Hai, perkenalkan namaku Intan. Umurku 13 tahun, dan hari ini saya akan menceritakan tentang pengalaman Ibu saya selama saya dan Ibu saya tinggal di sebuah kontrakan angker. Kontrakan itu terletak di depan gudang angker yang sering dijuluki sebagai gudang alam. Kenapa dijuluki sebagai gudang alam? Karna didalam gudang itu banyak sekali tanaman liar yang tumbuh,oleh karena itu para warga menyebutnya sebagai gudang alam. Saat itu umur saya masih sekitar 2 atau 3 tahun. Oh iya, saya hanya tinggal berdua bersama Ibu saya, sedangkan Ayah saya jarang pulang kerumah karna tempat kerjanya begitu jauh. Baiklah mari kita mulai!
Kejadian itu terjadi sekitar jam 11 malam, Ibu saya dan saya sedang tidur di sebuah kamar yang sering saya jadikan tempat bermain dan juga tidur. Kamar itu terletak dibelakang dekat dengan dapur kontrakan kami. Ketika Ibu saya sedang tidur tiba-tiba ada suara seperti langkah kaki seseorang yang sedang berjalan didepan pintu kamar saya. Sontak Ibuku kaget dan langsung terbangun dari tidurnya, sedangkan aku masih tertidur dan seolah-olah tidak mendengar suara apapun. Karna penasaran Ibuku membuka pintu kamar ku yang hanya ditutupi oleh sebuah selambu warna hijau. Namun, disaat Ibuku melihat sekeliling tidak ada siapapun disana. Ibuku takut jika suara langkah kaki itu adalah langkah kaki maling yang menyelinap ke dalam kontrakan ku. Akhirnya Ibuku kembali tidur. Dan tak lama kemudian Ibuku mendengar suara aneh lagi, yaitu suara langkah kaki kuda disertai dengan suara kudanya. Ibuku kembali terbangun dan ketakutan! Ibuku langsung memelukku karna takut ada hal aneh yang terjadi kepadaku. Karna sedari kecil Ibuku sudah sering melihat, merasakan, dan juga mendengar, akhirnya Ibuku menyadari bahwa kontrakan ini tidak beres. Namun, Ibuku tetap memutuskan untuk tinggal dirumah itu karna tidak ada pilihan lain. Beberapa bulan kemudian, aku sudah lulus TK diusia ku yang seharusnya masih bersekolah di TK. Namun, karna aku sudah bisa membaca dan menulis sebelum masuk sekolah akhirnya aku bosan dan ingin naik ke kelas nol besar. Karna guruku kesal akan tingkah lakuku yang selalu mengganggu proses belajar akhirnya aku dinaikkan ke kelas nol besar. Ya itulah aku saat masih kecil xixixi. Singkat cerita, Ibuku ingin membeli rumah itu. Namun, karna pemilik kontrakan itu menaikkan harganya menjadi lebih mahal, akhirnya Ibuku memutuskan untuk pindah disebuah rumah yang sedang Ibuku bangun. Aku merasa sedih karna harus pindah, rumah ith menyimpan banyak kenanganku dengan teman masa kecilku. Disana aku sering bermain dengan nya dan tertawa bersama, meskipun rumah itu tidak seperti rumah pada umumnya. Beberapa hari kemudian aku pindah dari rumah itu, dan berapa sialnya aku dan Ibuku kami malah mengalami hal horror yang lebih parah dirumah baru kami. Namun, sekarang kondisi rumah baru kami sudah normal dan tidak ada seperti itu lagi. Dan ya, selama aku tinggal dikontrakan itu badanku sering sakir-sakitan dan tubuhku terlalu kurus beda dengan yang sekarang. Sekarang aku sehat dan menjadi gendut hahaha. Namun, penghuni kontrakan baru itu juga mengalami hal aneh seperti Ibuku dan aku. Dan ya, anak-anak mereka juga sering sakit-sakitan, ditambah ekonomi mereka selalu saja menurun padahal kalah dilihat-lihat penghasilan mereka lumayan kok. Ibuku dan Ayahku dulu juga mengalami hal seperti itu. Kata orang-orang disekitar situ, bahwa rumah itu membawa kesialan kepada penghuninya. Namun, aku tak terlalu mempercayainya karna aku sudah percaya bahwa rezeki itu udah di atur sama Tuhan Yang Maha Kuasa.
TAMAT
~Salam manis dari author❤✨