Pada tahun 1856, seorang penemu hebat dunia lahir. Sosok yang sangat berpengaruh dalam perubahan dunia, sosok yang sangat amat di kagumi karena temuan-temuannya memudahkan kegiatan.
Sosok itu bernama Tesla. Lahir di Smiljan, Kroasia. Sosok yang di juluki ilmuwan gila oleh para ilmuwan pada masa itu. Temuan-temuan Tesla sangat berguna bagi seluruh umat manusia, salah satunya radio.
Radio di temukan oleh Tesla pada tahun 1943, namun terjadi kontroversi hak paten, dimana Kantor hak paten Amerika Serikat menyatakan bahwa Marconi lah yang menemukan radio, pada tahun 1904, padahal Tesla lebih dulu menemukan sinyal radio pada tahun 1895.
Pada tahun 1886 sampai dengan tahun 1888 Tesla telah menemukan alat alat yang canggih pada masanya, hingga pada 1930 Tesla memikirkan sebuah temuan terbarunya, yang akan mengguncang dunia karena temuannya itu. Dia mempelajari seluruh teori gravitasi, ruang, dan waktu. Selama berbulan-bulan Tesla mempelajari teori gravitasi, ruang, dan waktu.
Dari buku yang ia pelajari, ia dapat menyimpulkan bahwa manusia dapat pergi kemana saja dan kapan saja. Mereka dapat melihat nenek moyangnya, atau mungkin cucu moyangnya (generasi ke 100 kedepan).
Ia lalu menciptakan sebuah mesin waktu, mesin yang dapat kembali atau memajukan waktu sesuka hati. Saat proses pembuatan Tesla di bantu oleh partner setianya, Tulley.
Mereka mengerjakan sebuah proyek besar yang akan mengguncangkan dunia, Tesla menamai mesin itu Tesla Time. Agar hak paten akan mesin itu tidak di curi atau di ambil oleh penemu lainnya.
"Aku tidak peduli hak paten temuan ku di ambil penemu lain, tapi tidak akan kubiarkan mereka mengambil temuan yang satu ini," ucap Tesla saat jumpa pers di Colorado Spring.
Selama 1 tahun lebih, Tesla akhirnya berhasil menciptakan Tesla Time, yang di sebut-sebut akan mengguncang penemuan dunia. Tesla masih merahasiakan mesinnya kepada para wartawan yang mewawancarainya, ia tidak berniat memperjual-belikan mesinnya itu.
"Kau tau Tulley, mesin ini seperti pisau. Dia bisa dibuat untuk memotong bawang, dan juga bisa dibuat membunuh seseorang." Kata Tesla kepada Tulley.
"Lalu, apa yang akan anda lakukan dengan mesin ini?" Tanya Tulley.
"Setelah kucoba mesin ini, aku akan menghancurkan dan menerima surat pensiun dari pemerintah." Jawab Tesla mengaktifkan mesin temuannya.
Mesin yang berbentuk bola transparan, dilengkapi dengan kabel. Di dalam bola itu terdapat kalender waktu yang bisa membuat seseorang pergi ke waktu tersebut hanya dengan mengatur kalender itu.
"Tembak aku jika aku menjadi monster," Kata Tesla memberikan pistol kepada Tulley.
"Tuan," ucapan Tulley tersendat.
"Aku tidak ingin hidup dengan kondisi seperti monster." Kata Tesla memasuki mesin itu.
Tesla memejamkan matanya, dia memilih tanggal 12 Januari 1949. Dan memencet tombol "jump".
Bola itu berputar dengan cepat, maju ke universe lain, menghancurkan penghalang antara ruang dan waktu. Tesla di dalam hanya diam bergetar dan tak membuka matanya. Lalu mesin itu berhenti berputar.
Ia lalu membuka matanya, dengan terkejut ia melihat laboratorium nya menjadi sangat usang dan berdebu. Disana ada Tulley yang bersiap menembaknya dengan pistol, Tesla kira mesin itu tidak bekerja.
