Apa kalian tahu apa itu Survival Game?
Survival Game adalah subgenre/tema game yang mengharuskan kita bertahan hidup di dunia yang tidak bersahabat, dengan mengumpulkan item tem untuk bertahan hidup.
Namaku Akira. Suatu hari, aku sedang membersihkan rumah baruku, aku baru pindah kemarin jadi aku masih harus membersihkan beberapa ruangan seperti loteng atau kamar
" semua ruangan sudah ku bersihkan, tinggal loteng saja "
Aku pun pergi ke loteng untuk melanjutkan tugas bersih bersih ku.
Lotengnya sangat berdebu, ada banyak sekali kardus kardus bekas yang sudah menjadi sarang laba - laba. di sudut ruangan terdapat cermin yang di tutupi oleh kain putih.
" Dari semua benda yang ada di sini, kenapa hanya cermin itu yang masih terlihat baru? "
Karna penasaran aku pun membuka cermin itu, cerminya masuh benar benar bagus, tidak ada retak sedikitpun. Pantulan cahaya matahari membuat cermin itu terlihat bersinar akantetapi, keanehan pun terjadi
Semakin lama cermin itu terkena cahaya matahari semakin bercahaya cermin itu.
" Hanya perasaanku saja.. atau cermin itu semakin berubah warna? "
Tak lama kemudian cermin itu mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan lalu berubah warna menjadi putih.
" kenapa cerminya menjadi seperti ini? " aku pun menyentuh cermin itu, tetapu aku malah terjatuh kedalam cermin itu.
Saat aku membuka mata, terlihat sekitarku seperti melesat di dimensi waktu. Saat aku sadar, ternyata aku sedang jatuh. Seketika diriku panik, aku mulai semakin panik ketika muncul suara robot AI perempuan entah dari mana.
Suara itu mengatakan
" Selamat datang di Fantasy world survival "
sambil merinding karena mendengar suara asing tiba tiba aku bertanya " Apa maksudmu?! "
tetapi suara itu tidak menjawab pertanyaanku.
Suara itu pun muncul kembali bersama dengan sebuah layar karakter " Silahkan membuat karaktermu. Karakter hanya bisa di buat 1 kali, jadi pikirkanlah baik baik"
" Karakter?! apaan sih? emangnya ini game apa? "
Lagi lagi ia tidak menanggapi pertanyaan ku, ia malah mengulangi perintahnya
" silahkan buat karaktermu - "
aku menyela kata katanya karena kesal "Iya iya nih aku buat" dengan suara lantang
Akhirnya aku menuruti kata katanya. Di layaritu munc warna mata, rambut, warna kulit, dll seperti game pada umumnya
Di sana juga ada daftar skill yang bisa ku pilih
Aku diperbolehkan memilih 4 skill
- Fly ( wing ) - Poison rain
- Flash - Defense
- Fire attack
- Water slash
- Wind shoot
- Monster summoner
- Fire resistant
- Stone wall
" kalau fire resistant terlalu curang ga sih? "
aku pun memikirkan skill apa yang akan ku ambil
" baiklah, aku akan mengambil skill Fly, Windshoot, monster summoner, dan flash. Aku akan mengambil skill yang biasanya berhubungan dengan angin, jadi aku akan mengambil senjata panah "
Aku pun menekan tombol " oke " di bawah layar lalu layar itu menghilang " Memproses karakter "
.....
" Karakter selesai di proses ✔️" seketika semuanya menjadi silau dan saat ku membuka mata ternyata aku berada di dalam hutan yang sangat lebat.
Aku pun melihat sekitar, hanya ada binatang binatang terbang aneh yang menyala dalam kegelapan. bahkan tanaman tanamanya pun aneh
" Kamu sedang berada di hutan kota monster "
tiba tiba suara itu berbicara di kepalaku " Heeeeh kamu lagi.. "
" mulai sekarang, aku akan memberimu informasi yang kamu mau. kamu bisa memanggil ku AI"
aku masih agak kesal, karena ia baru mau menjawab pertanyaan ku sekarang
" baiklah baiklah.. itu cukup membantu AI, nah sekarang.. tunggu kau bilang hutan kota monster? "
Ya ini adalah bagian kota hutan monster, hati hati di hutan ini banyak monster pemburu yang memburu manusia yang tersesat di hutan ini"
Srrk srrrk srrrk...
