kehidupan kedua

Di sebuah kamar terdapat seorang gadis yang sedang tertidur tidak lama kemudian mata cantik itu terbuka dan terduduk tiba tiba dengan nafas tersengal sengal

"Aku..., Aku dimana ini, kenapa seperti di kamarku?" ucap gadis itu

"Benar ini dikamar ku, ta-tapi kenapa bisa bukanya..., bukanya aku mati bunuh diri dengan pedang putra mahkota?" ucap gadis itu lagi dengan kebingungan nya

"Apa itu semua cuma mimpi tapi itu seperti kenyataan" ucap gadis itu berdiri dan berjalan melihat suasana luar kenapa

Dan dia melihat semua pelayan sedang sibuk dan berjalan mondar-mandir mengerjakan tugas mereka tapi di antara mereka ada yang sedang membicarakan sesuatu karena penasaran gadis itu mendengar kan dengan teliti.

"Aku sangat kasihan melihat nona pertama, yang sudah tidak sadar selama 3 hari" ucap pelayan A

"Benar, apa kau tau jika putri kedua lah yang menyiram lantai dengan minyak di lantai gudang dapur itu, aku melihatnya tapi aku tidak berani bicara kau tau bukan jika aku di pecat ibu ku yang sedang sakit bagaimana akan membeli obat, aku sebenarnya merasa bersalah melihat luka di kepala nona pertama" ucap pelayan B

"Benar benar tega dan jahat putri kedua, jika ada pekerjaan lain aku ingin berhenti dari sini" ucap pelayan A

"Suttt jangan keras keras jika terdengar nona kedua habislah kita ayo pergi" ucap pelayan B

"Ayo cepat" ucap pelayan A

Sedangkan gadis yang menguping itu sangat terkejut, jadi aku sekarang berada di kejadian kuran satu hari aku di lamar putra mahkota, ini di saat aku terbentur batu tempat masak karena lantai dapur yang licin saat membuatkan makanan untuk Di Wei" ucap Bai Ying Huan.

"Jadi aku kembali kemasa lalu, apa ini kesempatan yang diberikan oleh sang pencipta, untuk aku memperbaiki takdirku, hiks... hiks... hiks..., Jika benar aku sangat bersyukur," ucap Bai Ying Huan

"Besok, berarti besok utusan kerajaan akan datang kerumah memberikan dekrit pernikahan untuk ku" ucap Bai Ying Huan

"Aku tidak mau mati sia sia lagi, aku aku harus pergi dari sini, besok saat dekrit datang aku akan meminta ikut ke istana untuk membatalkan pernikahan ini dan aku akan langsung pergi setelah dari istana, aku akan mempersiapkan semua ya, akan ku tinggalkan semua kenangan ini, aku tidak akan melakukan hal bodoh lagi hanya demi orang yang tidak menginginkan ku, mulai sekarang aku Ying Huan akan hidup demi diriku sendiri dan tidak akan pernah mau kembali ke sini lagi" ucap ying Huan

"Akan ku buktikan jika aku bisa hidup tanpa kalian semua, aku adalah anak yatim piatu mulai saat ini dan aku juga tidak akan memperdulikan kalian lagi, sudah cukup dulu sampai akhir dari hidup ku tidak mendapatkan apa pun, lebih baik aku menyiapkan pakai untuk besok dan juga buku berharga ku," ucap Ying Huan dengan tekat yang kuat.

...****************...

Keesokan harinya

Benar saja semua berjalan seperti dulu tidak ada yang berubah, kedatangan dekrit pun terjadi seperti yang lalu,

Saat dekrit selesai di bacakan Ying Huan pun berdiri dan memohon dengan tulus kepada Kasim istana untuk membawanya ke istana menemui permaisuri dan raja saat ini juga

"Tuan kasim yang terhormat maaf jika saya lancang dan terlihat tidak pantas, tapi ini adalah hal yang sangat penting apa boleh jika saya ikut ke istana bersama anda, untuk bertemu dengan yang mulia raja dan permaisuri, saya mohon pada anda satu kali ini saja, saya mohon bantuan anda tuan Kasim" ucap Ying dengan permohonan yang tulus sang kasim yang melihat itu sangat tidak tega menolak dia pun mengizinkan .

"Tuan Kasim maafkan putri saya yang kurang ajar ini tidak perlu di turuti saya akan mendisiplinkan nya," ucap jendral Bai marah dan tidak senang dengan tindakan putri pertama nya itu.

Di sana hanya ada jendral Bai dan istrinya Sedang Bai Di Wei sudah pergi entah mana

"Tidak perlu menghukumnya, dia meminta dengan baik apa salahnya aku mengabulkannya dan nona Ying silakan ikut saya, saya akan mengantar anda nona" ucap Kasim itu tidak senang dengan Jendral Bai, mereka pun pergi ke istana sedang kan Jendra Bai dan istrinya sangat marah melihat putri itu

"Gadis kurang ajar itu awas saja saat dia pulang akan ku hukum dia" ucap Jendral Bai

"Benar suamiku gadis tidak tau diri itu berani sekali pergi tanpa pamit pada kita" ucap istri Jendral Bai.

