Malam hari tiba dan itu waktunya Itsuki bertanding.Sudah ramai orang menunggu duel Itsuki dan Kai sambil berpesta dengan hidangan yang banyak mereka melakukan berbagai acara sebelum duel dimulai.
Itsuki yang sudah ada di pesta hanya duduk di jendela sambil minum segelas anggur segar sambil menatap bintang.
Para pahlawan yang melihat itu mendekat ke Itsuki bersama para petualangnya.
"Oh ada yang sendiri sambil melamun memikirkan kekalahannya",sapa Sakura.Itsuki tak menghiraukannya.
"Hei Sakura jangan begitu lah,meskipun dia akan kalah dan menerima kenyataannya tapi kasihan kalau kau memberi tahu masa depannya sebelum terjadi",kata Kai.
"Oh maaf - maaf,aku keceplosan tadi",sahut Sakura.
Itsuki masih tidak menghiraukan mereka yang bicara.Dia terus menatap langit dan bintang tanpa berpaling sedikit pun.
Terdengar suara raja dari sebuah sihir yang berguna untuk menyampaikan sebuah pesan.
"Hai para warga ku sekalian,sekarang sudah waktunya acara utamanya dimulai",kata raja di pesan itu.
Semuanya berkumpul di tempat duduk sambil menikmati hidangan yang ada di tangan mereka.
"Baiklah kita panggil pahlawan kita!!,Pahlawan semangat!!",kata raja sambil diiringi oleh suara tepuk tangan dan sorakan.
Lalu Kai muncul ke arena pertarungan.
"Satunya kita sambut Pahlawan kegelapan",kata raja dengan nada datar.Tidak ada tepukan apa - apa yang didapat Itsuki tapi dia tetap masuk tanpa menghiraukannya.
"Hai Itsuki aku sudah lama lo ingin menyerang mu karna saat itu kau melakukan hal yang tidak sen*noh kepada Sakura,disinilah aku akan membalaskannya!!",Teriak Kai.
"oh",Itsuki masih tak menghiraukannya.
"Kalau kau mati jangan salahkan aku ya",kata Kai sambil menyerang di hadapan Itsuki.
"Sihir semangat api : ujung tombak membara",rapalan sihir Kai.
Kai menyerang dengan cepatnya ke Itsuki dengan menusukkan tombak apinya ke tubuh Itsuki.Tapi semua tusukan itu tidak ada yang kena.Itsuki terus menghindar kanan kiri untuk menghindari serangan dan dia tidak balik menyerang.
"Ada apa Itsuki,kau tidak menyerang",Kata Kai.
"Kau yakin aku disuruh menyerang?",tanya Itsuki.
"Tentu saja aku yakin,karna seranganmu tidak akan berguna kepada ku",kata Kai meremehkannya.
"Sihir kegelapan : bayangan pengganti jiwa tak berujung",rapalan sihir Itsuki.
Itsuki berubah menjadi banyak dengan membuat bayangan dari sihir kegelapannya.
"Kau pikir aku tidak tahu yang mana yang asli",Teriak Kai sambil menyerang Itsuki.Tapi ternyata yang dia serang adalah bayangan Itsuki saja.
"Apa!!",Kai kaget.
Sihir Itsuki bisa membuat bayangan diri dan juga berpindah jiwa ke bayangan yang lain,tapi trik ini hanya berguna selama tiga kali dan juga sihir ini menggunakan banyak sekali Mana.
Bayangan Itsuki menyerang menggunakan pukulan ke arah Kai.Tentu kai tidak diam saja "sihir semangat api : Putaran semangat api",Kai memutar tombaknya yang kini semuanya berapi dan membentuk sebuah badai,lalu menghancurkan semua bayangan Itsuki.
"Hmm..",tersenyum
"Kupikir sihir itu sangat hebat bahkan bisa sampai membakarku ternyata tidak ya",kata Itsuki sambil meremehkan Kai.
"Diam kau memangnya kau bisa mengalahkan ku!",bentak Kai marah.
"Mengalahkanmu?,aku lebih serius melawan seekor kucing daripada melawan mu",Kata Itsuki yang masih meremehkan Kai.
"Oh kalau begitu keluarkan sihir andalanmu biar kutangkis",tantang Kai.
"Kau yakin?,kalau terbunuh aku tidak bersalah ya.Raja!! kau dengar kan!!kalau dia mati aku tidak tahu lo",teriak Itsuki memanggil raja yang sedang menonton.Raja hanya diam melihatnya.
"Raja izinkan lah aku tidak akan mati hanya karna sihir kecilnya itu",kata Kai.
"baiklah kalau begitu pahlawan",sahut raja.
"bagus sudah diputuskan",ucap Itsuki.
"Sihir kegelapan : Penjara neraka",sihir ini adalah sihir andalan Itsuki yang kedua.Sihir ini membuat lawan tidak punya waktu untuk bertindak sebelum sihir ini selesai.
Muncul sebuah tiang salib yang menarik tubuh Kai lalu menggantungnya di salib itu.Lalu muncul sebuah duri yang menusuk tubuh Kai,tapi karena Itsuki masih punya hati nurani meskipun sudah sulit untuk diperbaiki,duri yang menusuk Kai itu tidak mengenai titik vital Kai.Ritualnya belum berakhir sampai sana,muncul lagi sebuah pedang berwarna hitam menusuk - nusuk tubuh Kai yang diselimuti duri tadi.
"Hentikan!!",teriak raja.
"Hentikan?,jangan bercanda!!,ini adalah rasa sakit yang selama ini kurasakan meskipun lebih sakit dari ini.Rasa sedih,sepi,dendam,sakit menyelimuti ku,dan sekarang kau menyuruh ku berhenti?.Kalau aku mau aku juga bisa menusukmu dengan satu duri kok....(Lalu satu duri hitam muncul dan bersiap menusuk wajah raja)....Kenapa takut?",tanya Itsuki sambil melepaskan rasa sakit yang selama ini dia tanggung.
Kai terjatuh ke arena,tapi dia masih bisa bicara dan bergerak."Kau memang hebat",kata Kai.
Dan sekarang sudah ditentukan pemenangnya yaitu Itsuki.Raja sangat marah melihat Itsuki.
"Sekarang lepaskan dia",suruh Itsuki.Prajurit lalu ingin memotong tali yang mengikatnya namun "melepaskannya?,jangan harap!,eksekusi sekarang!!",teriak raja menyuruh prajurit.
"Hahahahah,lihatlah kematian orang yang kau perjuangkan ini",kata raja dengan tertawa.
~Bersambung~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments