"Dasar Om galak!" Sungut Sofi lalu memakan nasi goreng tersebut. "Anda sangat pandai memasak, ini nasi goreng terenak yang pernah saya makan!" Puji Sofi mengangkat dua jempolnya.
Om Yogi
"Mulai besok, kau yang akan memasak." Titah om Yogi membuat wajah Sofi yang tadinya berbinar langsung meredup.
Sofia Vergara
"Tapi masakan saya tidak seenak ini!" Sungut Sofi memayunkan bibirnya.
Om Yogi
"Intinya kau bisa masak," balas om Yogi datar.
Sofia Vergara
"Baiklah. Apa anda memiliki alergi, udang misalkan atau alergi dengan ayam!" Tanya Sofi polos
Om Yogi
"Aku tidak mempunyai alergi apapun terkecuali racun tikus," balas om Yogi santai membuat Sofi mengepalkan tangannya karena merasa gemas dengan om Yogi.
Sofia Vergara
"Baiklah besok saya akan memasak ikan bakar di cocol pakai racun serangga," celetuk Sofi membuat om Yogi mengangguk kepalanya sesaat.
Om Yogi
"Apa kau bilang? Ikan bakar di cocol racun serangga!" Sentak om Yogi menatap tajam ke arah Sofi seolah-olah ingin menguliti nya hidup-hidup.
Sofia Vergara
"Ya, habis jawaban Anda selalu membuat saya kesal. Mana ada orang yang tidak alergi racun tikus. Seharusnya Anda menjawab kalau anda tidak memiliki alergi apapun! Apa susahnya sih, pak tua!" Omel Sofi.
Om Yogi tersedak ludahnya ketika mendengar Sofi memanggilnya dengan sebutan pak tua. Apakah dia setua itu.
Om Yogi
"Mulai sekarang jangan memanggilku pak tua dan jangan memakai kata saya dan Anda lagi! Kau itu istriku bukan bawahan ku. Meski tidak ada cinta di antara kita." Tegas om Yogi.
Istri! Kata itu terngiang-ngiang di telinga Sofi. Entah mengapa seperti ada ribuan kupu-kupu yang menggelitik di perutnya.
Sofia Vergara
"Lalu apakah kita akan melakukan ekhm ekhm setiap malam. Seperti orang menikah pada umumnya?" Tanya Sofi dengan pipi merona.
Om Yogi
"Apa kau sakit tenggorokan? Kenapa kau berbicara banyak ekhmmm ekhmmm nya?" Tanya om Yogi polos.
Comments
Anonymous
😄😄😄
2022-07-03
0
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
😂😂😂ekhem ekhem
2022-05-30
0
Dewi bohay
aduuuh kok kayak orang keselek isi kedondong siiih🤣🤣🤣🤣
2022-02-19
0