Anya, Run Away! [Spy X Family]
Masa Lalu #2
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kakak lama sekali
Elise Florence [Cinnamon]
Yang kehausan aku
Elise Florence [Cinnamon]
Kenapa Kak Aiden yang protes
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Suka-sukaku dong
Elise Florence [Cinnamon]
Aku mau menyusul Kak Derrick
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Eh, aku juga mau ikut!
Derrick masih saja sembunyi dan mendengarkan percakapan kedua orang tuanya
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
(Mereka berdua tidak boleh tahu soal ini...)
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kak Derrick!
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
*terkejut*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kenapa kakak disitu dari tadi?
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Tidak jadi mengambilkan kami air?
Elise Florence [Cinnamon]
*angguk*
Elise Florence [Cinnamon]
Aku sudah menunggu lama
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
Ka-kalian...
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
Maafkan kakak cuma-
Mendengar suara ketiga anaknya, kedua orang tua itu langsung menghampiri anaknya
Brian Florence [Ayah Elise]
Kalian...
Brian Florence [Ayah Elise]
Sejak kapan disini?
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Barusan saja kami kesini Ayah
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kak Derrick yang daritadi ada disini
Brian Florence [Ayah Elise]
(Derrick?)
Brian Florence [Ayah Elise]
*melihat Derrick*
Brian Florence [Ayah Elise]
(Berarti Derrick sudah mendengar semua)
Brian Florence [Ayah Elise]
Kalian bertiga, sini mendekatlah pada Ayah
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Ada apa Ayah?
Mereka bertiga pun mendekat
Brian Florence [Ayah Elise]
Dengarnya
Brian Florence [Ayah Elise]
Besok kalian dengan Ibu harus pergi ke kota lain
Elise Florence [Cinnamon]
Kenapa?
Elise Florence [Cinnamon]
Ayah tidak ikut?
Brian Florence [Ayah Elise]
Tidak
Brian Florence [Ayah Elise]
Ayah harus tetap tinggal
Brian Florence [Ayah Elise]
Karena tempat ini akan diadakan renovasi besar-besaran
Brian Florence [Ayah Elise]
Desa kita akan menjadi kota!
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
(Ayah berbohong...)
Elise Florence [Cinnamon]
Sungguh?!
Brian Florence [Ayah Elise]
Iya, jadi Ayah harus tinggal untuk membantu pembangunan
Elise Florence [Cinnamon]
Tapi Elise ingin melihat prosesnya
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kau bodoh?
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kalau kau melihat prosesnya yang ada kau akan jadi pengganggu!
Elise Florence [Cinnamon]
Yah...
Brian Florence [Ayah Elise]
Maaf ya Elise
Brian Florence [Ayah Elise]
Besok pergilah kerumah nenek kalian ya
Brian Florence [Ayah Elise]
Menginaplah sampai semua telah berakhir
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
Ayah...
Brian Florence [Ayah Elise]
*memegang kedua pundak Derrick*
Brian Florence [Ayah Elise]
Jaga adikmu ya
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Tuh Elise jangan jadi anak nakal!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Nanti merepotkan!
Elise Florence [Cinnamon]
Aku bukan anak nakal!
Brian Florence [Ayah Elise]
Hahaha, iya Elise anak baik yang manis *mengelus kepala Elise*
Brian Florence [Ayah Elise]
Aiden kau juga harus jaga adikmu!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kalau merepotkan akan kubiarkan
Elise Florence [Cinnamon]
Tuh, kak Aiden jahat
Brian Florence [Ayah Elise]
Hahaha
Brian Florence [Ayah Elise]
Aiden, kau harus menjaga adikmu dengan baik setelah ini
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Iya Ayah!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Aku hanya memanasinya Elise tadi
Elise Florence [Cinnamon]
(Sungguh kakak yang menyebalkan)
Brian Florence [Ayah Elise]
Sekarang kemasi barang kalian
Brian Florence [Ayah Elise]
Dan dini hari nanti kalian sudah harus berangkat
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Eh, sepagi itu?
Elise Florence [Cinnamon]
Kalau Elise ngantuk gimana?
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
Aku akan menggendongmu
Elise Florence [Cinnamon]
Kak Derrick baik! *peluk Derrick*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Dasar manja!
Elise Florence [Cinnamon]
Biarin
Mereka sedang berada di gerbang untuk memasuki kawasan kota lain dan menyewa kereta kuda
Elise yang masih tertidur dengan nyenyak digendong oleh Derrick
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Semuanya pergi dari desa ini ya...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Dini hari pula
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
(Itu karena kita tidak tahu, kapan negara Ostania akan mulai menyerang kawasan ini)
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
(Ayah...)
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
*melihat ibunya yang sedang khawatir*
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
(Kumohon tetaplah selamat)
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
(Kami masih membutuhkanmu...)
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
(Aku juga tidak mau melihat kedua adikku bersedih)
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Ah, disitu ada Keil!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Hai Keil!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kau akan mengungsi kemana?
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Rumah kakek dari ayahmu atau kakek dari ibumu?
Keil Hansen
Kau bertanya santai sekali
Keil Hansen
Apa kau tidak tahu-
Keil Hansen
*melihat Derrick*
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
*geleng-geleng*
Derrick menandakan Keil untuk tidak memberitahu Aiden
Keil Hansen
(Aiden belum tahu soal perang ya?)
Keil Hansen
(Lalu Elise...)
Keil Hansen
*melihat Elise yang tertidur pulas*
Keil Hansen
(Sudah pasti tidak tahu, kalau tahu dia tidak mungkin bisa tidur...)
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Apa tahu apa?
Keil Hansen
Tidak, tidak bukan apa-apa
Keil Hansen
Kota yang kita tuju sama kok
Keil Hansen
Aku ke rumah kakek dari ayahku
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Bagus!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Kita bisa tetap bermain bersama
Tiba-tiba saja terdengar suara ledakan dari jauh
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Su-suara itu...
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Suara ledakan?!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Terlebih, itu arahnya dari desa kita!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Ayah bagaimana?
Diana Florence [Ibu Elise]
*menggenggam tangan Aiden*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
(Tangan ibu gemetar...)
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
*melihat Derrick*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
(Kakak hanya menundukkan kepalanya...)
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
(Ada apa ini?!)
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
(Perang?)
Aiden melihat asap kebakaran dari desanya
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
(Karena itu kami pergi dini hari?)
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
(Karena ada perang)
Elise Florence [Cinnamon]
Hn?
Elise Florence [Cinnamon]
Suara keras apa itu?
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
(Si manja malah bangun)
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
Bukan apa-apa Elise...
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
Kau tidur saja
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
(Elise jangan sadar...)
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Itu cuma suara ban meletus!
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
Tidur kembali sana!
Derrick Florence [Kakak Pertama Elise]
(Aiden...)
Elise Florence [Cinnamon]
Hn, baiklah *tertidur lagi*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
*menutup telinga Elise*
Aiden Florence [Kakak ke-2 Elise]
(Kau tidak boleh mendengarnya Elise...)
Terimakasih telah membaca episode ini
Jangan lupa komentar dan like, supaya Author tambah semangat 😊
Comments
MN.Aini
Aiden, km sebenarnya sangat menyayangi adikmu ya🤧🤧🤧
2022-09-16
3
MN.Aini
Keil seumuran Aiden tp udh tahu ya
keren😍
2022-09-16
2
MN.Aini
kasihan cma derrick yang tahu🤧
2022-09-16
1