begitu banyak guru guru yang tampan di sekolah ku namun hanya ada satu guru yang membuat ku terpesona
"selamat pagi pak" kata wati
"iya pagi" kata pak hendra
"eemmm senyuman nya selalu membuat ku terpanah andai aku bisa memiliki nya tapi apa dia " gumam wati
"pak apa saya boleh bertanya" kata wati
" iya silahkan" kata pak hendra
"apa pak hendra sudah menikah" kata wati
mendengar itu semua orang pada riuh
"itu bukan pelajaran tapi masalah hati" kata salah satu siswa
"cieeeeee" kata siswa laki laki nya
"saya belum menikah" kata pak hendra
"wahhh sangat pas sama saya pak hehheheh" kata wati
"apa yang pas maksud kamu" kata pak hendra
"tidaka ada pak" kata wati
"oke kita lanjut ya pelajaran nya jangan mikirin nikah dulu " kata pak hendra
"tapi pak nikah itu masa depan yang cerah " kata wati
satu kelas ribut karena sikap ceroboh nya wati yang menggoda guru tampan nya itu
"ayooo kamu ke kantor saya sebentar" kata pak hendra
"ngapain pak" kata wati
"ikut saja" kata pak hendra
lalu pak hendra dan wati masuk ke ruangan pak hendra di sana hanya ada mereka berdua
"apa kamu ingin mennikah dengan saya" kata pak hendra
"hah apa maksud pak hendra" kata wati bingung
"bukan kah kau ingin menikah dengan ku" kata pak hendra
"jika boleh sih iya" kata wati
lalu pak hendra mendekatkan bibir nya ke arah wati ingin mncium nya
"apa yang pak hendra lakukan" kata wati
"bukan kah kau ingin menikah dengan ku berarti kau juga siap untuk hal yang seperti ini" kata pak hendra
pak hendra mencium gadis cantik itu dengan lembut yang membuat nya hanyut dalam ciuman itu
ciuman yang hangat di berika oleh guru tampan nya semakin lama ciuman itu semakin begairah yang membuat wati menahan desahan
"jangan di tahan" kata pak hendra
"aagghhhh pak hendra kau sungguh nakal" kata wati
"tapi sungguh membuat ku tergodakan" kata pak hendra
tok tok tok
"hah siapa itu" kata pak hendra bergegas membenarkan baju nya
"astaga guru macam apa ini dia mengoda ku" gumam wati dalam hati
lalu pak hendra pun membuka pintu kantor nya dan nampak lah seorang guru yaitu guru nita
"ada yang bisa saya bantu bu" kata pak hendra gugup
"saya ingin mengantarkan makanan ini untuk pak hendra" kata bu nita lalu memperhatikan sekeliling tidak ada orang namun ada sepatu wanita di lantai
yang membuat nya curiga
"maaf pak itu sepatu siapa" kata bu nita
"oh itu sepatu saya" kata nya
"bukah kah bapa sudah pakai sepatu dan juga itu sepatu wanita tidak mungkin kan bapa memakai nya" kata bu nita mulai curiga dengan kebohongan pak hendra
pak hendra adalah guru yang paling tampan di sekolah itu wajar saja jika banyak murid dan guru yang menyukai nya
"oh mungkin sepatu murid yang ketinggalan karena buru buru masuk ke kelas" kata pak hendra
"oh baiklah apa boleh saya masuk" kata bu nita
"eeemmm saya ada urusan di luar jadi apa kita bisa makan di luar" kata pak hendra
"baiklah" kata bu nita
mereka lalu meninggalkan kantor itu wati keluar lalu bergegas keluar juga dari kantor itu tapi sebelum keluar dia membenarkan baju nya itu
wati pun ingin masuk ke kelas namun di sana sudah ada guruu tentu saja dia akan di hukum karena melewatkan beberapa jam pelajaran
"misi bu" kata wati
"dari mana saja kamu" kata bu nana
"saya tadi ke toilet" elak wati
