di kerajaan equador
"kalian gagal menangkap putri azzura?"
"maafkan kami yg mulia"
beberapa pengawal bicara dengan nada ketakutan didepan pangeran mereka.
penasehat Equador berkata cepat
"jika rencana awal gagal,maka yang mulia bisa melanjutkan rencana ke dua"
"axe benar2 berhasil mendahului kita"
mata elang milik pangeran Equador menatap tajam kearah depan,tangannya mengepalkan tinju nya keras
"yang mulia, apakah kita harus membuat peringatan?"
pangeran Equador menggelengkan kepala nya cepat
"ambilkan kuda ku,kita akan membuat sebuah kunjungan"
"tapi yang mulia"
tanpa mempedulikan kata-kata penasehat nya,pangeran Equador segera beranjak dari tempatnya
#Siapa kau sebenarnya,sejak awal kau selalu berusaha mengambil apa yang menjadi hak orang lain,dalam beberapa tahun kau bisa menguasai penjuru negeri,kau membuat banyak wilayah menjadi kekuasaan mu,sekarang 2 kerajaan telah kau tundukkan, bahkan wanita ku juga masuk dalam perhitungan mu,rencana apa yang sedang kau susun,apakah kau sedang mencoba untuk menjadi tuhan? atau kau sedang berencana untuk melawan ku pelan-pelan!!!
******
Eshile berjalan berlahan melangkahkan kakinya ke kamar ke dua,menatap kearah ranjang kerajaan lekat-lekat,berjalan mendekati ranjang tersebut dengan anggun,dia melihat sosok seorang perempuan yang masih tertidur lelap dengan dada dan bahu yang sudah dibalut karena terluka.semakin berjalan mendekat,eshile semakin melihat kecantikan wanita tersebut.wanita tersebut tidur seperti seorang putri tidur,rambut perempuan tersebut begitu panjang dan indah,tubuh nya tidak setinggi eshile,tapi berat badannya tampak proposional,bibir merah yang membuat pria pasti ingin selalu menyentuhnya,bulu mata lentik dg alis indah,wajah perempuan itu begitu cantik dan halus,jika dilihat dari wajahnya,usia perempuan itu tidak beda jauh dengannya,dia menyentuh jemari perempuan itu pelan,membelai pelan rambut nya kemudian berkata pelan
"aku harap kau bahagia,meskipun nanti kau harus terluka karena dia.jika bukan karena mereka dan juga keluarga mu,hidup dia pasti baik-baik saja saat in,dia hanya mengambil apa yang menjadi hak nya sebelumnya,tidak lebih"
setelah berkata begitu,eshile menarik pelan tangannya
"jika kau bisa membuatnya jatuh cinta,mungkin perang ini tidak akan pernah terjadi"
sesaat azzura melakukan gerakan halus,dia merasa ada suara indah bergumam pelan di balik telinganya,tapi dia tidak dapat mendengar dengan jelas kata-katanya.
eshile merasa sedikit kaget dengan gerakan azzura
"putri,apa kau baik-baik saja?"
eshile bertanya lembuat kearah azzura
sangat sulit sekali rasanya membuka mata,azzura merasa tubuhnya sakit semua,apalagi di bagian bahu belakang & dadanya.pelan-pelan dia membuka matanya.
eshile dengan cepat menarik tali bell di samping meja kecil d hadapannya untuk meminta para dayang & dokter segera datang dan mengecek keadaan azzura
"apakah sakit?"
eshile kembali bertanya lembut
azzura mencoba membiasakan matanya dengan cahaya lampu di atas kepalanya,dia menatap kaget kearah seorang perempuan yang ada dihadapannya
*cantik*
azzura berkata pelan dalam hati,kemudian memegang bahunya yg terasa sakit
"dimana ini?"
saat sadar dia berada ditempat asing,kamar asing bahkan orang asing yang tidak dikenalnya.buru-buru dia bertanya dengan perasaan bingung kearah perempuan yang ada dihadapannya
eshile diam sesaat,dia berfikir bagaimana ekspresi azzura saat tau dia berada di kerajaan squartans?
