Anya, Run Away! [Spy X Family]
Kehilangan #2
Di sebuah tempat pengungsi
Ibu Elise sudah berada di sana dan langsung lega melihat sosok anaknya
Elise Florence [Cinnamon]
Huaahhh... Hiks... *menangis*
Diana Florence [Ibu Elise]
Elise sayang...
Diana Florence [Ibu Elise]
Kau tidak apa-apa nak?
Elise Florence [Cinnamon]
Ibu... hiks...
Elise Florence [Cinnamon]
Elise takut hiks...
Elise Florence [Cinnamon]
Kak Derrick...
Elise Florence [Cinnamon]
Hiks...
Diana Florence [Ibu Elise]
Derrick?
Diana Florence [Ibu Elise]
*melihat Derrick yang tidak ada bersama mereka*
Diana Florence [Ibu Elise]
Derrick mana?
Diana Florence [Ibu Elise]
*melihat tentara yang mengantarkan anaknya*
???
Sa-saya mohon maaf sebesar-besarnya nyonya...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Ibu...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kak Derrick tewas...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Dia sudah melindungi kami untuk bisa kabur...
Aiden mengatakan sambil menahan tangis
Dia merasa kalau sekarang dia harus bersikap dewasa dan harus menggantikan kakaknya untuk melindungi Elise
Diana Florence [Ibu Elise]
Derrick...
Ibu Elise langsung memeluk Aiden dengan Elise
Keil Hansen
*melihat keluarga Florence yang sedang bersedih*
Keil Hansen
(Ini semua salahku...)
Keil Hansen
(Kalau saja aku tidak mengajak mereka ke plaza dan keliling kota)
Keil Hansen
(Kak Derrick tidak akan berakhir seperti ini...)
Keil Hansen
Tante maafkan aku...
Diana Florence [Ibu Elise]
Kenapa kamu malah minta maaf nak?
Keil Hansen
Keil yang mengajak mereka ke kota
Elise Florence [Cinnamon]
Hiks...
Elise Florence [Cinnamon]
Keil tidak bersalah... hiks...
Elise Florence [Cinnamon]
Elise hiks... yang salah...
Elise Florence [Cinnamon]
Elise yang pingin main diluar
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Tidak, Aiden yang salah
Diana Florence [Ibu Elise]
Tidak ada yang salah...
Diana Florence [Ibu Elise]
Ini sudah takdir nak...
Diana Florence [Ibu Elise]
Derrick... dan juga Ayah kalian... telah meninggal demi melindungi kita...
Elise Florence [Cinnamon]
Ayah?
Elise Florence [Cinnamon]
Huaah... hikss... *menangis deras*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
(Ayah juga?)
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
*menangis tanpa bersuara*
Takdir kelam itu harus mereka terima
Malam itu Elise kesulitan tidur
Suara tembakan terus tergiang dikepalanya
Elise Florence [Cinnamon]
Elise tidak bisa bertemu Ayah lagi...
Elise Florence [Cinnamon]
Lalu Kak Derrick... hiks...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Tenang Elise...
Aiden yang tidur disampingnya berusaha menenangkan Elise
Elise Florence [Cinnamon]
Aku takut kak...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Ada aku disini...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Tenang saja
Hingga akhirnya perang tak kunjung berhenti
Tentara pun kekurangan orang dewasa
Aiden dan Keil pun turun mengikuti perang
Elise Florence [Cinnamon]
Elise juga mau ikut!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kau sama ibu!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Jangan membuat ibu khawatir
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kakak akan pergi untuk melindungimu
Elise Florence [Cinnamon]
Elise juga ingin melindungi kakak!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Tidak!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Aku bisa melindungi diriku sendiri
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kau tunggu saja disini
Keil Hansen
Ada aku yang bersama dengan kakakmu
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
*angguk*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kami akan kembali dengan selamat
Elise Florence [Cinnamon]
Janji?
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Janji!
Aiden pun pergi ke medan perang dengan Keil
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Keil
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kalau aku tidak kembali dengan selamat-
Keil Hansen
*langsung menyentil dahi Aiden*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Aww!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Sakit tahu!
Keil Hansen
Kau pasti selamat
Keil Hansen
Kau kan sudah berjanji dengan Elise
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Ya, aku cuma mau bilang kalau misalnya aku tidak bisa-
Keil Hansen
*menyentil dahi Aiden lagi*
Keil Hansen
Selamat! Pasti selamat!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Duh! Biarkan aku selesai berbicara!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kalau aku gagal kau yang harus melindungi Elise
Keil Hansen
Tanpa kau bilang aku pasti melakukannya
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Baguslah
???
Musuh ada dimana-mana!
Suara tembakan terdengar disana-sini
Aiden terkena tembakan dilengan dan kakinya
Keil pun terluka tapi tidak separah Aiden
Keil Hansen
Aiden mundurlah!
Keil Hansen
Aku akan melindungimu!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Tidak-
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kita tidak bisa mundur
Sebuah peluru melesat ke perut Aiden
Keil Hansen
Aiden bertahanlah!
Keil Hansen
*berlari mendekati Aiden dan membawanya ke tempat yang lebih aman*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Keil...
Keil Hansen
Darahmu banyak yang keluar!
Keil Hansen
Jangan banyak bicara
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
*senyum*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Gantikan aku menjadi kakaknya Elise
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Tapi aku kakak yang jahat- uhuk-
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Dia lebih suka kau yang menjadi kakaknya...
Darah keluar dari mulut Aiden
Keil Hansen
Tetap saja kau kakaknya!
Keil Hansen
Dia berkata seperti itu hanya karena kau selalu membuatnya kesal!
Keil Hansen
Tapi dilubuk hati...
Keil Hansen
Kau juga kakak kesayangan!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Tidak...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kakak kesayangan Elise itu kak Derrick
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Dia tidak akan menagis sederas itu kalau aku yang meninggal
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Uhuk- uhuk
Keil Hansen
Berhenti berbicara!
Keil Hansen
Darahmu keluar terus!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Keil...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Sampaikan permintaan maafku pada Elise
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Aku sudah jadi kakak yang jahat...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Ka-katakan pada dia...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
A.. Aku... Sa-sangat... menyayanginya...
Detak jantung Aiden telah berhenti, dia sudah tak bernyawa
Keil Hansen
Elise itu juga menyayangimu tahu!
Terimakasih telah membaca episode ini
Jangan lupa komentar dan like, supaya Author tambah semangat 😊
Comments
kell >3
menangis tanpa suara adalah tangisan yang paling menyakitkan ☺️🥲
2023-06-16
2
noooo justru kalau gk ada orang yang diusilin lebih menyakitkan loh 😭😭😭
2023-01-16
1
MN.Aini
tidak Aiden😭😭😭😭
2022-09-16
1