suatu hari aku pergi ke perpustakaan sekolah karna penasaran dengan gosip yang ada dibalik nya
belakangan ini ada gosip yang mengatakan jika kau pergi pada saat menjelang malam kau bakal diambil makhluk misterius atau terkena kutukan
saat itu langit sudah akan gelap aku nekat ke perpus bersama dua sahabat ku saat itu ruangan sangat gelap jadi kami hanya menggunakan senter hp saat melihat lihat tanpa sadar teman ku meninggalkan ku sendirian
tepat saat aku menyadarinya aku mendengar suara pintu perpus tebuka aku berpikir mereka sudah pulang duluan karna takut saat aku terus berjalan dilorong yang sepi dan gelap saat aku berbalik...
buahhhhhh
yuri teman ku menggangetkan ku aku sangat terkejut sampai sampai hp aku terjatuh
saat aku akan menggambil nya aku merasakan ada sebuah buku disamping nya aku pun melihat buku itu buku yang aneh menurutku saat aku baca dari setiap lembar seperti buku misteri aku pun membawa nya pulang
aku bertanya pada yuri kenapa dia disini dia berkata dia iseng ikut dengan ku aku pun menanyakan apa dia melihat 2 sahabatku
dia berkata dia tak melihat nya
keesokkan hari nya aku pergi kesekolah seperti biasa saat sampai disekolah aku melihat banyak mobil polisi dan murid yang berkumpul di depan perpus
aku bertanya pada salah satu murid
dia berkata petugas perpus tadi pagi menemukan mayat yuri didepan pintu dan darah nya ada dimana mana seperti yuri mati diseret
aku kaget mendengarnya tapi bukan kah kemarin aku keluar perpus bersama yuri!!!!!!!
saat itu aku juga melihah ibu sahabat ku yang menangis saat dia melihatku dia tiba tiba bertanya dengan histeris
"desssyyy dimana anak tante kenapa kau tinggalkan sendiri kenapa kau membawa Nasyaa ketempat seperti ini"
"nasya anak yang penurut dia tidak pernah melanggar kata kata ibunya!!!!! ini pasti gara gara kamu kamu yang mengajak anak saya ketempat terkutuk ini!!!!!"
aku kaget padahal kukira Nasya sudah pulang kemarin pak polisi pun bertanya dimana aku terakhir kali berhubungan dengan Nasya dan yuri aku hanya menjawab seperti yang terjadi kemarin pak polisi menghela nafas dan berkata kita tak ada pilihan lain selain menunggu anak yang satu nya bangun
yang satu nya berarti Nayla juga
aku bergengas ke rumah sakit setelah bertanya kepada pak polisi itu
disana aku melihat nayla yang meringkuk dan ketakutan saat aku menghampiri nya dia berteriak
"akhhhh tolong aku tolong aku jangan bunuh aku hantuuuu tolong aku tolong aku ada monster"
aku kaget dan segera mundut dan dokter datang membawa suntikkan penenang setalah berapa lama polisi datang dan mengintrongasi nayla saat polisi keluar aku bertanya pada nya saat itu polisi mundur seolah takut padaku
dia hanya menjawab hal ini perlu kami selidiki lagi
akhirnya aku memutuskan untuk pulang
sepanjang jalan aku terus melamun dan hampir tertabrak mobi dan untung nya ada yang menarik ku saat aku berbalik untuk berterimakasih tak ada siapa siapa dibelakang aku kaget setelah nya aku segera berlari pulang saat itu terkujut buku itu ada dikasur ku padahal aku menyimpan nya dimeja belajar
aku pun membaca buku itu isinya tak sama lagi
tapi isinya mengenai kejadian diperpus dengan temanku dan sahabatku
yang sebenarnya terjadi saat aku berjalan dilorong yuri ingin menghampiriku tapi ditarik oleh seseorang yang membawa pisau badan penuh darah dan yang kuliat kemarin adalah hantu ilusi yang perawakan anak berbaju merah dengan kepala yang buntung dan yang menculik nasya adalah hantu berkelamin dia ingin menjadikan nasya istrinya sedangkan nayla dia ditarik oleh hantu nenek lampir tapi dia selamat karna dia punya kalung pelindung dari sebuah pemburu hantu
saat itu aku merinding ketakutan yang menarikku tadi hantu pemilik perpus perawakannya sangat menakutkan
aku dengan segara melempar buku itu keluar jendela
