Club $-£--x | Renjun H4rem [√]
XV
Varo terkekeh tanpa beban, membalas tatapan marah dari daniel dan mengabaikan luka robek pada sudut bibirnya.
Sejujurnya varo bisa membalas, tapi untuk apa? dia malas.
Rensya Edinarta
Lepas, Daniel!
Rensya Edinarta
Kakak bilang lepas!!
Rensya Edinarta
Jangan keterlaluan sama senior kamu!!
Daniel Edinarta
*tatap sengit rensya*
Rensya Edinarta
Me-mereka temanku..
Rensya Edinarta
Temanku dari club.
Rensya Edinarta
Kita sering ketemu disana.
Rensya Edinarta
Jadi gak aneh kalo mereka tau pekerjaan kakak, Daniel..
Rensya Edinarta
Tolong.. lepas..
Butuh 3 menit untuk Daniel mencerna ucapan sang kakak.
Melepas cengkraman pada kerah baju varo secara enggan, daniel juga menghempas tangan sang kakak yang masih bertengger di tangannya.
Farrel Nandana
Pe-permisi kak rensya..
Daniel Edinarta
*tarik tangan farrel kasar*
Kepergian keduanya memberi kelegaan pada rensya.
Belum diberikan kelegaan yang cukup, rensya kembali dibuat tegang dengan remasan pada pinggangnya.
Justino Paul Charles
Rensya.. gue harap lo ga lupa buat malam ini
*bisik*
Dagunya diangkat setelahnya, sosok calvin berdiri tepat di hadapannya.
Calvin Grant Charles
Lo juga udah biarin adek lo ngelukain saudara kita.
Calvin Grant Charles
Liat
*tunjuk varo*
Rensya Edinarta
Ta-tapi itu cuma sobek..
Zidan Londyn Charles
Seenggaknya lo bertanggungjawab.
Rensya Edinarta
*angguk*
Nanti aku obatin..
Rensya Edinarta
*lirik varo*
Maaf soal adikku..
Alvaro Grey Charles
*angkat alis santai*
Sans.
Alvaro Grey Charles
(Lagian gue bukan anak kecil yang dapet luka segini aja ngerengek)
Rensya Edinarta
Urusan kita udah selesai, kan?
Calvin Grant Charles
*smirk*
Belum.
Rensya Edinarta
Maksudnya buat sekarang, aku harus pulang!
Zidan Londyn Charles
Pulang tinggal pulang.
Justino Paul Charles
*hirup pundak rensya*
Rensya Edinarta
*segera menghindari justin*
Justino Paul Charles
*terkekeh remeh*
Lo harus nurut disentuh malam ini.
Rensya Edinarta
Ja-jangan terus meminta aku untuk mengingatnyaa!
Rensya Edinarta
Aku bukan bocah bodoh yang pelupa.
Justino Paul Charles
Malam ini.
Rensya pergi begitu saja. Sudah terlalu muak.
Comments