Judul dari :~🤣🤣🤣🤣🤣🤣~
Tema : Labirin cinta.
Di sekolah SMA Swasta di pagi hari pukul 08.00
para siswa siswi sedang ingin masuk ke kelas masing - masing.Sasha dan temannya Claura sedng mau mask kelas sambil ngobrol.
"Hmmm Claura,kenapa kau masih jomblo pdhl kan kmu cantik?"kata Sasha sambil berjalan.
Claura menggangkat alis sebelah tanda bingung.
"karena aku bingung siapa yang aku suka hehe."
Sebenarnya Claura juga mencintai daved pacarnya Sasha tpi dia tidak mau memberitahu Sahsa karena Claura tdk mau merusak pertemanan mereka
Dilanjutkan ke perbincangan mereka.
Sahsa pun hanya menggangkat ke dua tangnnya tanda menggiiyakn"i iya terserah kmu lah."
Dan ternyata di depan pintu kelas ada Daved sedang berbicara dengan teman-teman nya
Sahsa pun menyapanya.
Sambil melambaikan tangannya"Hai Daved"
Daved membalasnya dengan senyuman yang membuat kaum hawa pasti langsung jatuh cinta"Hai juga,hai juga Claura".
Claura dengan gugup menjawab"H - hai juga"
Mereka bertiga masuk kedalam kelas,bangku Claura dengan mereka cukup dekat sahsa duduk tepat di depan Daved,Claura duduk di samping Sahsa dekat jendela.
Claura selalu merasa cemburu kalau Sahsa di rayu oleh Daved dan tertawa bersama,Claura pun selalu melihat ke arah jendela bila mereka sedang berduaan.
Waktu jam istrirahat pun sudah di mulai Sahsa dan pacarnya makan di kantin sekolah dan tidk lupa temannya Claura,karena tidak ada yng memulai pembicaraan maka Sahsa pun memulainya,
Sambil makan Sahsa berkata.
"Hmmm Daven apa kau tidak ada rencana minggu ini ?"
Daved membalas nya"Gak ada rencana sih kenapa sayang."
Claura merasa tidak di anggap disitu.
Sahsa pun bersemangat untk memberitahukan rencananya"aku ada ide bagaimana kita bermalam di vila ayah ku?Claura kau juga boleh ikut dan Daved juga boleh bawa satu orang yng kau mau"Sahsa mengatakannya sambil tersenyum.
Claura bingung mau menjawab apa jadi dia menjawab dengan seadanya saja"aku mau ikut tapi kenapa gak kalian berdua saja".
Daven tersenyum dan menjawab"kalau berdua saja kan gak asik jadi ya harus banyak".
Sahsa setuju dengan itu "betul kata Daved."
Claura pun menjawab sambil berpikir"Baiklah aku setuju tapi aku minta izin dulu ke orang tua ku"
Sahsa menjawab"oke,hmm kalau kau daved mau membawa siapa?"
"Membawa mu, kmu kan kau pacar ku"daved menggatakannya smbl tersenyum."
Dan wajah Sahsa menjadi merah karena malu"A- aku kan bertanya dengan serius malah di jawab begitu."
Daved hanya tertawa dan berkata" iya iya aku bawa teman kok."
Claura disitu merasa dadanya panas karena cemburu.
Dan bel tanda masuk pun telah berbunyi semua siswa siswi yng ada di kantin masuk ke kelas masing-masing.
SebuahTragedi akan terjadi pada hari minggu saat mereka bermalam di vila milik ayah Sahsa.
Hari minggu yang di nantikan oleh Sahsa pun sudah tiba,Vila milk Sahsa berada di hutan yang rindang dan pemandanggannya sngt indah dan ada sungai dekat Vila tersebut.
Mereka berempat sudah sampai di vila daved membawa teman laki-laki namanya Rei.
Sasha dan Claura membereskan barang2 mereka dan Daved dan temannya sama.
Sahsa berada di dapur sedang menyiapkan makan siang di bantu oleh Claura.
Sambil mengupas bawang Sahsa memulai pembicaraan"Claura kau tidak aku merasa ada yang membenci ku."
Claura pun dengan terkejut dan tidak sengaja pisau melukai tangannya"Ahhh"
Sahsa pun dengan panik bertanya"A-apa yang terjadi,kau tidak apa-apa,kau baik-baik saja kan ?."
Claura pun membasuh jarinya dengan air dan menjawab.
"Aku tidak apa2 cumn luka sedikit ko kau tidk ush panik,hmm soalnya aku terkejut saat ada yang bilng ada yng membencimu padahal kan kau baik".
Sahsa pun mengontrol pernapasannya agar lebih tenang"sebaik-baiknya aku kalau ada yang membenciku iya begitulah,ya udah aku ambil kapas dan obat merah untuk mu."
"Tidak usah aku Sudan baik-baik saja kok"claura menjawabnya dengan sambil tertawa.
Sahsa pun hanya menatapnya dan menuruti perkataan temannya itu.
Makanannya pun sudah siap dan sahsa memenggangil Daved dan Rei agar turun ke bawah untk makan.
Daved turun dari tangga dan berkata"Wah enak sekali aromanya."
Sahsa sambil tertawa sedikit"siapa dulu dong yang masak,iya kan claura"sambil duduk dikursi.
"Iya pasti enak"claura hanya menjawab seadanya saja.
Daved duduk di kursi dekat Sahsa "Hai Rei kau juga makan jangn berdiri saja".
