Kemudian mereka berempat duduk di bawah pohon untuk mengobrol , lebih tepatnya Xhuhan menanyakan informasi tentang dunia ini pada mereka bertiga, setelah lama mengobrol dengan mereka ternyata tempat yang ia datangi saat ini bernama Alam Penguasa, dikatakan demikian karena dahulu kala ada seorang dewa yang sangat kuat dan bijaksana menjadi pemimpin tunggal di alam ini, dengan menyatukan seluruh daratan di bawah pimpinan nya, tapi dewa tersebut tidak memiliki istana layaknya penguasa lainnya, dia hanya memerintah dari bayang bayang, hingga suatu saat sang penguasa tersebut menghilang tanpa kabar dari dunia ini , dan untuk menghormati beliau , pada pemimpin dari Berbagai daratan sepakat untuk menamai alam ini dengan sebutan Alam penguasa,
Dan untuk mereka bertiga , kenapa bisa berada di hutan sebelum nya dan bisa bertarung dengan segerombolan serigala tersebut', itu karena mereka memang bertugas untuk mengumpulkan daging dan mustika siluman untuk saktenya, karena memang pemasukan untuk sakte kecil mereka berasal dari berburu di hutan ,
Sebab sakte Awan putih merupakan sakte yang di dirikan oleh seorang kultivator pengembara yang tak tega dengan banyaknya pemuda di pinggiran hutan tersebut tidak bisa berkultivasi , akhirnya sang pendekar pengembara tersebut mendirikan sakte Awan Putih sebagai tempat tinggal anak anak terlantar tersebut, dengan jumlah murid kuarang dari 100 tak ayal membuat sakte itu tidak di anggap oleh sakte sakte lainnya,
Bahkan saat di adakan kompetisi antar sakte , mereka tidak pernah mendapat kan undangan dari acara tersebut, sebab kultivasi murid sakte Awan Putih sangat jauh tertinggal dari sakte sakte besar lainnya, yang sudah berada di ranah Penguasa dan untuk jenius sakte berada di ranah semi abadi 🌟 3 hingga 🌟 5,
Dan untuk sebutan kultivasi di alam penguasa ini berbeda dari tingkatan kultivasi yang xhuhan ketahui tapi untuk kekutan sama saja hanya yang berbeda nama saja
Kultivasi di alam agung
Dewa kuno
Dewa suci
Dewa ilahi
Saint God
Quasi God
True God
ABSOLUTE
SEDANGKAN UNTUK DI ALAM PENGUASA
Dewa Agung
Dewa Putih
Dewa kuning
Dewa Hitam
Dewa Giok
Penguasa
Semi Abadi
Ranah Di atas SEMI ABADI
Abadi
Maha Dewa Putih
Maha Dewa kuning
Maha Dewa Hitam
Maha Dewa Giok
Maha Dewa Bumi
Maha Dewa Langit
Semuanya di bagi dengan sembilan tingkatan atau Sembilang bintang
Untuk kultivasi Xhuhan saat ini berada di ranah Penguasa 🌟 1 , untuk Qingzhu di ranah Dewa kuning 🌟 1
Setelah mengetahui informasi yang di perlukan Xhuhan langsung ikut dengan mereka bertiga berburu untuk keperluan sakte ,
Tiga jam kemudian mereka memutuskan untuk kembali ke sakte sekaligus mengenalkan Xhuhan pada patriak sakte ,
"Baiklah saudara Han , mari saudara ikut kami ke sakte, pasti patriak sangat senang Dangan saudara , dan juga saudara selain membantu kami bertiga dari kawanan serigala tadi , saudara juga sangat membantu sakte dengan membantu kami berburu hewan siluman tingkat tinggi ini"ucap Dilang melihat ke arah xhuhan , terpancar kekaguman di mata nya pada sosok bertopeng di depan nya itu
"Baiklah , silahkan pimpin jalannya"
Kemudian mereka bertiga memimpin perjalanan menuju sakte Awan putih
Sepanjang perjalanan mereka berempat terus mengobrol ,apalagi seteleh mengetahui Xhuhan sangat mudah di ajak bicara dan orang nya sangat ramah,
Tak sampai sampai satu jam , mereka sudah tiba di depan bangunan sederhana, lebih mirip perkampungan kecil dari pada disebut sakte , dan disana muridnya berada di ranah Dewa kuning dan juga ranah dewa hitam , bisa di pastikan jika ke tiga orang yang bersama Xhuhan saat ini murid paling berbakat di antara murid yang ada di sakte kecil ini
