Nama ku Ana ,remaja umur 13 tahun. Aku tinggal di sebuah perdesaan yang jauh dari kota. Aku tinggal di desa bersama nenekku.Orang yang sangat aku sayangi. Sekaligus satu" nya harta yang sangat berharga bagiku. Selain nenek aku tidak punya siapa siapa lagi.
Desa Semangat itulah nama desa tempatku tinggal. Dari namanya sepertinya desa ini bukan desa yang penuh dengan misteri maupun cerita horor tapi apa boleh buat harapan tak selalu sesuai dengan kenyataan. Faktanya desa ini mempunyai begitu banyak cerita horor dan juga misterius.
Nenek adalah sumber informasi bagiku. Nenek sering ..menceritakan cerita horor tentang desa Semangat maupun pengalaman horor nenek selama ia tinggal di desa ini. Aku sangat takut dengan segala hal yang berbau horor dan misterius. Tapi entah kenapa aku selalu tidak bisa melewatkan cerita horor nenek. Aku selalu mendengarkan nenek bercerita. walaupun setelah itu aku tidak akan berani pergi kemana pun sendirian khususnya kamar mandi.
salah satu cerita nenek yang paling melekat di ingatan ku adalah
" Jangan Tidur Di Jam 12 Siang Nanti Di Tindih Setan "
Konon katanya jika kamu tertidur di jam 12 siang maka kamu akan di tindih SETAN !!! Hal itu berlaku bagi semua kalangan baik tua ,muda maupun balita. Jika kamu sudah di tindih setan maka kematian adalah risiko terbesarnya.
Nenek bilang orang yang ditindih setan tidak akan bisa bernafas dan juga menggerakkan tubuhnya ,dengan kata lain setan itu akan mengambil ahli tubuh orang itu selama ia masih menindih tubuh orang itu.
Orang yang di tindih tidak akan kehilangan kesadaran nya. Ia masih tetap sadar meski tidak bisa menggerakkan tubuhnya. Orang yang ditindih akan mengeluarkan suara. Itu adalah suara permohonan agar bisa di tolong orang lain, sayangnya suara yang di dengar orang lain bukanlah suara permohonan dari orang itu melainkan suara" aneh dan juga seram dari setan yang menindih. Sehingga orang" akan berfikir berkali" untuk menolong orang itu.
itu suara setan atau suara orang yang ditindih setan?!! mungkin sebagian orang akan berfikir seperti itu ketika mendengar suara" aneh itu. Atau mungkin sebagian orang akan langsung lari secepat yang ia bisa dan menyelamatkan dirinya sendiri .
Pagi ini aku iseng" bertanya pada nenek perihal " Jangan Tidur Jam 12 Siang"
aku menemukan nenek di ruang tengah sedang asik menonton TV.
"Nenek" sapa ku dan langsung duduk di samping nenek
" hmmm..? " jawab nenek tanpa menoleh ke arahku
" ih nenek kok gitu ?!! liat aku dong... aku mau tanya sesuatu nihh " jawabku sedikit kesal pada nenek
"Apa.. ?" jawab nenek sambil menoleh ke arahku
" hehe gitu dong nek.. kan asik.. "
"nek apa ada cara untuk menolong orang yang sedang di tindih setan?! " tanya ku dengan mimik wajah serius pada nenek
"ada" jawab nenek dengan santai nya
" apa ?"
"tumben kamu nanya hal gini duluan!!
udah gak penakut lagi nih " goda nenek
" enggak dong.. aku kan cucu nenek yang paling pemberani... ayo cepat kasih tau nek.. "
" iya iya.. caranya mudah saja.. kamu hanya perlu menepuk atau memukul tubuh orang itu dengan kuat dengan begitu setan itu akan segera pergi "
" dipukul? berarti harus dari jarak yang dekat dong nek ? "
" iya dong... gimana kamu berani gk mukul orang itu?! "
" enggak ah... gak niat nolong juga kok " jawab ku sedikit kesal sekaligus pada nenek
"hahaa... keberanian mu memang cuma sebesar bini jagung. ahhaha " ledek nenek pada ku.. aku hanya cemberut menanggapi ledekan nenek.. sifat nenek memang sedikit ngeselin +usil...tapi aku sayang. hehe
" nenek mau tidur sebentar ingat bagunkan nenek sebelum jam 12 siang "
" sip....." jawab ku dengan sebuah senyuman di wajahku
kemudian nenek pergi ke kamarnya dan aku tentu saja pergi bermain bersama teman"ku.
roni, irma, aku dan irwan. kami berempat sedang asik bermain kelereng di taman tempat biasa kami bermain. Sepertinya sudah lama kami bermain kelereng bersama. Aku penasaran jam berapa sekarang.
