Tema ; mencuri pengantin iblis.
Judul ; KyGe.
Gendre : Horor , Misteri.
●❯────────────────❮●
Santi dan Dodit, hari ini telah menjadi suami istri, hari yang bahagia bagi kami,dan mungkin hari yang menewaskan diantara kami.
Santi dan Suaminya terus mengendarai mobil dengan kecepatan yang sedang, Suaminya terus mengendarai mobil kami.Sampai akhirnya kami sampai di tempat yang kami tuju, yaitu gunung Kelud terletak di Jawa.
Kami pun turun dari mobil dan berjalan menuju ke ke arah Villa, yang sudah kami Sewa.
"Sayang, Aku tidak terlalu sabar untuk hari ini."kata Sinta dengan nada sumringah.
"Aku juga, ha-ha-ha."Tawa Suamiku sambil berjalan berbalik ke arah Villa.
Sebelum Kami melangkah ke arah Villa, tiba-tiba kami dihadang oleh bapak bapak tua.
"Hi, pengantin baru."kata bapak bapak tua dengan nada pelan menggunakan suara serak.
"E...e...e,iya pak ?"tanya suamiku dengan nada gugup.
"Kalian tidak diharuskan ke sini,kalau kalian kesini dan melakukan sesuatu yang nakal di antara kalian akan diambil oleh iblis yang menjadi penunggu di sini."Kata bapak bapak tua itu.
"Ha-ha-ha."Tawa Dodit.
"Ey...Jangan ditertawakan."kata Sinta sambil menyenggol badan Suamiku.
"Maaf saya Hanya mengingatkan kalian."kata bapak bapak tua itu sambil meninggalkan Santi dan Suaminya.
"Pak , Maaf kan suami saya."Teriak Santi.
Bapak-bapak tua itu menoleh dan mengiyakan dan terus berjalan ke arah Villa.
Santi dan Suaminya menatap satu sama lain dengan tatapan bingung, kami pun menggelengkan kepala bersama.
Langkah demi langkah,sampai akhirnya kami tiba di Villa yang bercat abu-abu dan sedikit berlumut yang bertingkat tiga atau berlantai tiga.
Santi terus melangkah masuk kedalam Villa, dan mendapati suasana Jawa, mulai dari peralatan rumah tangga dan seluruh ruangan.Yang membuat suasana di sana menjadi Jawa, terdapat gamelan dan wayang kulit yang berbentuk aneh.
"Sayang kamu jangan aneh di sini ya."kataku sambil menggenggam pergelangan tangan Suami ku.
"Iya..."kata suamiku, sambil memegang erat tanganku.
Santi terus menoleh ke sana ke mari,sampai penglihatannya terpaku pada sebuah lukisan.
"Sayang,Coba lihat."kata Santi sambil melihat kearah lukisan tersebut.
"Apa itu,Lukisan siapa ini ?."Tanya Suamiku sambil memegang lukisan tersebut.
"Itu adalah Raden Dimas Kanjeng Wicaksono."Kata bapak bapak tua yang kami temui tadi di depan Villa.
Bapak-bapak tua itu datang entah dari mana,beliau selalu muncul dari mana saja dan kapan saja.
"Huh...Bapa datang dari mana ?"tanya Santi sambil menjauh dari lukisan itu.
"Jangan tanyakan hal seperti itu, jadi maksud Kalian mau apa ke sini."Tanya bapak-bapak tua,itu sambil melipat tangan ke belakang dan berjalan pelan ke arah keluar.
Santi dan Suaminya menatap heran satu sama lain.
"Maaf Saya dan istri saya hanya menginap di villa ini kurang lebih tiga hari."kata Suamiku sambil melangkah mendekati Bapak bapak tua itu.
Bapak-bapak tua itu tidak menoleh kearah kami dan hanya menundukkan kepala dan terus berjalan pelan keluar dari villa.
"Ada apa dengan bapak-bapak tua itu."Batin Santi
suami nya yang sedari tadi berada di ambang pintu depan, langsung menoleh ke arahku.
"Santi, Kenapa"kata suamiku sambil menepuk bahu Santi.
"Aku tidak apa-apa, kita makan malam dan langsung tidur."Kata Santi sambil menggelengkan kepalanya.
Hari sudah mulai gelap,Santi dan Suaminya melakukan makan malam.
"Bagaimana kalau malam ini kita jalan-jalan malam ini."kata Santi sambil memegang sebuah cangkir yang berisi air putih.
"Itu mau mu."Kata suami ku.
Santi dan Suaminya membersihkan meja makan, dan mencucinya.
Setelah mereka selesai dengan kegiatan tersebut,mereka langsung menuju ke ara pintu depan.
"Kalian mau kemana ?"Tanya bapak bapak tua yang tadi sempat bertemu dengan kami.
Santi dan suaminya sontak terkejut mendengar perkataan bapak bapak tua yang pernah mereka temui.
"Kami ingin pergi keluar sebentar."kata Santi sambil mengeratkan jaketnya.
