Club $-£--x | Renjun H4rem [√]
XIII
Rensya raih kertas diatas meja dengan tangan bergetar.
Siapa sangka jika hari ini adalah hari tersial yang pernah dia rasakan.
Seperti dibunuh tapi tidak mati.
Rensya Edinarta
(Tahan ren.. tahan..)
Rensya Edinarta
(Gapapa.. selagi mereka janji gak bakal nyebar apapun, aku masih bisa..)
Rensya Edinarta
(Juga.. selagi Daniel gatau apa-apa..)
Zidan Londyn Charles
Jangan terlalu dibawa pusing..
*bisik*
Rensya Edinarta
*tersentak*
A-ah.. iya..
Calvin Grant Charles
Datang kesitu malam ini
Rensya Edinarta
Tapi.. aku harus bekerja..
Calvin Grant Charles
Kita bisa urus itu.
Alvaro Grey Charles
Kita tinggal bilang kalo lo kita pesen buat malam ini.
Rensya Edinarta
*remas jarinya*
Justino Paul Charles
Lo mau tetep disini atau pergi?
Keempatnya yang sejak awal berniat pergi dari kelas kosong itu mengikuti rensya keluar.
Tapi rensya kembali merasakan kesialannya setelah menatap sosok sang adik yang kebetulan melewati mereka.
Farrel Nandana
Ouh.. kak rensya?
Rensya Edinarta
*senyum canggung*
Hai..
Daniel Edinarta
*tatap curiga pada beberapa pria yang berdiri di sekeliling kakaknya*
Daniel Edinarta
Siapa mereka?
Daniel Edinarta
*jalan mendekat*
Daniel Edinarta
Ada urusan apa kakak sama mereka?
Rensya Edinarta
Dengerin dulu--
Daniel Edinarta
Sepenting itukah sampai harus pakai kelas kosong?
Rensya Edinarta
*kulum bibir*
Rensya Edinarta
Justru kakak yang seharusnya nanya sama kamu.
Rensya Edinarta
Mau kemana kamu?
Rensya Edinarta
Sama seorang submisif, berduaan, jalan bareng.
Rensya Edinarta
Kamu kira kakak gak tau kemana tujuan kalian?
Farrel Nandana
*gelagapan*
Kak bukan gitu--
Rensya Edinarta
*senyum*
Tolong jangan ikut campur..
Daniel Edinarta
Jangan mengatakan apapun padanya.
Rensya melirik keduanya bergantian.
Dia tau Daniel itu nakal, tapi ini kali pertama berandalan itu mau membela seorang submisif dan memperingati kakaknya sendiri demi submisif itu.
Rensya Edinarta
Kenapa? dia kekasihmu?
Comments
rabbit;)
semangat Thor lanjut terusss
2024-01-02
0