Terdapat sebuah mahkluk yang tak hidup, tapi memiliki akal, juga tak berperasaan tapi memiliki emosi. Sebuah mahkluk yang sudah hidup ribuan tahun, yang bertugas menjaga keseimbangan ruang dan waktu seluruh alam semesta. Ketidak seimbangan antara ruang dan waktu dapat mempengaruhi bahkan menghancurkan dimensi lain yang saling terhubung secara langsung maupun tidak langsung. Sudah menjadi tugas Guardian Angel untuk menjaga keseimbangan.
Guardian Angel adalah sebuah alat menjaga keseimbangan antar dimensi yang dahulu kala berjumlah 100. Kini keberadaan mereka nyaris musnah dan tersisa 1 Guardian Angel terakhir. Guardian Angel adalah sebuah penjaga berwujud manusia dengan pakaian tempur lengkap dan memiliki sayap mekanik untuk terbang. Setiap Guardian Angel diisi oleh 1 nyawa ras Xenon. Ras Xenon sendiri sudah punah dari alam semesta.
Ras Xenon adalah ras yang memiliki kedisiplinan tinggi dan memiliki rasa tanggung jawab tinggi menjaga alam semesta. Mereka sering bertempur dengan mahkluk kegelapan yang memakan energi dimensi yang ada di alam semesta, mereka disebut dengan Hunger. Hunger tidak akan pernah puas sebelum seluruh energi dimensi terkuras dan membuat dimensi tempat tinggal Hunger menguasai alam semesta.
Dalam alam semesta sendiri memiliki ruang dimensi yang tidak terbatas, yang setiap dimensi memiliki alam semesta masing-masing. Jika terdapat suatu dimensi hancur, energi dimensi itu akan terbagi kepada dimensi yang masih ada. Hunger ingin merebut semua energi dimensi itu untuk mereka sendiri, dan berniat menghancurkan semua dimensi.
Ras Xenon selama ribuan tahun telah berperang dengan Hunger selama jutaan tahun. Hingga jumlah Ras Xenon tinggal 100 orang dan mereka memilih mengubah wujud mereka, sehingga mereka bisa bertahan lebih lama dalam mencegah Hunger menguasai dunia. Setelah jiwa mereka berpindah kesadaran dan emosi mereka masih ada tetapi mereka bukan mahkluk hidup lagi sehingga perasaan mereka mulai menghilang. Emosi yang mereka tunjukkan hanya sekedar kemarahan. Mereka sudah tak bisa menangis bahkan tertawa.
Setiap kematian Guardian Angel hanya dihiasi kemarahan dari mereka, tak terdengar suara kesedihan, serta suara canda mereka dulu sudah hilang. Itu adalah harga yang setimpal dengan kekuatan dan umur panjang yang mereka dapat.
Sekarang jumlah Guardian Angel tersisa 1. Dia adalah Guardian Angel yang sudah membuang semua emosi. Dia seutuhnya berubah menjadi alat pembunuh. Setiap waktu dia telah membunuh ratusan ribu Hunger yang mencoba menguasai dimensi yang dijaga Guardian Angel. Dia membunuh tanpa belas kasih, darah berwarna hijau yang keluar dari tubuh Hunger saat ini sudah menjadi badai debu kosmik yang berjalan menhelilingi tata surya pada dimensi itu yang dapat menyuburkan planet yang dihujanin debu dari darah Hunger.
Hunger sendiri memiliki bentuk fisik sama seperti manusia hanya saja wajah mereka hampir mirip dengan serangga dan kulit mereka mirip serangga yang ditutupi cangkang keras terbuat dari melanin.
Suatu ketika terdapat sebuah pesawat asing yang memasuki dimensi yang dijaga oleh Guardian Angel terakhir. Pesawat itu jatuh tepat ke sebuah planet yang sudah tak dihuni hewan, hanya terdapat tanaman yang menghuni planet tersebut. Tanaman diplanet itu sangat indah. Daun tanaman itu akan mengeluarkan cahaya ketika disentuh dan ketika menyebarkan spora mirip sebuah pelangi dengan warna dominan hijau neon.
Saat setiap penumpang pesawat itu sedang menikmati pemandangan menakjubkan, sembari makan dari buahan-buahan di planet itu Guardian Terakhir pun muncul dan mendatangi mereka sambil menghunuskan pedang besar miliknya.
"Apakah kau sekutu Hunger?"
"Kenapa dia bisa berbahasa seperti kita?, Tidak tuan, kami bukanlah sekutu Hunger, justru kami kedimensi ini karena Guardian Angel yang menjaga dimensi kami telah dibunuh oleh para Hunger." Ketua rombongan pesawat itu hanyalah seorang pemuda dan terlihat sangat takut terhadap Guardian Angel terakhir.
"Siapa nama Guardian Angel penjaga dimensimu?"
"Namanya adalah Rafaela, Dia adalah Guardian Angel Wanita yang sangat kami sayangi dan hormati" Tiba-tiba semua penumpang kapal menangis sedih saat ketua rombongan mulai bercerita kronologi kehancuran dimensi mereka.
