Dulu ada cerita legenda yang kakek selalu ceritakan kepadaku ketika selesai latihan bela diri,cerita tentang kristal biru laut misterius dan seorang anak laki-laki.
Didalam cerita itu kakek Chen mengatakan bila di dalam kristal itu terdapat tubuh seorang gadis keturunan dewi negeri naga yang terkenal dengan kecantikannya,mata yang berwarna biru laut,dan rambut indah keemasan yang membuat siapapun akan jatuh cinta kepada.
namun tiba-tiba perempuan itu berhasil keluar dari dalam kristal karena kristal itu disentuh oleh seorang laki-laki yang tidak dikenalinya,sering berjalannya waktu perempuan itu sudah cukup beradaptasi dengan dunia barunya, Perempuan dan laki-laki itu juga saling jatuh cinta mereka memutuskan untuk menikmati malam bersama dan akan menikah nanti.
3 tahun berlalu mereka sudah memiliki seorang anak perempuan yang cantik memiliki wajah yang sama persis seperti wajahnya dengan mata berwarna biru laut seperti ibunya dan rambut yang berwarna keemasan yang sangat-sangat indah namun setelah kelahiran anaknya dia tiba-tiba menghilang dan suaminya mendapati kristal yang dulunya pecah kembali bulat dan terdapat surat dan kalung kristal putih yang seperti terdapat darah di dalamnya.
Aku selalu bertanya kepada kakek kenapa cerita itu tidak dilanjutkan tapi kakek selalu berkata, "karena kelanjutan cerita itu akan dilanjutkan olehmu".
Perkataan itu selalu membuat aku kebingungan setiap kakek habis menceritakan cerita itu??
,,,,,...,,,
5 tahun berlalu.
Namaku adalah QiaoFeng, Usiaku 18 tahu sekarang, aku seorang anak tunggal,ibunya telah meninggal ketika usiaku 1 tahun jadi sekitar 17 tahun aku telah hidup tanpa kasih sayang seorang ibu,dan aku baru saja lulus dari SMA luar negeri, Aku berasal dari keluarga kolektor barang kuno yang terkenal dan ayahku Liu Changhai juga seorang Arkeologi yang cukup terkenal.
Hari ini aku memutuskan kembali ke China bersama ayah untuk bertemu dengan kakek Chen, Ayahku memberikan aku kalung kristal berwarna putih seperti ada cairan yang selalu bergerak didalamnya dan ayah memelukku dengan erat seperti orang yang ingin berpisah dengan ku. Aku bertanya,
"Ayah kamu kenapa?" tiba-tiba dipundak ku terasa ada air yang jatuh seketika aku melepaskan pelukan ayah dan melihat ayah menangis tanpa berkata apapun.
ke esokan harinya kami sudah sampai dibandara dan terlihat kakek Chen melambai ke arah kami, aku langsung berlari ke arah kakek dan ayah membawa koper kami berdua dan meminta sopir kakek untuk memasukannya.
Sekitar Setengah jam perjalanan, Kami sudah sampai didepan rumah kakek yang sangat indah dan besar. Kakek pun meminta pelayan menemani aku menuju kamar untuk beristirahat, 3 jam berlalu dan hari sudah mulai sore aku baru saja terbangun setelah beristirahat, karena terlalu bosan aku pergi keluar dari kamar dan bertanya kepada pelayan dimana kah kakek dan ayahku berada. Pelayan itu berkata terakhir kali melihat kakek dan ayah berada di ruang minum teh, Aku langsung segera berlari menuju ke tempat itu dan masuk ke sana ternyata sudah kosong tidak ada siapapun hanya gelas dan teko teh yang telah kosong.
Aku terlambat kakek Chen dan ayah sudah pergi, aku memutuskan untuk berkeliling dan melihat buku-buku kakek yang tertata rapi namun ada satu buku yang besar dan karena penasaran aku mencoba mengambil buku itu tiba-tiba rak buku itu berputar membuat aku masuk kedalam ruangan rahasia kakek yang berada dibelakang rak buku itu. Disana terdapat banyak sekali barang-barang kuno yang tidak pernah aku lihat namun mataku tertuju kearah lemari kaca yang tertutup seperti ada kristal biru laut yang sering kakek ceritakan dulu.
Karena penasaran aku berusaha membuka paksa gembok lemari itu dengan vas bunga yang keras dan sangat kuat untuk merusaknya, tidak butuh waktu lama gembok itu terbuka dan terlihat sekali kristal yang berada dikotak kaca yang kadang-kadang terlihat ada cahaya yang keluar dari dalam bola kristal itu. Karena penasaran dan ingin membuktikan apakah cerita kakek itu nyata,aku membuka kotak itu dan menyentuh bola krital itu dan tidak ada yang terjadi karena merasa bahwa cerita itu bohong,aku menutup kristal itu dengan kotak kaca itu namun kristal itu tiba-tiba bersinar dan seperti menarik ku ke dalam nya. Aku berteriak dengan kencang yang membuat ayah dan kakek kelari ke dalam sini namun terlambat aku sudah berada di dalam dunia itu.
Dalam keadaan terkejut ternyata aku berada di dalam goa yang ada dihutan yang sebelahku ada seekor naga yang bertubuh sangat besar yang sedang tertidur, Aku mencoba keluar dengan melangkah secara perlahan-lahan namun tiba-tiba kaki ku tersandung oleh akar yang ada di tengah goa itu membuat naga yang besar ini terbangun dan terlihat sekali seluruh tubuhnya yang sangat besar dan tinggi membuat aku terjatuh dan berteriak kencang kepadanya, "Ampuunnn, Tuan naga maafkan aku.. A.. aku tiba-tiba saja ada disini setelah menyentuh kristal biru.. Maaf aku!? ".
Tuan naga itu terus menatapku seolah-olah dia mengenali seseorang namun tiba-tiba dia marah dan hampir saja membunuhku dengan semburan apinya, Aku berteriak hingga tubuhku terbentur ke dinding goa karena mencoba menyelamatkan diri dari semburan apinya hingga tidak sadarkan diri.
Apakah aku akan mati disini?bahkan Aku tidak tau apapun~
Aku terbangun kembali didalam gua ini dan meraba-raba tubuhku apakah aku masih hidup, setelah itu aku mencoba berlari keluar namun dari belakang ada tangan yang menyentuh pundakku yang membuat aku kaget dan terjatuh ke tanah aku menutup mataku dengan kedua telapak tanganku,
"Ampun tuan naga.. Aampuni akuuu!!".
Namun terdengar suara wanita yang lemah lembut menjawab dari belakangku,
"Aku tau ituu,dan berhentilah berteriak~".
Aku memalingkan wajahku perlahan kebelakang ternyata itu adalah wanita yang sangat cantik dengan baju yang indah berwarna biru persis seperti sisik naga yang aku lihat tadi. Aku bertanya kepadanya ada dimanakah aku sekarang, dia menyuruh untuk tenang terlebih dahulu dan memakan daging kelinci yang sudah dia panggang itu.
Aku memakannya dengan lahap,dan dia melihatku sambil berkata. "kamu benar-benar mirip dengannya bahkan ketika orang melihatmu dari jauh pun akan mengira kalo kamu adalah dia".
Aku meletakan daging itu dan langsung bertanya kepadanya," Sebenarnya siapakah orang yang kamu maksud?dan seberapa miripnya kami".
Dia melihat kearahku,
"Sangatlah mirip bahkan orang-orang akan mengira kamu adalah anaknya.. Dia adalah penguasa yang telah kembali ke dunia naga Chengdong ini yang sudah lama hilang, Kami sangat berharap banyak kepadanya untuk menyudahi perang antar kaum naga dan kaum manusia namun semua itu rusak ketika dia kembali berkuasa dia seolah bukanlah dirinya sendiri. Dia mulai memburu kaum naga dengan membabi buta mengambil dan menghisab inti kekuatan kami hingga banyak naga yang mati dan ada juga yang berhasil lolos dan kembali ke dunia atas dan kelautan dalam untuk bersembunyi.