Suara semak semak dari arah samping ku, aku langsung tau kalau ada yang sedang mengamatiku " AI kayaknya kau telat deh memberikan informasi itu.. " setelah aku berbicara seperti itu aku langsung berlari ke arah berlawanan dari suara itu
Benar saja, ternyata sejak aku muncul di hutan ini aku sudah di kejar oleh monster pemburu, mereka mengejar ku dengan sangat cepat
semakin dekat... semakin dekat...
aku melihat monster itu, tubuhnya seperti gorila, tetapi wajahnya benar benar menyeramkan..
" Hei!! AI! bukankah aku ada skill " Flash"? "
" apa anda ingin mengaktifkan skill Flash ? "
sambil kelelahan aku menjawab
" ya!"
rasanya staminaku bertambah, saat aku mulai berlari rasanya larian ku menjadi cepat sekali, sekelilingku rasanya jadi buram
" daritadi kek"
aku menengok kebelakang, monster itu kehilangan jejak ku dan berhenti mengejar ,saat aku melihat ke arah depan ada seorang pemuda yang sedang mengendap ngendap
karna aku masih belum bisa benar benar menguasai skill ku, aku menabraknya. Kami berdua terpental sangan jauh.
" ugh... "
Akira :" eh- anu maaf aku tidak sengaja "
Ian : " ah.. iya, tidak apa apa "
" ah.. aku menyesal tidak mengambil skill defense" kataku dalam hati
" Kau kenapa berlari begitu? ada yang mengejarmu? " katanya sambil berusaha untuk bangun
" ah.. tadi aku di kejar monter pemburu, dan aku sedang tersesat" kataku
" Begitu ya, ah.. namaku Ian" ia memperkenalkan dirinya dan mengajak berjabat tangan seperti orang orang pada umumnya
" namaku Akira " aku membalas jabat tanganya
Ian :" kamu tersesat kan? bagaimana kalau menginap di desaku dulu? "
Akira :" boleh kah? "
Ian:" tentu.. ayo, desa ku ada di sebelah barat hutan ini"
Akira :" terimakasih"
Aku mengikuti Ian untuk sampai ke desanya, tapi AI tidak berbicara sama sekali jadi kukira semua akan baik baik saja. " oh iya aku lupa menanyakan kenapa AI membawaku ke sini, sebaiknya aku bertanya denganya saat sudah berada di desa nanti"
Akhirnya kami sampai di desa Ian, tidak ada yang aneh di sana semua terlihat normal seperti desa pada umumnya. Ian di sambut oleh beberapa orang orang desa " kurasa Ian adalah orang yang sangat baik" batin ku
Aku di ajak ke rumah Ian, kami di sambut oleh kedua orang tuanya dengan senyuman. Malam hari pun tiba, aku tidur di tempat yang sudah di sediakan oleh Ian. Karena aku haus aku pun terbangun, Saat aku ingin keluar dari kamarku aku melihat bayangan Ian lewat
Tadinya aku ingin memanggilnya untuk meminta minum, tetapi di sana ada ayah Ian. Aku menunggu di kamarku dan tidak sengaja mendengar percakapanya
Ian :" Ayah, aku sudah menemukan tumbal untuk dewi danau, semua persiapan sudah selesai dan sebentar lagi tengah malam. Perempuan yang ku bawa cocok untuk di jadikan makanan untuk dewi danau"
Ayah Ian :" bagus.. dengan begitu dewi danau akan memberikan kita makanan yang berlinpah "
aku yang mendengar percakapan mereka pun terkejut, aku langsung mencari cara untuk keluar dari rumah Ian
aku berhasil keluar dari rumah ian tapi belum bisa keluar dari desa, karena Ayah Ian adalah kepala desa, dan desa sedang ada persiapan untuk menumbalkan ku kepada dewi danau.
