Chapter 11 : Makam Kuno

Sesudah Membaca Ada Baiknya di Biasakan Untuk Menekan Tombol Like atau Favorite, Karena itu Adalah Cara Paling Mudah Untuk Menghargai Author

Catatan *

Chapter Kali Ini Hanya Sementara, Jika Sudah Terdapat Ide Yg Lebih Baik. Maka Chapter Ini Akan Diubah

[Selamat Membaca]

"Bagus.. Ini Berhasil"

"Dimana Lokasinya" Ucapku

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

| Menghitung. . . |

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

| 300 Meter Didepan Lalu Belok Kanan |

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

"Baiklah,Ayo Kita Kesana" Ucapku

Setelah Mendapat Lokasi Dari Sistem, Aku Lalu Pergi Menuju Arah Yg Ditunjuk Oleh Sistem

'Step' Berhenti Berjalan

"Bagus,Aku Sekarang Berada Dilokasi"

"Tapi, Dimana Makam Itu Berada"

"Aku Tidak Melihatnya" Ucapku Sambil Melihat Lihat [ Mancari Makam ]

"Oi, Sistem Apakah Benar Disini Tempatnya" Ucapku

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

| Benar, Anda Tepat Dilokasi |

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

"Lalu, Dimana Makam Itu Berada" Ucapku

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

| Tepat Disebelah Kanan Anda |

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

"Hmm..."

"Dimana Makam Itu Berada,Aku Tidak Melihat Makam Itu"

"Oh,Apakah Mungkin Makam Itu Tertutupi Dinding"

"Mungkin Jika Aku Bisa Menghancurkan Dinding Itu,Aku Akan Bisa Masuk Ke Makam Itu"

"Baiklah, Mari Kita Coba" Ucapku Dalam Hati

Setelah Itu Aku Sedikit Mundur Dari Dinding Gua Disebelab Kananku, Dan Bersiap Menghancurkannya

"Explosions Arrow"

'Whuush' Panah Melesat

'Stack' Panah Menancap Di Dinding Gua

'Duuaarrr' Anggap Aja Efek Ledakan

'Tak⁴' Puing² Berjatuhan [ Cuma Sedikit ]

"Cih,Belum Hancur ya"

"Baiklah,Kali Ini Lebih Banyak Panah" Ucapku

"Explosions Arrow 3 × "

Whuush³' Panah Melesat

'Stack³' Panah Menancap Di Dinding Gua

'Duuaarrr³' Anggap Aja Efek Ledakan

'Bruukk' Suara Dinding Gua Hancur

"Bagus, Itu Berhasil" Ucapku

Setelah Dinding Gua Hancur,Aku Lalu Memasuki Ruangan Itu

'Step³' Berjalan Memasuki Ruangan

"Wooaahh.. Ruangan Ini Terlihat Menyeramkan" Ucapku

Tak Lama Aku Sampai Diujung Ruangan [ Makam ]

"Oh, Apakah Ini Tempatnya"

"Tidak Terlihat Apa Apa" Ucapku

'Bwuush⁴' Api Menyala

"Woah.. Keren"

"Huh, Apa Itu"

"Seorang Ras Peri" Ucapku

Aku Lalu Mendekati Peri Itu

'Clingg' Anggap Aja Efek Keluar Cahaya

"Hah, Apa Yg Terjadi" Ucapku

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=

| Anda Mengaktifkan Makam |

\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

| Memulai Ujian |

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

Catatan *

Disini Letak Peri Itu Ditengah Tengah Altar, Karna Altarnya Tertutupi Debu,Jadi Membuatku Tidak Mengetahuinya

Untuk Informasi Lainnya ,Tunggu Aja

*Membuka Mata*

"Emm.. Dimana Aku" Ucapku Sambil Mengusap Mata

"Eh, Bukannya Ini ,Rumahku"

"Ahh ,Apakah Aku Sudah Keluar Dari Game" Ucapku

"Akhirnya,Aku Bisa Keluar Dari Game" Ucapku Sambil Menangis

"Oh Iya,Aku Harus Menemui Ibuku,Mereka Pasti Khawatir" Ucapku

Aku Lalu Bergegas Keluar Dari Kamar Dan Turun Ke Ruang Tamu Untuk Menemui Ibuku

"Ibu" Ucapku

"Dimana Ibu, Apakah Dia Sedang Berbelanja"

"Ya Sudahlah,Aku Akan Menemui Temanku Dulu [Katagiri Satou], Siapa Tau Sepulang Aku Dari Rumah Satou, Ibu Sudah Pulang" Ucaku

Setelah Itu Aku Lalu Pergi Ke Rumah Satou

~Ding Dong Ding Dong~ Suara Aku Memencet Bel Rumah Satou

"Satou Apakah Kau Ada Dirumah" Ucapku

"Tunggu Sebentar" Ucap Seseorang

"Klek" Suara Pintu Terbuka

"Siapa ya" Ucap Ibu Satou

"Oh, Ini Saya Kirishima Ryuuki" Ucapku

"Siapa ya,Aku Tidak Kenal" Ucap Ibu Satou

"Aku Temannya Satou" Ucapku

"Oh,Temannya Satou,Tunggu Sebentar Akan Kupanggilkan" Ucap Ibu Satou

"Satou Ada Temenmu Nih" Ucap Ibu Satou

"Tunggu Sebentar" Ucap Satou

'Step' Suara Berjalan

"Siapa ya" Ucap Satou

"Ini Aku Ryuuki" Ucapku

"Hmm.. Siapa Ya Aku Tidak Kenal" Ucap Satou

"Jangan Bercanda,Ini Aku Kirishima Ryuuki,Temen Masa Kecil"