Namun aku tidak bisa ikut bersembunyi kelautan dalam karena inti kekuatanku diambil olehnya dan anakku juga,sebenarnya aku masih bisa pergi ke dunia atas dengan kekuatan dewa namun aku sudah bertekat untuk mengambil anakku terlebih dahulu, Aku memiliki kekuatan merubah wujud menjadi manusia karena aku keturunan dari kerajaan naga Long Wang. Jadi aku memanfaatkan wujud ini untuk mencari informasi akan kabar anakku yang dipaksa untuk menjadi budak pelindung kerajaan".
Aku menundukkan kepala dan mengusap airmataku karena kisah yang telah dia alami selama ini, namun dia tiba-tiba menarik kalung yang ada dileherku dan bertanya "dimanakah kamu mendapatkan ini?". Aku melihat kekalung itu dan mengatakan bahwa kalung ini pemberian terakhir dari ibuku yang telah meninggal dunia, dia menatapku dan menangis sehingga membuat aku bingung apa yang dia pikirkan kenapa dia menangis?.
Dia menatapku dengan gembira,kau tau cairan yang ada dikalungmu itu adalah darah dari ratu penguasa saat ini ratu Yueyin dan tidak salah lagi kamu adalah putrinya karena terakhir aku melihatnya dia mengunakan kalung yang sama dan tercium bau yang sama persis dengan darahmu ketika aku mengobati mu tadi.
Kamu adalah perubah takdir ibumu dan hanya kamu yang bisa merubah ibumu.
Aku terdiam dan tidak mempercayai bila ibuku masih hidup,aku bertanya kepadanya bagaimana aku bisa bertemu dengan ibuku. Dia melihatku dengan senang karena aku terlihat sangat bersemangat, "Mulai saat ini aku aku mengajarkan mu semua pengetahuan yang aku miliki dan tugas utamamu adalah memasukan kristal yang ada dikalungmu itu kepada ibumu dan menyelamatkan anakku dari ruang perlindungan istana yang ada di area bawah dasar istana.
8 bulan aku berlatih, aku sudah mempelajari semua itu dan kekuatanku sangat bisa membunuh seluruh tentara di istana itu namun cara awal untuk masuk ke istana adalah menyelam ke area dasar bawah dasar istana untuk menghentikan kekuatan perlindungan dari bayi naga biru dan mempertemukannya dengan ibunya kembali selanjutnya baru aku bisa masuk dan bertemu dengan ibu. Apakah aku bisa?itu tergantung keberuntungan ku dan takdir untuk mempermudahkan aku bertemu dengan ibu.
Ketika malam sudah tiba,aku dan naga biru pergi ke danau kerajaan yang tersambung langsung dengan area bawah dasar istana,naga biru memberikan aku mantra kebal akan kekuatan dari bayi naga biru untuk bisa dengan mudah berenang di danau itu.
Kenapa naga biru tidak bisa menyelamatkannya karena dia adalah naga biru laut yang inti kekuatan diambil oleh ibuku karena itu dia tidak akan kuat untuk berenang namun masih kuat untuk menahan nafas maka dari itu di mengecilkan tubuhnya dan masuk ke dalam kantung kecil yang ada dipinggang ku dan kami pun mulai memasuki area bawah dasar istana yang diawasi oleh naga-naga tawanan yang diperbudak menjadi penjaga disana, mereka memiliki kalung yang akan mendeteksi bila ada menyusup karena naga biru sudah mengetahui itu dia mematahkan kembali kalung terkutuk dileher mereka dan mereka pun berterima kasih kepada kami dan akan bersekutu dengan kami yang akan berusaha merubah takdir dari negeri naga ini.
Kami memasuki tahanan dimana bayi naga biru itu ditahan, bayi naga diletakkan kedalam kristal menyalur yang selalu menghisap aura inti naganya dan menjadikan aura inti naga itu sebagai inti kekuatan perlindungan kerajaan. Naga biru yang melihat anaknya yang sangat lemah didalam kristal itu disegera memecahkannya,dengan penuh kasih sayang naga biru bertemu lagi dengan bayinya yang sudah lama dia rindukan.