Rei menatap Daved dan berkata"Iya aku duduk Wahai temanku".Rei duduk dekat dengan Claura.
Jam 10.00 malam mereka pun tidur.
Tapi Sahsa terbangun dan mau ke WC dia berjalan sendirian dan mendengar sesuatu dari dapur seperti ada yang membuka laci sebenarnya Sahsa mau melihat tapi karena mau ke wc jadi tidak ,dan dia kembali kekamar , tapi sahsa melihat claura tidak ada di kamar.
Sambil berpikir" kemana ya dia?".Sahsa pun tidak ambil pusing dan kembali berbaring dari ke kasur dan mau tidur,
Beberapa detik setelah Sahsa.Menutup matanya ada suara orang membuka pintu kamar dan suara kaki melangkah menuju ke tempat Sahsa yang ada di kasur,sebenarnya Sahsa mau menoleh tpi dia biarkan dulu siapa tau itu adalah claura pikirnya
Tapi dari tadi tidak ada yang naik kasur dan Sahsa pun memaksakaan untuk menoleh kebelakang dan ternyata ada perempuan yang memegang pisau ingin membunuh sahsa,sahsa mencoba tenang dan bertanya kepada nya karena kamar dalam keadaan gelap"siapa kau ,apa yng kau inginkan ?."
"Apa yang aku inginkan , hanya dia yang aku cintai."Kata orng tersebut.
Sahsa terkejut karena tau suara siapa ini"Claura kau ingin membunuhku?"
Claura hanya tertawa dan berkata"iya knp ha?karena kau selalu dpt apa yng kau inginkan, _AKU IRI DENGAN MU SAHSA BAHKAN KAU MENGGAMBIL PERINGKAT KU DI KELAS DAN ORANG YANG AKU CINTAI_"
Sahsa tidak menyangka temannya sendiri berkata seperti itu,Sahsa sambil menangis berkata"A-aku te -temanmu TPI kau knp begini?maksudnya orang yang kau cintai Jangan-jangan Daved?"
Claura pun menjawab" Iya kau tau betapa sakit hati ku karena kau."
Claura pun tidak ada akal lagi di langsung menusuk dada Sahsa,dia tidak peduli sahsa memohon tapi dia terus menusuknya beberapa kali dan tertawa puas saat melihat Sahsa tidak bernyawa lagi.
"Heh aku puas tinggal aku buang saja mayatnya atau aku buang ke sungai"Claura membungkus mayat Sahsa dengan kantong besar dan menariknya.
Dia tidak peduli lagi dengan bajunya dan wajahnya yang penuh dengan darah,claura pun sudah sampai di sungai dan menceburkan kantong mayat tersebut ke sungai
Dia bercebur juga untuk membersihkan tubuhnya agar bersih,Claura pun kembali ke vila dan bersiap menyiapkan baju dan berniat kabur tapi Daved masuk tapi mengetuk pintu.
"Di mana sahsa?tadi aku melihat mu baru masuk dan kenapa ini kasurnya penuh darah? _APA YANG KAU LAKUKAN CLAURA KEPADA SAHSA_"sambil marah Daved mendekat ke arah Claura dan mencengkram kerah baju Claura.
"A - aku hanya ...mencari angin dan waktu masuk kamar sahsa sudah hilang"Claura menjawab dengan gugup.
"Hemm sudah sudah sdhen tenang dulu jangan begini dia perempuan"kata Rei sambil memenangkan Daved.
Masih dlm keadaan marah "Apa yang tenang,mana mungkin baru masuk kalau mau siap-siap kabur begini."Sambil menatap tajam ke arah Rei
Rei lalu berkata"Claura apa benar kau yng melakukannya?"
Claura pun menangis dan berkata"aku hanya Iri dengannya karena dia berhasil mendapatknmu Daved".
Mendengar itu Daved semakin marah"CUMAN ITU KAU SAMPAI MEMBUNUH HAH KAU SUDAH KEHABISAN AKAL HA?!!"
Bagaikan di tusuk pedang claura mendengar itu"Apa yang kau katakan barusan aku *MENCINTAIMU TAU*".
Daved hanya bermuka masam lalu menyuruh Rei untuk menelpon polisi Rei setuju dan mengambil teleponnya dan bersiap menelpon polisi.
Melihat itu claura sangat takut dan tanpa berpikir panjang langsung menusuk perut Rei,Rei terkejut dan hp yang ia pegang pun terjatuh ke lantai,Rei pun jatuh ke lantai.
Daved yang kaget melihat itu mencoba menolong temannya namun lagi-lagi, Akhirnya Claura juga menusuk leher bagian belakang Daved.
Claura langsung tumbang seketika dan lantai rumah tersebut banyak tergenang dengan *MERAH DARAH*yang kental dan berbau amis,sambil menangis Claura membuang mayat tersebut ke sungai yang sama dengan tempat Claura membuang mayat Sahsa.
"Maaf maaf maaf kan ku Daved,aku tidak berniat membunuhmu"sambil berlutut menangis karena telah membunuh orang yang ia cintai.
Claura pun kabur membawa mobil Daved dan berniat bunuh diri dengan menceburkan dirinya ke jurang,sambil menangis Claura berkata.
"Akuu akan menyusul mu Daved"dan tercebur lah mobil yang di kemudikan Claura ke jurang dan terguling-guling dan terbakar Claura tewas seketika di tempat..