"Silakan saja, tapi ingat hati-hati dengan penjaga di sini."Kata Bapak-bapak tua tadi.
"Iya Pak."Kata Suamiku sambil berjalan mendahului Langkah Santi.
"Pak kami berangkat dulu."Kata Suamiku dari kejauhan.
kami hanya berbekal Senter,kami terus menelusuri pohon-pohon dan semak semak yang ada di sana.
Hari sudah mulai tengah malam, di langit malam yang bertaburan bintang yang begitu banyak.Suasana di langit malam yang indah dan tenang.
Santi dan suaminya terus berjalan sampai akhirnya mereka menemukan sebuah Goa.
"Sayang,lihat itu ada Goa."Kata Suamiku sambil menunjuk ke arah Goa yang gelap.
"Aku tau,Aku ingin pergi kesana dulu aku ingin BAK (Buang Air kecil )."Kata Santi sambil berlari-lari kecil ke arah semak-semak.
"Jangan lama-lama." Kata Suamiku sambil berjalan Masuk ke arah Goa.
"Iya..."Teriak Santi dari kejauhan.
Santi dan suaminya seolah-olah lupa dengan larangan yang ada di hutan Kelud sana.
Sementara itu Santi sudah selesai buang air kecil di semak-semak, dan membawa sebuah botol yang dikhususkan untuk buang air kecil.
"Hi sayang sudah selesai."kata seseorang yang mirip sekali dengan suara suaminya.
"Sudah."kata Santi sambil melihat kearah dengan suaminya.
"Kamu harus ikut dengan ku."kata seseorang itu sambil menarik tangan Santi.
"Kemana..."tanya Santi dengan nada gemetar.
"Ini adalah kejutan untuk kamu."Kata Seseorang yang mirip dengan Suaminya sambil menutup Mata Santi.
Santi dengan seseorang yang mirip dengan suaminya kini tengah berjalan melewati jalan yang hanya setapak.
Sementara itu Suami Santi curiga dengan istrinya, ia pun bergegas menuju ke arah yang sama dengan istrinya tadi.
"Kemana dia."Kata Suamiku dengan nada khawatir.
sutami Santi terus melangkah dan menyinari seluruh pohon pohon dan semak-semak yang ada di sana,Sampai akhirnya ia mendapatkan jejak kaki yang tidak normal baginya.
"Ini telapak kaki siapa."kata suami Santi yang memegang bekas telapak kaki itu.
Suami Santi terus mencurigai, Seseorang yang tengah menculik istrinya.
"Apakah penunggu atau iblis yang di sini telah menculik istriku."Kata Suami Santi sambil berlari-lari kecil menuju ke arah Villa.
Santi yang tengah merasa gembira,yang dibawa oleh seseorang yang mirip dengan suaminya.
"Aku mau dibawa kemana sayang."kata Santi dengan nada sumringah.
"Tunggu aku ingin melepaskan ikatan yang ada di matamu ini."Kata seseorang yang mirip dengan suaminya.
Perlahan penutup mata Santi sudah terbuka, Semuanya tidak berubah sama sekali.
"Kau mau aku menikahi seseorang yang ada di sana."Kata Santi dengan nada terkejut.
"Aku mau kamu menikah dengan dia."Kata Seseorang yang mirip dengan Suaminya.
"Apakah kau tidak sayang dengan diriku."Kata Santi sambil melihat wajah seseorang yang mirip dengan suaminya.
"Maaf kan aku,aku sudah berjanji dengan seseorang agar menikahi Gadis seperti kamu."Kata Seseorang yang mirip dengan suaminya.
"Aku rela kalau kau dimadu."Kata Santi sambil menangis dan berjalan pelan ke arah Kedudukan pengantin.
"Aku rela kau menjadi suami nya."Kata seseorang yang mirip dengan suaminya.
Santi tidak menoleh dengan Seseorang yang mirip Suami nya.
Pernikahan pun dimulai dengan meriah dan Lancar.
Sementara itu Di villa yang Santi dan Suaminya sewa itu,Sudah ada Bapak-bapak tua yang menghampiri kami tadi.
"Pak saya minta bantuan anda."Kata Suami Santi
Bapak-bapak tua itu langsung menoleh ke arah Suami Santi dan mulai berbicara.
"Maaf saya tidak bisa, menolong kalian."Kata Bapak-bapak tua itu sambil berjalan dan menutup pintu.
"Yang benar saja pak,Istri saya hilang."Kata Suami Santi.
Bapak-bapak tua tersebut tidak membukakan pintu untuk Suami Santi.
"Yasudah saya akan menyelamatkan nyawa istri saya sendiri,tanpa bantuan Bapak."Kata Suami Santi dengan nada membentak.
Suami Santi mulai berlarian kesana-kemari sambil mengucapkan nama Santi.
"Santi..."Teriak suaminya.
Suami Santi terus berteriak-teriak memanggil nama Santi.
"Itu ada jalan setapak."Kata Suami Santi sambil berlari-lari ke arah jalan setapak dan mulai berlari ke sana.
