Nomin; Traitor Becomes Boyfriend (BxB)
13-Flashback (Kepergian)
seketika semua orang mengeluarkan pedangnya dan menodongkan pada jendral kerajaan
Jendral
haha (tertawa lirih)
Pangeran Mahkota
tuan jendral mengambil 15% dari setiap bahan pangan yang dibagian
Pangeran Mahkota
dan mengambil seluruh obat obatan di wilayah barat untuk diberikan ke musuh
Jendral
tuan pangeran benar
Jendral
kenapa kalian sangat lama mengetahuinya?
: tuan ini masih berani sekali berbicara
Jendral
atau kalian tahu akibatnya
Raja Na
kamu pikir saya takut?
Seluruh prajurit penjaga di ruangan itu segera menangkap jendral, namun
Pangeran Mahkota
Bundaa...
Jendral
saya sudah bilang semuanya menjauh
Jendral
suruh prajurit mu menjauh atau-
Pangeran Mahkota
bunda bangun... (memeluk Ratu Na)
semua petinggi kerajaan ketakutan dan pergi lari menyelamatkan diri tanpa terkecuali
Pangeran Mahkota
bundaa denger?
Jendral
jangan menangis, pangeran
Jendral
saya bisa menyembuhkan ratu Na dengan satu syarat
Jendral
menikah dan pergi dengan ku
Jendral
jika tidak (menodongkan senjata ke arah Raja Na)
Pangeran Mahkota
sialan dia punya senjata penemuan dari lawan (batin)
Pangeran Mahkota
senapan? (batin)
Jendral
kemari pangeran, saya hitung sampai 5
Raja Na
jangan dengarkan dia, nak
Raja Na
tolong jangan kesana
Raja Na
tidak apa apa jangan peduli dengan ayah
Pangeran Mahkota
maaf ayah (berjalan mendekati jendral)
Jendral
kemari, berdiri di belakang ku
Pangeran Mahkota
(menurut)
Jendral
saya izin bawa pergi putra anda, Yang Mulia Raja Na (tersenyum)
Pangeran Mahkota
kamu saja yang pergi
Pangeran Mahkota
(mengeluarkan pedang dan menusuk punggung jendral)
Pangeran Mahkota
nyawa dibalas dengan nyawa
Jendral
(menembakkan senapan)
Pangeran Mahkota
SIALAN (menarik pedang dan kembali menusuk jendral)
Pangeran Mahkota
(melihat kebawah)
Pangeran Mahkota
huh? (memegang perut)
jendral dari musuh datang dan menusuk putra mahkota dari belakang tanpa diketahui kapan datangnya
jendral dari musuh: maaf saya terlambat
Jendral
tapi tidak apa, tidak terlalu sakit
jendral dari musuh: ayo kembali
Pangeran Mahkota
sialan kalian sekongkol
Jendral
bawa pergi pangeran saja, selain itu terserah padamu mau diapakan
Pangeran Mahkota
shhh (memegang perut)
Jendral
diam, aku belum selesai mengobati mu
Jendral
pangeran kau masih sangat kecil
Jendral
hanya satu tusukan saja pingsan
Pangeran Mahkota
(melihat kaki yang dirantai)
Pangeran Mahkota
sialan lepasin
Jendral
maaf pangeran, ini bukan di negeri mu
Jendral
pangeran tidak bisa menyuruh nyuruh disini
Jendral
oh iya, saya punya kabar baik
Jendral
perang sudah selesai, sudah tidak ada lagi perang
Pangeran Mahkota
dimana ayah dan bunda
Jendral
Yang Mulia Raja dan Ratu sudah tewas
Pangeran Mahkota
Penghianat (mencekik leher jendral)
Pangeran Mahkota
tidak pantas hidup
Pangeran Mahkota
kau sampah
Jendral
(menendang perut pangeran)
Jendral
sudah diobati tidak tahu terimakasih
Jendral
tapi saya tetap mencintai pangeran (bisik)
Pangeran Mahkota
orang gila!
Jendral
ya saya memang gila, saya gila bisa menyukai orang seperti mu (pergi)
sudah satu tahun semenjak kemenangan musuh, pangeran hanya duduk di dalam jeruji besi menangisi nasibnya dan kedua orangtuanya yang telah pergi mendahului.
berbeda dengan sang penghianat yang hidup bahagia setelah ditunangkan dengan putri bungsu Raja Theoden (raja kerajaan musuh) sebagai imbalan telah membantu menjayakan dan memenangkan perang
dan bulan ini jendral akan dinikahkan dengan putri bungsu Raja Theoden setelah pernikahan putri tertuanya Raja Theoden digelar
Jendral
masih menangis? (datang)
Jendral
belum makan malam? (melihat piring yang masih penuh)
Jendral
kau diberi makanan enak berbeda dari tahanan lainnya tapi tidak mau dimakan
Pangeran Mahkota
kenapa tidak kau temani saja calon istri mu tidur
Jendral
hati ku semakin sakit
Jendral
aku tidak mencintai putri bungsu
Jendral
sangat sulit melupakan pangeran kecil
Pangeran Mahkota
menjijikkan
Jendral
(masuk ke dalam jeruji besi)
Jendral
tolong semuanya pergi, jaga diluar saja
Pangeran Mahkota
wah aku lupa sebentar lagi kau menjadi pangeran
Jendral
pangeran, aku bisa membebaskan mu
Jendral
menikahlah dengan ku, aku bisa membatalkan pernikahan ini
Jendral
aku bisa melakukan apapun, membuat negeri ini hancur aku bisa
Pangeran Mahkota
saya tidak butuh.
Jendral
baiklah kalo begitu
Jendral
sudah waktunya (batin)
Jendral
pangeran... (memegang lembut tangan pangeran)
Pangeran Mahkota
matamu merah
Pangeran Mahkota
hahaha apa kau menangis bahagia akan menikahi putri
Pangeran Mahkota
atau bahagia aku duduk disini?
Jendral
tidak (memeluk pangeran)
Pangeran Mahkota
mahkota...
Pangeran Mahkota
harusnya aku yang pakai ini
Jendral
aku bisa memberikan mahkota ini
Jendral
kau mencintaiku kan?
Pangeran Mahkota
mahkota ku
Jendral
(menusuk dada pengeran)
Pangeran Mahkota
...kenapa
dadanya benar benar sesak sekali sulit bernapas, darah mengalir dari dada dan mulut. tusukan itu tepat mengenai jantung pangeran yang masih berdetak hingga menembus sampai ke punggung
Jendral
(memeluk erat pangeran)
Jendral
bukan aku... Raja Theoden... dia yang menyuruh
Jendral
maaf, maaf pangeran
Jendral
aku mencintaimu, pangeran (mengelus pipi pangeran)
Jendral
saya selalu mencintaimu
Jendral
selamat malam pangeran (meneteskan air mata)
putri bungsu dari Raja Theoden 👇
Comments
Sky_peach
pantesan saja jaemin benci jeno dikehidupan sekarang ternyata jeno berkhianat di kehidupan sebelumnya
2023-06-14
35
(">v<") nakrang~😌👉😐👉💫
gw benci ama ni jendral... ngomong nya bisa hancurin ni kerajaan demi pangeranya dan menikah denganya tapi nih kebalik.... dia bunuh orang yg dicintainya demi kerajaan musuh dan menikah dengan putri musuh😒😒.... HALAH JENDRAL BAC*T ASU* *NJIRLAH 😡😡😡
2023-06-14
11
aiishiteru
aku sangat kesal dengan jendral💔💔😓😓
2023-06-14
2