Namun semua keharuan itu berubah menjadi situsi yang kacau karena berhentinya aura bayi naga pada lapisan perlindungan kerajaan seluruh prajurit turun ke area bawah dasar istana dan aku segera memerintahkan naga dan bayi naga masuk kedalam kantong kecil dan melakukan teleport bersama naga-naga yang diperbudak tadi ke area goa persembunyian naga biru,dan kami bersyukur sekali ketika kami sudah masuk kedalam goa yang tersamarkan dengan matra perlindungan dari naga biru, dan barulah Pasukan sampai didepan goa dan langsung kehilangan jejak kami.
Setelah itu,seluruh kerajaan heboh akan kehilangan bayi naga dan ratu pun mulai mencari secara langsung keberadaan kami,karena naga yang diperbudak juga diambil inti kekuatannya mereka tidak bisa kembali ketempat mereka berasal dan memutuskan bersembunyi disini untuk sampai dimana semua kembali menjadi lebih tenang.
5 hari berlalu, pasukan pencarian mulai berkurang karena terjadi perperangan antar pasukan kerajaan dan para pemberontak yang terdiri dari bandit terkuat dinegeri ini, karena itu aku mencoba menyamar mengunakan mantra penyamaran yang dibuat oleh naga biru namun mantra ini bisa menghilang apabila tersentuh langsung oleh kekuatan magis dari ratu. Aku pergi ke istana dan mencoba mengikuti berbagai tes pemilihan ketua jendral perang dan sekarang sudah memasuki final pemilihan ratu ikut menyaksikan semua tes kami entah kenapa tatapannya selalu tertuju kepadaku dan ketika aku bertarung dengan putra perdana mentri, aku hampir saja akan kalah namun kekuatan warisan yang di tinggalakan oleh ibuku seketika membuat aku kembali kuat untuk melawan dan akhirnya memenangkan tes itu dan aku pun terpilih dalam pemilihan ketua jendral perang.
Ratu memanggilku untuk naik dan mendapatkan restu darinya namun ketika ingin menyentuh kepalaku tiba-tiba dia mengalami sakit kepala yang membuatnya sangat kesakitan dan kehilangan kesadaraan karena semua orang menuduh aku meracuni ratu, aku dikurung oleh pasukan kerajaan didalam istana hampa. Tapi aku masih memiliki mantra menembus yang membuat aku dengan mudah keluar dari penjara ini.
karena sudah malam semua pelayan sudah tidak ada yang berkeliling hanya beberapa pasukan yang berkeliling untuk keamanan terutama di ruang utama ratu,aku memasuki ruang utama ratu dari jendela dan menatapnya yang terbaring lesu ditempat tidur. di ruang utama ratu terdapat ruang rahasia seperti ruangan kakek yang didalam nya terdapat berbagai macam inti kekuatan dari naga,aku hanya perlu membukanya dan inti naga itu akan kembali kepada pemiliknya secara langsung.
Ketika aku sedang melepaskan inti kekuatan naga itu terdengar suara orang yang bangun dari kasur dan melangkah mendekati ruangan rahasia ini,karena semakin dekat aku memutuskan untuk bersembunyi. karena kaget dan takut ketahuan aku tanpa sadar menjatuhkan botol kristal penyimpan inti kekuatan naga itu membuat ibu mengtahui keberadaan ku dan mulai menyerang secara bertubi-tubi kearahku, aku berusaha menghindar agar tidak terkena secara langsung karena sedang sibuk menyerang semua lemari inti kekuatan naga itu, Aku pun mengunakan kesempatan itu untuk menyerangnya dari belakang dan menjatuhkannya ke bawah lantai dengan posisi aku diatas ibu, aku menarik kristal darah yang ada dileherku dan memasukannya kedalam mulut ibu. ibu langsung menelannya dan menyerangku ku yang sudah selesai memasukin kristal itu kemulutnya dan kekuatannya mengenai langsung kepadaku membuat penyamaranku terbongkar dan ingatan itu yang nampaknya kembali membuat ibuku merasa pusing dan kehilangan kesadarannya, aku mengangkat tubuh itu ke atas kasur dan meletakkannya seperti semula.
Ketika sudah pagi aku masih bersembunyi dibalik lemari inti kekuatan naga itu, dan ibu pun masuk menghampiriku karena takut aku bersujud kepadanya dan memohon belas kasihan akan semua perlakuanku namun seketika terdengar suara tawa dari ibu, "Bangunlah nak.. ibu tidak akan menyakitimu, ibu sudah lama menunggu kedatanganmu dan kini tiba saatnya dimana semuanya kembali seperti semula.
