mengobati

Keesokan harinya Ying Huan mulai bersiap untuk keluar dari ruang di mensi miliknya,

"Gege jangan rindu ya aku mau keluar dulu" ucap Ying Huan dengan senyumnya

"Jika rindu Gege mu ini menemui mu" ucap Ying Jing

Setelah itu Ying Huan pun keluar dari dunia dimensinya lalu mu dia sampai di tempat awal dia bertemu Ying Jing

"Ternyata aku masih di sini, baiklah ayo kita berpetualang, semoga aku mendapatkan pengalaman yang luar biasa" ucap Ying Huan dengan semangat

Ying Huan pun mulai menyusuri hutan hutan itu di sepanjang jalan Ying Huan banyak menemukan tumbuhan obat dengan teliti Ying Huan pun mengambil Meng menurut nya penting dan di masukan keruang di mendinya, sedang Ying Jing yang menerima tanaman itu hanya menghela nafas dan tersenyum melihat tingkah adiknya

Sedangkan Ying Huan saat ini sudah berjalan sangat jauh dan saat ini Ying Huan sudah sampai di sebuah sungai yang sangat jernih,

"Sepertinya sungai ini menuju ke pemukiman, aku ikuti saja jika begitu" ucap Ying Huan

Dengan mengikuti aliran sungai Ying Huan pun sampai di sebuah desa yang terlihat sepi

"Kenapa desa ini sepi sekali?" tanya Ying Huan pada diri sendiri

"Itu ada orang, lebih baik aku tanya saja" ucap Ying Huan

"Permisi paman apa aku boleh bertanya?" ta ya Ying Huan sopan

Orang yang di tanya pun terkejut mendengar pertanyaan dari Ying Huan

"Nona anda siapa, kenapa anda di sini disini sedang di Landa penyakit cepat pergi nanti anda tertular" ucap pria tua itu

" Penyakit apa paman mungkin aku bisa membantu" ucap Ying Huan

"Apa anda seorang tabib Nona?" tanya Paman itu

"Aku bukan tabib paman tapi aku mengerti sedikit obat mungkin aku bisa membantu kalian" ucap Ying Huan tulus

Paman itu yang melihat ketulusan Ying Huan pun setuju untuk di bantu

"Tapi nona kami tidak punya uang untuk membayar dan membeli obat" ucap paman itu

"Tidak perlu memikirkan itu paman, mudah mudahan aku memiliki obat nya jadi ayo kita lihat penyakit apa itu" ucap Ying Huan dan mereka pun akhirnya menemui penduduk yang sakit,

"Itu nona mereka yang sakit" ucap paman tadi

Ying Huan pun melihat orang yang sakit, Ying Huan mendekat tanpa rasa takut karena dia sudah menelan pil anti penyakit buatan dia sendiri

Ying Huan pun memeriksa kondisi seorang wanita paruh baya yang terlihat sangat menderita, saat selesai memeriksa Ying Huan tau dari gejala dan penyakit yang di derita para penduduk, untung saja semalam dia menemukan sebuah buku dan itu menerangkan semua jenis penyakit yang belum pernah dia ketahui dan di buku itu di jelaskan dengan rinci

Dan kebetulan sekali jika dia hari ini bertemu secara langsung dengan penyakit ini di sini dan semua penduduk ternyata sakit radang tenggorokan dan batuk flu yang menular karena itu mereka semua sakit, di lihat dari cuaca yang tidak menentu dan lingkungan yang tidak bersih membuat penyakit cepat datang

Dan lebih membuat Ying Huan gembira obat yang dia buat sebelum keluar bisa menyembuhkan penyakit ini, jadi dia tidak akan kesitan

"Gege apa bisa keluar kan air bersih dari dalam sebanyak mungkin untuk mereka minum sementara sampai aku bisa membantu mereka mencari sumber air bersih lain" ucap Ying Huan pada Ying Jing dari dalam hati

"Tentu bisa Gege akan memberi satu kendi untuk minum dan satu gentong untuk kebutuhan lainya" ucap Ying Jing

"Ge yang benar saja hanya segitu untuk orang sebanyak ini" ucap Ying Huan terkejut

"Tenang Huan'er jangan kesal dulu, jangan salah kendi dan gentong yang aku beri itu adalah benda ajaib walau sudah di ambil isi ya tidak akan pernah habis jadi cukup sampai kapanpun tapi jika kau sudah selesai kembalikan lagi itu benda yang tidak bisa di luar terlalu lama mungkin hanya 1 minggu dia akan kembali sendiri ke dalam sini" terang Ying Jing

"Oh begitu maafkan aku Ge, baik lah kakak aku mengerti terima kasih Gege tampan ku" ucap Ying Huan

"Sama sama adek cantikku" ucap Ying Jing

Setelah itu tanpa di ketahui orang lain keluar lah gentong air dan kendi air minum

