Di temani paman(2)

selamat membaca 💗

Setelah melewati perjalanan yang panjang dari sekolah,kini mobil Agnes telah sampai di mansion.Setelh memarkir mobilnya,Agnes pun masuk ke dalam Mansion.

"Suda sampai!!"ucap Al

"Astaghfirullah om.ngagetin aja"ucap Agnes

"Memangnya kamu nggak liat ada om yang duduk di sini?"tanya Al

"Tidak,lagian kenapa sih kok om nyuruh Aku segera pulang?"tanya Agnes

"kamu temanin om ke cafe"ucap Al

"Nggak mau"ucap Agnes

"tidak terima penolakan"ucap Al

"om nyebelin banget si"ucap Agnes

"Om tunggu stenga jam kamu siap-siap"ucap Al

"Hummm.hanya om yang perlu didengarkan tapi tidak mau mendengarkan keponakannya yang malang ini"ucap Agnes yang berlalu pergi meninggalkan Alinsky menuju kamarnya untuk siap-siap.

Setengah jam sudah berlalu namun Agnes belum menemukan outfit yang cocok untuk ke cafe nanti.

"Hais ini aja deh.Bodo amat nggak ada juga yang kenal disana"ucap Agnes yang suda menentukan pilihannya.

Setelah selesai bersiap,Agnes pun turun menemui pamannya untuk segera berangkat.Lumayan kan makan di luar.

"Ayo om,Aku suda siap"ucap Agnes

Mendengar suara keponakannya itu, Alinsky sontak menoleh melihat keponakannya itu.Mata Alinsky memerhatikan Agnes dari atas sampai bawah.

"Baju Aku jelek yah om?"tanya Agnes

"Bagus kok,hanya ada yang kurang"ucap Al

"Apa lagi yang kurang?"tanya Agnes

"Dandanannya sudah cantik,baju juga cantik.hanya sendal kamu itu bermasalah"ucap Al

"Hehe,kan hanya ke cafe doang ngapain harus pake sepatu atau sendal yang bermerek.Sendal jepit ku ini suda cukup kok"ucap Agnes

"Si cafe nanti kita akan menemui orang-orang penting,masa iya keponakan om pakai sendal jepit"ucap Al

"Humm,ya sudah deh.Aku pake sepatu saja"ucap Agnes yang mengambil sepatu nya

"Ya sudah.Ayo kita berangkat sekarang nanti terlambat"ucap Al yang berjalan keluar dari mansion

Agnes mengikuti Al dari belakang menuju tempat parkir yang terdapat di halaman mansion.

"Ayo masuk"ucap Al sambil membukakan pintu mobil untuk Agnes

"Makasih om"ucap Agnes yang sudah duduk manis di dalam mobil

Setelah itu, Alinsky pun melajukan mobilnya keluar dari mansion dan menuju ke cafe tujuan.Di sepanjang perjalanan,tidak terdengar suara sepatah kata pun.

Setelah melewati perjalanan yang panjang,kini mobil mewah Alinsky suda memasuki area parkir VIP cafe tujuan.Setelah memarkirkan mobil, Alinsky pun keluar dari mobil dan langsung membukakan pintu untuk Agnes.

"Ayo turun"ucap Alinsky

Tanpa menunggu waktu lama,mereka langsung masuk ke dalam Cafe tersebut.Sontak saja membuat para pengunjung Cafe heboh dengan kehadiran pria tampan dan Wanita cantik.

"Wah tampan sekali"ucap Pengunjung wanita di cafe itu

"Iyah,cewenya juga cantik.Mereka tampak serasi"ucap Pengunjung lain

"Tapi menurut gue sih mereka nggak cocok,wanitanya terlalu mudah"ucap Pengunjung lain lagi

"Jodoh itu tidak memandang usia tau"ucap Pengunjung lain

Penampilan Alinsky

penampilan Agnes

Begitulah para ucapan pengunjung di cafe itu,namun Alinsky dan Agnes tidak menghiraukannya.Mereka berjalan menuju ruang VIP cafe tersebut.Di sana suda terlihat seorang gadis yang suda menunggu kedatangan Alinsky.