"Kita Sering Bermain Dan Belajar Bersama" Ucapku

"Hmm.. Entahlah Aku Tidak Ingat"

"Aku Ingat Temen Masa Kecilku Bernama Nakamura Rin"

"Aku Tidak Mengingat Aku Mempunyai Teman Bernama Kirishima Ryuuki" Ucap Satou

"Eh, Ini Aneh, Kenapa Satou Tidak Mengingatku"

"Apakah Dia Hilang Ingatan??" Pikirku

"Emm Kalau Begitu Aku pulang Saja, Sepertinya Kau Tidak Ingat Aku"

"Sampai Nanti" Ucapku

"Ya, Sampai Nanti" Ucap Satou

"Orang yg Aneh" Pikir Satou

'Step' Berjalan

"Hmm.. Ini Kenapa Mereka Tidak Mengenaliku"

"Padahal Aku Sering Kerumah Satou Dan Bermain"

"Tapi Kenapa Mereka Seolah Olah, Tidak Pernah Bertemu Denganku" Pikirku

Setelah Itu Aku Lalu Pulang Kerumah

"Aku Pulang" Ucapku

'Step' Suara Aku Menaiki Tangga

"Eh,Siapa Kamu"

"Kenapa Kamu Bisa Masuk Kerumah Ini" Ucap Ibuku

"Eh,Ini Aku Kirishima Ryuuki, ibu" Ucapku

"Siapa Itu Kirishima Ryuuki, Aku Tidak Mengenalnya"

"Mau Apa Kau Dirumah Ini" Ucap Ibuku

"Ini Aku bu Kirishima Ryuuki, Anakmu" Ucapku

"Siapa Kau,Aku Tidak Pernah Mempunyai Anak Bernama Kirishima Ryuuki"

"Anakku Bernama Saitou Yuichi,Bukan Kirishima Ryuuki"

"Apakah Kau Ini Pencuri" Ucap Ibuku

Setelah Itu Ibuku Bergegas Ke Dapur Dan Mengambil Pisau. Karna Aku Terkejut Melihat Ibuku Berlari Kedapur Dan Ingin Mengambil Pisau, Aku Lalu Bergegas Pergi Kekamar Dan Langsung Mengunci Pintu.

'Klek' Suara Pintu Terkunci

"Hei hei hei, Ada Apa Ini"

"Tadi Satou Dan Ibunya Tidak Mengenalku,Sekarang Ibuku Sendiri"

"Sebenarnya Apa Yg Terjadi" Ucapku

'Akh' Ucapku [ Merasa Sakit Dikepala ]

*Sekilas Melihat Ingatan Saat Dimakam*

"Apa Itu Tadi"

"Ah,Aku Ingat Bukankah Aku Sedang Bermain Game Dan Tidak Bisa Keluar Dari Game Itu"

"Dan Waktu Itu Aku Masuk Kesebuah Ruangan, Dan Menemukan Sebuah Peri"

"Disaat Aku Ingin Menyentuhnya, Tiba Tiba Aku Pingsan" Pikirku

"Hmm... Kalau Dingat Lagi,Bukankah Yg Kucari Itu Makam Kuno"

"Jadi Mungkin Yg Kutemukan Sebelumnya Itu Adalah Makam ya"

"Tapi Kenapa Aku Bisa Ada Disini"

"Sepertinya Cuma Ada 2 Kemungkinan, yg Pertama Adalah Ini Ilusi [ Jebakan ], Dan Yg Kedua Adalah Ini Adalah Ujian"

"Karna Disana Sebelumnya Ada Seorang Peri,Kemungkinan Ini Adalah Ujian Makam" Pikirku

"Hah.. Meskipun Aku Mengetahui Kalau Ini Ujian, Tapi Bagaimana Aku Bisa Keluar Dari Sini"

"Mungkin Aku Harus Mempunyai Tekad yg Kuat Untuk Kembali"

"Sepertinya Cuma 1 Cara Untuk Membuktikannya" Pikirku

Setelah Itu Aku Lalu Pergi Ke Meja Belajarku Dan Mengambil Sebuah Cutter

'Klek³' Suara Mengeluarkan Mata Pisau Cutter

"Apakah Kau Yakin Ryuuki,Kalau Kau Gagal Kau Akan Mati"

"Kalau Tidak Dicoba, Maka Aku Tidak Akan Tau" Pikirku

Catatan *

Dia Sedang Bicara Dengan Diri Sendiri

"Kalau Aku Ingin Kembali,Aku Harus Bisa Melalui Ujian Ini" Ucapku

'Jleb' Suara Aku Menusuk Jantungku

'Kugh' Ucapku

'Brak' Anggap Aja Suara Tubuhku Terjatuh

"Ah, Sepertinya Aku Gagal ya"

"Cih, Sialan!! Padahal Aku Tidak Ingin Mati"

"Sepertinya Inilah Akhirnya" Pikirku

*Kesadaran Mulai Menghilang*

.

.

.

~Mati~

.

.

.

'Ding' Suara Sistem

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

| Selamat Anda Berhasil Melewati Ujian Makam |

-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-\=-

~To Be Countinued~

Jika ada yg Salah atau Kurang Bagus Silahkan Berkomentar

Saya Akan Menerima Kritik dan Saran

Salam Author Hideki Arata

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!