"Ini akan membawa ku kemana "Tanya Suami Santi kepada dirinya sendiri.
Suami Santi terus menerus berlari dan sampailah akhirnya di goa yang terletak jauh dari Villa nya.
"Sayang...."Teriak nya dalam goa.
Suara gemuruh dan suara tawa yang berasal dari Goa tersebut dapat membuat seseorang lari terbirit-birit.
"Suara apa itu."Batin suami Santi.
Suami Santi yang merasa ada Istrinya, Langsung saja ia mulai melangkah kan kakinya.
Sementara itu Santi sudah menjadi Istri dari Iblis yang ada disana.
"Sayang maaf kan aku."Kata Santi sambil memeluk seseorang yang mirip dengan suaminya.
"Tidak apa-apa."Kata seseorang yang mirip dengan suaminya.
Tiba-tiba suara yang samar-samar dari Goa dan Langkah yang memelan terdengar sampai ke dalam Goa.
"Sayang itu suara apa."Santi yang sudah mulai merasakan hawa yang tidak enak.
"Aku tidak tau."Kata Seseorang yang mirip dengan suaminya.
"Pertunjukan Sinden sudah dimulai."Kata Orang yang sudah menjadi Suami Santi.
Sinden dan gamelan sudah mengubah suasana di gelap malam menjadi menyeramkan.
Sementara itu Suami Santi terus menerus mendengar dari luar,suara gamelan dan seseorang yang bersinden.
"Aku harus cepat-cepat kesana."Kata Suami Santi sambil mengambil pisau yang ada di saku celananya.
Setelah Suami Santi sampai di sumber Suara gamelan dan Seseorang yang tengah bersinden itu,Ia tidak melihat siapa-siapa disana.
"Itu Santi kah,Kenapa matanya tertutup."Kata nya mendekati tubuh Santi dan memegang tangannya.
"Santi buka matanya..."Kata Suami Santi."Kenapa kamu disini sendirian."
Sedangkan Santi yang merasa seseorang yang memanggil namanya,Santi langsung menoleh Kesana-kemari.
"Sayang."Kata Santi Sambil melihat ke arah seseorang yang mirip dengan suaminya.
"Itu aku sayang,ini disini aku sayang."Kata Suami Santi sambil menatap wajah Santi."Sayang kita harus keluar dari sini."
Suami Santi sambil menarik dan berlari ke arah ke luar.
Akhirnya Santi pun siuman dan melihat ke bawah.
"Sayang kita ada dimana."Kata Santi sambil melihat ke arah wajah Suaminya.
"Aku yang harus nanya kamu itu ngapain kesini."Kata Suami Santi sambil berlari-lari dengan nafas tersendat-sendat.
"Aku tadi dinikahi oleh orang dan Ada orang yang mirip dengan kamu."Kata Santi.
Mereka pun terus melangkah secepatnya sebelum Iblis yang menikahi Santi Membunuh mereka.
"Ayo sayang cepat."Kata Santi
Tiba-tiba suara Gamelan dan Suara amarah dari dalam dan juga ada teriakan dan tawa yang bersumber dari dalam belakang mereka.
"Ayo...Sayang cepat..."Kata Santi
"Aku sudah berusaha sekuat tenaga."Kata Suami Santi
"Sayang suara gamelan dan sinden nya dibelakang kita."Kata Santi sambil menatap ke arah belakang.
Tiba-tiba saja ada tangan yang dingin dan basah memegang Kaki Santi dan menarik nya.
"Ahhhhhhh...."Teriak Santi sambil menatap kearah Suaminya.
"Sayang ...Aku akan menarik kamu."Kata Suami Santi sambil menarik tangan Santi.
Santi yang merasa ia tidak akan hidup berapa lama lagi,ia langsung saja melepaskan tangan dari Suaminya sendiri.
"Jangan lepaskan tangan ku sayang..."Kata Suami Santi Sambil menangis dan mencoba sekali-lagi menarik tangan Santi.
Dan akhirnya Kaki Santi berdarah,dan kakinya hampir terputus.
"Sayang..."Kata Suami Santi sambil menarik tangan Santi.
Santi yang tidak sanggup lagi menahan air matanya dan Ia mencoba menatap mata suami nya dan berkata.
"Lebih baik kau pergi dari sini,jangan pernah temui aku lagi,Aku harus ditumbal kan oleh bapak-bapak tua itu."Kata Santi Sambil menutup matanya dan meninggal.
"Aku akan ingat pesan kamu."Kata Suaminya sambil menatap Tubuh Santi yang Sekujur tubuhnya bersimbah darah.
"Aku harus keluar."Kata Suami Santi sambil melihat ke arah dalam Goa.
Di dalam Goa itu terdapat lagi suara Burung hantu,dan Suara seseorang yang bersinden dan suara Teriakan dan Gamelan.Di dalam Goa sangat menyeramkan.
Suami Santi sudah keluar dari Goa itu dan langsung pergi kekamar nya dan langsung mengambil koper nya dan meninggalkan Villa itu.
Tamat-------