Pagi yang cerah. Aditya sudah ada di depan asrama Aulia dan membawa bunga.
Aditya mengetok pintu.
Tok..tok.. tok..
Astin yang membukakan pintu. Aditya tersenyum.
" Hai.. Astin " sapa Aditya ramah.
" Hai juga Aditya.." Astin pun tersenyum.
"Ini titip bunga mawar putih buat Aulia, Aulia mana?" Tanya Aditya.
"Aulianya sedang mandi.." Ucap Astin.
" Ya sudah aku permisi, aku juga mau berangkat kerja.. Ucap Aditya.
"Ya Aditya, nanti aku sampaikan pada Aulia" Ucap Astin.
*A*ditya pagi -pagi sudah mengirimi Aulia bunga.. batin Astin.
Aulia selesai mandi , melihat bunga Aulia pun bertanya.
" Siapa yang mengirimi bunga?
" Itu tadi Aditya kesini mengirimi bunga buat kamu" Ucap Astin.
Aulia mengambil buket mawar putih, lalu di ciumya.
" Ehhhmmm.. yang lg jatuh cinta semua terasa indah"... Astin meledek Aulia.
Aulia tersipu malu sampai merah pipinya seperti kepiting rebus.
" Inikah rasanya cinta, terasa bahagia di kasih bunga"...Astin masih terus meledek Aulia.
Sebelum Aulia marah, dia buru-buru ke kamar mandi. Aulia hanya tertawa mendengar ledekan sahabatnya.
Hari ini Aulia memakai pakaian kerja. kemeja kotak-kotak celana hitam juga memakai hijab putih. Aulia akan tes wawancara kerja di minimart. Aulia bersyukur ada minimart yang kerja nya cuma hari sabtu dan minggu. Walaupun lowonganya hanya sebagai bersih-bersih gudang.
Aulia di antar astin. Astin tidak tega aulia pergi seorang diri. Mereka naik kereta selama 30 menit. Tiba minimart aulia menemui supervisornya. Aulia di bawa ke ruangan supervisor, ada beberapa pertanyaan yang harus di jawab Aulia. Aulia menjawab dengan tegas semua pertanyaan supervisor
Aulia di terima sebagai bersih-bersih gudang. Astin kemudian menanyakan kepada supervisor masih ada lowongan tidak yang sama persis dengan Aulia. Supervisor menyuruhnya menaruh surat lamaran dulu. Aulia tak mengajak Astin mencari kerja, karena Astin termasuk dari orang berada.
Ayahnya punya bisnis perhotelan, tapi Ayahnya astin selalu mengajarkan mandiri. sehingga Astin bisa mendapatkan beasiswa tanpa sepengetahuan orang tua Astin. Aulia senang sekali di terima bekerja. Aulia memeluk sahabatnya.
" Aku bahagia banget aku bisa bekerja.". Ucap Aulia terharu. Astin salut sama aulia yang mau bekerja keras.
" Seharusnya kamu nggak usah bekerja aulia, kalau biaya hidup kamu kurang bisa bilang sama aku lagian juga kerjanya bersih-bersih gudang lagi". Ucap Astin.
Aulia terharu dengan niat sahabatnya.
" Aku terbiasa kerja keras Astin, Ayahku hanya pedagang kain di pasar Aku juga kadang sering bantu ayah di pasar. Aku kuliah di sini adalah anugrah terindah buat aku" Ucap Aulia.
Astin meneteskan air mata mendengar cerita Aulia. Aulia mengusap air mata Astin yang menetes.
" Nggak usah sedih dengan hidupku Astin, kita harus selalu bersyukur apa yang kita punya" Ucap Aulia.
Astin pun menganguk kemudian memeluk Aulia sebagai dukungan kekuatan.
Kota california lagi musim panas, Astin mengajak aulia jalan serta makan ice coffe cream kesukaan Aulia. Aulia suka rasa coklat. Setelah makan ice coffe cream, Astin mengajak Aulia ke KFC.
Astin ingin menyenangkan sahabatnya, di KFC mereka bertemu Alvin dan George. Alvin dan George teman sekelas Aulia. Aulia senang sekali ketemu dengan temanya, Astin pesen makanan dan minuman. Tak lama kemudian pesenan datang. Mereka makan sambil mengobrol dengan akrab. Alvin dan George juga sudah mengenal Astin, jadi mereka tidak canggung lagi.
Seseorang di pojok kafe KFC memotret kebersamaan Alvin dan Aulia. Seorang mata-mata yang di tugaskan mengawasi Alvin kemana Alvin pergi. Jepret, sampai ada beberapa kali dan mengirimnya kepada seseorang yang telah membayarnya...
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments
文华亮
lagi musim berjodoh sama orang luar negri ya, pengen juga loh
2020-11-03
1
🅰🅽🅰 Ig: meqou.te
oooooh, sweetnya dikasi bunga.. mau juga dong
2020-11-01
0
ARSY ALFAZZA
🐾🐾🐾🐾🐈
2020-10-21
0