Punten semuanya. Selamat Pagi, Siang, Sore, Malam bagi yang merayakannya (☆▽☆)
Tantangan ini dikirim oleh Om hantu gentayangan, tantangan dari @Bella Belvis. Mantap kak Bella
(〃゚3゚〃).
Oke tak usah lama-lama lagi, ini dia kutukan versi Fakeggy si anak warnet( /^ω^)/
Di sebuah desa yang lumayan aman, tinggal seorang gadis cantik bernama Bella, ia tinggal sendiri setelah orang tuanya meninggal akibat kecelakaan saat Bella berumur 9 tahun. Hidup Bella tak begitu kacau sebagai anak yatim piatu, setelah orang tuanya meninggal, Bella di asuh oleh bibinya, Novita yang memiliki panti asuhan di desa itu. Bella mendapatkan pendidikan yang pas-pasan namun Bella selalu menggali informasi lebih dari yang ia inginkan.
Bersama dengan sahabatnya, Belvis. Mereka berdua belajar sesuatu yang baru setiap harinya di rumah pohon yang ada di pojok desa. Belvis adalah anak yang terlantar, tak ada yang tau siapa orang tuanya. Hidup Belvis sangatlah berbeda dengan Bella, Belvis diasuh oleh Novita saat Belvis masih bayi. Ia ditemukan di pinggir sungai, hanya berbalut handuk yang kotor, Belvis di lantarkan oleh orang tuanya.
Singkat cerita mereka tumbuh besar di desa berkabut, desa yang mayoritas penduduknya petani dan peternak ayam. Bella dan Belvis tumbuh menjadi gadis remaja yang cantik, hampir satu desa mengenal namanya akibat kepandaiannya membantu penduduk desa. Bella dan Belvis membantu penduduk desa untuk membuat pembangkit listrik tenaga air, mereka juga membuat aliran sungai kecil untuk mengairi sawah para petani.
Hingga suatu hari, datanglah penduduk baru. seorang pria berkemeja hitam dan berwajah pucat, pria itu bernama Ken. Semua orang menyambut hangat kedatangan penduduk baru, tetapi hanya Bella yang tidak memperdulikan kehadiran Ken di desa berkabut itu. Bella merasa ada yang aneh dengan Ken, namun itu mungkin hanya firasat Bella saja.
Selang beberapa hari dari kedatangan Ken di desa berkabut, desa itu kedatangan peristiwa yang sangat aneh, seperti sungai yang kering, dan juga waduk penyimpanan air juga ikut kering. Kejadian ini membuat walikota desa berkabut kebingungan, Bella dan Belvis juga ikut bingung mengenai kondisi ini. Seumur-umur desa berkabut tidak pernah kehabisan air, bahkan saat musim kemarau berkepanjangan. Esok harinya, semua ikan mati di pinggir sungai, kondisi ini makin membuat pusing pemimpin desa dan seluruh penduduk desa berkabut.
"Ada yang tidak beres." Batin Bella.
"Kau sedang memikirkan apa Bell?" Tanya Belvis.
"Aku tak tau, ini firasat ku saja atau kau juga."
"Nampaknya orang yang bernama Ken itu, dalang dari ini semua." Jawab Bella.
Lalu Ken berdiri di depan para penduduk desa,
"Dia telah datang."
"Dia telah datang."
"Dia telah datang." Ucap Ken berulang-ulang.
"Siapa yang kau maksud?" Tanya salah penduduk desa.
"Raja Arok, dia datang dan meminta tumbal." Jawab Ken ketakutan.
Semua penduduk tampak bingung dengan ucapan Ken yang melantur, mereka tidak memperdulikan Ken mengatakan apa.
Hingga Ken seolah kesurupan di tengah-tengah penduduk, dia berteriak dan berkata
"Berikan aku tumbal, aku akan menurunkan hujan untuk desa berkabut."
Setelah mengatakan itu, Ken jatuh pingsan. Bella dan Belvis mulai mencurigai gerak gerik Ken, karena mereka berdua tidak begitu percaya dengan mitos tahayul.
"Ini mulai aneh," ucap Belvis.
"Ya, ini sudah tidak beres lagi." Kata Bella.
Mereka lalu pulang dan menyiapkan rencana.
Sementara itu, Ken mengatakan kepada penduduk desa bahwa Raja Arok marah dan meminta tumbal seorang gadis.
"Raja Arok mengatakan bahwa ia ingin seorang gadis, dikirim untuk melakukan ritual tumbal setiap seminggu sekali!" Perintah Ken.
Semua penduduk tampak mencaci maki Ken dan mulai membenci Ken, mereka sangat marah dengan Ken. Lalu tiba-tiba, Ken menjentikkan jari dan hujan pun turun seketika. Semua penduduk tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Ken lalu menjentikkan jari lagi, dan hujan pun berhenti, mereka menatap Ken dengan penuh arti.
"Apakah kalian sudah percaya?" Tanya Ken.
...
Esok harinya, acara ritual dilakukan untuk menurunkan air hujan. Bella dan Belvis sangat bingung dengan apa yang ia lihat, penduduk desa dengan cepat percaya seluruh perkataan Ken.
"Berhenti!!!" Teriak Bella.
"Apa yang kalian lakukan?" Tanya Bella.