"anda siapa,nona?"
azzura kembali bertanya Dengan perasaan bingung kearah perempuan asing yang baru dilihatnya
eshile menundukkan kepalanya pelan,kemudian sambil tersenyum kecil menjawab
"saya putri ke dua squartans,eshile esmirald"
azzura menatap kaget kearah perempuan yang ada dihadapannya nya
"squartans?"
sepertinya azzura sudah sepenuhnya sadar.azzura kaget bukan main saat mendengar nama kerajaan squartans,
azzura segera berdiri cepat dari posisi tidurnya dengan tubuh sempoyongan
"kamu masih terluka putri,sebaiknya kembali tidur untuk sementara waktu"
eshile memapah cepat tubuh azzura,seperti dugaannya putri azzura pasti panik saat dia mengatakan dimana saat ini dia berada.
belum sempat azzura menjawab,beberapa orang masuk ke dalam kamar yang ditempati nya
"yang mulia tuan putri"
semua orang menundukkan kepalanya
azzura merasa pusing dan tubuhnya masih terasa sakit,pandangannya menjadi kabur,dia diam sesaat kemudian kembali duduk dan tidur dibantu oleh eshild
"yang mulia ibu suri tiba"
sebuah teriakan dari depan terdengar
semua orang menoleh sambil menundukkan kepala dan tubuh mereka masing-masing
*ibu suri!"
azzura bergumam pelan,menatap wanita yg baru saja masuk kekamar ini,usia nya sekitar 40-45an,wajah cantik awet mudanya masih terlihat jelas,tubuhnya cukup tinggi dan matanya terlihat begitu indah,dari jauh wanita tersebut sudah tersenyum sangat ramah kepadanya,kesan yang di bayangkan nya selama ini sebagai sosok perempuan pendamping yang kejam pemimpin squartans dulu sirnah semua
"apa tubuhnya masih panas?"
suara lembut ibu suri terdengar indah di balik telinga azzura,kemudian ibu suri menyentuh hangat wajahnya
"demam nya sudah turun,ibu ratu"
eshile menyahut cepat ke arah ibunya
"hm"
ibu suri mengangguk,kemudian menatap tabjuk kearah wajah yang ada dihadapannya
"ternyata kau sangat cantik sekali,pantas banyak pangeran-pangeran memperebutkan mu untuk jadi pendamping mereka.ternyata kecantikan mu benar-benar sempurna"
ibu ratu memuji kecantikan azzura,dia paling suka melihat bola mata azzura yg indah,begitu bulat dan berwarna hitam gelap dilengkapi dengan bulu mata lentik alaminya.
azzura sedikit merasa malu,menundukkan kepalanya sambil mengucapkan terima kasih dengan suara pelan
"ibu suri terlalu memuji,itu hanya gosip belaka"
ibu suri mengelus lembut wajah azzura,entah kenapa azzura merasa tersentuh dengan kelembutan wanita yang ada dihadapannya
"dokter kerajaan,coba periksa kembali Keadaan putri alexus"
buru-buru dokter kerajaan mendekat,memeriksa tubuh azzura cepat
"butuh istirahat beberapa hari,semua akan baik-baik saja"
ibu suri dan eshile menatap senang kearah azzura,sesaat setelah semua pelayan dan dokter istana telah pergi
"tidak disangka,putri datang lebih awal ke istana kami"
ibu suri bicara cepat sambil menatap hangat ke arah azzura
"yang mulia squartans adalah putra tertua ibu,sikapnya memang sedikit dingin dan tidak peduli dengan orang-orang disekitarnya,tapi sesungguhnya hatinya sangat lembut dan juga penuh kasih sayang"
ibu suri menjelaskan secara detil tentang pria calon suami azzura
*tidak,bukan begini awalnya.rencana ibunya dan diri nya benar-benar jadi gagal total,harusnya ini menjadi sebuah pelarian tapi kenapa aku malah masuk lebih awal ke istana dan terjebak disini? harusnya aku bisa menghilang dan membuang mimpi mereka soal pernikahan ini,tapi kenapa aku malah harus sampai disini?apa yang harus aku lakukan?*
azzura mengencangkan pegangan selimut di tangannya,dengan perasaan khawatir yang bercampur aduk menjadi satu,dia merasa benar-benar sudah habis saat in
tiba-tiba dia ingat dengan hazel,dimana pengawal kepercayaan nya itu sekarang?
"hazel? apa yang terjadi dengan pengawal ku?"
azzura ingat saat dia kena panah atau tembakan,hazel dari arah Depan berteriak dengan histeris, selanjutnya azzura terjatuh dan ditangkap oleh seorang pria,dia tidak dapt dengan jelas melihat wajah pria itu,tapi aroma tubuhnya masih tertinggal jelas di indra penciumannya
"jangan khawatir,dia baik-baik saja,hanya cidera sedikit di lengannya.saat ini dia sedang istirahat di sisi timur istana"
eshild berkata cepat guna menghilangkan kekhawatiran azzura
azzura menarik lega nafasnya,dia paling takut kematian mendekati orang-orang kepercayaan dan juga orang-orang yang dicintainya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
Lovesekebon
Apa nantinya mereka menikah & bahagia thor🤔😊
2022-01-24
0
Ummi Zakiyah
selalu senang dgn karya authorrrrrrr
2021-09-26
1
Ummi Zakiyah
wadduuuuh .... klo sekarang barulah Q faham.... hahay
2021-09-26
1