"Ron jam berapa sekarang? "
" jam 12:13 pm " jawab roni setelah melihat jam tangannya
" apa?!! jam 12:13 ?!! " kataku memastikan kalimat roni tadi
"iya... " jawab roni sedikit kesal karna aku berteriak padanya tadi
" astagaa.......!! " jawab ku dengan spontan
aku segera lari sekencang mungkin menuju rumah dan meninggalkan teman" ku. Aku menghiraukan segala panggilan mereka, saat ini aku hanya mengkhawatirkan satu hal "NENEK".
Sesampainya di rumah dengan cepat aku membuka pintu kemudian aku berjalan menuju kamar nenek .Sebelum aku sampai di kamar nenek aku sudah mendengar suara" aneh.. dan suara itu.. berasal dari kamar nenek.
terdengar suara tawa yang nyaring dari kamar nenek.. aku merinding mendengar nya... suara tawanya sangat mirip seperti suara tawa hantu yang di sebut KUNTILANAK!!!
aku merasa kakiku tidak bergerak sama sekali... begitu juga dengan suaraku... sama sekali tidak bisa keluar... aku mematung ..padahal jarakku dan kamar nenek tidak jauh lagi.... tapi kenapa aku malah tidak bisa bergerak sama sekali... aku menangis sejadi" nya... tetapi suaraku sama sekali tidak keluar. Entah suaraku yang memang tidak keluar atau aku yang tidak dapat mendengar suara ku sendiri .
dalam tangisan aku berdoa dalam hatiku..
" Tuhan... tolong selamatkan nenekku... jangan ambil dia dariku.... lindungilah dia dari makhluk jahat apapun.....jangan biarkan dia terluka. Tuhan... kau tau aku sangat menyayangi nya... kumohon... biarkan aku hidup dengannya lebih lama lagi.... kumohon... selamatkan satu" nya cahaya dalam hidupku .Tuhan.. "
sesaat kemudian aku merasa kakiku sudah bisa di gerakkan... aku segera berlari ke kamar nenek.. namun langkah ku terhenti ketika sudah berada di depan kamar nenek. Aku bingung... kenapa sama sekali tidak ada suara yang keluar dari kamar nenek?! Hantu itu akan pergi jika aku menepuk nenek..atau jangan" nenek.. ... . Dengan perasaan yang campur aduk aku memberanikan diri masuk ke dalam kamar nenek...
clik...
" gelap" gumam ku
aku kemudian menghidupkan lampu kamar nenek.Aku bernafas lega ketika melihat nenek tertidur pulas dengan posisi terlentang.
Syukurlah tidak terjadi sesuatu yang buruk.
Aku melirik jam dinding yang ada di kamar nenek. Jam itu menunjukkan pukul 16:00. Aneh... padahal jarak rumah nenek dari taman bermain tidak begitu jauh... hanya butuh 10 menit dari rumah nenek ke taman bermain... tapi sekarang sudah sore saja..
aku meletakkan seluruh tubuhku disamping nenek kemudian aku memeluk nya. Aku merasa ada sesuatu yang aneh saat aku memeluk nenek. Tubuhnya begitu dingin.. sedingin es!! aku memperhatikan perut nenek.. perutnya tidak bergerak sama sekali.... dengan ragu aku meletakkan jari telunjuk dan jari manisku di leher nenek... dan...
"NENEK......... "
aku berteriak sekuat mungkin sambil memeluk nenek erat".... air mata yang tadinya sempat terhenti.. kini mengalir lagi...
Ya benar saja... nenek pergi.... dia sudah tiada...
"satu satunya cahaya dalam hidupku kini telah padam. SEKARANG KAU PUAS?! "
SEKIAN..
haii...
makasih udah baca cerpen ini sampai selesai.... ini pertama kalinya aku buat cerpen horor... maaf ya... jika cerpen ini masih banyak kurangnya..
yuk tulis pesan yang kalian dapat dari cerpen ini di kolam komentar. Aku tunggu ya...
Jangan lupa tekan tombol like juga ya... 💚da...