Pernikahan Anjing Dan Kucing
Episode 15
Bukannya pergi, Haikal malah semakin mendekati Rara. Kemudian di peluknya tubuh gadis itu secara tiba-tiba, membuat sang empu kaget.
Haikal Rafiko
Maaf, gue salah. Maafin gue. ( bisiknya di telinga Rara )
Ralin Prima Azia
Lo gak salah, yang lo bilang bener kok.
Ralin Prima Azia
Gue emang gak bisa masak. [ menunduk sambil tersenyum masam ]
Haikal Rafiko
Hey, ayolah. [ menarik dagu Rara untuk mendongak ]
Haikal memutar tubuh Rara untuk menghadap dirinya.
Haikal Rafiko
Cuma gak bisa masak bukanlah hal yang sangat buruk, lagian kita bisa beli makanan di luar. [ menggenggam kedua tangan Rara ]
Haikal Rafiko
Cewek itu gak harus bisa masak Ra. ( menatap lembut mata Rara )
Haikal Rafiko
Kalau elo gak suka masak, maka jangan lakukan.
Haikal Rafiko
Karena sesuatu itu harus didasari oleh rasa suka dan keinginan, jadi jangan merasa buruk jika elo gak bisa masak.
Entah mengapa, Rara merasa sedikit tengah setelah apa yang Haikal katakan. Perlahan-lahan bayangan sosok laki-laki itu menghilang dari ingatan Rara.
Ternyata di saat-saat tertentu Haikal bisa menjadi lebih serius juga, bahkan laki-laki itu terlihat lebih dewasa di mata Rara.
Oke, Haikal tetap lah Haikal. Kini perut laki-laki itu sudah memberontak meminta untuk di isi.
Haikal Rafiko
Hehehe, gue laper. [ Melepaskan tangan nya dari menggenggam tangan Rara, kemudian memegang perut nya sambil memasak senyum kuda ]
Ralin Prima Azia
Ck, laper mulu. ( cibir nya meski dengan suara yang masih sedikit sesegukan )
Haikal Rafiko
Ye, gue kan makhluk hidup.
Haikal Rafiko
Makhluk hidup itu membutuhkan makanan untuk bertahan hidup, kalau gak makan nanti bisa mati Ra.
Ralin Prima Azia
Ya-ya-ya, suka-suka lo aja. ( Merotasi bola matanya malas )
Haikal tersenyum kemenangan, Tidak ada orang yang bisa menang jika berdebat dengan seorang Haikal. Bahkan seorang Ralin Prima Azia pun langsung menyerah.
Comments
.....
next
2021-12-08
1