Aku mengendap ngendap supaya tidak ketahuan, tetapi ternyata tidak semudah itu. Ian mengetahui kalau aku kabur dan menangkapku
" Mau kemana Akira, kenapa kau di sini?" kata Ian dengan senyum lugu nya
aku sangat panik saat itu, spontan aku berusaha lepas dari genggamanya tetapi tidak bisa " lepaskan aku! "
Karna sudah bingung apa yang aku lakukan terpaksa aku menyerang Ian " Monster summoner! "
Setelah aku mengucapkan nama salah satu skill ku, dua ekor serigala berwarna abu- abu keluar dari lingkaran sihir yang muncul.
Mereka berdua menyerang Ian yang satu menggigit tangan ian dan yang satunya menindihi tubuh Ian
aku berhasil kabur, tetapi aku tidak bisa menggunakan skill " speed " karena AI tidak berbicara apapun semenjak aku menabrak Ian
aku terus memanggil AI " Ai!! Ai!! jawab AI!! "
akhirnya saat aku sudah menjauh dari desa AI menjawabku
" Maaf Nona , Saya tidak bisa berbicara dengan nona karena ada penghalang sihir jarak jauh di desa itu"
Aku memiliki beribu ribu pertanyaan untuk AI tapi aku akan menanyakan sesuatu yang lebih penting sekarang " AI, Apa lelaki bernama Ian itu dan para warga yang lainya manusia? "
AI :" Bukan nona, mereka adalah monter penyihir yang bisa menjelma menjadi seperti manusia biasa, pemilik tanah desa itu adalah lynur, dewi danau di sebelah desa"
" Untung saja aku mendengar mereka " batin ku
aku melanjutkan perjalananku di hutan yang gelap, dan menggunakan tanaman bercahaya yang ada di sekitar pohon untuk menerangi jalan, memang tidak terlalu terang tetapi cukup untuk melihat jalan
" Hei AI, semenjak aku masuk ke "Dunia" mu ini, kau berbicara seperti manusia. padahal saat masih di dimensi waktu atau apapun itu kau berbicara sepeeti robot" tanyaku
" kalau kau yang membuat dunia ini dan menantangku, harusnya kau tidak membantuku kan? " tanya ku lagi sambil merasa kesal
" saya memang pembuat dunia ini, tetapi saat ini bukan saya yang menguasai dunia ini" Jawab AI
" Apa maksudmu? " Baru saja aku merasa agak santai tetapi masalah kembali datang, aku sudah tidak bisa menggunakan skill monster summoner dan speed karena tenagaku belum sepenuhnya pulih
" Ck.. apa lagi sekarang"
Aku bersembunyi di antara pepohonan, ternyata Ian dan beberapa warga desa berhasil mengejarku, mereka mencari di sekitar semak² tetapi tidak menemukanku.
Saat aku ingin berlari pergi, aku malah menginjak ranting pohon kecil
krak*
" ah.. habis aku.. "
" Itu dia!! tangkap dia untuk dewi danau kita!!" Teriak Ian
" Arrrghhh merepotkan!! Hei AI apa aku tidak bisa memakai skill fly? "
" tentu saja bisa, tetapi karena nona akira belum pernah melatihnya mungkin nona akan sulit mengendalikanya" Aku agak takut dengan resiko jatuh saat aku tidak bisa mengendalikanya, tetapi aku tidak ada pilihan lain
" Aktifkan skill Fly! "
AI:" Skill Fly di aktifkan! "
tiba tiba dari punggungku keluar sayap putih yang indah san bercahaya, aku mulai menggerakan sayapku perlahan, dan itu berhasil
Aku berusaha mengendalikanya, aku terbang di antara pepohonan lalu ke atas untuk menghindari Ian dan warga lainya.
