Eps 3
Keesokan harinya kedua orang tua Axel datang ke mansion mereka.
Alana saat itu sedang berada di dapur untuk memasak sarapan pagi. Axel yang ada di meja makan hanya melirik dingin ke arah pintu yang di ketuk. Lalu kemudian setelahnya dia memberi kode Alana dengan matanya untuk membuka pintu.
Alana Alexandra
[Haish, apa dia tidak memiliki tangan? Apa dia nggak bisa lihat kalau gue lagi masak apa?!]
Alana Alexandra
(Batin Alana)
Alana lalu mencuci tangannya dan langsung pergi ke pintu depan untuk melihat siapa yang datang.
Alana Alexandra
Mama? Papa?
Dave (Papa Axel)
Hey, kenapa kamu terlihat kotor sekali nak?
Eren (Mama Axel)
Haish, apa Axel menyusahkan kamu?
Alana Alexandra
Aku hanya sedang memasak di dapur tadi, dan langsung ke sini membukakan pintu untuk kalian
Dave (Papa Axel)
Haish, lalu di mana si tuan muda manja itu?
Saat setelah menyindir Axel, tiba-tiba saja Axel langsung muncul di depan mereka dengan berkata dingin.
Dave (Papa Axel)
Hey kau ini seorang pria beristri!
Dave (Papa Axel)
Apa kau juga sedingin ini pada istrimu?
Axel
(Memutar mata malasnya sembari menghela nafas)
Axel
(Merangkul pundak Alana)
Alana Alexandra
[Apa yang dia lakukan? Kenapa tiba-tiba dia memelukku? Kayaknya ada yang nggak beres nih?!]
Alana Alexandra
(Batin Alana)
Eren (Mama Axel)
Nah gitu dong sayang
Dave (Papa Axel)
Haish, pasti dua hanya berpura-pura saja
Eren (Mama Axel)
Kamu ini gimana sih! Harusnya kamu itu dukung mereka
Eren (Mama Axel)
Biar kita cepat punya cucu
Eren (Mama Axel)
(Bisik Eren pelan namun di dengar oleh Alana dan juga Axel)
Alana yang mendengar itu langsung membulatkan matanya dan merasa sangat malu. Pipinya memerah bak buah tomat.
Eren (Mama Axel)
Oh iya nak, kalian berdua perbanyaklah makanan bergizi agar kalian cepat memiliki keturunan
Alana Alexandra
Ta-tapi tan,,,,
Alana Alexandra
(Terpotong)
Axel
Aku dan Alana akan memberikan kalian cucu yang sangat menggemaskan
Alana Alexandra
(Membulatkan matanya)
Axel
(Mengkode Alana dengan mengusap lembut pundaknya)
Alana Alexandra
[Dasar pria munafik, di depan aja sok baik tapi di belakang orang tuanya dia dingin kayak kutub]
Alana Alexandra
[Awas aja nanti]
Alana Alexandra
(Batin Alana menatap Axel)
Axel
Hey kenapa kau hanya diam saja?
Alana Alexandra
Ahh iya iya , apa yang dikatakan oleh Axel benar
Alana Alexandra
Kita akan memberi kalian cucu yang sangat menggemaskan
Alana mencoba membalikkan keadaan supaya Axel merasa bingung juga terkejut karena Alana membenarkan ucapannya yang tidak mungkin akan terjadi.
Axel
[Kenapa dia malah bilang kayak gitu? Harusnya dia cuma jawab iya doang?!]
Eren (Mama Axel)
Mama sangat senang mendengarnya
Eren (Mama Axel)
Kalau begitu kami permisi dulu ya
Eren (Mama Axel)
(Merangkul lengan Dave dan mengajaknya pergi)
Alana Alexandra
Loh, kenapa mendadak pergi, Ma?
Alana Alexandra
Kalian bahkan baru sampai?
Eren (Mama Axel)
Mama akan pergi ke rumah Mama kamu Alana, Mama juga akan bilang ke dia kalau secepatnya akan mendapatkan cucu yang menggemaskan
Alana Alexandra
[Ini semua gara-gara Axel! Kenapa tadi harus bilang kayak gitu sih!]
Alana Alexandra
(Batin Alana)
Axel
[Ini semua gara-gara lo, Al ! harusnya lo jangan nanggepin serius omongan gue tadi!!]
Setelah itu Mama dan Papa Axel pergi ke rumah orang tua Alana. Sedangkan Alana langsung melepaskan tangan Axel dari pundaknya.
Alana Alexandra
Haish, jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan!
Alana Alexandra
(Pergi begitu saja menuju dapur)
Axel
(Lirih Axel namun tak sengaja di dengar oleh Alana)
Alana Alexandra
(Menghentikan langkahnya)
Alana Alexandra
Apa kau bilang?
Axel
(Pergi begitu saja melewati Alana)
Alana Alexandra
Hay, kau!!
Axel
(Menghentikan langkahnya)
Alana Alexandra
Kita bahkan baru saja menikah kemarin!
Alana Alexandra
Bisa nggak sih lo nggak usah dingin ke gue?
Alana Alexandra
Apa lo kira gue mau di jodohkan sama lo??
Alana Alexandra
Akan lebih baik jika gue bersama dengan Jin daripada lo yang dinginnya kayak kutub begini!!
Axel
(Masih membelakangi Alana)
Axel
Gue harap para Jin mendengarnya dan akan datang nemenin lo bahkan mau menikah sama lo!!❄️
Alana Alexandra
(Memegang mulutnya)
Alana Alexandra
[Haish, nih mulut kenapa bisa ngomong kayak gitu sih?!]
Alana Alexandra
[Bisa-bisanya gue ngomongin Jin!! untung bukan iblis yang gue ucapin tadi, coba aja kalau iya, pasti gue bingung antara mau memusnahkan mereka atau justru menikah dengan mereka!]
Alana Alexandra
[Astaga, kenapa gue bisa mikir sampai sana sih?]
Alana Alexandra
[Dasar bodoh]
Alana Alexandra
(Batin Alana dengan memukuli kepalanya sendiri)
Axel
(Diam-diam memperhatikan Alana dari meja makan)
Axel
[Gadis gila! Apa dia sudah tidak waras lagi sampai memukuli kepalanya sendiri!]
Setelah itu Alana segera menyelesaikan masakannya dan makan bersama dengan Axel
Seperti biasa setelah makan Axel langsung pergi begitu saja dari meja makan
Hari itu Axel berangkat kerja di perusahaan miliknya
Tanpa berpamitan dengan Alana, Axel langsung menggunakan earphone dan memasangnya di telinganya
Alana Alexandra
(Melihat Axel yang keluar dari mansion)
Alana Alexandra
Haish, apa dia memang tidak sopan seperti itu?
Alana Alexandra
Bahkan pergi pun tidak pamit!!
Alana Alexandra
Memangnya aku ini dianggap apa? Makhluk tak kasat mata?
Alana Alexandra
(Gerutu Alana)
Comments
Oktavia Haniastuti
up yang banyak thor
2021-12-04
5
roni fit
up
2021-12-04
16
Anggraini
Lanjut thor
2021-12-04
24