Neisya Alifia Ahmad...
Wanita 25 th, tinggal di sebuah Dusun yg Asri.
Neisya dikaruniai wajah yg cantik.
Suami Neisya meninggal kecelakaan, 3 th yg lalu.
" Sya... kamu terima saja Lamaran Mas Prastowo itu. Kurang apa sih dia ? " Arini sahabat Neisya mencomblangi Prastowo & Neisya.
" Gak kurang apapa, Rin..! Tapi Neisya yg belum kepikiran buat nikah lagi. " jawab Neisya.
" Terus sampai kapan kamu jd single parent bagi Tiara putrimu ? " kejar Arini teman mengajar Diniyah Neisya.
" Ya sampai Neisya nanti punya suami lagi lah ! " jawab Neisya enteng.
" Ya kapan itu ? " Arini terus mengejar.
" Ya ketika Allah mengirimkan jodoh buatku nanti "
" Kalo gak dikirim gimana ? ya tetep harus ikhtiyar juga Sya.. ! " seru Arini.
" Ikhtiyar terus juga Rin ! tapi tetep Allah yg menentukan buat kita. " jawab Neisya.
Usai mengajar diniyah, Arin kerumah Neisya. Arin penasaran dengan Neisya, yg tak mau menerima pinangan Prastowo.
" Ummi....! " Tiara putri Neisya memanggil ibunya.
" Eeh anak umi yg cantik, salim sama Aunty Arin dulu sayang..!"
" Aunty Arin jug cantik ya umi ? ! " kata gadis polos itu.
"Aduuh masih kecil udah pinter nyanjung, sini Aunty cium syang " Seru Arini.
" Itulah yg selalu jadi hiburanku,semangatku..!" ucap Neisya.
" Pantes kamu betah gitu ( menjanda ) dirumahmu ada intan tak ternilai harganya...! " kata Arin untuk Neisya.
" Namaku Tiara Aunty, bukan Intan !?! " protes tiara yg membuat Arin dan Neisya trtawa.
" Iya Tiara sayang, maksut Aunty, Tiara seperti Intan Mutiara Indah yg sangat mahal Harganya...!" jawab Arini.
" Tiara gak mau kayak Intan Mutiara Indah Aunty, gak mau dijual meski mahal... !" Tiara kembali protes dengan polosnya. Arini jd bingung jelasinya, sampai Neisya turun tangan.
" Tiara, sini ummi bilangin..." panggil Neisya ke Tiara.
" Iya Umi " jawab Tiara dan jalan hampiri ibunya.
" Tiara, maksut Aunty Arini, Intan Mutiara Indah itu bukan nama orang " kata Neisya mencoba memahamkan Tiara.
" Jadi Intan Mutiara Indah itu apa ummi ? " tanya polos Tiara.
" Intan Mutiara itu perhiasan sayang, kalo Indah itu artinya bagus, elok cantik " sambung Neisya.
" o kok jadi satu ya ummi ? " tanya Tiara.
" Iya sayang artinya kamu itu seperti ( Perhiasan ) Intan Mtiara yg sangat indah atau cantik. " jelas Neisya pada Tiara.
"Iya Umi, Tiara ngerti sekarang " ucap Tiara Polos.
" Pinter anak ummi, sekarang Tiara masuk dulu. Ummi mau bicara sama Aunty Arin..! "
" Iya ummi, Aunty... Tiara mau kekamar dulu ys ?" ujar Tiara lugu.
" Iya Tiara sayang,..." Arin berkata pendek. Takut dikejar pertanyaan oleh Tiara. Dia merasa tak mampu menjelaskan seperti Neisya.
" Gadis kecilmu smart banget Sya, aku sampai bingung jelsinya !?! " ucap jujur Arini.
" Sekarang kamu harusnya tahu, kenapa aku belum bisa menerima pinangan laki laki kan ? " kata Neisya pada Arin.
" Maksut nya Sya...? !? " tanya Arin.
