Motor Angkasa berhenti di depan pagar emas diaman di dalam sanalah rumah Nasa berada.
Nasa sudah turun dari motor Angkasa dan kini ia tengah melepas helm berwarna hijau yang melekat di kepala nya.
Nathasa Cahaya Putri
Nih. [ menyerahkan helm tersebut pada Nasa ]
Angkasa Putra Camelio
Hem. [ menerima helm tersebut ]
Nathasa Cahaya Putri
Udah, pergi sana.
Angkasa Putra Camelio
Dih, ngusir lo. ( memasang mukanya yang menjengkelkan )
Nathasa Cahaya Putri
Hah... ( memutar bola matanya malas )
Tak berkata apapun lagi, Nasa berjalan mendekati pagar dan di bukannya pagar tinggi berwarna kuning keemasan itu dan masuk lah dia tanpa memperdulikan Angkasa yang tengah memaki dirinya.
Angkasa Putra Camelio
Woy!! Cewek gila!!
Tidak ada sahutan dari Nasa sama sekali, bahkan menoleh atau berhenti pun tidak. Gadis itu terus berjalan Masuk.
Angkasa Putra Camelio
Bener-bener gak tahu terimakasih ya tu cewek.
Seseorang
Non Nasa memang gitu mas.
Tiba-tiba kepala seorang penjaga rumah tersebut keluar dari balik jendela pos jaganya yang sukses membuat Angkasa terkejut.
Angkasa Putra Camelio
Aduh pak, saya kaget. [ mengelus dadanya ]
Seseorang
Maaf mas. ( nyengir )
Penjaga tersenyum nyengir hingga memperlihatkan gigi Kuning nya yang terlihat ada sedikit ampas kopi di sana.
Seseorang
Non Nasa itu punya prinsip, jangan bilang 3M sebelum benar-benar terdesak.
Angkasa Putra Camelio
3M?
Angkasa Putra Camelio
Uang?
Penjaga itu tergelak, kemudian menggeleng sambil berkata "tidak"
Seseorang
Bukan uang. Malainkan Maaf, Makasih dan Minta tolong.
Seseorang
Ketiga kata itu bagaikan sebuah keharaman yang tidak boleh di ucapkan oleh Neng Nasa.
Penjaga itu tergelak kemudian di ikuti tawa Angkasa.
Angkasa Putra Camelio
Bapaknya bisa-bisa aja. [ tertawa sambil menggeleng-nggelengkan kepala nya ]
Comments
Yuni Verro
3 M parah
2023-01-01
1
itsm_ta
nexttttttttttttttt thorrrrrr up lagi thorrrrrr
2021-12-12
5