Saat memasuki sakte, murid murid disana langsung menyambut mereka dengan ramah, tidak ada batas di antara mereka semua layaknya keluarga, hal ini membuat Xhuhan semakin menyukai sakte ini
Kemudia Di lang mengajak Xhuhan menemuai pemimpin sakte tersebut, Diamana saat ini sedang berbincang dengan keluarga kecilnya , disana ada Di Rui sang patriak bersama istrinya , yang bernama Xumei , dan seorang gadis cantik seumuran Qingzhu bernama Di Hua
"Selamat sore patriak,"ucap ketiganya dengan sopan, sementara xhuhan hanya tersenyum dan ikut menangkupkan tangan nya
"Sudahlah Lang'er, sudah berapa kali ayah bilang untuk tidak memanggil ayah dengan sebutan itu, ayo duduk disini"ucap Di Rui menggelengkan kepalanya, pasalnya sang anak masih sering memanaggil dirinya patriak ,meski sudah di larang
Kemudian mereka duduk disana, sementara pandangan Di Rui terus melihat ke arah orang bertopeng yang ada di samping anak nya itu,
"Ayah perkenalkan dia suadara Xhuhan, tadi di hutan saudara Xhuhan membantu kami saat dalam kepungan siluman serigala bertanduk, dan juga berkat bantuan nya, kita mendapatkan banyak buruan siluman tingkat tinggi untuk sakte"ucap Dilang mengenalkan Xhuhan pada ayahnya, pasalnya ayahnya selalu melihat ke arah xhuhan dari tadi
"Salam patriak, salam juga untuk nyonya dan nona"ucap Xhuhan berdiri menangkupkan tangannya
"Salam tuan Han, kami selaku orang tua anak anak ini, mengucap kan banyak terimakasih karena sudah membantu mereka , dan juga Terimakasih sekali lagi untuk bantuan yang tuan Han berikan pada sakte ini"ucap Di Rui sedikit membungkuk ke arah xhuhan
"Tidak perlu se sungkan itu patriak , kebetulan saya melewati tempat itu , dan satu lagi , patriak bisa memanggil namaku jangan nggunakan kata tuan, sungguh aku tak terbiasa dengan itu"ucap Xhuhan pada Di Rui
"Baiklah , bagaimana jika aku memanggil mu nak Han, sepertinya kalian seumuran dengan putraku"ucap Di Rui
"Itu lebih baik"ucap Xhuhan tersenyum di balik topeng nya
"Maaf jika saya lancang nak, bisakah kami melihat wajahmu, karena kamu penasaran dengan wajahmu''kali ini Xumei yang angkat bicara , dia dari tadi cukup tertarik dengan orang yang membantu anaknya tersebut
"Maaf jika istriku lancang nak Han"ucap patraik Di Rui meminta maaf ,
"Tidak apa apa patriak , "kemudian xhuhan membuka topeng nya di hadapan mereka ,
Terlihat wajah tampan Xhuhan perlahan tanpa penutup lagi, dan itu membuat hening tempat itu, pasalnya mereka tidak menyangka di balik topeng tersebut terdapat sosok yang samgat mengagumkam dan masih muda
"Luar biasa nak Han, wajahmu sangat tampan"ucap Xumei kagum , bukan hanya dia putrinya Di Hua disampingnya tak berkedip menatap Xhuhan
Bahkan Dilang cs, di buat kagum dengan paras penolongnya , yang awalnya mereka kira seorang senior tua, ternyata salah bahkan seumuran dengan mereka , dan memiliki paras layaknya malaikat , yang mememang terkenal dengan ketampanan parasnya
"Nyonya terlalu memuji, "ucap Xhuhan tersenyum, kemudian xhuhan memakai topeng nya kembali
"Kalau boleh tau, kenapa saudara memakai topeng.?"tanya Di Lang penasaran
"Untuk menghindari masalah yang tidak perlu mungkin"ucap Xhuhan tersenyum
"Hahahahaa, apa apaan pertanya an mu itu Lang'er , tentu nak Han melakukan itu untuk menutupi wajahnya dari para wanita di luar sana, karena akan sangat merepotkan jika dengan paras nak Han berkeliaran di luar sana"ucap patraik Di Rui tertawa
Sementara xhuhan hanya tersenyum canggung disana
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 305 Episodes
Comments
Mia Sagitarius
ckup satu istri aja yha jngn +lagi
2025-02-10
0
Mamat Stone
Emang susah kalau kelewat tamvan
/Casual//Casual//Casual/
2024-09-10
2
hi_coffee
tak aya itu
2024-09-02
1