Tante Merry adalah seorang peramal yang sangat terkenal di desa sebelah, semua ramalannya terbukti. Tante Merry bertubuh sexi dan cantik makanya rata-rata yang berkunjung adalah laki-laki selain untuk meramal mereka juga ingin mencuci mata dengan kemolekan tubuh Tante Merry
Malam ini aku dan sahabatku Ramon ingin mencoba berkunjung ke tempat ramal Tante Merry kami penasaran seberapa sexi si Tante Merry itu.
"Ben lho yakin mau ke tempat peramal Tante Merry? tanya Ramon
"Yakin lah Ram.. emang lho gak penasaran ama ke sexian si Tante Merry? tanya Beben
"Penasaran sih, cuma gw dengar-dengar orang yang dari tempat Tante Merry gak ada yang selamat Ben. dengan suara agak merinding Ramon memperingati Beben.
"Ah itu cerita ibu-ibu yang cemburu karena suaminya pada betah ke tempat Tante Merry. Beben menampik perkataan Ramon.
"Ya sudah terserah kamu aja, gw ngikut aja jawab Ramon yang mempercayai kata-kata Beben.
merekapun sampai di rumah Tante Merry. mereka memasuki halaman rumah Tante Merry yang sangat indah dengan bunga-bunga yang wangi dan segar.
tok..tok..tok.
Beben mengetuk pintu rumah Tante Merry dengan pelan dan sopan. pintu pun terbuka dengan sendirinya yang membuat mereka terkejut.
"Ben..ben... lho yakin mau masuk?" yang punya rumah belum kasi izin masuk. dengan wajah tegang Ramon narik pundak Beben agar tidak masuk sembarangan ke rumah orang.
tiba-tiba terdengar suara dari dalam rumah namun tidak memperlihatkan wujudnya.
"Masuk saja anak muda..
"Tuh kita di suruh masuk. jawab Beben sambil pelan-pelan masuk ke dalam rumah yang di ikuti oleh Ramon.
Mereka memasuki sebuah ruangan gelap yang di terangi cahaya lilin. di dalam ruangan tercium wangi mawar dan melati yang sangat harum. mata mereka tiba-tiba terbelalak saat melihat wujud Tante Merry yang sangat sexi dan cantik.
"Waaaah sexi dan cantik Ram... mata Beben tidak berkedip sedikit pun.
"I.iya Ben.. hampir saja gw nyesel gak ikut. jawab Ramon dengan mulut setengah terbuka karena terpesona akan ke sexian Tante Merry.
"Apa tujuan kalian kesini anak muda...? tanya Tante Merry sambil memperhatikan mereka bergantian.
"Aku ingin meramal jodohku Tante.. jawab Beben dengan pandangan masi fokus ke tubuh Tante Merry.
Tante Merry pun mulai mengocok kartu tarotnya dan meminta Beben untuk mengambil tiga kartu.Beben pun mengikuti intruksi dari Tante Merry.
Tante Merry mulai membaca arti dari kartu tarot yang di pilih Beben.
"Kamu akan segera mendapat jodoh dari desa sebelah, gadis yang cantik dan berambut panjang tidak lama lagi kalian akan bertemu. ucap Tante Merry dalam membaca kartu tarot itu.
"Wah serius Tante... ucap Beben dengan wajah senang.
"Ada sesuatu yang akan aku berikan untukmu.ikutlah denganku.
"Lho tunggu di sini ya ntar giliran lho.. Beben meminta Ramon untuk menunggunya di luar dan mengikuti Tante Merry masuk ke sebuah kamar yang remang-remang.
sesampainya Beben dan Tante Merry di kamar itu tiba-tiba ada 2 makhluk yang sangat besar membekap mulutnya dan mendudukkannya di sebuah kursi lalu mengikat kedua tangan Beben di kursi itu. Beben berusaha untuk berteriak namun mulutnya tidak bisa mengeluarkan suara. Tante Merry mendekati Beben sambil mengelus-ngelus pipi Beben dengan kukunya yang sangat panjang dan tajam.