"Tulley, mesin yang kita ciptakan tidak lah bekerja." Ucap Tesla dengan kecewa.
Tulley tetap menodongkan pistol ke arah Tesla, ia lalu bertanya kepada Tesla.
"Dari tahun berapakah kau?"
Tesla bingung, Tulley bertanya dengan nada kasar ditambah pistol masih ada di tangannya.
"Apa yang kau bicarakan?" Bingung Tesla.
Door....
"Aaaahg..." Teriak Tesla kesakitan.
Tulley menembak Tesla, namun meleset dan hanya meenggores bahu kanannya saja.
"Kutanya lagi, dari tahun berapa kau?!" Tulley membentak Tesla.
"Apaan yang kau bicarakan bodoh, 1931!!" Bentak Tesla kesakitan.
Tulley terkejut dengan perkataan Tesla, ia membuang pistolnya jauh jauh, dan menolong Tesla dengan membawakan P3K.
"Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Tesla.
"Kau bilang, aku harus membunuhmu pada tahun 1949." Jawab Tulley yang memperban bahu Tesla yang terkena goresan peluru.
"Ha?" Bingung Tesla.
"Kapan aku mengatakannya?" Tanya Tesla.
"Di swalayan pada tahun 1940." Jawab Tulley.
Tesla semakin kacau dan bingung.
Ia akan pulang, dan akan memikirkan hal aneh ini, dan mencoba untuk tidak memberitahukan kepada Tulley di tahun 1931 soal ini.
Tesla kembali ke mesin waktunya, dan berpamitan dengan Tulley di tahun 1949.
Ia menutup pintu mesin itu lalu Tulley mengatakan sesuatu.
"Jangan pergi ke tahun 1943."
Tesla yang tak mendengar ucapan Tulley itu hanya melambaikan tangan tanda perpisahannya.
Tesla kembali lagi ke tahun 1931.
Ia membuka pintunya, dan Tulley disana siap menodongkan senjata nya. Lalu setelah melihat Tesla yang tidak menjadi monster, Tulley menaruh lagi senjatanya dan bertanya.
"Tampaknya mesinnya tidak berhasil tuan,"
"Berapa lama aku disana?" Tanya Tesla.
"10 menitan." Jawab Tulley mengemasi barang-barangnya.
Tesla merahasiakan keberhasilannya dari Tulley, berharap universe lainnya akan berubah dan hancur. Tanpa Tesla sadari, jika universe lainnya hancur, universe yang lain juga ikut hancur. Dalam artian jika sebuah pohon mati, maka bunganya juga ikut mati.
Tahun 1932, Tesla mencoba mesinnya lagi. Namun sekarang tanpa Tulley.
Ia mencoba untuk pergi ke tahun 1943, dan melihat perkembangan teknologi pada masa itu.
Setelah melewati perbatasan ruang dan waktu, Tesla berhasil menuju ke tahun 1943. Ia pergi ke sebuah taman dengan pakaian samarannya, agar ia tidak terlihat mencolok dan menarik perhatian. Saat ia berjalan menuju taman, disitu ia melihat dirinya yang lain sedang berjalan dengan terburu-buru menggunakan pakaian yang semrawut, mantel kumuh dan rambut acak-acakan.
Ia menatap dirinya yang lain, tidak ada pikiran untuk menyapa dirinya di tahun yang lain. Di lain sisi, suara tembakan terdengar dengan jelas. Seluruh orang yang ada disana lari kocar-kacir ketakutan, polisi yang bersiaga mencari sumber tembakan itu.
Tesla kembali ke laboratorium nya, berniat untuk pulang. Namun dia dicegat oleh seorang misterius.
"Berhenti kau." Ucap pria itu.
Tesla terhenti langkahnya.
Pria itu mendekat dan mengungkapkan bahwa ia adalah Tesla yang lainnya. Ia adalah Tesla yang tadi dilihatnya pada dengan mantel kumuh dan rambut acak acakan.
"Ha?" Kaget Tesla melihat dirinya ada di depannya.
