Awalnya aku berpikir sebuah kata yang romantis merupakan sebuah cinta. Itu pemikiran yang konyol bagiku, aku yang berpikir itu merupakan sebuah kata Cinta atau bisa di bilang aku terlalu bawa perasaan.
Aku yang terlalu bodoh semudah itu mempercayainya dan berharap dia akan setia kepadaku. Awalnya hubungan ini baik-baik saja tapi, setelah berapa bulanku tinggal kerja demi membantu membayar sekolah ku dan juga membantu ekonomi kedua orangtua ku.
Dia menghianati ku dan mendua dibelakangku, aku baru menyadari nya di saat mantan kekasih nya mengirim pesan kepadaku lewat aplikasi WhatsApp dan mengatakan bahwa pacar ku telah mempermainkan perasaan ku.
Awal nya aku tidak percaya, tapi saat aku melihat dan mendengar langsung dari nya aku merasa terluka merasa tersakiti, aku merasa semua kesetiaanku selama ini terbuang sia-sia.
Betapa rapuh nya aku saat itu. Disaat aku bekerja demi mencari pengalaman, membantu membayar uang sekolah dan juga ekonomi orangtua ku aku malah merasakan sakit hati yang teramat menyakitkan.
Aku sempat membakar semua barang yang dia beri karena aku tidak ingin mengingat dia lagi tapi, semua itu percuma. Aku terlanjur mencintainya, hiks hiks
Apa aku salah mencintai seseorang? apa aku salah jika aku bekerja ingin mencari pengalaman dan juga membantu orang tua? mungkin aku salah karena aku jarang memiliki waktu untuk nya tapi sebaiknya dia harusnya bisa mengerti keadaanku.
Sebenarnya dia tidak salah jika dia lebih nyaman dengan yang lain. Tapi, setidaknya dia mengatakan padaku jika dia tidak kuat denganku bukan malah menghianatiku dan berpura-pura nyaman denganku.
Semenjak kejadian itulah aku mulai menutup hati ku untuk laki-laki lain walau, banyak laki-laki yang rela menunggu hati ku yang sudah tertutup rapat-rapat. Namun hati ini enggan untuk terbuka lagi.
Bukan karena aku takut untuk jatuh cinta lagi namun, aku takut akan terluka dengan alasan yang sama.
Waktu itu, aku sempat belajar untuk mencoba membuka hati untuk seseorang dan aku menjalin hubungan beberapa bulan dan aku memutuskan hubungan itu bukan karena aku tidak menyayangi nya tapi, karena rasa takut akan tersakiti lagi itu yang membuat diri ku mengakhiri hubungan ku dengannya.
Walau dia terus meminta untuk balikan dan dia akan mengajak ku untuk berkenalan dengan orangtua nya tapi, aku tidak mau karena aku terlanjur jatuh kedalam perasaan ku di masa lalu.
aku hanya bisa pasrah dan menunggu seseorang yang belum aku tau siapa orang itu? karena hanya tuhan yang tau siapa jodoh ku.
Tamat.