"Percuma kamu berteriak anak muda suaramu tidak akan terdengar oleh siapa pun hahahaha.... tawa Tante Merry menggelegar. "Bukan kah kamu ingin bertemu gadis yang akan menjadi jodohmu? aku akan mengatarmu untuk menemuinya hahaha.
Wajah Beben semakin ketakutan, keringat dingin mulai membasahi tubuhnya, tubuhnya mulai bergetar ketakutan.
"Apa yang akan tante perbuat, lepaskan aku, sambil memohon Beben berusaha melepaskan ikatan di tangannya.
"Aku akan mengantarmu bertemu gadis yang kamu impikan. hahaha
Tante Merry pun mendekati Beben dan menghirup roh dari tubuh Beben dan akhirnya Beben pun meninggal.
Setelah membunuh Beben Tante Merry pun keluar dan menemui Ramon.
"Teman saya kemana Tante kenapa dia tidak keluar bersama Tante...? tanya Ramon dengan penuh kecurigaan.
"Teman kamu sedang menjalani ritual untuk mendapatkan jimat agar dia mudah mendapatkan gadis yang dia inginkan. jawab Tante Merry dengan tenang. "Bukannya kamu juga ingin di ramal? tanya Tante Merry.
"Oh iya tante aku ingin di ramal soal pekerjaan, apakah waktu dekat ini aku akan mendapat pekerjaan? tanya Ramon tanpa ragu-ragu.
Tante Merry mulai mengocok kartu tarot yang ada di tangannya. "Ambillah tiga kartu.. Ramon mengambil tiga kartu lalu memperlihatkan kepada Tante Merry.
"Kamu akan mendapat pekerjaan dalam waktu dekat ini dan kamu akan sukses. ucap Tante Merry.
"Wah serius Tante...?" dengan wajah senang Ramon berterimakasih pada Tante Merry.
"Kamu ikutlah denganku aku akan memberimu sebuah jimat agar pekerjaanmu selalu lancar. ajak Tante Merry.
"Baik Tante...
Ramon pun mengikuti Tante Merry ke sebuah kamar, kamar yang sama yang di masuki oleh Beben. kamar yang agak remang-remang yang di penuhi aroma mawar dan melati.
"Bukankah ini kamar yang sama yang tadi di masuki oleh Beben, tapi kenapa Beben tidak ada di kamar ini? Roman mulai merasakan ada keanehan pada Tante Merry. pelan-pelan Roman mundur dan mencoba untuk keluar dari kamar itu tiba-tiba Roman di sekap oleh dua makhluk besar lalu mendudukkannya di sebuah kursi dan mengikat kedua tangan Ramon. Ramon berusaha untuk berteriak namun sangat susah suaranya tidak bisa keluar dari tenggorokannya. Roman mencoba untuk menggoyang-goyangkan kursi yang di tempatinya duduk tapi tidak membuahkan hasil. Tante Merry mendekatkan wajahnya ke wajah Ramon sambil membelainya dengan kuku tajamnya.
"Tidak usah takut anak muda aku akan membawamu menuju kesuksan. hahaha tawa Tante Merry menggelegar memenuhi kamar itu.
"Tidak aku tidak mau sukses aku mau pulang... jawab Ramon sambil meronta-ronta di atas kursi dengan tangan terikat. " Kamu wanita jahat yang memanfaatkan ke sexianmu untuk menarik para lelaki untuk datang ke tempatmu. bentak Ramon pada Tante Merry yang membuat Tante Merry menjadi marah dan murkah.
"Dasar anak muda kurang ajar... kamu memancing amarahku kamu tidak akan selamat anak muda.... hahahaha.
Tante Merry pun mendekatkan wajahnya ke depan wajah Ramon dan menghirup roh dari tubuh Ramon dan akhirnya Ramon pun meninggal.
Tante Merry mempunya ilmu hitam yang mengharuskan mengambil tumbal seorang lelaki untuk mengabadikan kecantikannya, sebenarnya umur Tante Merry sudah 1500 tahun namun ia tidak bisa mati dan menua karena roh-roh yang ia hirup dari korbannya membuat ia semakin awet muda dan panjang umur...
END