"Suda datang"ucap Gadis itu ketika melihat Alinsky masuk keruang VIP

"Hmm"

"Kok jutek amat sih"ucap Gadis itu yang langsung memeluk Alinsky

"ehm.ehm"Agnes pura-pura batuk

"Gadis ini siapa?"tanya Wanita itu

"Kenalin ini Agnes"ucap Alinsky

"Halo Tante aku Agnes"ucap Agnes

"Halo,Aku serli pacar Alinsky.lo siapa nya dia?"tanya Serli

"Ini Tunangan ku"jawab Alinsky

"Eh om"jawaban Alinsky membuat Agnes terkejut

"Tunangan.Jangan bercanda deh,Aku ini Masi pacar kamu loh"ucap Serli

"Aku nggak bercanda.kamu nggak sadar dengan perlakuan mu padaku selama ini.Kamu ninggalin Aku demi Laki-laki lain yang lebih kaya dari Aku.Terus sekarang kamu ngaku-ngaku jadi pacar aku lagi.Sadar serli"ucap Alinsky

"Al,aku minta maaf.Dulu aku melakukannya karena terpaksa dan Aku pikir aku akan bahagia bersama dia,namun ternyata Aku salah.tolong al,ayo kita mulai dari awal lagi"ucap Serli

"Sudahlah jangan di bahas lagi, sekarang langsung saja apa tujuan kamu mengajak aku ketemuan hari ini?"tanya Alinsky

"Aku pengen kita kembali lagi seperti dulu,kita mulai dari awal lagi.Aku belum percaya kalo kamu sudah tidak mencintai ku lagi"ucap Serli

"Aku sudah tidak bisa menerima kamu lagi,aku sudah punya tunangan"ucap Alinsky

"Apa sih istimewanya dia di banding Aku"ucap Serli

"Dia mempunyai apa yang tidak kamu punyai.Kalau suda selesai kami permisi dulu"ucap Alinsky

"Al,tolong dengarkan penjelasan aku dulu.Apa kamu ingat aku itu cinta pertama mu"ucap Serli

"Aku ingat semuanya,tapi sudah tidak penting bagiku."ucap Alinsky

"Tapi Al"

"Nggak ada tapi- tapian.Ayo kita pergi dari sini"ucap Alinsky yang menggandeng Agnes untuk keluar dari tempat itu.

"Tunggu Al"plak....Serli menampar Agnes yang membuat Alinsky emosi

"beraninya kau,"Alinsky hendak menampar kembali serli namun di hentikan oleh Agnes.

"jangan om,aku ngaak apa-apa kok"ucap Agnes

"Awas kamu yah"ucap Alinsky

"Kok kamu ngebelain wanita buruk rupa itu sih"teriak Serli

Namun Alinsky dan Agnes tidak menghiraukan nya,malah pergi menjauh dari tempat itu.Sesampainya di parkiran, mereka langsung masuk ke mobil dan pergi meninggalkan cafe itu.

"Kita mau kemana om?"tanya Agnes

"pulang lah,mau kemana lagi"ucap Alinsky

"Ya ampun om,apa om tega melihat keponakan om ini mati kelaparan di perjalanan"ucap Agnes cemberut

"Hehehe,kamu lapar.Om sampe lupa gara-gara wanita gila itu"ucap Alinsky yang suda memarkirkan mobilnya di salah satu cafe yang ada disitu

"Hummm."Agnes hanya bwrdehem dan langsung keluar dari mobil lalu menuju cafe"Ternyata nggak sesuai dengan ekspektasi ku dari rumah.Gue pikir mau nemuin orang penting untuk makan-makan,rupanya ketemu mantan dia dan malah dapat tabok bukan makanan.Huh sialnya Gue,baru stenga hati juga di temani om suda begini nasibku"Gerutu Agnes sambil menunggu pesanan nya datang.

"Maafin om yah.Gara-gara om Agnes jadi kena imbasnya"ucap Alinsky

"Lupakan saja lah om,Aku Masi lapar"ucap Agnes yang suda mulai menyantap makanan yang ada di hadapannya

"Iya,makan yang banyak nanti om yang traktir."ucap Al

"Makasih om"ucap Agnes

Mereka pun menyantap makanan mereka dengan lahap tanpa sisa.Efek terlalu lapar dan emosi pas ketemu mantan tadi.

Happy ending

jangan lupa tinggalkan jejak kalian di bawah 😊

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!