Pada suatu hari,di sebuah sungai yang angker di Kota Surabaya.
Tinggal lah seekor Siluman Ular yang sangat besar.
Sungai ini sering digunakan oleh warga untuk kehidupan sehari-hari.
***
Suatu hari tepatnya dimalam hari.
Tono dan Sirah sedang pergi memancing.
"Aduh,Sirah aku kebelet Sirah..."Ucap Tono.
"Pergi ke konten Owh..."Ucap Sirah.
"Haduh,males aku Rah...Aku tak buang air nang kono bae ya..."Ucap Tono.
Tono pun berlari untuk buang air besar di sungai.
Tanpa Tono sadari, kotoran tersebut mengenai kepala Siluman Ular tersebut.
PPPAAAKKK
Ekor Siluman Ular itu mengenai badan Tono dan badan Tono terhempas sampai jatuh ke sungai.
"AAAAAAHHHHHHH"Teriak Tono yang terhempas ekor Ular tersebut.
"AAAAAAHHHHHHHH"Teriak Sirah yang melihat seekor Ular besar menghempas tubuh Tono.
DIPERJALANAN...
"AAAAAAHHHHHHHH"Teriak Sirah Ketakutan.
"WOIII,Sirah ada apa...???"Tanya Budi.
"Tadi aku lihat seekor Ular besar di sungai,aku wis berusaha sekuat tenaga narik Ular itu tapi Ular itu malah masuk ke dalam sungai lagi..."Jelasnya bohong.
"Masa sih...???Sirah ini tak badannya cungkring dari dulu..."Ucap Budi di dalam hati tak percaya.
"Ya Allah aku harus ngabarin Keluarga Tono...Innalillahi Wa Inna..."Ucapan Tono berhenti karena ada seseorang yang memanggil namanya.
"SIRAH...!!!"
"AAAAAAHHHHHHHH,Tono jadi setan..."Ucap Sirah terkejut.
"Setan Gundul...Aku ini kejebur di sungai kok malah di tinggal lari...???"Ucap Tono tak percaya.
"Itu...Anu..A...A..Ku..."Ucap Sirah gugup.
"Tuhkan bener..."Ucap Budi di dalam hati.
"Wis lah...Cerita bae kejadian sebenere kepiye..."Ucap Budi.
"Jadi gini ceritanya..."Ucap Sirah menjelaskan.
***
Sirah melihat seekor Ular yang sangat besar menghempas tubuh Tono.
***
"Iya Sirah...Hiii..."Ucap Tono sambil meloncat ke pengakuan Sirah.
"Apa sih No..."Ucap Sirah sambil melempar tubuh Tono ke bawah.
BRUUKKK
"Wahahaha...Kok lucu ya...???"Ucap Budi sambil tertawa geli.
"Kejebur sungai kok lucu...?!?!Lucu mu tah..."Ucap Sirah kesal.
"Lah iya...Kita kan sudah sering dengar dari orang-orang dulu... Kalau sungai itu angker...masih aja ngenyel..."Ucap Budi.
"Wong kita biasanya mancing di sana nggak kenapa-kenapa...Ada lagi kan beberapa warga yang beraktivitas di sungai itu...Kok sekarang setannya malah gangguin kami...???"Ucap Tono.
"Sudah-sudah...No sini No tak menetralisir tubuhmu...Biar energi gaib itu nggak nyangkut di tubuhmu..."Pinta Budi.
"Sit...Sit...Sit...Kamu ngerti apa...???"Tanya Sirah.
"Yang paham ginian kan si Anggoro..."Ucap Sirah heran.
"Ya...Aku diajari Anggoro dikit-dikit...Buat bekal kerja...Sini No..."Jelas Budi.
***
Budi adalah seorang pemasang Tower PTS.
Dia sering ketempat-tempat terpencil.
Kadang harus tinggal di tempat tersebut.
Pengalaman-pengalaman mengerikan sudah ia alami.
Tapi dia sudah membekali dirinya dengan ilmu spiritual.
Dan kemampuannya masih di latih oleh Si Anggoro.
***
Hari demi hari berganti.
Warga sekitar mulai beraktivitas di sungai tersebut.
Tapi warga sekitar lebih sering membuang sampah sembarang.
***
Pada malam hari ada seorang warga yang pergi memancing di sungai tersebut.
***
"Kok sepi ya...???"Tanya nya heran.
"Tono dan Sirah mana ya...???"Tanya nya sambil memakan keripik.