Seketika aku terkagum kagum dengan lagit biru yang ada di hadapanku, Aku baru sadar aku berlari di dalam hutan sampai fajar datang
seketika itu juga aku merasa tenang, aku bisa menggunakan sayapku lebih baik.
AI :" selamat, anda telah menguasai skill "Fly"! "
Akira :" ternyata tidak sesulit yang kukira"
Aku sudah terlepas dari kejarang monster monster itu, aku kembali menanyakan hal hal tentang AI dan dunia ini.
Ternyata AI adalah penguasa dunia ini yang di tangkap oleh raja monster yang ada di dunia ini. Ia bisa berkomunikasi dengan ku dari jauh karena hanya skill itu yang bisa ia gunakan karena kekuatanya perlahan di serap.
Aku di panggil ke dunia ini untuk menyelamatkan Alice, sang penguasa dunia Fantasy world Survival ini.
Mendengar semua yang di kataka AI, rasanya ada tanggung jawab besar yang ku pikul di pundaku
Pagi pun datang, aku kelelahan karena menggunakan banyak skill terlalu lama " payah, stamina ku dikit banget di sini.. hey tanaman apa saja yang bisa ku makan di sini? "
" Berry liar dan... buah? " kata AI
" Ga kenyang.. aku butuh nasiii nasiii" Kataku sambil menahan rasa lapar
" maaf, tapi di dunia ini tidak ada tumbuhan yang bernama nasi.. "
" Bahkan ia tidak tahu apa itu nasi" kataku dalam hati
aku melanjutkan perjalananku, saat aku sampai di padang rumput yang cukup luas aku melihat ada laki laki yang sedang menggunakan pedangnya untuk melawan monster, teknik pedangnya sangat hebat dan pedangnya bisa mengeluarkan sihir Es
Aku ingin meminta tolong padanya tetapi aku agak ragu " Ai apa kali ini dia benar benar minusia? "
" Ya, saya sudah menganalisis orang tersebut. Ia dari suku pedang es namanya Kazuki " Kata AI dengan bahasa yang seakan sudah terbiasa denganku
" aku ga nanya namanya sih.. tapi cara bicaramu sudah tidak terlalu formal, ini lebih baik " Aku berjalan mendekati lelaki yang bernama Kazuki itu
Entah ia berbahaya atau tidak aku harus memastikanya " anu.. permisi, namaku Akira aku tersesat di hutan kerajaan monster dan tidak makan apapun apa kau.. punya sesuatu yang bisa di makan? dikit saja kok.. "
Kazuki hanya menatapku, yah.. melihat orang asing tiba tiba meminta makanan pasti ia mengira diriku pengemis..
Tanpa bicara apa apa ia mengambil tas kecil yang ia taruh di dekat bebatuan lalu mengambil roti " ini, aku tidak memiliki makanan lain" Katanya dengan tatapan dingin
" ah.. iya ma-makasih " Aku pun memakan roti pemberianya sambil duduk bersandar di sebuah batu yang cukup besar
" ah.. anu.. kenapa kau membunuh monster monster ini? apa mereka menyerang mu? atau menipumu? " Tanyaku
" tidak. kami membunuh monter untuk mengambil batu untuk memperkuat senjata kami" Setelah menjelaskan itu Kazuki menatapku " dari pertanyaan mu itu. apa kau pernah tertipu oleh monster?"
