14

Rara menatap hamparan bunga di taman belakang sekolah,entah mengapa jantungan berdetak begitu kencang.Ia memegang dadanya dan merasakan debaran yang begitu dahsyat menghujam perasaannya.

Ia mendengus kesal karena ucapan Jihan di kantin barusan,mengapa dirinya bisa punya sahabat seperti jihan yang mulutnya tidak bisa di rem.

"Sialan,bikin kesel aja":Gumam Rara,sembari mencoba menenangkan perasaanya.Tetapi tiba-tiba dirinya merasakan ada pergerakan di sampingnya.

Mata rara membulat saat melihat orang yang duduk di sampingnya,siapa lagi kalau bukan erious,bahkan rara tak bisa mengatur mimik wajahnya,yang terlihat kaget.

Erious menatap rara dan dapat ia lihat wajah melongo rara saat ini menatap dirinya,bahkan tatapan rara begitu menggemaskan apalagi ekspresi yang gadis cantik di hadapannya ini.

"Biasa aja natapanya":Mendengar itu,sontak rara buru-buru melihat kedepan,dan seketika dirinya berdiri.Dan berjalan ingin meninggalkan taman,karena semakin dirinya dekat dengan Erious maka tak baik untuk kesehatan jantungnya.

Tapi baru dua langkah pergelangan tangannya di tahan,dan dirinya tau yang memegang saat ini siapa.Rara memejamkan matanya sejenak,dan mengatur nafas nya pelan.Saat merasa tenang,rara menengok dan benar saja saat ini pergelangan tanganya di pegang oleh tangan Erious yang begitu besar dan berurat.

Erious menarik rara pelan,dan mendudukan rara di sampingnya,rara melepaskan genggaman Erious di pergelangan tangannya,lalu menjaga jarak sedikit dari Erious.

"Gak usah pegang-pegang":Ucap rara mencoba tenang dan tak ingin terlihat gugup,tapi tetap saja Erious melihat wajah rara yang tak bisa di sembunyikan.

"Gak usah malu,disini hanya kita berdua":Mendengar itu rara menoleh ke arah Erious lalu mendengus dan kembali menatap bungan di depannya.

"Ngapain lo disini":Ketus rara.

"Terserah gue,ini umum untuk di datangi murid atau siswa mana pun":Ucap Erious santai sembari tatapannya tak lepas dari rara.

"Cihh,yah udah pergi sana,ganggu aja":Sinis rara,sembari menatap Erious . Sedangkan Erious hanya tersenyum geli melihat tingkah sok kasar dari rara,padahal dapat dirinya lihat wajah gadis di hadapannya ini terlihat memerah alias bulshing.

"Santai aja,gue pengen ngomong sama lo":Rara tak menanggapi hal itu,dirinya sibuk dengan mengatur ketenangan agar detak jantunganya tidak terdengar di kuping Erious.

"Lo pasti kepikiran sama apa yang,jihan katakan.Tapi yang jihan katakan itu tidak salah.Gue memang suka sama lo,bahkan gue suka sama lo semenjak pertama kali gue tau lo sepupu alvin":Sontak rara menatap Erious,jantungnya makin berdetak kencang,bisa-bisa dirinya mati mendadak saat ini juga.

"Gue tau lo kaget dengar hal ini,tapi gue gak bisa bohongi perasaan gue sendiri,jadi":Erious beranjak dari bangku taman dan bertekuk lutut di hadapan rara,membuat rara berdiri spontan karena terkejut akibat perbuatan Erious saat ini.

"Berdiri,jangan kaya gini":Ucap rara sembari mencoba membangunkan Erious,tapi Erious tak bergerak sedikitpun,dengan tangan yang saat ini malah menggapai kedua tangan rara.Dirinya mendongkak dan melihat rara,rara juga tengah menatap Erious.

"Gue tau,gue bukan cowok yang romantis,tapi Aku beneran suka,bahkan cinta sama kamu,perasaan ini tumbuh begitu cepat,bahkan wajah kamu selalu ada terlintas di pikiran aku.Mau kah kamu menjadi kekasih ku,dan menjadi istri ku kelak nanti":Rara terdiam mencerna semua perkataan yang keluar dari mulut Erious.

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Waahh Gentleman banget Erious,Bukannya hanya ngelamar jadi pacar,Malah langsung ngelamar jadi isteri sekalian..Mantaaappp👏👏👏👍👍👍👍👍

2024-11-05

0

Sribundanya Gifran

Sribundanya Gifran

lanjut

2024-08-02

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!