*Setelah ketua rombongan menceritakan kenapa mereka bisa terdampar ke dimensi ini*
"Aku sudah lupa siapa Rafaela, tapi aku merasa tanganku bergetar dan tubuhku terasa berat. Tapi aku melupakan siapa dia"
"Mungkin kau sudah membuang perasaanmu, Mungkin saja yang saat ini kau rasakan, biasa disebut kesedihan" Salah satu gadis kecil memberikan pendapatnya.
Jumlah penumpang kapal tersebut berjumlah 4 orang. Jo pemuda yang memimpin, Sena wanita muda yang menjadi wakil Jo, Rey Anak laki-laki yang selalu menjaga vi, dan Vi adalah gadis kecil dan anak yang paling kecil diantara mereka semua.
Mereka bersembunyi dari Hunger karena dimensi ini yang masih terdapat Guardian Angel sebagai penjaganya. Mereka diberikan koordinat oleh Freya sebelum dia terbunuh.
"Di dimensi ini hanya terdapat 2 planet, dan kedua planet di dimensi ini tidak berpenghuni dan hanya dihuni oleh tumbuhan. Dulu kedua planet ini dihuni oleh Ras Xenos, tetapi ras mereka sudah punah."
"Masih belum tuan, Anda adalah Ras Xenos terakhir" Jawab jo dengan wajah serius
"Mungkin saat ini para Hunger telah berpesta mengambil energi dari semua dimensi yang tak berpelindung"
" Mereka membutuhkan waktu 1 minggu untuk sampai kemari tuan, apa yang harus kami lakukan" Tanya jo kepadanya
"Bukan kewajibanku melindungi kalian, aku hanya bertugas menjaga dimensi"
Mendengar jawaban itu, jo sebagai ketua memutuskan untuk mengumpulkan semua makanan yang ada diplanet ini sebagai cadangan makanan saat mereka kabur dari para Hunger.
Waktu terus berlalu hingga waktu seminggupun berlalu. Mereka terus berinteraksi dengan Guardian terakhir itu, berharap perasaanya muncul kembali.
"Tuan ini sudah seminggu, sudah waktunya kami pergi dari dimensi ini" Jawab Jo
"Baiklah, berhati-hatilah"
Persiapan sudah siap dan pesawatpun mengudara bersiap membuka portal menuju dimensi yang mereka anggap aman.
Tiba-Tiba muncul ratusan pintu dimensi dari segala arah. Termasuk pintu dimensi yang Jo dan kawan-kawan buka sudah dikuasai para Hunger. Seketika pesawat Jo ditembak oleh pesawat musuh dan terjatuh. Segera Guardian Angel berubah ke mode bertarung dan berusaha menghancurkan portal yang dibuka para Hunger.
Terlihat Jo keluar dari kapal dengan menggotong Sena yang sudah tak bernyawa akibat terkena tembakan dari musuh, sementara Rey menggendong Vi menjauh dari kapal. Guardian Angel tidak memperdulikan mereka dan tetap melanjutkan tugasnya menghancurkan semua portal. Saat memasuki mode bertarung, dia bisa bergerak 3 kali lebih cepat daripada cahaya, hal ini yang membuat para Hunger tidak bisa mengalahkannya sampai saat ini.
Setiap Guardian Angel mewarisi bakat yang berbeda-beda. Seperti Halnya Rafaela yang memiliki keuatan bisa mengeluarkan pedang cahaya yang amat panjang hingga bisa membelah planet dalam sekali tebas.
Waktu terus berlalu dan Jo pun tewas tertusuk pada bagian dadanya. Rey terus berlari hingga akhirnya dirinya dan Vi terkepung. Pada akhirnya Rey mengorbankan dirinya dengan meledakkan diri menggunakan bom plasma. Vi yang masih selamat terus berlari dan meneriaki Guardian Angel terakhir dengan nama aslinya.
Mendengar nama yang sudah lama tak pernah terdengar membuat dirinya terjatuh dari langit. Dalam keadaan dirinya tak berdaya Vi pun akhirnya tewas tertembak. Beberapa saat setelah Vi mati, Odin segera bangun dan menghampiri Vi yang sudah tak bernyawa.
Dia melihat mayat Vi dan setelah ribuan tahun dia mulai bisa menangis. Odin menggendong Vi menuju ketempat Jo dan Sena mati. Semua kenangan pedih mulai teringat kembali. Asal-usul Odin pun mulai terungkap dan dia baru mengetahui ternyata Rafaela adalah anaknya yang dulu sangat dia cintai.
Dalam keadaan penuh emosi Odin membantai habis armada yang saat itu menyerang dimensi itu dalam sekejap. Setelah para Hunger mundur, Odin menguburkan mereka bertiga. Tiba-tiba muncul sebuah cahaya dari tubuh Odin dan dia tertidur.
Saat bangun dia sudah melupakan lagi jati dirinya dan apa yang barusan terjadi. Dia kembali lagi bertugas menjaga dimensi dan kembali lagi hanya sebagai alat.