"Kita tunggu saja dia pulang, lihat gara gara dia putri kesayangan ku pergi pasti dia menangis saat ini" ucap jendral Bai

Sedangkan saat ini Ying Huan sudah sampai di istana, karena Kasim yang membuka jalan jadi tidak perlu lama mereka pun menuju ruang kerja kaisar dan di persilahkan masuk.

"Salam hormat yang mulia semoga panjang umur" ucap Kasim dan Ying Huan

"Bangunlah salam kalian aku terima, ada apa Kasim Han kenapa kau kemari apa tugasmu sudah selesai, lalu siapa gadis yang bersama mu?" tanya raja kai Hong

"Menjawab yang mulia, hamba sudah menyelesaikan tugas hamba dan saat ini baru saja saya kembali dari rumah jendral Bai, lalu untuk masalah siapa nona ini ini adalah nona Bai Ying Huan yang baru saja menerima dekrit dia memohon pada hamba ingin meminta ikut kemari karena ingin bertemu dengan raja dan permaisuri" ucap Kasim Han

"Oh jadi nona ini lah gadis yang di pilih oleh Permaisuri secara langsung, lalu ada apa nona kenapa anda ingin bertemu dengan raja ini dan permaisuri" tanya raja Kai Hong

"Ying Huan memberi hormat kepada yang mulia raja, maaf kan atas kelancangan hamba yang mulia, tapi apa boleh sebelum saya menjelaskan maksud kedatangan saya kemari saya mohon permaisuri untuk hadir, maaf beribu-ribu maaf" ucap Ying tegas tanpa rasa takut dan percaya diri terlihat sekali tiada keraguan di Wajah Ying Huan dan itu membuat raja kagum,

"Baiklah, Kasim Han tolong suruh pelayan untuk memanggil permaisuri untuk kemari" ucap raja

"Baik yang mulia" ucap Kasim Han pelayan untuk memanggil permaisuri setelah itu Kasim pun kembali keruang raja

"Nona raja ini ingin bertanya, maaf bukan maksud menyinggung mu tapi aku sangat penasaran, apa benar kau putri kandung dari jendral Bai Song" tanya raja kai Hong

"Hamba benar putri pertama serta putri kandung dari Jendral Bai Song yang mulia" jawab Ying Huan dan itu membuat raja kaget dan bingung

"Kasim apa gaji dari kerajaan untuk seorang jendral sangat kecil" tanya raja lagi pada Kasim Han

"Menjawab yang mulia setau hamba gaji dari jendral itu sangat besar dan sangat lah mencukupi" jawab Kasim Han dengan kebingungan kenapa raja bertanya seperti itu

"Nona Ying apa ayah mu miskin dan dalam masalah besar dalam keuangan?" tanya raja lagi pada ying Huan

"Menjawab yang mulia, saya tidak pernah tau ayah saya miskin atau kaya, saya tidak pernah tau soal itu, tapi setau saya mereka sangat kecukupan, adik saya pun sering belanja banyak dan ibu juga tidak pernah mengeluh kekurangan, para pelayan juga semua di gaji lumayan besar" ucap Ying Huan

"Lalu jika begitu kenapa kau, maaf nona, maksudku jika orang tuamu kecukupan kenapa penampilanmu seperti seorang pelayan, pelayan pun masih lebih mewah dari mu, ada apa ini sebenarnya" ucap raja yang bingung mendengar ucapan raja rasa sakit di hati Ying Huan pun kembali terkoya bukan karena tersinggung karena pada kenyataannya apa yang di ucapkan oleh raja adalah kebenaran.

Belum ada jawaban dari Ying Huan dia malah menundukkan kepalanya semakin dalam karena ingin menyembunyikan kesedihannya

Bersambung

Terpopuler

Comments

Oi Min

Oi Min

jgn khawatir jendral Bai dan nyonya Bai .... Ying Hua g akan kmbali..... silahkan manjakan saja putri mu yg titisan siluman ular rubah betina itu. jadilah keluarga yg bahagia tanpa adanya Ying Hua

2025-01-17

2

Fisee

Fisee

cuiiiiiihhhhhhh putri kesayangan loe dua itu Teratai putih bussuk berakar berbelatung sampah beracuunnn🦠🦠🦵🦵🦵🦵