Ibu bertanya apa saja yang sudah terjadi,aku menceritakan semuanya dan Ibu sangat sedih dan kesal mendengarnya semuanya, Ibu menjadi seperti itu karena mantra jahat yang dilakukan oleh kakaknya. ternyata kakaknya Dilong yang mengubahnya seperti itu,dan mulai saat ini ibu akan merubah semuanya dan menghukum perbuatan kakaknya yang sudah banyak meresahkan semua kaum yang ada disini, ibu memintaku untuk kembali ke goa naga biru dan memberitahukan sebentar lagi akan ada pertemuan besar dengan semua kaum negeri naga chengdong.
3 hari berlalu, terdengar berita ratu akan menghukum mati kakaknya sendiri yaitu pangeran Yongsheng, atas penyalahgunaan matra terlarang,kompetisi pembunuhan bayi naga dan pengurungan raja terdahulu didalam kristal biru laut. Ternyata tidak hanya ibu yang di kurung dalam kristal itu ternyata kakek juga! astagah semua kaum kaget akan semua fakta itu.
2 hari setelah itu penggantian pemimpin kerajaan diselenggarakan dan raja terdahulu diangkat kembali menjadi raja sekarang karena kakek Zhaoyang Hong sudah kembali memimpin, kakek meminta ibu untuk mempertemukan dia dengan aku cucunya, ibu memanggilku untuk naik dan memperlihatkan keseluruh negeri naga Chengdong seketika semua bersorak akan kejayaan ku dan berterima kasih kepada ku atas semua jasa dengan itu kakek memberikan aku gelar Putri Harta Karun berharga negeri naga Chengdong.
aku memberitahukan kepada ibu kalo ayah selalu menunggu kehadiran ibu untuk kembali kepadanya,maka dari itu aku dan ibu berencana mengajak ayah dan kakek ke negeri naga chengdong untuk ikut merayakan kejayaan ini, aku pun pamit pulang ke dunia fana.
seketika aku tersadar dan aku sudah berada di ruangan tempat kerja ayah dirumah dan ayah tertidur disana ternyata bola kristal itu ayah letakan dimeja kerjanya sambil berharap aku cepat kembali, aku menarik bangku yang ada dipojok dinding dan meletakannya di bagian didepan meja ayah sambil menatap wajah ayah aku memanggil-manggilnya, "Ayahh sudah pagi ayo sarapan".
Ayah tiba-tiba terbangun sambil berteriak, "QiaoFeng... ".
Membuat aku ikutan kaget sampai terjatuh kebelakang dengan bangku yang aku duduki, seketika kakek Chen juga masuk ke dalam tempat kerja ayah dan membantu membangunkan aku dan memelukku dengan erat sambil menangis.
"Kami semua mengira kamu tidak akan kembali Qiaofeng", aku mengusap air mata ayah dan kakek, aku pasti kembali dan aku berhasil bertemu dengan ibu. "Ahh benarkah?!", serentak mereka mengatakan itu bersamaan.
"iya tentu saja benar", aku membawa undangan untuk merayakan itu sekaligus menjemput kakek Chen dan ayah untuk bertemu dengan ibu dan baginda kakek raja Zhaoyang Hong, Ayah dan kakek bergegas bersiap-siap. Sekitar 2 jam berlalu semua sudah siap untuk berangkat ke dunia negeri naga ChengDong, aku segera membaca mantra dan seketika kami sudah berada di dalan istana dimana semuanya sudah asik berpesta ayah dan kakek raja berbincang.
dan aku bersama kakek bertemu dengan naga biru dan juga bayinya dalam bentuk manusia, namun tiba-tiba ayah menyentuh pundakku dan mengajakku untuk menemui ibu yang ada di balkon istana, ayah nampak sangat gelisah karena bisa bertemu lagi dengan ibu. ketika kami sampai di balkon ibu langsung menatap kearah kami dengan penuh perasaan rindu.
dan akhir cerita mysterious sea blue crystal and a boy selesai. Tamat