" Jika aku belum punya anak, ada laki laki yg meminangku. Kalo aku cocok bisa lgsg aku terima. Tapi aku punya anak. aku cocok tp anakku tidak cocok atau dia yg tidak suka dgn anakku. maka tidak bisa diteruskan Rin " jelas Neisya panjang.
"Owh gitu ya Sya...? " tanya Arini.
" Iya, intinya jika sudah punya anak itu bukan sekedar cari suami / istri. Tapi juga cari pengganti orang tuanya yg pergi. "
" Iya iya aku faham sekarang Sya ! "
"Syukurlah kalo kamu faham. " ucap Neisya.
..........
Kedatangan Guru Baru di Madrasah Diiniyah
" السلام علیكم و و
Perkenalkan Nama saya Ahmad Badarudin biasa dipanggil Ahmad. Usia saya 23th Status Sngle, Saya ditugaskan oleh yayasan Qurota A'yun, untuk membantu mengajar Tahsin Quran di Madrasah ini.
Mohon saran dan bimbingan dari para senior disini.
Demikian perkenalan dari saya,
Wallahi muwafiq illa aqwami Thoriq
والسلام علیكم و و
Begitulah Perkenalan diri guru baru di Madrasah itu.
Pada season perkenalan itu, guru guru muda yg permpuan pd berbisik. " Ganteng bgt, mirip artis korea " bukan mirip orang Turki " Dan masih banyak komentar serupa.
Ahmad Badarudin, mempunyai postur tinggi dan Atletis. Adalah wajar jika para gadis single byk yg terpesona. Apalagi saat Ahmad Badarudin mengajar Tahsin Quran ( membaguskan bacaan ) Suaranya indah dan trkesan Maskulin banget.
Hal itu disadari oleh Ahmad Badarudin, Namun dia bersikap biasa seakan tidak tahu saja.
Sampai suatu saat, semua tenaga karyawan di Madrasah itu disuruh lembur, persiapan Milad Madrasah itu. Semua sibuk, pada saat hari persiapan terakhir. Dari pagi sampai menjelang maghrib yg laki laki bahkan sampai malam.
Karena besuk pagi dipakai acara seremonial dan menampilkan pentas seni anak anak.
Bahkan yg punya anak kecilpun sebagian mengajak anaknya. Termasuk Neisya, juga mengajak Tiara.
" Namanya Siapa nak ? " tanya Ahmad saat baru menata tamu untuk acara besuk.
" Nama saya Tiara om !" jawab Tiara
" Udah sampai mana hafalan surat pendeknya ? " tanya Ahmad lanjut.
" Sampai Surat Al- Fil Om " jawab Tiara.
" Om mau kasih Hadiah buat Tiara, kalo Tahu artinya Al- Fil. coba Apa ? " Tanya Ahmad.
" Artinya Gajah Om ! " jawab Tiara cepat.
" Wah hebat sekali, satu lagi kalo bisa jawab hadiahnya om tambah. Kalo tidak bisa ya hadiahnya cuma satu ! " kata Ahmad.
" Tanya Apa Om ? " Sergah Tiara.
" Baik, ada berapa jumlah surat dalam Al-Quran ? "
" Ada 114 Surat 30 juzz dan 6666 ayat Om " jawab tiara yakin.
" Subhannallah.... Hebat sekali kamu Nak, pingin jadi apa cita cita nya nak ? " tanya Ahmad Haru.
" Pingin jadi Hafidhoh Om " jawab Tiara mantap.
" Subhannallah Walhamdulillah... Mulia sekali cita citamu nak.Sini Om peluk nak ! " Kata Ahmad berlinang Air mata.
Karena Tiara hanya diam, Ahmad lah yg datang menggendong anak itu.
" Kamu pinter sekali nak? Siapa yg ngajarin kamu ? " tanya Ahmad.
" Ummi om yg Ngajarin " jawab tiara.
" Owh ummi, sama Abi juga dng tentunya nak ! " seru Ahmad.
