"Dokter Anna," panggil Rayden ketika Anna dan Alam sudah masuk ke dalam ruangannya dan berdiri di samping ranjang bersama Alam.
Sudah cukup lama Rayden tidak bertemu dengan Alam, sejujurnya dia pun rindu. Masih ingat dengan jelas saat dulu dokter Alam memperlakukannya hangat. Namun sangat-sangat sadar jika kini keduanya memasang dinding pembatas.
Rayden melihat ketika kedua orang itu menatap ke arah Disha.
"Aku dan suami ku berniat pulang, lalu mendengar kabar perwat Disha jatuh pingsan, jadi kami singgah kesini," terang Anna, lebih dulu menjelaskan kenapa dia ada disini sebelum Rayden bertanya.
Alasan yang masuk akal. Batin Rayden. Sementara mulutnya hanya diam, tersenyum kecil.
Anna kemudian bergerak untuk menyentuh pergelangan tangan Disha, memeriksa denyut jantung sang anak. Memastikan sendiri bahwa anaknya baik-baik saja, namun Alam diam-diam memperhatikan raut wajah sang anak yang nampak tak tenang.
"Disha butuh istirahat, saya akan memerintahkan perawat untuk memindahkannya dari kamar ini," terang Anna. Bicaranya datar selayaknya dia selama ini. Tak terdengar cemas, takut apalagi gugup.
Rayden sungguh tak suka sikap dokter Anna yang seperti itu, membuatnya tak bisa menduga-duga.
"Tidak perlu dokter Anna, biar saja Disha tidur disini," jawab Rayden, dia bahkan mengelus puncak kepala Disha, masih sama-sama berbaring di atas ranjang sana.
"Tidak Tuan, biar Disha beristirahat di kamarnya sendiri, ini tidak pantas untuk dilakukan."
"Kenapa tidak pantas? aku tidak merasa keberatan sedikitpun, lagipula ranjang ku cukup luas untuk kami berdua."
Anna ingin kembali berucap, namun tertahan saat merasakan sang suami menyentuh lengannya dengan lembut, seperti sebuah isyarat untuk membuatnya diam, untuk membuatnya menuruti saja keinginan Rayden.
Anna menekan dalam-dalam egonya sendiri, dan kemudian tersenyum kecil ...
"Baiklah jika itu keinginan Anda, setelah Disha sadar nanti minta dia untuk banyak meminum air putih."
"Baik," jawab Rayden patuh, lengkap dengan senyumnya y…
My Geeky Doctor
MGD Bab 50 - Jalur Yang Berbeda
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 109 Episodes
Comments
Aysana Shanim
Keinget suka mojok ya kalian 😆
2025-02-17
0
Hariyanti
dilematis situasinya
2025-02-22
0
ǝs
harry atau benedict?
2025-01-09
0