"Ibu minum pil dan air ini setelah itu istirahat besok pagi anda akan baik baik saja" ucap Ying Huan

"Benarkah nona" tanya wanita paruh baya itu dengan suara seraknya

"Benar Bu jadi minum ini dan ibu akan mengantuk setelah besok pagi anda akan baik baik saja" jelas Ying Huan

"Baik nona terima kasih," ucap ibu itu percaya dengan Ying Huan setelah itu ibu itu pun tertidur dengan tenang semua pun Ying Huan beri obat yang sama dan air setelah 1 jam akhirnya semua selesai, rasa lelah Ying Huan pun tidak di rasa karena rasa bahagia bisa membantu orang lain lebih besar

Sedangkan paman yang mengantar Ying Huan pun sangat kaget dan kagum dengan kebaikan dan kehebatan Ying Huan dalam menghadapi semua para pasien nya

"Nona terima kasih atas bantuan anda, di desa kami hanya tinggal mereka yang masih tinggal di sini, aku jadi hanya sendiri," ucap paman itu dengan batuk nya juga dengan cepat Ying Huan pun memberikan obat dan minum yang sama dan menyuruh paman itu untuk berbaring

"Paman istirahat di sini besok pagi paman akan kembali sehat" ucap Ying Huan

"Baik nona terima kasih atas ke baikkan anda" ucap paman itu dengan rasa harunya

"Iya paman sama sama, jadi istirahat lah dulu" ucap Ying Huan

"Baik nona" jawab paman itu

Sedangkan Ying Huan yang sudah selesai mengurus semua pun pergi keluar saat melihat langit masih terang Ying Huan pun pergi mencari sumber air yang bagus dan dalam

...****************...

Sedangkan di posisi Chun Lai saat ini dia sedang duduk di bawah sebuah pohon untuk istirahat dia pun merenung memikirkan Ying Huan dia sangat kawatir.

Saat dia sedang memikirkan Ying Huan dia pun seperti melihat Ying Huan yang berjalan mondar mandir di depan nya.

Melihat itu Chun Lai hanya diam karena dia pikir itu hanya imajinasi nya saja tapi tiba tiba gadis yang dia kira Ying Huan pun berhenti di depan nya dan memandangi Chun Lai lekat

"Tuan sedang apa anda di sini apa anda tersesat atau bagaimana, dan kenapa anda pucat sekali apa anda sakit?" ucap Ying Huan bingung

Melihat tidak ada jawaban dan hanya memandanginya dengan lekat Ying Huan pun bingung

"Coba aku periksa kondisi anda" ucap Ying Huan yang mulai duduk di depan Chun Lai dan menyentuh pergelangan tangan Chun Lai, setelah beberapa saat akhirnya Ying Huan pun berbicara lagi

"Tuan hanya kelelahan dan kurang makan, ini minum air dan pil ini lalu ini makanan untuk mu" ucap Ying Huan tapi masih tidak ada tanggapan karena kawatir dan kasihan akhirnya Ying Huan pun menyuapi Chun Lai obat dan air yang untungnya di terima walau masih dengan pandangan shock

Setelah itu Ying Huan pun menyuapi makanan untuk Chun Lai dengan perlahan Chun Lai pun memakan makanan nya setelah selesai Chun Lai pun baru bicara

"Nona anda Ying Huan?" tanya Chun Lai dengan pelan dan air mata mengalir

Dan itu membuat Chun Lai sangat sedih dan menangis

"Benar namaku Ying Huan, apa tuan mengenal ku?" tanya Ying Huan bingung

"Anda Ying Huan , hiks.... hiks... hiks..." ucap Chun Lai lagi

"Tuan anda kenapa, kenapa menangis apa ada yang sakit?" tanya Ying Huan bingung dan kawatir

Chun Lai menggelengkan kepala kuat

"Tidak nona, hiks akhirnya aku menemukanmu, sudah Hampir 20 hari aku mencari mu, aku sangat kawatir kau kenapa napa, hiks.... hiks aku tidak bermimpi bukan?" ucap Chun Lai dengan sedih sedangkan Ying Huan pun ikut sedih melihat Chun Lai menangis walau dia tidak tau apa masalahnya tapi mendengar ucapan pria di depanya ini seperti tulus menghawatirkan dirinya dia terharu baru kali ini ada yang khawatir padanya dengan ketulusan yang dalam

