Selamat membaca 💗
Waktu suda menunjukan pukul 00:30,tapi belum juga ada kabar dari Bayu tentang penyelidikan nya.
"Apa dia suda tidak mau bekerja lagi.tugas begitu saja jam segini belum juga diselesaikan"umpat Bara
Tiba-tiba ponselnya berdering dan langsung saja dia mengangkat telepon itu
"Halo bos"ucap Seseorang
"Ada apa?"tanya Bara
"Nona Clara sedang merencanakan penculikan tuan muda kecil"ucap Seseorang
"Suda ku duga ternyata kewaspadaan ku terjadi juga.perketat keaman utuk Bei dimana pun dan kemanapun Bei harus ada pengawalan"ucap Bara
"Baik bos"
Sambungan teleponnya pun terputus,Bara kepikiran untuk menelpon Bayu.Namun beberapa kali telponya tidak tersambung juga.Karena itulah Bara terlihat kesal dengan Bayu.Namun tidak menunggu waktu lama,ada Wa masuk di ponsel Bara.
Bayu:AgnesValerie Mahendra,merupakan anak semata wayang tuan Regaf dan Nyonya Kania.
"Ternyata anak dari tuang Regaf dan Nyonya Kania,tapi kok dia ngakunya pembantu dari temannya itu"
Tok...tok...
Pintu kamar Bara di ketuk oleh seseorang dari luar yang membuat Bara sadar dari lamunannya.
"Siapa?"
"Ini bibi den"jawab Seseorang dari luar kamar
"Ada apa bi?"tanya Bara
"Suda waktunya makan malam den,nyonya besar suda menunggu di bawah"ucap Bibi
"Iyah Bi"ucap Bara yang membuka pintu kamarnya dan berjalan menuju lift untuk turun kebawah.
"lihat lah sapa yang datang ini"ucap Rani
"Si Bara lah anak kita"ucap Genda
"Si jomblo lapuk membuat kita menunggu.pantas saja jodohnya nggak nemu-nemu,soalnya sering membuat orang menunggu"ucap Rani
"Apa sih mom"ucap Bara
"Nggak kok jomblo Lapuk"jawab Rani
"Sudah jangan di ledekin terus,ayo makan"ucap Genda
"iya deh"
"Setelah selesai makan,Kita kumpul di ruang keluarga"ucap Genda
Mereka semua pun melangsungkan acara makan malam bersama dengan hikmat tanpa ada lagi suara yang terdengar.
Setelah selesai, mereka semua pun langsung berkumpul di ruang keluarga.
"Ada masalah apa pah?"tanya Bara
"Perusahaan Ayah sedang ada masalah"jawab Genda
"Masalah apa?"tanya Rani
"Ada penggelapan dana,sehingga membuat perusahaan Ayah anjlok dan banyak yang memutuskan kerja sama"ucap Genda sambil memijat pelipisnya.
"Kok ayah nggak bilang-bilang"ucap Rani
"Aku pikir tidak akan berdampak seperti ini,tapi ternyata di luar dugaan.Arsip perusahaan hilang semua"ucap Genda
"tenang saja pah,nanti Bara yang tanganin"ucap Bara
"Tenang bagaimana, perusahaan Ayah sudah di ujung tanduk sekarang."ucap Genda
"Pokoknya biar Bara yang urus,papah tunggu kabar baiknya saja"ucap Bara
"Kapan kabar baik itu akan ada?"tanya Genda
"Besok.Soal perusahaan papa,nanti Bara yang suntik kan dana dari perusahaan milik Bara"ucap Bara
"Ya sudah.semoga berhasil, Perusahaan ini sangat Ayah butuhkan karena perusahaan ini lah yang ayah bangun dengan pertama kali waktu ayah masih muda"ucap Genda
"Kok Bara nggak tau"ucap Bara
"Ayah sengaja merahasiakan itu,rencananya perusahaan itu akan ayah berikan kepada Bei nanti"ucap Genda
"Sudahlah biar Bara yang menangani nya,Aku ke kamar dulu"ucap Bara
Setelah mengobrol,Bara pun meninggalkan kedua orang tua nya untuk kembali ke kamar yang pikirannya penuh dengan pertanyaan apa penyebab kebangkrutan perusahaan ayahnya.
