Duhh baik banget,tau aja mama tuh,perut gue karet":Rara hanya menatap Alvin sinis.Lalu ia berahli menatap ambar yang masih memegang lengan erious tanpa tau wajah erious sudah menyeramkan,karena erious itu tak suka disentuh cewek lain,kecuali orang yang dia sayang.

"Kasihan yah erious,di tempeli dedemit":Ucapan Rara yang terbilang cukup kencang dan terdengar sampai ke kuping siswa lain,membuat mereka menahan tawa.

"Apa maksud lo,gak usah belagu lo jadi orang.Dan apa maksud lo caper ke Alvin,mau nyabe lo":Mendengar itu alvin,Calsea,jihan dan satu cowok yang saat ini menatap ambar penuh amarah,rara yang sadar hal itu mencoba memberi isyarat ke Calsea,jihan dan alvin,dia tak menyadari raut wajah satu cowok dianatar yang lain.

"Cabe Teriak cabe,sadar diri mbak.Perlu gue beliin kaca?eh tapi lo gak perlu kaca,lo perlunya taubat dan jaga harga diri.Lo tampil dengan seragam ketat,bibir lo merah merona,lo habis makan cabe sekilo,itu juga alis tebal banget kaya Ulat bulu.Kaus kaki warna warni.Disini buat cari ilmu,bukan buat jadi kupu-kupu malam":Skamat Ambar,lioana dan lana tak bisa membalas ucapan tajam milik rara,yang bahkan pedas dari ucapan jihan.

Wajah mereka merah menahan malu,apalagi melihat siswa yang lain menertawai mereka.Ambar menatap rara penuh permusuhan.

"Lo salah berurusan sama gue,gue akan balas lo":Ucap Ambar dengan emosi.

"Gue gak takut,karena mau lo buat rencana licik pun,lo gak bakal mampu lawan gue.Lo itu cuma debu yang bisa kapan saja gue hempaskan.Percaya diri itu boleh,tapi lo juga harus sadar diri":Ambar berlalu dari sana karena sudah kalah telak dengan rara yang memang susah untuk di lawan.Selain aura rara yang mendominasi ucapan rara itu tak kalah membuat lawan mati kutu.

"Gila keren banget ra":Ucap Jihan sembari merangkul rara,dan membawa rara berlalu dari sana di ikuti yang lain.

Karena Bell sudah berbunyi dan mereka harus segera masuk kelas,karena guru mata pelajaran pertama itu pak Sean guru matematika ter killer.

"Udah ngerjain pr belum?":Tanya rara.

"Udah kok ra,kita tau kalau pak Sean itu gak suka ada yang gak kerjakan tugas.Dan satu lagi gue gak mau dihukum lari keliling lapangan lima kali":Ucap jihan dengan membayangkan hal itu.

"Bener itu,aku juga takut,apalagi pak Sean itu kalau marah serem,yah walah sereman muka ayah":A elah dasar lu Calsea bapak sendiri dibilang serem.

Untuk Alvin dkk,Rara tak perlu bertanya pasti mereka sudah mengerjakan tugas.Tak lama pak Sean datang dan mereka langsung duduk di bangku masing-masing.

Dan pelajaran pun dimulai,suasana kelas begitu sunyi,mereka hanya mendengar penjelasan pak Sean di depan.Tanpa berani bersuara atau berani mengabaikan pak Sean.Bisa-bisa Penggaris panjang yang selalu pak Sean bawah itu terkena kulit mereka.

Itu tidak bisa di biarkan,dan mereka hanya bisa pasrah.

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Apa Cowok yg malamnya yg katanya Rara harus jadi miliknya itu Orious?🤔🤔 Orious suka sama Rara kah?

2024-11-05

0

Sribundanya Gifran

Sribundanya Gifran

lanjut thor💪💪💪💪

2024-07-25

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!