aku punya impian untuk terbang bebas, lepas dari apapun yang mengikat. tapi disitu aku tau, banyak yang harus ku korbankan dan kulakukan supaya impianku terwujud.
aku memiliki keluarga yang harmonis dan tenang tanpa masalah sedikitpun, jika kalian melihatnya dari sisi depan saja, berbeda dengan sisi lainnya.
peraturan penting yang ada di keluarga ku yaitu semua perkataan orang tua adalah mutlak, tidak ada yang bisa mengubah nya
walaupun demikian aku kadang juga merasa bahwa orang tua adakalanya salah tapi karena keras kepala, mereka mengabaikan nya.
" perlu kalian tanamkan dan ingat ini, aku tidak mengajarkan kalian bersikap tidak sopan pada orang lain, mengerti! " ucap ibu pada ku dan kakak
" kalian harus mematuhi perintah ku karena aku yang telah melahirkan dan juga membesarkan kalian, mengerti! " tekan ibu pada kami
" dengar perkataan ibu kalian, terutama kau Lin! " kata ayah sambil mengarah pada ku
pada saat itu kakak dan aku hanya bisa diam dan menunggu perkataan ibu dan ayah selesai, dan setelah selesai seperti biasa kami hanya menjawab " baik apa kata ibu dan ayah "
pada pagi hari, seperti biasa kami melakukan kegiatan dan aktivitas rutinitas kami sendiri
suatu saat diriku bertanya pada kakak " kak, aku ingin bebas bagaimana caranya? " tanyaku
" suatu saat pasti akan terwujud " jawab kakaku dengan cepat, aku pun bertanya kembali " gimana caranya? "
" itu kau harus tau sendiri dan jika sudah terjadi, janganlah kau menyesal atas apa yang kau inginkan pada saat itu, paham? " jelasnya
" hm... paham kak " jawabku sambil setengah berpikir
pada suatu hari, keluarga ku bertengkar hebat dan pada hari itu juga mereka berbaikan kembali, tapi kejadian seperti itu terus berulang berkali kali
pada saat itu letak kamarku berseberangan dengan kamar orang tuaku, dimana aku dapat sangat jelas mendengar perdebatan mereka.
setiap malam, setiap hari dan setiap waktu, aku selalu mendengarnya sampai sampai diriku depresi karena itu... trauma itu selalu ku bawa dimana pun aku selalu berada dan pada saat apapun itu.
perlahan ku menyadari akan peraturan yang mengikat itu sudah hampir menghilangkan dan impian ku mulai terwujud, tapi aku merasakan kekurangan dan beban dalam hidupku...
aku pun teringat dengan kata kata kakak, dan bergumam " jadi ini maksudnya yah... "
" yasudah lah biar kan apa yang terjadi seperti arus sungai saja lah... " perkataanku pada diri sendiri
..........................
#hehe maaf jadi curhat🤣