"tidak ada kebohongan berdiri kamu di depan mana ada orang ke toilet sampai berjam jam" kata bu nana marah
"maafkan saya bu bukan maksud saya untuk" belum wati melanjutkan ucapan nya bu nana sudah memotong kalimat nya
"cukup saya tidak perlu penjelasan mu kalo di hukum ya terima saja" kata bu nana
lalu melanjutkan pelajaran nya,wati hanya diam saja di depan kelas tanpa melihat teman teman nya wajah nya tertunduk
"oh ya anak anak nanti ada guru baru yang akan mengajar kalian" kata bu nana tersenyum
"siapa bu " kata lita
"apa lebih ganteng dari pak hendra" kata lulu
"tentu saja umur nya lebih muda dari semua guru yang di sini" kata bu nana
"wahhhh" kata yang lain
"heh kalian ini mau sekolah apa cari suami" kata joko
"hahhahah betul tu" kata dimas
"hhmmm wati silahkan duduk" kata bu nana sinis
"terimakasih bu" kata wati
"hhmmm.....ya anak anak besok jadwal guru itu masuk kelas kalian jadi bersikap lah yang ramah dan jangan membuat nya marah seperti hari ini" kata bu nana memendang ke arah wati
"iyaa buuu"kata semua siswa dan siswi
bu nana pun pergi dari kelas mereka semua siswi sibuk membicarakan guru yang akan masuk itu sedangakan siswa nya pergi ke kantin
"wati tadi kamu pergi ke mana lama sekali" kata lisa
"ke toilet sa" kata wati terkejut dengan pertanyaan lisa karena dia takut lisa dan teman teman nya yang lain mengetahui apa yang sebenar nya terjadi
"kau tidak bohongkan " kata lisa curiga
"lisaaaa kau curigaan sekali kepada sahabat mu ini hhahahahha" kata wati tertawa namun hati nya sakit mengingat kejadian itu
"semoga saja lisa tidak mengetahui apa yang terjadi mungkin dia akan sakit hati melihat orang yang dia sukai yaitu guru yang mengambil ciuman pertama ku hikkksss hiksss" gumam wati dalam hati serasa hati nya menangis di dalam sana
"oh baiklah" kata lisa
"hayyy gaes ayo kita makan ke kantin" kata doni
"ayooo " kata mereka
ke kantin sekolah adalah di dekat kelas mereka jadi tidak jauh
"siapa itu tampan sekali " kata nana
"kata nya itu guru yang baru" kata doni
"wahhhh ganteng sekali tepat banget apa yang di katakan oleh ibu " kata lisa
"dihhhh kalian tidak bisa melihat cowok ganteng sedikit aja mata nya udah mau keluar" kata doni
"eehhmmmm kamu cemburu ya" kata ilmi yang tiba tiba datang
"eh lu datang tiba tiba malah bilang aku cemburu lagi palingan kamu yang cemburu karena gak dapat contekan hahahha betul kan aku" kata doni
"kalian ya benar benar deh udah ngejek aku malah gak di kasih contekan pula sakit banget hati akuuuu" kata ilmi
"jangan cengeng kamu cuma gitu aja hahhahhah" kata nana
tiba tiba saja geng usil datang menghampiri mereka
"eh kalian pindah gih kami mau duduk di sini"kata lola
"eh udah kami duluan yang datang ngapain kalian ngusir kami" kata lisa
"jangan ngebantah ya kalian cepat pergi" kata lola
"iya nih di suruh pergi aja susah banget kaya ratu sekolah aja deh kalian sombong banget hahahhaha gak usah cari masalah deh sama kami" kata lala
"ah bikin masalah aja kalian ini" kata lila
"ahhhh kalian ini kenapa lila,lola lala bikin gw kesal aja deh" kata nana
"berani lu bentak bentak gw hah" kata lala
"ada apa ini?" tanya seseorang ternyata itu adalah guru baru mereka yang sangat tampan itu
Tunggu kelanjutan nya ya author pamit dulu nanti di sambung lagi cerita nya untuk itu sampai di sini dulu cerita nya biar kalian makin penasaran 🤗