malam nya tubub terasa berat dan aku bermimpi ada diperpus dengan seseorang yang terus memanggilku
kemari ayo sini kita akan selalu bersama mulai sekarang
dan tawa yang mengerikan memenuhi telingaku saat aku terbangun buku itu ada diatasku aku segera membawa buku itu dan membakarnya
saat itu aku akan pergi sekokah tapi ada yang aneh aku selalu merinding disepanjang jalan muka ku juga sangat pucat dan berbagai kejadian yang membuatku sangat takut
saat akan makan siang aku menuruni tangga saat akan menuruni tangga seolah ada yang mendorongku aku terjatuh dan kepala ku berdarah saat sadar aku sudah di uks Guru bilang ingin aku sebaiknya pulang aku pun meng iyakan nya dan pulang kerumah saat akan menyebrang jalan trak raksasa datang dan menabrak ku mayatku hancur berkeping keping tanpa sisa
aku terengah engah dan sadar seseorang menepuk pundak ku dia bertanya aku tak apa apa
padahal tadi seperti nyata saat aku melihat tak ada trak apapun yang lewat orang tadi menemaniku karna khawatir aku kenapa kenapa
saat sampai rumah aku memutuskan untuk mandi karna berkeringat
saat itu seolah ada yang mendorobg ku kepala ku masuk kedalam bak mandi aku berusaha mengeluarkan nya tapi tak bisa aku mulai sesak air mulai memasuki tubuhku sesak sekali saat sadar ternyata aku berminpi lagi aku terengah engah keringat membashiku seperti air hujan
aku segara bangkit dan menuju kamar ku buku itu buku itu ada lagi
kini aku menjauh tangan ku gemetaran aku segera mengambil buku itu dan menyuruh ibuku menyimpan nya
malam nya aku bermimpi tapi kali ini aku melihat sosok nya laki laki yang menawan awal pikir ku lama setelah dia benar benar hampir didekatku aku bisa melihat sosoknya sosok yang sangat mengerikan wajah yang hancur tubub yang bolong mata yang terus mengeluarkan darah bibir yang sobek dia mendekat
ayooo kemari apa aku begitu menakutkan
tangan nya menyetuh wajah ku
aku segara terbangun keringat membasahi seluruh tubuhku tampak mimpi itu adalah mimpi terseram ku aku segara kesekolah membawa buku itu membuangnya lebih tepat nya melempar aku melempar didepan perpus tak peduli kata orang
tapi saat aku memasuki sekolah aku bisa melihat para hantu dan tidak di antara mereka yang berani menatapku mereka sangat menyeramkan untunglah mereka tak mengganggu ku
saat itu semua terlihat normal tapi setiap aku melihat perpus aku akan melihat anak laki laki itu sungguh menyeramkan aku ketakutan dan berlari menjauh
saat malam aku takut takut sakali aku tak bisa tidur
benar saja pintu kamarku terbuka sosok itu datang kini aku meringkuk tak bisa bersuara maupun bergerak dia semakin dekat semakin dekat aku takut takut sekali
dia mencekik ku sesak sekali
apa aku akan mati hiks hiks aku tak ingin mati
aku melupakan sesuatu saat membaca buku itu yang nembuat ku tertarik akhir ceritanya orang itu mati di hari ketiga
tiba tiba jendela terbuka laki laki yang menolongku dan mengantarku pulang kemarin
dia mencekik hantu itu dan mebawa nya pergi entah kemana
aku terengah engah apa ini apa semua ini aku keluar dari rumah dari arah nya dia pergi kesekolah saat sampai aku melihat hantu itu sudah terbakar oleh api biru dia menjerit kesakitan
aku terjatuh saat melihat nya penampakan yang menyeramkan jeritan yang memekik kan telinga
aku bertanya apa dia yang melakukan nya
dia berkata bukan tapi dia .dia menunjuk seseorang di balik sebuah pohon tampak sosok laki laki dengan membawa sebuah sebilah tombak yang berlumaran darah
aku ketakutan sosok itu lebih menyeramkan dan kata kata orang itu seketika membuat ku jatuh pingsan
dia pasanganmu yang terikat dari lahir
saat sadar aku sudah dirumah semua bagai mimpi tapi satu hal pasti itu bukan mimpi karna sosok itu terus mengikutiku dan aku masih bisa melihat para hantu