Jika saja aku bisa memberinya sebuah istana yang berlapis Emas Aku akan memberinya dan bahkan jika langit yang dia inginkan ataupun nyawaku aku rela memberikannya
"Huk huk huk"mata sayu ku menatap langit langit kali ini aku berada dirumah sakit lagi dan lagi
suara langkah kaki buru buru aku tau itu itu ibuku sepertinya dia baru tau aku masuk rumah sakit lagi
perlahan aku bisa mendengar suara khawatirnya
"nak... nak .. kamu gak papa kan nak ... i i bbu kan dah bilang .. kamu gak usah sekolah .."tangan ku basah seperti nya ibu menangis
dari kecil aku sudah sakit sakitan dan hanya ibu yang ku punya ayahku pergi dan tak peduli padaku dan ibuku. aku membenci nya
dan pendengaranku pun tak seperti yang lain aku sulit mendengar tapi aku tidak Tuli sepenuhnya aku hanya bisa mendengar walau tidak terlalu jelas
ibu berhenti menangis kini dia bangkit dan pergi keluar aku perlahan hanya bisa mendengar suara ibu berbicara dengan dokter dan dia kembali menangis
saat ibu kembali dia membawa buah buahan dia mengupaskan nya dan menyuapiku
andai andai andai saja aku tak sakit sakitan. aku tak akan menjadi beban nya, aku yang akan menyuapi nya, aku yang akan menemani nya saat sakit, aku yang akan memijatnya saat dia lelah
aku terbangun sepertinya aku tertidur tadi
aku melihat kesamping ibu masih disini dan dia tertidur tampak wajah lelah nya
air mataku tak henti turun dia telah mengorban kan segala nya untuk ku
rumah yang mewah, mobil yang mewah, perhiasan cincin dan emas. dia menjual semuanya untuk ku
anak satu satu nya yang juga menjadi alasan ayah pergi
Aku pernah melihat walau hanya sekilas saat ibu dimarahi oleh bos nya dan dipecat
alasan yang sepele lagi karna ibu membawaku dia khawatir padaku
tak henti sampai situ ibu jadi bekerja full time karna tak ada yang menerima nya bekerja dengan membawaku
aku masih ingat dan terlihat jelas dimataku saat ibu membawaku kesebuah taman aku bermain tapi tak sadar aku menyebrang jalan mobil kencang hampir menbrak ku takut takut aku sangat takut tapi tak ada sakit hanya kehangatan ibu memeluk ku dia yang tertabrak darah mengalir di kepala nya
suatu gerakan membuat ku tersadar ibu khawatir aku menangis dia mengusap air mataku dan mecium keningku kehangatan datang padaku
saat malam tiba ibu pergi dan aku ingin kekamar mandi aku pun mencoba untuk bangun aku tak boleh selalu menyusahkan ibu
prrakkkkk
akhhhhhh
sakit sakit sakit sekali dada ku sakit
penglihatanku mulai buram aku bisa mendengar suara para dokter yang mengatakan aku harus di operasi dan tangis ibu yang kudengar jelas wajahh nya pucat air matanya tak henti jatuh
sayup sayup aku terbangun tak ada siapa siapa disini aku ingin bertemu "ibu ibu ibu ibu dimana"aku ingin minta maaf aku membuat masalah lagi untuk nya
tak ada respon aku menangis menangis berusah bangkit dan mencari ibu. ibu yang berkorban segalanya untuk ku lalu pintu terbuka itu pasti ibu ibu"ii bbb uuuu" suara lemah ku mungkin tak terdengar "kamu istirahat saja dulu"
suara ini ini ini
ddia.. dia... ayahku.. untuk ..apa untuk apaaaa dia disiniiii!!!!!
aku ingin ibu ibu bukan ayah dimana ibu ibuku aku ingin mencari nya
aku berusaha bangkit terus bangkit mencari ibu
kepalaku sakit... tidakkk... aku harus cari ibuuu... ibu... seharusnya sudahhh disinii... hiks ibu ibu dimana
"tenang tenang dulu nak kamu gak boleh bergerak dulu kamu masih harus istirahat"
tidakk... aku tak mau istirahat...
"pp ppe rrg iii ii !!!!"
brukkkk aku terjatuh
seorang suster datang dan dia membawa suntikkan tidakkkk.... aku tak ingin di tidurr
aku inginnn... ibu...
aku terbangun kini aku melihat ayah mengupas apel hiksa ibuuuu kenapa ibu tak menemuiku
ibuuuu... apa ibu marah.. jadi ibu tak mau menemuiku... ibu aku minta maaf.. ibu aku mohon buuuu.. maaf buuu aku bikin ibu susah ....
"..."
dia mengusap air mata ku aku menggeleng aku benci pada nya dia pergi membuat ibu menderita
"...''
dia diam dan terus mengupas apel
perggiiiii!!! aku tak inginnn apelll yangg kauu KUUPASSS
aku terbangun lagi lagi aku tertidur aku ingin ibu ibu... maafiin aku buuu.. aku akan dengeriiiin ibu mulai sekarang ...
pintu terbuka tampak seorang wanita paruh baya dia duduk dia sepertinya tak sadar aku sudah bangun
dia terisak air mata nya jatuhhhh
".. nak kamu yang kuat yah.. masih .. ada nenek disini ikhlas kan saja ... ii bbu ..mu telahhh pergiii"
bammmm
bagai tersambar petir ibu pergi pergi jadi kenapa aku bisa cepat sembuh!!!! karna ibu ibu....
hikss hikss ibu air mata ku jatuh
nenek sadar dan dia mulut nya dia kaget aku tidak tidur
ibuuu maaf bu maaaf bu kau berkorban lagi untuk ku
nenek memeluk ku dengan erat aku merasakan kehangatan tapi kepergian ibuku adalah suatu hal yang tak pernah aku bayangkan
10 tahun berlalu
ibuu ibuuu baik baik saja disana kan yah bu ibu taj perlu khwatir aku tak kan menyia nyiakan usaha ibu aku akan membuat dunia tau bahwa ibu adalah ibuku yang paling berharga ibu yang merelakan segala nya agar anak nya bisa hidup
setiap hari aku akan datang kemakam ibu berdoa untuk nya merawat makam nya hanya itu yang bisa kulakukan untuk ibu atas segala yang dia berikan bahkan jika aku memberinya semua yang ada dibumi itu tak akan cukup menutupi semua yang dia berikan
aku tak bisa memberi ibu apa apa tapi aku akan mewujudkan sebagian mimpi ibu
untuk ibu yang penuh kasih segala nya untuk ibu
Jika aku diberi kesempatan lagi aku ingin membuat ibu tersenyum dan dengan bangga mengatakan aku anak ibu yang paling berharga
(hargai lah jika dia masih hidup)