"Senior lebih baik kita lihat saja " ujar salah satu murid tersebut
"Hemmm, baiklah ayo...! tapi kita hanya akan memantau situasi saja bila itu ternyata berbahaya kita lebih baik lari saja, kita hanya menjalankan misi bukan untuk bunuh diri, kalian paham .. " Balas seorang pria berusia 30 tahun sambil Menggangguk dan lalu berjalan memimpin jalan menuju tempat ledakan
" ayo"
"Baik"
balas murid yang lain dengan serentak lalu mengikuti nya sari belakang
Sesampai nya di sana mereka melihat 3 orang, satu laki laki dan dua perempuan yang cantik dan anggun yang membuat mereka yang melihatnya seakan akan melihat bidadari turun dari surga, mata mereka menatap tanpa berkedip dan juga tubuh mereka mematung selama beberapa detik
"Siapa disana? " Teriak sahut Xuan ying yang mengetahui keberadaan mereka ber 5, dan langsung menyuruh mereka keluar, dengan suara dari Xuan Ying Mereka ber 5 keluar dan lalu mereka menghampiri ketiganya
"Maaf Nona kami hanya lewat dan tak sengaja mendengar suara ledakan, dan kami merasa ledakan itu berasal dari sini, jadi kami ber inisiatif kesini setelah mendengar ledakan tersebut" balas pria berusia 30 tahun
Xuanying yang Sedari awal tau keberadaan mereka sebelum sampai disana karena mengedarkan kesadaran ilahi nya untuk mengetahui sekitarnya, "Oh ... memang ledakan itu Berasal dari sini tapi itu bukan apa apa, jadi sebaiknya kalian kembali ke tujuan kalian. dan jangan mengganggu kami" Seru Xuan Ying dan menyuruh mereka untuk pergi
Tapi salah satu dari mereka tidak menerima diperlakukan seperti itu" Kau hanya orang sombong, berani sekali beebicara pada kami seperti itu apa kau tidak tau siapa kami heh ??" Seru salah satu dari 5 pria itu bersuara lantang sambil menunjuk kan jarinya ke arah Xuan ying
Seketika kedua kaka beradik yang menjadi bawahan Xuan Ying itu pun marah mendengar ucapan mereka dan mengeluarkan aura bertarung nya yang satu di tingkat 1 Jiwa dan satunya lagi di tingkat puncak Roh
Seketika itu juga mereka kaget melihatnya, karena mereka yakin bahwa ketiga orang di depannya jelas lebih muda dari mereka, dan pria yang berusia 30 tahunan itupun menengahi mereka, karna dia merasa latar belakang ke tiganya tidak sesederhana kelihatanya, " Maaf saudari kami bersikap lancang , perkenalkan kan nama saya Jiang Kun dari sekte Maung Bodas, Maaf sebelumnya kalau junior kami bersikap tidak sopan!," laki laki itu lebih pintar dan terlihat berpengalaman dalam menyelesaikan masalah seperti ini seperti dia seeing menjumpai hal seperti ini sikap tenang dan cepat tanggapnya membuat Xuan Ying kagum
"Oh kau Jiang Kun dari keluarga Jiang kah? yang katanya kelurga Jiang yang terkenal dengan teknik Tombaknya kah?" Balas Xuan Ying sambil melambaikan tangan nya tanda dia menghentikan kemarahan kaka beradik di belakangnya
Melihat itu kaka beradik itu menarik kembali aura bertarungnya dan mundur dua langkah yang awalnya ingin melangkah menyerang kelima orang itu
cih' suara kesal dari pria yang menunjuk Xuan Ying tadi
"Suatu kehormatan nama kecil saya bisa di ketahui oleh Nona nona dan tun muda ini, Kalau boleh tau swdang apa kalian bertiga disini, ?" Balas Jiang kun sambil memberi rasa hormat
"Ah kami? urusan kami sudah selesai kami akan kembali, sebaiknya kalian urus urusan kalian, karena kami juga akan pergi, selamat tinggal," Balas Xuanying" Ayo Xiocai Xiaocan, kalian ayo " saru ajakan Xuan Ying kepada para pengikutnya untuk ikut pergi meninggalkan tempat itu