Seketika pertanyaanya menusuk jantungku " ugh.. ya.. aku tidak tau apa apa soal dunia ini ataupun monster jadi... "
Kazuki tertawa kecil " hanya orang bodoh yang tertipu oleh muslihat monter " gumanya
Rasanya ingin ku lubangi tubuhnya dengan Wind shoot ku tetapi ia sudah memberikan aku makanan, tak lama kemudia 2 temanya datang dari arah hutan
Arez : " Oi Kazuki kau sudah dapat berapa? "
Kazuki :" 13 , monternya muncul lebih sedikit hari ini"
Lyna :" sudah ku bilang kan lebih baik kau berburu monster di hutan. lihat, kami sudah dapat 20 lebih"
Arez :" Eh? siapa wanita cantik ini? " kata arez sambil mengacungkan senjatanya ke padaku
" Berhentilah mengacungkan senjata ke orang lain seperti itu.. " Kazuki melihatku sambik berkata " dia katanya tersesat di hutan monster dan belum makan apapun makanya ku berikan makanan"
Arez san Lyna tersenyum meledek " waaah seorang Kazuki tiba tiba baik seperti ini, kau di kendalikan hantu ya, hahaha" kata lyna mengejek Kazuki
" emmangnga kau pernah mendengar hantu baik? " tanya kazuki sambil membereskan item
" ya.. gak sih.. " ucap Lyna " tapi kan biasanya kau yang paling tidak suka dengan orang asing, jadi kami merasa aneh saja"
Kazuki mengabaikanya lalu berniat pulang ke desa " hei tunggu" teriak lyna dan Arez. " Aku ditinggal... apa aku minta ikut aja ya? " batin ku
" Anu.. apa aku boleh ikut ke desa kalian? " Lyna dan Arez menengok ke arah ku, menatap ku dengan bingung " Tentu, kenapa tidak " kata Arez
" Ah makasih.. " aku langsung mengejar dan ikut dengan mereka.
Kami sudah sampai di desa, desanya sangat ramai ada toko makanan, pandai besi, pakar padu, dan toko toko lainya " wah.. desa ini ramai sekali ya" kataku dengan perasaan takjub
" tentu saja, karena ini adalah desa terbesar di helvior" ucap lyna
Akari :" helvor?.. "
lyna :" eh? kau tidak tahu? nama negara ini adalah helvor. desa ini adalah desa lotus, desa yang paling dekat dengan ibu kota jadi wajar saja jika banyak pedagang yang berjualan di sini"
Akari :" ah.. begitu ya.. "
Lyna :" kau benar benar tidak tahu apa apa? memangnya kamu dari negara apa? "
" negara? berarti dunia ini luas sekali ya.. " batin ku
Akira :" ah.. itu.. aku tidak tau, aku terbangun di dalam hutan kerajaan monster dan hampir di jadikan persembahan, aku benar benar tidak tau tentang tempat ini"
Lyna :" oh.. jadi kau dari dunia lain ya" ucapnya dengan pelan
Akira :" hah?! bagaimana.. "
Lyna:" hm? cuma nebak kok.. "
aku masih terkejut karena lyna tahu tentangku yang berasal dari dunia yang berbeda " aku akan bertanya denganya " kataku dalam hati
kami sampai di sebuah tempat yang di sebut sebagai guild monster hunter " tenyata ada temoat seperti ini juga ya.. keren" setelah mereka menyelesaikan urusanya di guild kami pergi ke rumah mereka. Ternyata mereka bertiga 1 rumah, mereka bertiga tidak memiliki orang tua dan mereka adalah teman dari kecil jadi mereka akhirnya tinggal bersama.
