Saat Alex diseret keluar Dari dalam rumah.
bertapa terkejutnya Alex saat melihat seluruh warga Desa mengepung rumahnya.
"A...ada apa ini? " Suara Alex ketakutan dan merasa Apa Alex akan di hukum Seperti dulu lagi.
yang mengganjal pikiran Alex adalah dia belum keluar jauh Dari rumah hari ini.
"Ada Apa..? Kau jangan pura pura Bodoh..! lihat..! Anak ku yang tampan itu wajah tampannya sudah kau rusak" Suara kepala Desa yang masih memegangi baju Alex.
"A.. aku tidak melakukan apapun..! Kepala Desa ini semua Salah paham..! " Suara Alex ketakutan dan berusaha membela diri.
"Tidak melakukan apapun Katamu? salah paham..? Hahahahaha...! Sampah sepertimu tidak pantas membela diri" melempar Alex ke tengah tengah kerumunan warga Desa.
Dan yang membuat Alex terkejut adalah melihat Baron mukanya di perban tersenyum jahat di ikuti teman temannya yang berada Di dalam kerumunan.
"Kalian semua Hajar Sampah ini..!" Suara Kepala Desa menggelegar seperti petir bagi Alex.
"Jaaaanggaannn...! Alex masih kecil biar Aku saja yang menggantikannya...!" Suara ibu Alex yang menggelegar dari dalam rumah.
"Berisik..! ... Kau harusnya berterima kasih kepadaku...Aku sedang membantu Kerajaan membereskan Sampah ini " suara kelapa Desa dengan senyum jahat.
Suara kepala Desa ibarat Petir yang menggelegar bagi ibu Alex.
karena memang kenyataan pihak Kerajaan ingin membunuh Alex yang terlahir tanpa Sihir.
"Ayo kita bantu Kerajaan Erlando membereskan Sampah ini...! " Suara kepala Desa memukuli Alex diikuti para Warga.
BRAK.. BRUK.. BRAK.. BRUK...
Para Warga bergantian memukuli Alex entah itu menggunakan Sihir atau tidak tapi warga Antusias memukuli Alex.
BRAK... BRUK... BRAK.. BRUK...
tak kalah dengan warga. Baron yang pura-pura wajahnya tertutup perban dan teman temannya juga ikut memukuli Alex dengan semangat.
Di dalam Gubuk Ibu Alex menangis ter sedu sedu. melihat Anaknya Hajar habis habisan oleh para warga.
Dengan kejamnya Ibu Alex malah di ikat dan di sumpal mulutnya oleh salah satu Warga.
BRUKKK... KRAK.. KRAK... KRAK
Kepala desa juga Ikut memukuli Alex dengan Tangan menggunakan Sihir Tanah.
"Dasar Sampah tak pantas Hidup...! " Kepala Desa memukuli Alex dengan sangat berutal.
Alex dengan Badan kecilnya hanya bisa meringis kesakitan dan terus terusan di pukuli para Warga desanya.
Kaki Hancur, tangan hancur, badan hancur muka juga Hancur. sungguh miris melihat Kondisi Alex.
Ibu Alex yang di ikat Warga di ranjang Hanya bisa menangis melihat kondisi Anaknya yang mengenaskan tak berbentuk.
Jika bisa ibu Alex ingin menggantikan anaknya di pukuli agar anaknya bisa mewujudkan impiannya di masa depan.
"Apa kau punya kata kata terAkhir Sampah. .!
Hahahahaha...!" Kepala Desa menginjak kepala Alex yang sudah berlumuran darah dan kotoran.
Tanpa tangan,tanpa kaki, karena sudah hancur seluruh tulangnya juga hancur hanya menyiksakan kepala dan rintihan kesakitan Alex berkata dengan lantangnya.
"AKU AKAN MENJADI RAJA TERKUAT YANG PERNAH ADA...!" Suara Alex menggelegar di sertai fenomena Aneh
DUAR.... DUAR... DUAR
Suara petir menggelegar di sertai Awan hitam pekat di langit seakan akan Badai akan menerjang.
Alex melirik ibunya di gubuk dengan kondisi tubuh di ikat dan mulut tersumpal dengan Air mata terus mengalir seakan tidak Rela Melihat kondisi Alex sekarang.
"Maafkan aku ibu Hanya sampai di sini Impian Alex..." Alex menutup matanya dan...
BOOOMM....
Tangan kepala desa yang di selimuti Sihir element tanah menghantam tubuh Alex hingga hancur berkeping-keping
"TIIIIDDDDAAAKKKK.....!!AAALLEEEXXX...!" Teriakan Ibu Alex yang menggelegar dari dalam Rumah Menangis sejadi jadinya.
CUIH...
Kepala desa meludah di Atas tubuh Alex yang sudah hancur berkeping-keping dan berkata.
"kalian semua Buang potongan tubuhnya di jurang kegelapan...! Sampah seperti dia tidak pantas Di kuburkan! " Kepala desa menyuruh warga desanya untuk membuang potongan tubuh Alex ke jurang.
"Dengan senang hati." Baron dan para menyanggupi perintah ayahnya dengan senang hati.
Tidak Ada kata sedih dari Warga desa malah mereka terlihat bahagia karena Aib bagi desa mereka sudah MATI.
"Anak sampahmu itu sudah Mati dan seluruh Warga Akan berpesta besar...! Hahahaha...!
karena Kerajaan pasti akan memberi kita Hadiah yang besar karena kita sudah membunuh Aib bagi kerajaan." Suara kepala desa menggema mengajak warganya untuk berpesta
"Yaaaa...! " Suka cita seluruh warga desa pesedo
IBu Alex tak kuasa melihat Anaknya mati dengan tubuh hancur pingsan di saat yang Sama.
Hujan deras beserta petir suasana sangat tragis seolah langit tidak rela dengan kematian Alex vordion.
..............
Dewa Absolute melihat kejadian ini dari Atas langit tersenyum dan berkata.
"TUNGGU PEMBALASAN TERKEJAM DARI RAJA KEGELAPAN..!"
Karena Dewa Absolute selalu mengawasi setiap makhluk ciptaannya.
...**To be continued**...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 301 Episodes
Comments
Sak. Lim
kmu mmg cari musnah kepala desa idioooooot
2024-02-15
5
Kang Comen
chp ini tata bhsa nya lebih lumayan
mksih thor
2024-02-06
1