[PART 1]
Namaku Ayumi Yuki yang saat ini tinggal di Kota Jakarta. Ayahku orang Jepang asli dan menikah dengan ibuku orang Jakarta. Kedua orang tua ku beberapa bulan ini tinggal sementara di Jepang dan aku di Jakarta sendirian. Alasanku tidak ikut mereka karena masih ada tanggungan Sekolah.
Aku tergolong manusia spesial, kenapa? karena aku dapat melihat hantu! Terdengar menakutkan bukan? Memang Iya!
Bayangkan saja setiap harinya kalian dapat melihat bermacam jenis hantu, ada yang mukanya hancur, tinggal beberapa anggota badan tubuh, Pocong,Kuntilanak,tuyul,dll. Untung saja ada beberapa hantu yang good looking.
Seperti hantu di sampingku ini namanya Mia, wajahnya terlihat baik-baik saja, mungkin kematiannya karena sakit jadi tidak ada bekas luka di tubuhnya.
"Yumi!" Teriak Mia yang suaranya mengglegar.
Aku menutup kedua telinga, "Apa sih Mi! Jangan teriak dong!" Balasku teriak.
"Tolong usir tuh tante tante dong!" mintanya padaku. Saat aku menoleh yang benar saja! yang dimaksud sunder bolong baunya busuk banget plus ada bolongan di badan! belatung jatuh dari bolongan itu!!!!
"Ogah banget Mi!!" Bukan takut, tapi lebih ke jijik lihatnya. Setelah itu aku langsung kembali ke kamar dan menutup pintu.
"AYUMI NGESELIN! Hush.... hush jauh jauh sana tante" Usir Miya pada sunder bolong itu.
"HI..HI..HI..HI..HI"
__________________¶¶__________________________
Saat ini Ayumi tengah berada di sekolahan. Disana ia tidak memiliki teman dan selalu sendiri, lantaran mereka semua pada takut dengan Ayumi. Bagaimana tidak takut jika tiba-tiba Ayumi ketawa sendiri, nangis-nangis sendiri, bahkan marah-marah gak jelas. mereka menganggap nya Ayumi punya gangguan jiwa atau berkepribadian ganda.
"Kalian berisik tau gak!" bentak Ayumi diringi gebrakan meja. Padahal di perpus sekolah suasana hening membuat siswa yang lain menatapnya heran.
"Ayumi kamu dikatain gila tuh sama yang duduk disana" Kekeh Yumna salah hantu sekolah penghuni perpus.
"Ada yang bilang Ayumi menakutkan" tambah ghina juga hantu sekolah penghuni taman.
"Kalian nguping orang tuh dosa!" desis Ayumi.
Ya Tuhan, Hantu-hantu ini membuatnya naik pitam. Kalau begini terus gimana aku dianggap normal sama yang lain!
Pukul 17.00 WIB Ayumi baru saja pulang sekolah, karena di daerah sekitar sini sudah tidak ada kang ojek membuatnya terpaksa jalan kaki menuju halte untuk naik bis.
Di setiap perjalananya pasti ada aja hantu-hantu yang merecoki! mulai yang meminta bantuan, balas dendam, menemukan jasadanya. "Oh My God!"
Hari sudah semakin malam saat hampir tiba di halte, Ia melihat seorang pria yang berlari cepat menujunya. Bukannya reflek menghindar Ayumi malah terdiam.
~WUSH 🌬️
Ayumi memejamkan matanya, Ia tidak jatuh melainkan tubuhnya merasakan sensai dingin diikuti hembusan angin yang seperti menerpa jiwa raganya.
Ayumi membalikan tubuhnya, dilihatnya pria itu sudah berhenti di jarak yang lumayan dekat dengannya.
"Jadi dia hantu? kenapa seperti nyata!" tanya Ayumi pada dirinya sendiri.
Pria itu berjalan mendekat dan Ayumi masih bengong ditempat. Hantu itu Tampan sekali!!
Pria itu melambaikan tangannya di wajah Ayumi
"Hei Kau dapat melihatku?" Tanya pria itu
"Pura-pura gak lihat ayumi! daripada dimintai aneh-aneh" Batin Ayumi. Ayumi pura pura menatap kosong seolah tidak ada apa apa lalu mengembalikan tubuhnya.
"Astaga!" Ayumi Kaget, karena tiba-tiba pria itu sudah berdiri di depannya.
"Hai, Kau dapat melihatku kan!" Ayumi langsung menghindari pria itu berdiri.
Ayumi sudah masuk di dalam Bis, dan Pria itu masih mengikutinya! Astagaa! Hantu ini selalu merecoki Ayumi.
____________¶¶_____________________
Saat ini Ayumi sudah berada di depan rumahnya dan pria itu masih mengikutinya. Menyebalkan sekali!
"Gawat! Mia datang!" Batinku saat melihat Mia yang terbang ke arahku. Lantas aku mengirimkan sinyal pada Mia untuk pergi, tapi karena dasarnya Mia itu bodoh dia tidak mengerti isyaratku.
"AYUMII" sapanya dengan semangat 45. Aku pura-pura tidak melihat.
"Dasar! Kau pura pura tak melihat ku?" Tanyanya kesal. Aku masih berpura-pura.
"Kalau kau tak jawab sapaanku, lihat aja nanti aku bawa teman teman ku kesini!" dengan cepat aku mencegah nya pergi.
"Jangan Mia!" ucapku.
"Oh, Jadi kau selama ini pura-pura tak melihat ku ya!" kesal pria itu.
"Maaf" ucapku.
"Loh-loh siapa ini pemuda yang guanteng! hantu juga ya?" tanya Mia, "Aku pergi kedalam dulu Ayumi".
"Jadi ada perlu apa?" tanyaku
Pria itu hanya menggeleng kan kepala.
"Yasudah kalau begitu! aku tinggal" Ucap ku.
Saat aku berada di ruang keluarga, mataku mendelik saat melihat pria itu sudah berada di sofa bersama Mia sambil menonton Tv.
" Heh! Hantu gak punya sopan santun! kalau mau mampir bilang! jangan asal nyelonong masuk! kesalku.
Aku langsung menuju kamar untuk mandi dan berganti baju. Dan setelah selesai aku menuju ruang keluarga untuk bergabung bersama mereka.
"Hi.hi..hi.hi.hi.hi" Banyak Suara mbak kunti.
"Berisik banget sih mbak Kunti yang diluar!" kesal
Ayumi, "Ini pasti gara-gara kamu!" tunjuk ku pada pemuda yang asyik menonton film.
"Kok aku sih?" tanyanya.
Belum sempat aku menjawab sudah dijawab Mia.
"Mbak Kunti di depan sana lagi lihat kamu, mukanya ganteng sih" jawab Mia.
"Apa hubungannya?" tanya pemuda itu.
"Biasanya mbak kunti demen sama yang bening glowing gitu"
"Sebenarnya kamu siapa? nama?" tanyaku pada pemuda itu.
"Alexander Steven" jawab pria itu sambil menunjuk papan nama di seragam SMA nya.
"Kamu tahu apa yang kamu ingat?" tanyaku
"Entahlah, beberapa hari yang lalu tau tau aku ada di taman kota" jawabnya, "Awalnya aku gak percaya kalau sudah mati! syok saat tau aku ini hantu" ucap pria itu.
"Ada yang perlu aku bantu?" tanyaku
Alex menggelengkan kepala, "gak perlu, aku cuma butuh teman aja" jawabnya.
"Temenan sono sama sesama hantu!"
__________________¶¶____________________
Lanjut part 2 gak nih?