bersambung

Terpopuler

Comments

Oi Min

Oi Min

Ying Huan g tau klo Chun Lai jga mati di hari yg sama dg dia dulu dan kmbli lagi

2025-01-17

0

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

kakak apa gege thor

2025-02-26

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒌𝒆𝒕𝒆𝒎𝒖 👏👏

2024-11-23

0

lihat semua
Episodes
1 Dekrit
2 pernikahan
3 kematian
4 kehidupan kedua
5 Cerita Ying Huan
6 Memberi izin
7 kepergian
8 memberi pertolongan
9 Belajar
10 mengobati
11 Menuju kekaisaran
12 perguruan Yun Wen
13 kemarahan nyonya besar Bai Yen Yen
14 kediaman baru
15 pembagian tugas
16 pembukaan restoran
17 mengobati kaisar
18 Pil PIEN TZE HUANG
19 suling jiwa
20 pria misterius
21 bertemu
22 Gen Shun Liang
23 Teleportasi
24 penyusup
25 pergi
26 izin pergi
27 rencana
28 sepenggal kebenaran
29 kepulangan raja
30 penyesalan tiada akhir
31 munculnya Ying Jing
32 berkunjung
33 Pedang tanpa jejak
34 Ying jiyun
35 naga surgawi
36 Qing Shun
37 melanjutkan
38 Ah cy dan Bolin
39 sampai di kerajaan Wen
40 musnah
41 membersihkan nama perguruan Yun Wen
42 istana baru
43 Kekaisaran Baozhai
44 Phoenix
45 pulang
46 kesembuhan Jendra Luan
47 ke istana Hong
48 Menyelidiki
49 Cao yichen
50 mematahkan sumpah raja neraka
51 Datang ke kaisaran Han
52 Pertemuan
53 Yun Han
54 penipuan
55 penawar racun
56 kekacauan
57 membasmi musuh
58 Acara ulang tahun
59 Keterkejutan semua orang
60 kesepakatan
61 Hutan kerinduan
62 Pembunuh bayaran
63 yi xuan
64 Mutiara kehidupan
65 kekaisaran liang
66 mengobati kaisar dan permaisuri liang
67 Mengobati orang istana
68 menyelesaikan masalah
69 Menyelesaikan masalah 2
70 kedatangan tamu yang tak di duga
71 Siyu Fang Gui
72 menghukum
73 Persiapan perang
74 Perang
75 kebenaran dan pengobatan
76 kembali aman
77 sampai istana Baozhai
78 Diskusi dan Bercerita
79 pernikahan
80 Festival lampion
81 Kedatangan
82 kembali ke istana langit
83 kedatangan tuan dan nyonya Bai
84 Iblis racun
85 perperangan
86 Racun api
87 kembali
88 Rencana persiapan pesta
89 memberi rumah
90 menuju desa nenek
91 Bertemu
92 Pesta pernikahan
93 Anak
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Dekrit
2
pernikahan
3
kematian
4
kehidupan kedua
5
Cerita Ying Huan
6
Memberi izin
7
kepergian
8
memberi pertolongan
9
Belajar
10
mengobati
11
Menuju kekaisaran
12
perguruan Yun Wen
13
kemarahan nyonya besar Bai Yen Yen
14
kediaman baru
15
pembagian tugas
16
pembukaan restoran
17
mengobati kaisar
18
Pil PIEN TZE HUANG
19
suling jiwa
20
pria misterius
21
bertemu
22
Gen Shun Liang
23
Teleportasi
24
penyusup
25
pergi
26
izin pergi
27
rencana
28
sepenggal kebenaran
29
kepulangan raja
30
penyesalan tiada akhir
31
munculnya Ying Jing
32
berkunjung
33
Pedang tanpa jejak
34
Ying jiyun
35
naga surgawi
36
Qing Shun
37
melanjutkan
38
Ah cy dan Bolin
39
sampai di kerajaan Wen
40
musnah
41
membersihkan nama perguruan Yun Wen
42
istana baru
43
Kekaisaran Baozhai
44
Phoenix
45
pulang
46
kesembuhan Jendra Luan
47
ke istana Hong
48
Menyelidiki
49
Cao yichen
50
mematahkan sumpah raja neraka
51
Datang ke kaisaran Han
52
Pertemuan
53
Yun Han
54
penipuan
55
penawar racun
56
kekacauan
57
membasmi musuh
58
Acara ulang tahun
59
Keterkejutan semua orang
60
kesepakatan
61
Hutan kerinduan
62
Pembunuh bayaran
63
yi xuan
64
Mutiara kehidupan
65
kekaisaran liang
66
mengobati kaisar dan permaisuri liang
67
Mengobati orang istana
68
menyelesaikan masalah
69
Menyelesaikan masalah 2
70
kedatangan tamu yang tak di duga
71
Siyu Fang Gui
72
menghukum
73
Persiapan perang
74
Perang
75
kebenaran dan pengobatan
76
kembali aman
77
sampai istana Baozhai
78
Diskusi dan Bercerita
79
pernikahan
80
Festival lampion
81
Kedatangan
82
kembali ke istana langit
83
kedatangan tuan dan nyonya Bai
84
Iblis racun
85
perperangan
86
Racun api
87
kembali
88
Rencana persiapan pesta
89
memberi rumah
90
menuju desa nenek
91
Bertemu
92
Pesta pernikahan
93
Anak

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!