...**DESA PESEDO**...
Saat Alex dan ibunya bersembunyi di balik semak semak, untuk melihat para warga sedang berpesta dengan suasana yang sangat meriah.
Seperti pulang dari perang dan memenangkan nya.
Dengan sepanduk pesta bertuliskan..
-PESTA KEMATIAN ALEX-
"Cih beruntung mereka..jika tidak ada ibuku, sudah luluh lantak desa ini...." Kata Alex dengan geramnya.
saat Alex dan ibunya bersembunyi, Alex berfikir keras bagaimana caranya memisahkan diri dari ibunya, agar dia tidak melihat Alex saat membantai orang-orang di desa.
Saat Alex ingin mengemukakan idenya..
"Ibu sepertinya kita...
SLASS.... SLASSS
AAAARGG....!
tiba-tiba sorang wanita cantik melesat, dan menebas para penjaga berjumlah dua puluhan dengan sangat berutalnya...
SLASS ... SLASS...
AAAARRRGG AAAARRRGG..!
. .. sudahlah lupakan...ayo meriahkan acara ini..!"
CRAK... CRAKK... CRAKK
Alex juga ikut membantu ibunya membantai para warga, dengan santainya Alex hanya berjalan dan beberapa orang sudah hancur berkeping-keping.
"Cih dasar lemah padahal kekuatan itu hanya 0,000001 % sudah mati saja...
"Ibu....? kenapa dia sadis sekali..?" menatap takjub ibunya.
"Baji.... Kau yang memukul Alex dulu...
SLASS ....
"Kau yang Menghancurkan tangan anakku...
SLASSS.... SLASSS
"Kau juga...kau yg meludahi anakku....
SLASS SLASS
" I.. ibu ternyata lebih sadis dari Aku..." Jiwa Azazell meronta ronta. wanita yang cantik di depannya dengan mudahnya mencincang orang orang di desa ini dengan sadisnya..
"Alex kau sudah selesai..?....kamu tidak membunuh satupun ya..hahaha tak apa nak itung itung untuk pembelajaran mu.." Kata ibu Alex dengan muka cantiknya berlumuran darah.
"Alex hanya membunuh satu bu... itu sudah cukup" Kata Alex merinding melihat ibunya seperti mesin tempur sadis.
Tetapi sebenarnya Alex meng cloning diriya beberapa, untuk menghabisi musuh di dalam desa yang agak kuat..
"Ibu apa ayah juga sesadis ibu...? " tanya Alex penasaran.
"hahahaha... peria payah itu sangat takut dengan darah, bahkan setetes saja dia bisa pingsan.. Hahahaha apa lagi di kasur....sangat mengecewakan..!" Kata ibu Alex menjilati darah di pedang besarnya.
"....????
"K...Kurasa Ibu harus di nobatkan sebagai makhluk terkuat setelah Azazell... " Kata Alex ketakutan melihat wajah ibunya seperti psikopat.
"Emm harusnya nomer satu!... untuk Azazell Ibu tidak kenal siapa Azazell itu...jadi dia pantas di posisi setelah Ibu... Hahaha" Ibu Alex tertawa tak berdosa. padahal sosok azazell ada di depannya.
*HAHAHAHAHAHA... *Dewa Absolute tiba tiba juga ikut tertawa di kepala Alex atau Azazell.
'kalian berdua....?' Alex atau Azazell yang kepalanya ikut berasap...
*MUNGKIN KAU HARUS JOGET JOGET DI MEDSOS AZAZELL..BIAR TERKENAL ..!HAHAHAHA... "Suara dewa Absolute mengejek di kepalanya.
'Jangan samakan aku dengan mahkluk mahkluk payah itu, yang mulia..! " Gumam Alex atau Azazell.
"Alex...! kenapa kamu melamun...? kamu terpesona dengan kecantikan ibu ya..! " suara ibu Alex menunjukan senyuman nakal ke sekian berkali kali.
"B.. bukan itu bu...Ibu lebih mirip Iblis dari pada manusia..! "Kata Alex agak ketakutan karena takut ibunya mengamuk..
"Apa Iblis.... ?hahaha. kamu tak tau ya Alex, julukan Ibumu ini." kata Ibu Alex mendekatkan dirinya ke Alex.
"Julukan..? Ibu punya julukan..? " Alex dengan penasaran.
"Tentu saja punya julukan ibu adalah Ratu Iblis pembantai. " Kata ibu Alex membisikan di telinga Alex.
setelah itu mengeluarkan pedang besar satu lagi di tangan kirinya .
SRRIIINGG...
"A.. Alex setuju dengan julukan itu..! " terkejutnya Alex mendengar julukan ibunya sendiri.
SLASS...SLASS
SLASS... BIAR... BIAR
AAAARG.... AARRRRRGGGG
'Kurasa aku harus berhati-hati dengan wanita ini'gumam Alex atau Azazell saat melihat melihat ibunya membunuh dua puluh orang sekaligus.
...***ALUN ALUN DESA PESEDO***...
"Ada serangan ada...! Ada serangan..! "Salah satu warga berlari dengan tangan terputus menuju ke Alun alun yang sedang menyelengarakan pesta tersebut.
"Apa...! siapa yang berani mengganggu desaku yang damai...? " Suara yang tak lain kepala desa yang sedang menikmati jamuan pesta beserta anak buahnya..
"A... A... A....
"Hah apa bicara yang jelas...? Tanya kepala desa yang kebingungan mendengar salah satu warganya berbicara seperti baru saja melihat hantu saja.
"A.... A ... ALEX.....! " Tanya warga itu ketakutan.
"Hah....? A.. apa...! Apa aku tidak salah dengar dia sudah mati...? dan mayatnya kita buang ke juran...... ! Menghindar.. !"
ZIIINGG.... BLAARRR
Sebuah pedang besar meluncur dari atas dengen cepat menghantam tanah tepat di di depan kepala desa.
Di atas gagang pedang tersebut terdapat sosok wanita cantik dengan armor berwarna merah muda mendarat tepat di atas gagang pedang besar.
"Akan ku pastikan kau harus mati hari ini..! " Suara yang tak lain adalah ibu Alex.
"Kau wanita lumpuh itu...! sekarang kau sembuh yaa.... dan bertambah cantik nona.. hihihihi... .
"ck.. ck.. ck kau kira aku takut...! Hah..! Bersiaplah tidur denganku nanti malam.. hahahaha..! " Suara kepala desa menatap ibu Alex penuh nafsu.
"Kau kira aku akan membiarkannya..! Dasar keparat..... " Alex yang tiba tiba muncul dan mencengkram leher kepala desa dan mengangkatnya.
"A.... A... ALLLLEEEXXX....??
......**To be continued**......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 301 Episodes
Comments
y@y@
👍🏼👍🏿⭐👍🏿👍🏼
2024-03-20
2