Akhirnya aku menceritakan kejadian sebenranya, dan untuk tujuan apa aku dikirim ke dunia ini. mereka terkejut dan Kazuki seperti tidak percaya
Arez :" hmmm jadi begitu.. aku pernah mendengar rumor kalau ada pahlawan dunia lain yang di kirim ke sini untuk mengalahkan raja iblis, tetapi aku tidak tahu itu benar atau tidak, dan ternyata benar ya.. "
Akari :" ya.. seperti itulah, di dunia ku aku hanya manusia biasa tapi kalau di sini aku bisa memakai beberapa skill dan menggunakan senjata"
lyna :" jadi.. kau harus mengalahkan raja iblis juga? "
aku tersenyum kecil kepada mereka " tepat sekali.. tapi aku tidak yakin aku bisa atau tidak. paling aku akan mati seperti cerita rumor itu"
Kazuki :" akan kami bantu "
Lyna :" nah bene- eh"
"HAAAAAAH?! " seketika kami teriak berjamaah
Arez :" oi Kazuki kau bercanda kan?? raja iblis looh raja iblis.. dan lagian kenapa kau tiba tiba begini?? serius kau dikendalikan hantu apa ? "
Kazuki :" karena membunuh raja iblis tugas ku juga.. rumor pahlawan yang beredar itu ibuku"
"Eh? " Aku tidak percaya ternyata ibunya juga sepertiku dulu
Lyna :" begitu ya.. kalau kazuki bilang "bantu" ayo kita bantu, kita hanya perlu latihan kan? "
tiba tiba air mataku keluar tanpa sebab, rasanya aku sangat lega ada yang mau membantuku " terimakasih "
lyna :" ya dong kita kan teman"
Arez :" heee sejak kapan? "
Lyna :" sejak ia memberitahukan semuanya pada kita lah"
Arez :" haa... "
Mereka pun akhirnya Latihan bersama supaya menjadi lebih kuat, aku melatih skill skill ku, kata AI aku bisa meningkatkan level skill ku dan mendapa skill baru dengan berlatih
- 6 bulan kemudian
Kazuki :" sudah siap? "
" Ya! " dengan penuh semangat kami pergi kastil iblis melewati kerajaan monster
melawan monster menjadi sangat mudah bagi kami, aku tidak menyangka hanya dengan 6 bulan kami bisa sekuat ini. Malam pun tiba, Kami bermalam di kerajaan monster
kerajaan monster jadi sangat aman karena kami membantai semua monsternya, mungkin terdengar agak sadis tapi ya.. mau gimana lagi " monsternya duluan yang ngajak tempur sih" kataku dalam hati
Paginya kami mempersiapkan barang dan mengumpulkan item item yang mungkin akan berguna di kerajaan monster
Skill fly ku sudah naik level ke tingkat 3, aku bisa membuat sayap bayangan untuk teman ku, walaupun hanya bisa 3 orang toh itu sudah cukup
" kalian tolong tunggu, aku ada kejutan " kataku dengan semangat
Arez :" wah apa tu? "
"kalian tutup mata ya " setelah mereka menutup mata aku mulai merapal sihir ku
Seketika cahaya datang dari punggung mereka bertiga, dan terciptalah sayap cahaya " dengan begini kita bisa mempersingkat waktu perjalanan"
" woaaah " lyna dan Arez takjub dan seperti biasa kazuki memasang ekspresi seperti " ah.. ini sih wajar" aku lumayan kesal tapi itulah Kazuki
🌸🌸🌸
4 hari berlalu, kami akhirnya sampai di perbatasan kastil iblis. di sana terdapat beberapa prajurit iblis level rendah
Kazuki :" hati hati.. kalau kita membuat keributan mereka bisa memanggil iblis tinggat menengah "
kami mengendap endap masuk kastil, tetapi tidak semudah itu. kami terlihat oleh salah satu iblis tingjat menengah, terpaksa kami bertarung di sana dan tentu saja itu mengundang banyak prajurit yang membantunya.
Kami benar benar terdesak tetapi AI tiba riba menyelamatkan kami, ia membuat para iblis tidur kecuali rajanya " aku menggunakan semua sisa kekuatan ku.. sekarang cepat tolong aku.. "
Aku menjelaskan pada mereka lalu segera peegi ke singgasana raja iblis, terlihat sekali raja iblis sudah menunggu kami.
