Ini adalah tahun 2014 dan masih ada juga orang yang bermimpi masuk kedalam dunia lain di tahun yang sudah terlampau moderen ini.
Dia adalah orang yang selalu penasaran dengan dunia lain yaitu adalah dunia jin. Pemuda yang menginjak umur 25 tahun ini bernama Reyhan yang sangat terobsesi dengan dunia Jin.
Reyhan berkeinginan memasuki dunia jin, lalu dia meminta bantuan kepada sahabatnya, Adam. Adam adalah salah satu orang yang bisa memasukkan Rey ke dunia jin. Dan hari ini adalah hari dimana untuk pertama kalinya Reyhan masuk kedalam dunia jin, dunia yang tidak akan pernah bisa dilihat oleh manusia dengan mata telanjang.
Sekarang Reyhan sedang tidur terlentang diatas kasur sambil menutup mata. Temannya yang bernama Adam membacakan doa agar bisa mengirim sahabatnya (Rey) ke dunia gaib/dunia dimana para jin hidup.
"Apa lo siap? " tanya Adam.
"Ya, " jawab Rey yakin.
"Ingat, apapun makanan yang diberikan atau ditawarkan oleh bangsa jin janganlah kau makan," Kata Adam meningkatkan persyaratan yang telah dibahas 20 kali dalam 3 hari terakhir ini.
"Baiklah, " kata Rey pasrah.
Adam pun membacakan doa dan mengirim roh Reyhan ke dunia Jin. Setelah melewati kabut asap yang tebal sampailah roh Rey didunia jin.
Rey pun berjalan - jalan dan berkeliling didunia jin.
"Halo, namamu siapa?" tanya jin perempuan cantik tapi tidak secantik manusia.
"Rey, namaku Reyhan," jawab Reyhan sambil tersenyum.
"Halo Rey aku Catty, panggil aja Cat," sambil tertawa.
"Kucing? Hahaha ada ada aja kamu Rey. Oh ya ya ayo mampir ke rumah ku, deket sini kok, " kata Catty mengajak Rey.
Saat perjalanan ke rumah Catty, Rey melihat banyak orang berlalu lalang. Inilah dunia Jin, kami bisa melihat mereka (manusia) tapi mereka tidak bisa melihat kami (jin).
Setelah sampai dirumah Catty yang memiliki desain minimalis dan bisa dibilang elegan. Kalo dilihat dari rumahnya, Catty adalah anak dari jin kaya.
"Siapa ini Cat? " tanya jin perempuan, dia adalah ibu dari Catty.
"ini Rey, tadi ketemu dijalan, " jawab Catty.
Singkat cerita, Adam mengeluarkan Rey dari dunia jin karena Adam merasa Rey sudah cukup bermain disana. Adam tidak menyia - nyiakan ke Esa an Tuhan yang diberikan kepadanya. Dengan sebuah doa, Adam berhasil mengeluarkan Rey dari dunia jin dan mengembalikan roh Rey kedalam tubuh Rey.
"Alhamdulillah, gimana Rey rasanya?" tanya Adam menyinggungkan senyum.
"Aku punya banyak pengalaman baru Dam, kapan - kapan lagi ya. Makasih loh, kalo gitu gue balik dulu ya Dam," Kata Rey langsung berlalu begitu saja tanpa mendengarkan jawaban dari Adam.
Setelah satu minggu berlalu, akhirnya Rey pun meminta Adam untuk mengirimnya ke dunia jin lagi. Ini adalah kali kedua Rey berjelajah ke dunia Jin. Karena Rey merasa bahwa dunia jin itu jarang ada perseteruan dan penduduknya lumayan ramah.
Seperti perjalanan yang pertama, peraturan diperjalanan yang kedua pun masih sama. Bahwa Rey dilarang memakan atau meminum sesuatu dari dunia jin. Dan dia pun melakukan perjalanan keduanya di dunia jin, bukan hanya untuk main - main tapi dia berniat melakukan penelitian tentang dunia jin. Tentang bagaimana manusia bisa melihat Jin dan Jin bisa berinteraksi dengan manusia. Tapi apa itu mungkin?
Setalah perjalanan kurang lebih 2kali 24 jam Rey pun kembali dengan keadaan untuh.
"Alhamdulillah, " gumam Adam, yang mendapati Raya membuka mata dengan keadaan selamat.
"makasih Dam. Oh ya Dam, lusa lagi ya Dam. Soalnya gue ada janji sama Catty, " kata Rey.
"Tapi Rey, harusnya ini yang terakhir, " kata Adam.
"plisslah Dam, gue tau ini jaman moderen dan harusnya gue gak ngelakuin ini. Tapi gue mau tau gimana pesta didunia jin, " kata Rey memaksa Adam.
"Aih... pesta disana sama dengan disini Rey, " kata Adam menghela nafas kasar.
"Tapi gue cuman mau lihat.... pliss Dam. Pokoknya iya yah, lusa gue kesini lagi, " kata Rey sambil berlalu pergi.
"Aish.... Anak itu.... Rey!!!! " Kesal Adam.
*****
Lusa pu tiba, Rey sudah berbaring dikasur. Dan Adam sudah duduk dikursi samping kasur.
"Lo inget jangan sampai lo makan atau minum yang ada didunia jin, " kata Adam mengingatkan syarat yang sangat penting.
"iya, lo udah bilang 25 kali, " kata Rey.
"oh ya, lo kembaliin gue setelah 6 jam gue ada disana yah. Pokoknya gue janji ini yang terakhir, " kata Rey.
"iya, cepet mau tidur gue, " jawab Adam sambil membuang nafas untuk menetralkan amarahnya.
Rey pun sampai didunia jin. Hari ini adalah hari diadakannya pesta oleh keluarga Catty.
Pesta pun dimulai dan berlangsung meriah, banyak tamu yang berdatangan serta makan yang mengoda selera pun tersaji dengan rapi.
Ada buah apel yang begitu bersih dan terlihat sangat mbggiurkan. Rey terus menatap buah apel tersebut.
"kenapa? Mau makan itu? makanlah, " kata jin lelaki yang duduk tepat di sebelah Rey.
"ah gak kok, aku kenyang, " jawab Rey.
"ini pesta loh, masak gak makan apa - apa, " kata jin lelaki yang baru saja datang dan duduk di samping Rey.
"Ayo makanlah, kenapa tidak makan? " tanya Catty yang baru saja berdiri disana.
Lalu jin laki - laki yang duduk disebelah Rey mengambil dan memakan apel yanga ada dihadapan mereka.
"Ayo makan, " kata Catty sambil menyodorkan apel.
"gak ah," jawab Rey, padahal air liurnya udah mau menetes dari tadi.
"kenapa sih? ini enak kok gak beracun juga, " kata Catty.
Karena Rey sangat ingi memakan apel, dia mengambil apel yang disodorkan Catty dan memakannya. Setelah memakan segigit buah apel itu, Rey merasa tubuhnya sangat ringan sampai - sampai terasa melayang dan hatinya menjadi gembira seketika. Dengan kegembiraan sesaat dia merasakan semua hidangan yang tersaji di pesta itu. Dia melupakan janji yang telah ia 'iyakan' sebanyak 25 kali, karena sahabatnya mengatakan itu juga selama 25 kali.
Pestapun telah usai....
Dunia manusia dimana Adam berada. Adam sedang pergi ke swalayan untuk membeli minuman. Karena cuaca yang pa as berhasil mendorong Adam untuk pergi ke swalayan dekat rumahnya.
Saat pulang dari swalayan Adam menyebrangi jalan, Dan..... 'Cekkiiiiiit' 'Bruak' bunyi rem mobil yang nyaring berhasil menusuk indra pendengaran pejalan kaki lainnya. Dan orang sekitar menoleh kearah suara.
"Kak Adaaaaam" teriak seseorang dan langsung berlari menghampiri Adam yang sudah tergeletak lemas tak berdaya.
"Bangun.... kak, hiks... hiks... kak... hiks... kumohon bagun... hiks... hiks... " seorang wanita berusaha mengoncangkan tubuh kakaknya yang bersimbah darah.
Lalu Adam pun dilarikan kerumah sakit dan ditangani oleh dokter di ICU. Tapi Tuhan berkata lain, Adam meninggal pada umurnya yang genap 25tahun hari ini, tepat pada hari dan tanggal kelahirannya walau ditahun yang berbeda.
Ditempat Rey berada yaitu dunia Jin. Dia sedang menunggu panggilan Adam untuk mengembalikan rohnya kedalam tubuhnya yang terbaring ditempat tidur Adam.
Tapi sudah 7 jam tidak ada tanda - tanda bahwa Adam akan mengembalikan rohnya. Lalu Rey pun. memutuskan untuk kerumah Adam didunia manusia. Saat sampai didepan rumah Adam tenggorokannya tercekat dan matanya membulat sempurna melihat bendera merah dikibarkan.
'ADAM' pikirannya kacau melayang entah kemana. Rey langsung masuk begitu saja menerobos kerumunan, karena dia hanyalah roh maka sangat mudah baginya untuk melihat Adam. Dan betapa kagetnya dia melihat Adam sudah terbaring lemas di perinya dengan tubuh yang berwarna putih pucat dan kain kafan menjadi busana terakhirnya.
"Adam...... " lirih Rey, tak terasa airmata menetes membasahi pipinya.
Dadanya terasa sesak dan tenggorokannya terasa kering melihat sahabatnya yang sudah tidur dengan tenang didalam peti mati.
"Adam.... maafkan aku, " sesal Rey sambil terus meneteskan air mata.
Roh Adam pun muncul disamping peti.
"maafkan aku Rey, " ucap Adam dan tersenyum kearah sahabatnya yang sedang meneteskan air mata.
"Adam..... apa aku bisa kembali? " Tanya Rey.
"Aku tidak tau. Tapi kamu telah melanggar janjimu, kenapa kamu memakan itu Rey? Kenapa? aku kecewa padamu Rey. Maafkan aku yang tak bisa menyelamatkanmu Rey, maaf, " kata Adam lalu arwahnya menghilang.
Setelah Adam dikuburkan, Rey masih senantiasa duduk dirumah Adam.
"pak, bagaimana dengan kaka Rey? Mungkin kak Adam sedang mengirim Kak Rey ke dunia jin, " tanya adik perempuan Adam.
"bapak juga gak tau nak, mungkin Rey sudah makan makanan kaum jin. Kalo gak makan, walaupun Adam meninggal dia akan kembali kesini dengan sendirinya, " kata Bapak dari Adam yang berhasil membuat pendengar ketiga tercengang, Rey disela - sela air matanya.
"Saat Ini Menyesal Bukanlah Hal Yang Berguna, Karena Pada Kenyataannya Penyesalan Tidak Dapat Merubah Apapun." ~Adam
~SELESAI~
Terimakasih yang sudah mampir. Silahkan tingalkan komentar bagaimana cerita ini?
Mohon maaf bila ceritanya tidak bagus, karena ini kali pertama aku membuat cerita tentang Ruang Lain. Sebelumnya tidak pernah membuat, berbeda dengan cerpen ku yang sebelumnya.... aku pernah membuat cerita yang bergenre seperti itu.
Makasih Sekai lagi 🙏🙏🙏☺☺☺