RataRena ( Dasi Gantung Fanfic)
KAU ADUKAN AKU, AKU ADUKAN KAU!
Usut punya usut Serena pun membuat perjanjian dengan Monika untuk mengembalikan buku pinjamannya seminggu kemudian bersamaan dengan Monika mengembalikan buku pinjamannya juga.
Monika bertanya kemana gerangan Serena pergi tadi. Pasalnya itu anak tiba-tiba saja menghilang tanpa jejak dari samping Monika. Serena menjawab bahwa dia terciduk oleh Ratara. Akhirnya terjadilah peristiwa yang sangat langka dimana mereka membuat suatu kesepakatan untuk melindungi diri masing-masing alias tidak saling mengadu.
Monika
" kau pinjam buku apa Ser? "Tanya Monika.
Di wajahnya tertampang muka kepo yang teramat sangat.
Serena
" kisah - kisah diluar nalar mon. Buku yang ku cari gak ada sih", jawab Serena.
Monika
" ya gak ada lah bah. Siapa juga yang mau mati suri. Yang benar aja korang", sahut Monika gemas.
Begitulah isi percakapan unfaedah dari dua sahabat kepompong tersebut. Mereka kembali ke kesibukan mereka menjadi seorang murid yaitu belajar. Pelajaran berjalan lancar tanpa ada insiden hingga waktu istirahat kedua datang.
Bel sekolah dibunyikan tanda waktu istirahat tiba.
Semua penghuni kelas hutan berhamburan kemana-mana. Tidak terkecuali dengan Monika dan Serena yang bersiap pergi ke kantin. Mereka berjalan berdua seperti yang sudah - sudah. Lagi - lagi Serena lenyap tak berjejak. Monika yang merinding pun mempercepat jalannya dan segera duduk di bangku kosong ( bukan bangku setan) dan memesan es teh manis untuk memenangkan diri.
Serena
" Eits kau lagi. Mau apa bah? " tanya Serena.
Rupanya lagi-lagi Serena ditahan langkahnya oleh Ratara. Dia tidak bicara hanya menyodorkan sebuah buku tebal tanpa judul. Sampul buku itu berwarna merah Scarlett.
Serena
" Buku apa ni? " tanya Serena.
Ratara
" Buka aja!" jawab Ratara.
Serena membuka buku itu dan memperhatikan daftar isi. Disana dicantumkan isi buku adalah sebagai berikut:
1. Cerita orang yang kembali dari mati suri.
2. Cara melihat penampakan.
3. Cara ruqyah yang benar dan masih banyak lagi.
Tersirat ketertarikan di wajah Serena saat membaca daftar buku tersebut. Dia berniat meminjamnya pada Ratara. Ratara mengangguk setuju dan berkata.
Ratara
" kalau mau pinjam buku di perpustakaan tapi gak bawa kartu cari aku aja jangan curang. Aku selalu disana", kata Ratara.
Serena
" Buat apa bah? Aku bisa kok pinjam dengan caraku sendiri toh kalau di bilang curang ya kelakuan kamu tu yang curang bah. Di perpustakaan itu gak boleh makan. Kalau makan dikantin.! Jelas Serena mengingatkan kembali kesalahan yang di perbuat oleh Ratara.
Ratara
" Gini aja, kamu gak boleh curang pinjam buku tanpa ijin. Cari aku dan akan ku pinjamkan pakai kartuku. Lalu aku tidak akan makan di perpustakaan lagi tapi kamu harus makan di kantin sama aku! " kata Ratara.
Kalimat Ratara yang terakhir itu membuat Serena mati gaya. Kenapa jadi seperti ini? Batin Serena dalam hati. Apa sih maunya makhluk satu ini aneh banget? Saking anehnya Serena pun menolak mentah-mentah permintaan Ratara tersebut. Dia hanya meminjam buku yang diperlihatkan lalu pergi ke kantin menyusul Monika tanpa memperdulikan Ratara.
Ratara melihat Serena menjauh darinya dan mulai cekikikan. Dia tidak tahan melihat kelakuan absurd si gadis hutan itu. Tanpa dia tahu sebenarnya dia sama absurdnya dengan Serena.
Comments