" Tidak om, Abi nya Tiara sudah dipanggil Allah ! " jawab tiara tanpa eksoresi.
Innalillahi... maaf Om gak tahu, jgn sedih. bentar lg om kasih hadiah istimewa. Tiara minta hadiah apa bilang saja om akan usahakan. " kata Ahmad.
" Tiara cuma pingin kotak yg bisa buat dengerin murotal unya om tadi. pinjam juga gak papa om " jawab Tiara.
" Maasyaa Allah kamu luar biasa nak. boleh ini buat Tiara, kalo kurang om masih punya banyak Tiara boleh ambil secukupnya. " seru Ahmad
" Maksih om satu saja cukup " jawab Tiara.
Ahmad berbisik dalam hati, ini anak luar biasa. Orang tuanya pasti luar biasa. Dan katanya bpk nya meninggal. Kalo ibunya janda, pasti janda yg luar biasa bis didik anak begini. Benar benar wanita idaman.
" Tiara Om boleh tanya gak, ? nama ibu Tiara siapa dan tinggalnya dimana ? "
" Nama ibu Tiara adalah Neisya Alifia Ahmad, itu rumah Tiara deket. " jawab Tiara.
" Apa Nama Ahmad itu nama Asli Ibu kamu ? " tanya Ahmad.
" Bukan, Ahmad itu Nama Abi nya Tiara." jawab tiara.
" Apa Nama Abi nya Tiara Ahmad Syamsudin ? " tanya Ahmad.
" Iya om om kenal ? " tany Tiara
" Om harus ketemu sama Ummi nya Tiara, ayo kita ke rumah Tiara sekarang. ! " ajak Ahmad pada Tiara.
" Umi sekarang gak dirumah om !? " jawab Tiara datar.
" Terus umi kamu dimana ? " tanya Ahmad
" iItu yg lg nempelin kertas " jawab ahmad.
Ternyata dari tadi Neisya memperhatikan Putrinya.
" السلام علكم و و Ukhty Neisya "
"وعلیكمااام و و .ada apa pak Agmad.
" Maaf apakah Suami anda alm bernama Ahmad Syamsudin ? tanya Ahmad.
Neisya terdiam sesaat...
" Iya benar..." jawab Neisya.
" Apa wajah suami mbak mirip saya ? "
" Iya benar.."
" Apakah sebelum meninggal ada wasiat ? "
Neisya ta dapat menjawab, sehingga Ahmad bertanya dgn pertanyaan yg sama.
" Iya dia meninggalkan wasiat "
"Apa ukhty keberatan mengatakan wasiat itu ? "
" Maaf saya tidak berani mengatakan " jawab Neisya.
Dan ternyata semua karyawan Madrasah itu sudah berkumpul disitu. Mendengarkan perckapan mereka. Neisya jd makin grogi.
Sementara Tiara dalam gendongan Ahmad hanyavtampak bingung, tak paham yg dibicarakan.
" Saudaraku semua saksikan oleh kalian bahwa. Suami dari ukhty Neisya Alifia adalah kakak kandungku. Sebelum wafat meninggalkan surat wasiyat Yang isinya jika kakak saya memingal maka saya Ahmad badarudin diperintahkan untuk menjaga anak dan istrinya. Dengan kata lsin saya akan menikah i ibunya Tiara yg tidak lain adalah Neisya Alifia Ahmad.
benar begitu surat wasiatnya, calon istriku ???
" Iya benar, tapi saya adalah janda beranak satu, kamu perjaka dan lbh muda dariku. aku takut kamu kecewa nsnti." jawab Neisya
Menikahimu bukan sekedar menjadikanmu istriku. Tapi melanjutkan dan meneruskan dakwah kakakku yg juga alm suamimu. sekaligus menjadi ayah dari anak yg ku gendong ini. Apa kamu bersedia jadi istriku ??? "
Neisya mengangguk saja, tak mampu menahan tangis bahagianya.
TAMAT