"Cepat pergi dan hancurkan mesin mu." Ucap Tesla di tahun 1943 dengan menodongkan pistol.
"Agar apa?" Tanya Tesla.
"Kau sadar tidak, perbuatan mu telah merusak dimensi ruang dan waktu." Marah Tesla tahun 1943.
"Perbuatan ku adalah perbuatan mu." Ujar Tesla.
"Cepat kembali dan pergi ke tahun asalmu, dan hancurkan mesinnya!" Suruh Tesla di tahun 1943.
Tesla kembali ke laboratorium nya, dan akan pergi pulang. Namun ia malah memencet "jump" saat waktu menunjukan 10 Mei 1940.
Terpaksalah Tesla kembali ke tahun 1940 dan ia melihat, mesinnya kehabisan bahan bakar. Tesla pergi untuk mencari Tulley, dan memberitahu rahasia sebenarnya yang Tesla tutup tutupi.
Ia lalu mengingat bahwa Tulley pernah mengatakan kalau mereka akan bertemu di swalayan pada tahun 1940.
Pergilah Tesla ke swalayan yang ada di kota, ia mencari-cari Tulley sekitar 2 jam an. Beruntung Tesla menemukan Tulley yang sedang membeli buah nanas.
"Hei Tulley." Panggil Tesla.
Tulley menoleh dengan terkejut,
"Tuan? Bukankah Anda ada di Colorado?" Tanya Tulley.
Tesla menarik Tulley menuju ke tempat yang sedikit sepi, di swalayan.
"Aku akan menjelaskan, bahwa mesin itu bekerja." Ucap Tesla.
"Wah, syukurlah." Kata Tulley dengan mata berbinar-binar.
"Maaf aku membohongi mu, karena sebenarnya mesin itu bekerja saat percobaan pertama kita." Ujar Tesla.
"Aku berasal dari tahun 1932, dan sedang kehabisan bahan bakar." Kata Tesla.
"Bisakah kau membelikan ku bahan bakar mesin!" Suruhnya.
"Baik tuan," jawab Tulley.
"Bagaimana tuan tahu kalau saya sedang di swalayan?" Tanya Tulley.
"Kau sendiri yang mengatakan bahwa kau ada di swalayan," jawab Tesla.
"Tahun berapa?" Tanya Tulley
"1949" jawab Tesla.
Tulley terkejut Dengan ucapan Tesla. Karena pada tahun 1949 Tesla sudah lama meninggal. Namun Tulley tidak mau memberitahukan kejadiannya seperti apa.
Singkat cerita, Tesla berhasil kembali ke tahun 1932.
Ia merusak mesinnya seperti yang di katakan dirinya pada tahun 1943. Dan menjalani hidup normal seperti biasa, lalu menerima surat pensiun dari pemerintah.
Hingga pada tahun 1943, Tesla dinyatakan meninggal karena tertabrak oleh mobil saat hendak pergi karena mendengar suara tembakan. Mobil sang penabrak belum juga tertangkap, dari saksi yang ada. Pengendaranya menggunakan mantel yang kumuh, muka masih belum jelas dan polisi menyatakan bahwa ini kasus tabrak lari.
Pelaku penembakan misterius juga tidak diketahui.
Maaf kalau ceritanya tidak jelas(ŏ﹏ŏ)
Intinya, Tesla di tahun 1943 meninggal akibat ulahnya sendiri, karena universe telah hancur yang membuat Tesla yang lainnya masuk ke dunia Tesla yang lain juga.
Singkatnya seperti ini.
Tesla telah menghancurkan dinding universe dengan mesinnya.
Jadi, meski Tesla telah menghancurkan mesinnya di tahun 1932. Di universe yang lain, Tesla tidak melakukan itu dan malah mencoba untuk menyelematkan dirinya dari kematian tabrak lari yang dirinya sendiri lakukan.
"Jika Anda ingin menemukan rahasia alam semesta, pikirkan dalam istilah energi, frekuensi, dan getaran" ~Nikola Tesla
Terima kasih yang telah membaca(◍•ᴗ•◍)