"Gluk...Gluk...Gluk..."
WUSSS...WUSSS... WUSSS..
Warga tersebut membuang sampah ke sungai tersebut.
Tak beberapa lama kemudian.
Kait pancing nya menangkap sesuatu.
***
"Yes dapat ikan, dapat ikan...Kok berat ya...???
Wahhh ikan monster nih...!!!"Teriaknya keras.
***
Tak beberapa lama kemudian muncullah sosok yang memakan pancing tersebut.
Ternyata adalah Seorang Siluman Ular.
Siluman Ular tersebut menyemburkan Bisa beracun nya ke warga tersebut.
***
"Apa itu tadi ya...???Jangan-jangan ada penunggunya...?!?!Hiiiihhh...Lari aja...!!!"Ucapnya ketakutan.
***
Keesokan harinya warga tersebut terkena penyakit aneh.
Dia selalu mendesis-desis,dan menggeliat-liat di kasurnya.
Semua rambutnya rontok.
Budi,Tono dan Sirah menjenguk warga tersebut.
***
"Astaga..."Ucap Tono.
"Astaghfirullah..."Ucap Sirah.
"Kurang ajar..."Ucap Budi dalam hati sambil menelepon seseorang.
***
Malam harinya Budi ke sungai tersebut.
***
"Kau sudah keterlaluan mengganggu manusia...Tidak usah bersembunyi...Aku sudah tahu keberadaan mu...Ayo maju..."Ucap Budi dengan tegas.
"Ssshhhh... Ssshhhh... Ssshhhh... Hahaha...Kalian para manusia tidak tahu untuk menjaga kebersihan...Aku akan membuat dirimu sama seperti temanmu itu....!!!"Ancamannya.
***
Siluman Ular tersebut menyemburkan cairan Bisa ke tubuh Budi.
Budi menahan nya dengan kemampuannya.
Tenaga Siluman Ular tersebut sangat kuat.
Budi lalu terjatuh dengan tangan yang masih menahan Bisa beracun ular tersebut.
DOR..DOR..DOR..
Ternyata itu adalah Si Anggoro.
***
"Kamu nggak apa-apa Budi...???"Tanya Anggoro.
"Aku nggak apa-apa Ro...Kok kamu bisa kesini...???"Tanya Budi.
"Tadi aku telepon kok nggak di jawab...???"Tanya Budi.
"Maaf tadi handphoneku,ku matikan, lagi nyetir perjalanan dari luar kota.Terus aku datang langsung di kasih tahu sama Tono dan Sirah..."Jelas Anggoro.
***
Anggoro adalah seorang pemburu burung gagak.
Tempat-tempat angker sudah pernah ia datangi.
Senjata andalannya juga sudah ia mantrai.
***
"AAAAAAHHHHHHHH"Teriak Siluman Ular tersebut kesakitan.
"Kalian para manusia aku akan..."Ucapnya terjeda karena ia di tembak oleh senapan Anggoro.
DOR..DOR..DOR..DOR...
"Aku sudah tahu keberadaan mu sejak dulu...Boleh saja kau tinggal disini tetapi jika kau sudah mengganggu manusia maka aku tidak akan segan-segan memindahkan dirimu ke tempat lain.."Ancam Si Anggoro.
"Baiklah... Baiklah...Aku menyerah...Aku menyerah..."Ucap Siluman Ular tersebut.
"Aku akan berhenti mengganggu manusia lagi tapi dengan satu syarat."Ucap Siluman Ular tersebut.
"Apa..??"Tanya Budi.
"Manusia harus menjaga kebersihan sungai ini.Dulu sungai ini sangat bersih tapi sekarang sampah dimana-mana."Jelasnya.
"Baiklah kau cabut dulu Bisa mu yang mengenai warga disini.Setelah itu kami akan membersihkan sungai ini."Ucap Budi.
"Baiklah..."Ucap Siluman Ular tersebut.
***
3 Bulan Kemudian...
Warga yang terkena jangkitan penyakit kini mulai sembuh.
Sungai yang tadi sangat kotor sekarang menjadi bersih seperti dulu.
***
"Aku pamit Yo..."Ucap Budi setelah membersihkan sampah.
"Eh mau kemana...???"Tanya Tono dan Sirah bersamaan.
***
PESAN MORAL:SATU SAMPAH YANG KALIAN BUANG,AKAN MENIMBULKAN BERIBU-RIBU MASALAH.
***TAMAT***