"Melakukan ritual untuk menurunkan hujan." Kata salah seorang penduduk desa.
"Apa?" Kaget Bella.
Lalu Ken datang dan membacakan mantra, seorang wanita dimasukan dalam gubuk tua dan dibacai mantra, lalu sesaat hujan pun turun dengan derasnya. Semua penduduk bersorak gembira, namun Bella dan Belvis marah akan ini semua. Mereka pulang dan meninggalkan ritual pemanggil hujan itu.
"Kenapa mereka dengan cepat percaya dengan orang baru itu?!" Marah Bella.
"Memang siapa orang itu bisa memanggilkan hujan!" Bentak Bella.
"Ini semua ga boleh terjadi Bell, kalau tidak nyawa seluruh gadis di desa ini akan hilang." Ucap Belvis.
"Ya, ini semua harus selesai" ujar Bella.
Malam harinya, rapat dilakukan di kantor pemimpin desa, mereka merencanakan menjadikan Ken sebagai pemimpin desa yang baru. Diluar sedang hujan dan Roger baru datang ke kantor pemimpin desa. Roger adalah pemimpin desa yang adil dan bijaksana, ia telah memimpin desa berkabut selama 10 tahun masa hidupnya.
"Baiklah tak perlu lama-lama lagi, aku lah pemimpin desa yang baru." Ucap Ken dengan nada sombong.
"Apa-apaan kau ini?!" Bentak Roger marah ke Ken.
"Tak akan kubiarkan desa berkabut di tangan orang yang salah sepertimu!" Marah Roger, hingga ia menodongkan pistol ke arah Ken.
"Jika aku jadi kau, aku tidak akan melakukan itu." Ucap Roger menggelengkan kepalanya.
Pelatuk di tarik oleh Roger, dan Roger tiba-tiba terbakar dengan sangat, ia berlari ke keluar hujan namun apinya semakin besar, dan tiba-tiba menimbulkan efek ledakan yang keras.
"Apa yang terjadi?" Tanya Bella, kaget.
Para penduduk desa pergi ke kantor pemimpin desa dan melihat mayat Roger gosong. Semua penduduk desa ketakutan,
"Apakah kalian sudah percaya?" Tanya Ken.
Sudah 2 Minggu Ken menjadi diktaktor di desa berkabut, Bella dan Belvis tak bisa membiarkan ini terjadi lebih lama lagi, mereka melakukan penyusupan di rumah Ken. Dan penyelidikan di sungai-sungai yang kering.
Ketika penyelidikan mereka menemukan sesuatu yang sangat mengejutkan, mereka menemukan selang yang besar dan mengarah ke gorong-gorong menuju kota.
Mereka juga berhasil masuk ke rumah Ken, dan melihat banyak sekali peralatan peralatan yang mereka tidak bisa jelaskan.
Sekitar 5 jam mereka melakukan penyelidikan, dan mereka menemukan bukti-bukti mengejutkan. Hanya menunggu acara ritual, mereka akan membeberkan seluruh bukti yang mereka dapatkan.
Pagi harinya, acara ritual di mulai. Seperti biasa gadis itu dimasukan ke gubuk tua dan di bacakan mantra-mantra penurun hujan.
Saat Ken membacakan mantra, Bella menghentikannya,
"Berhenti!!" Teriak Bella menghentikan acara ritual.
"Apakah kalian bodoh, sampai kalian percaya dengan penipu ulung seperti dia."
"Kita sedang di permainkan, tak ada yang namanya ritual ritual, ataupun kutukan kutukan." Ucap Bella.
"Kita hanya sedang di tipu olehnya, aku telah menemukan bukti ini semua." Lanjut nya.
"Dia menyerap seluruh air di sungai kita, dan mengirimnya ke kota untuk di jual, dia mengirimkan pesawat kecil untuk mengguyur desa berkabut dengan air, jika kalian melihatnya dengan jeli, di atas sana ada namanya pesawat kecil yang bernama drone." Ucapnya
"Lalu, apakah kejadian Roger bisa dijelaskan?" Tanya penduduk desa.
"Bisa, saat hujan. Itu bukanlah air hujan biasa, itu adalah sebuah minyak, yang di semprot kan oleh drone. Dan saat pelatuk ditarik akan mengeluarkan percikan api dari pistolnya dan akan membakar seluruh baju tuan Roger yang terkena minyak itu, dan Ken sudah menyiapkan dengan mengosongkan isi peluru milik tuan Roger saat tuan Roger hendak pergi." jawab Belvis.
"Ini semua hanya akal-akalan Ken, untuk mencuri sumber daya kita!" Teriak Belvis.
Semua penduduk desa tampak bingung, suasana hening. Lalu saat Ken mencoba kabur, seluruh penduduk desa mengejar dan menangkapnya.
Itu dia cerita yang dapat gw remake. Karena gw ga pandai dalam hal-hal berbau kutukan, maka gw mencoba untuk mengakali agar ceritanya tetap jalan meski rada ga nyambung( ꈍ_ꈍ)
Maaf kalau ceritanya ga nyambung
(っ˘̩╭╮˘̩)っ
Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi. ミ●﹏☉ミ
Gw Zen salam anak warnet•́ ‿ ,•̀