"Bayu,Lo selidiki perusahaan papa gue"ucap Bara
"Perusahaan yang mana?soalnya banyak"jawab Bayu
"Perusahaan xx Atmaja di kota B"ucap Bara
"Siap bos"
Setelah menunggu beberapa saat,ponsel Bara berdering tanda ada yang menelpon.
"Halo bos"
"Ada apa?"
"Clara sedang berada di kota B"
"Ngapain dia disana?"
"Sepertinya Clara sedang masuk ke perusahaan xx"
"Apa?itu perusahaan papa.Terus awasi pergerakan nya"
"Siap bos"
Bara langsung mematikan sambungan teleponnya dan menelpon Bayu kembali.
"Halo bos"
"Lacak semua cctv di perusahaan xx tanpa ada yang kurang satu pun"
"Siap bos"
Anak buah Bara pun semua bergerak mengawasi Clara,namun misi mereka gagal karena salah menangkap orang.
"Astaghfirullah,salah saya apa tuan?"tanya gadis itu
"Maaf,kami salah orang"
"sial,dimana wanita itu.kok cepat sekali hilangnya"ucap salah satu anak buah Bara
"Ayo kita cari lagi pasti Masi di sekitar sini"
Tanpa mereka sadari bahwa ada seseorang yang memperhatikan mereka dengan senyuman yang tidak bisa di artikan"Cih,apa kalian pikir gue sebodoh itu bisa di ikutin oleh anak buah bodoh mu itu"ucap Clara yang suda berjalan menjauh dari lokasi.
...****...
Hari ini Bara suda berada di bandara untuk menuju kota B menggunakan jet pribadi miliknya.
"Nona Clara suda kami tangani bos"ucap Bayu
"Bagus,jangan biarkan dia lolos"ucap Bara
"Baik bos"
"Sekarang kita berangkat ke kota B"
Tanpa menunggu waktu yang lama,jet pribadi milik Bara kini telah mendarat di bandara kota B dengan selamat.setelah keluar dari pesawat,Bara langsung meninggalkan bandara dengan mobil mewah miliknya di kota B.
"Lo antar gue langsung ke markas tempat penahanan Clara"ucap Bara
"Baik bos"
Dalam waktu setengah jam perjalanan mereka telah sampai ke markas dimana Clara di sekap oleh anak buah Bara.
"Akhirnya Lo datang juga,ayo selamatkan gue dari manusia bodoh ini"ucap Clara
"Lo ditahan sama para manusia bodoh ini.apa mereka tidak tau siapa yang mereka tahan?"tanya Bara sambil mendekati Clara
"Gue suda bilang kalo gue itu pacar Bara Atmaja,tapi tetap saja gue di sekap.tolong habisi mereka"ucap Clara
"Apa gue nggak salah dengar,kalo Lo itu ngaku pacar gue"ucap Bara
"Apa maksud Lo?"tanya Clara
"Maksud gue orang-orang bodoh yang menyekap mu ini adalah semua anak buah ku"ucap Bara
"Anak buah?maksud nya?"tanya Clara
"Maksudnya mereka ini semua anak buah ku.Kalian bereskan dia"ucap Bara
"Kalian mau apa?Bara tolong lepaskan gue.gue janji nggak akan ngilangin lagi"teriak Clara
"Cih,simpan saja air mata buaya mu itu.Bawa wanita ini ke rumah sakit jiwa"ucap Bara yang berlalu pergi dari markas itu
"Baik bos"
"Kalian lepasin gue,apa kalian nggak tau siapa gue?"teriak Clara
"Kami tau anda nona.Nona itu mantan bos kami yang mata duitan itu kan"ucap Bayu
"Jangan sok tau Lo,lepasin gue sekarang"ucap Clara
"Sudah,diam saja nona.Tidak akan ada yang menyelamatkan nona disini.lebih baik sekarang nona tidur atau jungkir balik jika perlu"ucap Bayu terkekeh
"pokoknya lepasin gue.Gue nggak mau ke rumah sakit jiwa.gue nggak gila"ucap Clara
Disepanjang perjalanan menuju rumah sakit jiwa,Clara terusan mengoceh menolak untuk dibawah ke rumah sakit jiwa.Namun percuma saja,karena sekarang mereka suda memasuki area rumah sakit jiwa.
Happy ending
jangan lupa tinggalkan jejak kalian di bawah 😊
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 27 Episodes
Comments