kami bertarung denganya, kekuatan raja iblis benar benar luar biasa lyna dan Arez sudah kehabisan stamina dan tidak bisa bergerak, tinggal aku dan Kazuki
Kazuki mengeluarkan penjara sihir es lalu membuat duri dari bawa penjara itu namun gagal, aku menggunakan skill wind dari wind shoot yang sudah sampai ke tingkat 4 yaitu strom
strom hanya membuat ia mendapat luka gores " yang benar saja.. " kataku
Karna kami sudah tidak sanggup lagi untuk menyerang, dan raja iblis sudah hampir sepenuhnya menguasai dunia ini, kazuki mengeluarkan sihir es terlarang
dia membaca sebuah mantra lalu tiba tiba dari pedang kazuki keluar asap dingin lalu sekitar kami membeku, itu membuat raja iblis tidak bergerak
" Bagus kazuki!.. eh.. kazuki.. " aku melihat dia perlahan menjadi es juga, ternyata sihir itu akan memakan penggunanya jika melawan musuh yang kuat
Kazuki :" cepat.. bunuh.. "
aku segera mengeluarkan skill Monster summoner tetapi aku mensumon monster penyembuh untuk menyelamatkan mereka bertiga
Kazuki :" apa yang kau lakukan?! "
Akari :" berisik! sudah diam saja! "
Aku mengeluarkan skill strom lagi, tetapi ini dengan semua staminaku. itu akan membuat ku tidak bisa bergerak , atau mungkin tidak bisa menggunakan skill strom lagi tetapi aku tidak peduli
Dalam keadaan ini, kemenangannlah yang paling penting.
skil strom ku juga mempengaruhi cuaca di sekitar pengarih sihirku.. langit menjadi gelap dan banyak petir juga
Aku mencampurkan elemen angin dan petir " semoga ini berhasil.. kumohon.. AI"
aku melepas sihir itu, badai yang ku buat langsung menyambar raja iblis dan membuatnya terluka parah, sayangnya skill ku juga tidak berhasil
aku lemas dan hampir kehilangan kesadaran. Tiba tiba ada cahaya yang keluar dari dalam tubuh raja iblis itu lalu membuatnya hancur
Ternyata kami berhasil melepaskan AI, kami disembuhkan olehnya, rasanya lega tetapi juga sedih aku tahu itu adalah perjalanan dan pertemuan terakhir ku dengan Kazuki, arez, dan lyna.
Tetapi akhirnya aku bisa pulang ke dunia ku
" Terimakasih Akari, aku Alice yang biasa kau panggil AI" kata alice sambil tersenyum
" Karena kau sudah menyelamatkan ku, kau bisa meminta apapun dari ku.. " aku berfikir sejenak lalu mengingat pembicaraan kami di jalan
- - - - - - - - - -
Lyna :" hei akari kalau kita sudah membunuh raja iblis kau mau apa? "
Akari :" aku ingin pulang ke dunia asalku " Mereka berdua tersenyum
Arez :" baiklah kita akan mengalahkanya! "
Kazuki :" kita pasti bisa, aku tidak akan membiarkan kau bernasib seperti ibuku"
aku pun tersenyum mendengar perkataan kazuki
- - - - - - - -
Rasanya sedih.. tapi aku juga memiliki kehidupanku sendiri.
aku meminta persetujuan dari teman temanku, mereka mengangguk
Arez :" itu memang tujuan mu kan? "
Lyna :" tenang saja, kami akan selalu mengingatmu"
Kazuki :" pulang lah.. selamat ya.. " untuk pertama kalianya aku melihat kazuki tersenyum seperti itu, tapi itu adalah senyum bahagia sekaligus kesedihan
Aku akhirnya menangis karena perpisahan itu
aku memutuskan kembali ke duniaku
" kau yakin akira? " tanya ai
" Ya! " kataku dengan yakin
tiba tiba aku masuk ke dalam lubang berwarna putih dan menyilaukan, saat aku sadar...
aku sudah ada di kamarku, aku segera ke loteng untuk memeriksa cerminya tetapi cerminya pecah. " aku benar benar tidak bisa kembali ya..." rasanya sedih harus meninggalkan teman temanku
tetapi kami memiliki kehidupan masing masing. aku hanya berharap, mereka bahagia di sana..
" haaah.. lelahnya.. aku mau tidur ah.. " Saat masuk ke kamar rasanya air mata sudah tak bisa ku bendung kagi, aku menangis sejadi jadinya di kamar ku
- Tamat -
🌸 terimakasih karena sudah menyempatkan diri membaca cerita gajelas ini :'D aku harap kalian menyukai cerita buatanku 🌸
makasih 🌿