Jam 9 tepat Naina keluar lebih dulu dari dalam apartemen, dia meninggalkan dokter Nickolas yang masih menertawakan dia, sebab saat keluar dari apartemen ini Naina kembali berdandan layaknya gembel.
Nickolas benar-benar tak mampu menahan tawanya. Bagaimana bisa di melihat secara langsung seorang wanita dengan banyak kepribadian seperti itu.
"Hais, puas sekali dokter Nickolas menertawakan aku," gerutu Naina, namun kekesalannya itu tidak bertahan lama, sebab beberapa menit kemudian keceriaannya kembali dia dapatkan.
Naina datang ke rumah sakit dengan penuh senyum seperti biasa, menyapa semua orang yang dia lewati dan menunduk hormat.
"Pagi Dokter Gracia," sapa Naina saat bertemu di salah satu koridor.
Gracia hanya tersenyum menanggapi sapaan itu, lalu berlalu begitu saja.
"Kak Ami!" panggil Naina pula pada seorang perawat yang selama ini menjaga ibunya.
"Nai, kamu sudah datang," balas Ami. Dia tidak sendirian, tapi bersama dua perawat yang lain juga, Naina juga tadi telah menyapa Semuanya.
"Iya Kak, apa Kakak ingin ke kamar ibu?" tanya Naina pula, sebab jalan yang mereka tuju nampaknya sama.
"Iya, pagi ini pemeriksaan secara menyeluruh saraf-saraf ibu Wilda. Karena itulah tidak sendiri," jelasnya kemudian.
Naina hanya mampu mengangguk, mereka semua akhirnya menuju ruang rawat ibu Wilda dan semua pemeriksaan mulai dilaksanakan.
Naina memang diizinkan masuk juga, tapi tak bisa melihat terlalu dekat karena akan menggangu kerja para perawat. Jadi di pinggir ranjang itu, Naina hanya mampu memperhatikan.
Sekitar 30 menit akhirnya semua itu selesai. Naina dan ketiga perawat memutuskan untuk duduk di luar, di kursi tunggu yang ada di depan ruang rawat tersebut.
"Bagaimana keadaan ibu, Kak?" tanya Naina.
"Semuanya sebenarnya baik Nai, semoga saja ibumu secepatnya sadar," jawab kak Ami.
Awalnya mereka semua memang membicarakan tentang kondisi ibu Wilda, namun lambat laun malah membicarakan tentang dokter Nickolas yang baru saja tiba di rumah sakit.
Sama seperti kemarin, direktur utama rumah sakit Medistra itu kembali terpantau lebih banyak senyum.
Loh katanya mau ketemu rekan bisnis, apa sudah selesai. Batin Naina.
"Sepertinya dokter Nickolas sudah punya kekasih baru ya? Tidak mungkin dia bisa senyum-senyum seperti itu jika bukan karena wanita," ucap Loly, salah satu perawat yang ada di sana.
"Iya, jika seperti ini kita harus senang atau sedih?" balas Ami pula.
"Senang dong, itu artinya dia sudah bisa melupakan mantan kekasihnya itu!" sahut Jessi, perawat yang satu lagi.
"Mantan kekasih?" celetuk Naina yang ikut bicara.
"Iya Nai, jadi dulu dokter Nickolas itu gagal nikah. Kekasihnya yang bernama Zendaya malah menikah dengan pria lain. Pernikahan mereka baru 8 bulan tapi Zendaya sudah melahirkan. Itu artinya Zendaya dan laki-laki itu selingkuh, hi menjijikkan sekali," jelas Ami, jadi menggebu-gebu.
"Sstt, kamu jangan sebar berita ini, cukup di rumah sakit saja gosip seperti ini tersebar," timpal Jessi.
"Iya, Kak," jawab Naina patuh.
Namun cerita itu jadi membuat Naina berpikir banyak hal. Mungkinkah ini ada kaitannya dengan sakit yang saat ini diderita oleh dokter Nickolas.
"Aku jadi penasaran, seperti apa kekasih baru dokter Nickolas," kata Ami dan Naina nyaris tersedak ludahnya sendiri saat mendengar ucapan itu.
"Huh! Kita juga harus siap-siap patah hati jika dokter Nickolas memiliki kekasih bagi," timpal Jessi.
"Kamu tidak sedih Nai? Kamu tidak menyukai dokter Nickolas?" tanya Jessi kemudian, saat dilihatnya Naina tak menunjukkan kesedihannya sedikitpun.
"Ti-tidak Kak, aku tidak menyukai dokter Nickolas. Aku akan ikut senang jika dia menemukan pendamping hidup," jawab Naina, sok bijak.
Yang lain hanya mampu mengangguk, gadis seperti Naina mana berani menyukai dokter Nickolas. Memimpikannya pun rasanya tidak layak.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 122 Episodes
Comments
arynicha vlog
padahal tiap hari naina dah meremas2 batangan skuisi dokter nick
2025-01-15
0
my name
gimana mau sedih wong dokter nicol aja suaminya kok 😁
2024-09-28
0
Murniyati
Naina Laura akan belajar byk ttg joni pak dr
2024-09-04
0