2025-01-12

0

Yoni Hartati

Yoni Hartati

keluarga sinting tanpa memeriksa main menghukum

2024-11-10

0

lihat semua
Episodes
1 Dekrit
2 pernikahan
3 kematian
4 kehidupan kedua
5 Cerita Ying Huan
6 Memberi izin
7 kepergian
8 memberi pertolongan
9 Belajar
10 mengobati
11 Menuju kekaisaran
12 perguruan Yun Wen
13 kemarahan nyonya besar Bai Yen Yen
14 kediaman baru
15 pembagian tugas
16 pembukaan restoran
17 mengobati kaisar
18 Pil PIEN TZE HUANG
19 suling jiwa
20 pria misterius
21 bertemu
22 Gen Shun Liang
23 Teleportasi
24 penyusup
25 pergi
26 izin pergi
27 rencana
28 sepenggal kebenaran
29 kepulangan raja
30 penyesalan tiada akhir
31 munculnya Ying Jing
32 berkunjung
33 Pedang tanpa jejak
34 Ying jiyun
35 naga surgawi
36 Qing Shun
37 melanjutkan
38 Ah cy dan Bolin
39 sampai di kerajaan Wen
40 musnah
41 membersihkan nama perguruan Yun Wen
42 istana baru
43 Kekaisaran Baozhai
44 Phoenix
45 pulang
46 kesembuhan Jendra Luan
47 ke istana Hong
48 Menyelidiki
49 Cao yichen
50 mematahkan sumpah raja neraka
51 Datang ke kaisaran Han
52 Pertemuan
53 Yun Han
54 penipuan
55 penawar racun
56 kekacauan
57 membasmi musuh
58 Acara ulang tahun
59 Keterkejutan semua orang
60 kesepakatan
61 Hutan kerinduan
62 Pembunuh bayaran
63 yi xuan
64 Mutiara kehidupan
65 kekaisaran liang
66 mengobati kaisar dan permaisuri liang
67 Mengobati orang istana
68 menyelesaikan masalah
69 Menyelesaikan masalah 2
70 kedatangan tamu yang tak di duga
71 Siyu Fang Gui
72 menghukum
73 Persiapan perang
74 Perang
75 kebenaran dan pengobatan
76 kembali aman
77 sampai istana Baozhai
78 Diskusi dan Bercerita
79 pernikahan
80 Festival lampion
81 Kedatangan
82 kembali ke istana langit
83 kedatangan tuan dan nyonya Bai
84 Iblis racun
85 perperangan
86 Racun api
87 kembali
88 Rencana persiapan pesta
89 memberi rumah
90 menuju desa nenek
91 Bertemu
92 Pesta pernikahan
93 Anak
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Dekrit
2
pernikahan
3
kematian
4
kehidupan kedua
5
Cerita Ying Huan
6
Memberi izin
7
kepergian
8
memberi pertolongan
9
Belajar
10
mengobati
11
Menuju kekaisaran
12
perguruan Yun Wen
13
kemarahan nyonya besar Bai Yen Yen
14
kediaman baru
15
pembagian tugas
16
pembukaan restoran
17
mengobati kaisar
18
Pil PIEN TZE HUANG
19
suling jiwa
20
pria misterius
21
bertemu
22
Gen Shun Liang
23
Teleportasi
24
penyusup
25
pergi
26
izin pergi
27
rencana
28
sepenggal kebenaran
29
kepulangan raja
30
penyesalan tiada akhir
31
munculnya Ying Jing
32
berkunjung
33
Pedang tanpa jejak
34
Ying jiyun
35
naga surgawi
36
Qing Shun
37
melanjutkan
38
Ah cy dan Bolin
39
sampai di kerajaan Wen
40
musnah
41
membersihkan nama perguruan Yun Wen
42
istana baru
43
Kekaisaran Baozhai
44
Phoenix
45
pulang
46
kesembuhan Jendra Luan
47
ke istana Hong
48
Menyelidiki
49
Cao yichen
50
mematahkan sumpah raja neraka
51
Datang ke kaisaran Han
52
Pertemuan
53
Yun Han
54
penipuan
55
penawar racun
56
kekacauan
57
membasmi musuh
58
Acara ulang tahun
59
Keterkejutan semua orang
60
kesepakatan
61
Hutan kerinduan
62
Pembunuh bayaran
63
yi xuan
64
Mutiara kehidupan
65
kekaisaran liang
66
mengobati kaisar dan permaisuri liang
67
Mengobati orang istana
68
menyelesaikan masalah
69
Menyelesaikan masalah 2
70
kedatangan tamu yang tak di duga
71
Siyu Fang Gui
72
menghukum
73
Persiapan perang
74
Perang
75
kebenaran dan pengobatan
76
kembali aman
77
sampai istana Baozhai
78
Diskusi dan Bercerita
79
pernikahan
80
Festival lampion
81
Kedatangan
82
kembali ke istana langit
83
kedatangan tuan dan nyonya Bai
84
Iblis racun
85
perperangan
86
Racun api
87
kembali
88
Rencana persiapan pesta
89
memberi rumah
90
menuju desa nenek
91
Bertemu
92
Pesta pernikahan
93
Anak

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!