mempertemukan yang ingin jodohkan part8

Hendra dan yg lain sudah siap untuk berangkat kerumah pria yg mau dijodohkan dengan wulan namun wulan sejak tadi belum siap² juga.

"bas mana adik kamu..kok belum turun² juga" ucap hendra yg bingung kenapa putrinya belum turun² juga dari tadi.

"kamu panggil adik kamu dulu gih di kamarnya" suruh nia sama Bastian untuk memastikan wulan sudah ganti baju atau belum.

saat Bastian hendak mau pergi untuk memanggil adiknya namun wulan udah keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga untuk turun bergabung dengan yg lain.

"tuh dia Wulan bun" ucap Bastian yg menunjuk wulan.

wulan tampak terlihat sangat cantik saat mengenakan pakaian yg diberikan nia sama wulan.

"sayang kamu cantik banget" ucap nia yg sangat kagum sama putrinya.

"emangnya kita mau kemana sh" tanya wulan yg bingung.

"udah....kamu ngak usah banyak nanya...pasti kamu bakal tahu" jawab Bastian dengan menaik turunkan alisnya sambil tersenyum.

wulan pun makin bingung karena Bastian bilang kaya gitu sama dia

" mending kita berangkat sekarang aja...entar kita telat kesana" ucap hendra yg mengajak semuanya untuk berangkat sekarang juga.

mereka pun pergi kerumah lelaki yg mau dijodohin sama wulan. dalam perjalanan Wulan hanya fokus sama heandponnya begitu pun dengan Bastian yang sibuk main game.

sedangkan nia dan hendra tampak terlihat sangat bahagia,mereka bahagia entah sama wulan jika dia tahu semuanya apa dia senang atau ngak.

"sebenar mau kemana sih" gumam batin Wulan yang sedang bingung.

dengan tiba²bmobil mereka berhenti tepat dibsalah satu rumah yg sangat mewah tidak lain rumah itu adalah rumah lelaki yg mau dijodohin sama wulan.

"ayo turun..kita udah sampai" ucap nia dengan ikut keluar dari mobil.

sedangkan wulan menatap rumah itu dengan tatapan bingung kenapa mereka kesini kerumah yg mewah ini.

"ini rumah siapa bun" tanya wulan sambil melihat sekililing rumah mewah itu.

tiba² ada seorang wanita paru baya yg keluar dari rumah itu dan menyapa bunda Wulan dengan sangat hangat.

wanita itu adalah ibu dari lelaki yg mau dijodohkan dengan wulan.

"eh..kalian udah datang" ucap wanita paru baya itu.

"iya nih kita baru nyampai" balas nia dengan tersenyum hangat ke wanita itu.

"ini anak kamu Nia....cantik banget...aduh..ini mah anak gw bakal suka sama dia" ucap wanita itu dengan memandang Wulan yg berdiri disamping nia.

"iya ini wulan namanya..yg sering aku ceritain sama kamu itu...dan disampingnya itu anak laki² aku"

"bunda apaan sih....ceritain soal gw sama tante ini...terus tante ini siapa sih" gumam Wulan yg semakin tak mengerti.

"loh kok ngobrol diluar sih mami..bukannya diajak masuk" ucap lelaki paru baya yg baru saja keluar itu.

"kita lanjut ngobrol didalam aja yuk nia gak enak kalo di depan banyak orang" ucap wanita tersebut yg mengajak nia dan yg lain masuk.

mereka pun masuk kedalam rumah yg sangat mewah itu.sesampai diruang tamu mereka duduk dan wulan yg sejak tadi masih tak mengerti sama maksud dan tujuan kedua orang tuanya itu.

wanita paru baya dan lelaki paru baya itu namanya lina dan wisnu orang tua dari lelaki yg mau dijodohin dengan Wulan.

"mana anak kamu lina" tanya nia yg ngak melihat anak lina.

"kayanya masih dikamar deh" jawab lina dengan melihat keatas."tunggu bentar yah gw panggil dia dulu"ucapnya dengan berjalan pergi menuju ke kamar anaknya.

sesampai dikamar anaknya itu masih setia duduk disalah satu tempat duduk.

"wanita yg mami bilang sama kamu udah ada...yuk keluar temuin dia" ucap lina yg menatap anaknya.

dengan tanpa bicara apa² anaknya itu pun mengikuti maminya untuk turun menemui Wulan dan keluarganya.

"malam semuanya" sapa lelaki itu kekeluarga Wulan.

"kamu" ucap wulan yg kaget saat melihat lelaki itu.begitu pun dengan lelaki itu juga kaget melihat wulan.

"kamu ngapain disini" tanya lelaki itu sama wulan."jangan² nih cewe yg mami mau jodohin dengan gw" gumam batinya.

"orlan" ucap Bastian yg melihat lelaki itu.

yah..lelaki yg akan dijodohkan dengan Wulan yaitu orlan senior Wulan disekolah.

"kalian udah saling kenal" ucap lina yg kaget bahwa putranya sudah mengenal wanita yg akan dijodohkan dengannya.

"iya..kalian udah saling kenal yah...terus kamu bas juga kenal sama dia"tambah nia yg ikut kaget juga bahwa putrinya yg sudah mengenal lelaki yg akan dijodohkan denganya.

" iya bun kita kenal sama dia..kan dia teman kelas Bastian dan artinya dia senior wulan jadi Wulan kenal sama dia.

"bagus dong kalau kalian udah saling kenal itu tandanya lebih mudah buat kita jodohin kalian" ucap isna yg manatap wulan dan orlan.

"apa dijodohin" balas Wulan yg sangat kaget dan bingung.

"iya sayang..kita udah sepakat buat jodohin kamu sama orlan" ucap nia yg menjelaskan ke wulan.

"tapi bun-"

wulan yg ingin membantah ucapan bundanya itu.dengan tiba² nia menatap tajam wulan hingga Wulan ngak jadi melanjutkan ucapanya tersebut.

kenapa orlan ngak kaget sama ucapan papinya itu karena orlan sudah mengetahui semua tentang perjodohan ini, jadi orlan ngak kaget sama wulan.

"apaan sih ini bunda sama ayah mau jodohin gw sama cowo yg dingin kaya kutup selatan ini" gumam batin Wulan denga menatap orlan yg dihadapannya itu.

ditunggu yah kelanjutannya😉

#jangan_cuman_jadi_pembaca_gelap

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!