"Nona tunggu...," Teriak Jiang Kun yang di abaikan dan tidak di hiraukan oleh Xuan Ying, Xuan Ying melesat pergi membawa para Bawahanya pergi dari sana
\=\=\=\=\=\=\=
Di kota harimau, Kediaman Xuan
Disebuah aula besar,yaitu aula utama keluarga Xuan duduk seorang laki laki yang gagah dengan pakaian putih di tutupi jubah berwarna biru sedang duduk didampingi seorang wanita cantik dan beberapa pria paruh baya duduk di kursi yang sudah disiapkan, Pria yang duduk di kursi paling menonjol itu tak lain adalah Patriak keluarga Xuan, bernama Xuan Gong dan disampingnya adlah istrinya yang sekarang yaitu Zao yuan dari keluaga kelas dua yang sama seperti keluaga Cen dan juga keluaga Jiang tang sudah di temui oleh Xuan Ying
"Patriak sepertinya pemilihan murid tanah suci sekarang Nona ketiga dan Tuan muda akan menjadi calon yang sudah pasti akan masuk hitungan yang diperhitungkan oleh Istana suci" Kata salah satu pria paruh baya yang hadir di pertemuan tersebut
"Ah betul seperti yang tetua Kedua Katakan Nona dan tuan muda belum berusia 20 tahun dan sudah masuk ke tongkat jiwa , Tuan muda berusi 19 tahun dan sudah di tingkat puncak jiwa dan nona muda sepertinya sebelum kompetensi yang akan diadakan 6 bulan lagi dia akan naik ke tahap 8 tingkat jiwa" Sahut salah satu pria paruh baya yang ada di kursi sebelah kiri dari kursi Patriak keluarga sambil melirik ke arah tetua ke 2 dan langsung menatap kedua anak yang sedang di bahas nya yaitu Xuan Yao Fei dan Xuan Liang mereka adalah jenius muda dibawah usia 20 tahun yang susah menemukan Lawan tanding
"Fei'er, Liang'er kalian harus membuat keluarga kita semakin memanjat lebih tinggi lagi agar posisi kita sebagai pemimpin dari 4 keluarga besar makin meningkat dan bila kamu masuk ke salah satu istana suci bahkan Kaisar sendiri Takan bisa menolak mu menjadi menantunya," Sahut pria paruh baya lainya yang hadir Diana sambil menatap Xuan yao fei
"Tentu Tetua ke 7 , aku selaku Jenius pertama keluarga Xuan aku akan membawakan kemenangan bagi keluarga Kita, aku berjanji akan masuk ke salah satu istana suci dan aku pasti akan membuat Pangeran long dan bahkan Kaisar pun memohon untuk menjadikan ku menantunya," Balas Xuan Yao fei dengan nada sombong dan bangga akan dirinya sendiri, seakan akan semua nya sudah ada di genggaman tangan nya
"Haish ambisi anak ini terlalu tinggi, aku takut dia akan terkena gangguan jiwa ketika dia mendapatkan kegagalan walau hanya sekali dan dia tidak akan bisa mengembalikan baik jiwa dan mentalnya karena dia selaku di perlakukan sangat manja oleh kalian," Tiba tiba suara orang tua sepuh terdengar dari luar
"salam sepuh agung"
"Salam sepuh agung"
serentak mereka berdiri dan memberi hormat kepada orang yang tadi berbicara, sebab orang yang tadi bicara adalah sepuh dari keluarga Xuan
Mendengar itu Xuan Yao fei dan Zao yuanmengweutkan
" Apa maksud kakek, kenapa kakek bicara seperti itu bukanya mendukungku malah mendo'akan ku yang tidak tidak" Seru Xuan Yao fei membalas suara yang di lontarkan oleh kakeknya itu, ya faktanya seperti itu
Hallo sob!? gimta suka!? vote,like share jangan lupa ya kritikanya juga kalo ada yang salah, biar tambah ilmu authornya!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 181 Episodes
Comments
Nuddin Salim
ah,... duRasinya dikit mamat bosqu tambah dikit napa... 🙏
2024-07-31
0
anggrek violet
ko' sih ayahbya Ying ga nanya anaknya kurang 1,,,,,emang ayahnya ga sadar kalo anak dri istri sah nya ga ada sudah beberapa tahun belakangan ini,,,,
2022-05-25
0
Vivi Cicilia Tanaya
Cucunya yg hilang lama ga ada yg peduliin ya
2022-04-28
0