apakah aku salah jika aku mencari pelarian???
nama ku anita yang lagi dilema dengan pacar ku (soni) karena sikap nya perlahan berubah
awal nya kami baik-baik saja namun sejak dia buka usah nya (percetakan sablon)
dia perlahan berubah menjadi lebih jauh
aku pikir itu wajar karena dia mungkin lagi sibuk namun minggu ke minggu dia ku rasakan semakin jauh
yang akhir nya aku jadi lebih suka jalan dengan teman ku yang kebanyakan cowok
dan akhir nya aku jadian dengan teman lama ku bimo yang sudah lama dekat dengan ku
konyol nya lagi aku menerima nya hanya untuk mengisi ke kosongan ku
#
"hai sayang lagi ngapain?!" soni
tiba-tiba satu pagi dia chat
"baru bangun" anita
"jalan yuk" soni
"tumben ada waktu" anita
"hehehe,,, 😅 maaf ya sayang beberapa hari ini sibuk masang sablon di luar kota lupa deh buat menghubungi" soni
"oh,,," anita
"nanti sore aku jemput ya" soni
"gak bisa aku malas keluar sore-sore panas" nita
"ya udah,,malam aja abis magrib" soni
"........."anita
"ok....?" soni
"iya deh" anita
#
dan pada akhir nya jam 20:00 lah dia datang ke rumah menjemput ku
di atas motor kami diam tidak berbicara
padahal biasa nya kami akan saling bercerita
tentang apa saja yang sudah kami lakukan
sesampai nya di kafe tempat biasa
aku pun langsung duduk
"yang mau makan apa" soni
"enggak usah, minum smooth pisang campur kiwi aja gak usah pake gula, lagian udah kenyang tadi makan di rumah" anita
"oh,, ok, mbak saya pesan jus nya satu makan ny,, bla bla bla" soni
aku pun larut dalam pikiran ku sendiri, kemana hubungan kami akhir nya nanti?
apakah harus seperti ini terus,,,,,
hah,,, aku pun menghela napas yang panjang
dan itu ter lihat dengan nya yang sudah duduk di kursi depan ku
"kenapa yang?!" soni
"kok panjang amat tuh napas" soni
"gak cuman kangen masa-masa waktu kita masih sering ngebahas masa depan aja" nita
jawab nya dengan santai nya
saat bilang seperti itu aku berharap ada raut wajah lama yang begitu antusias nyatanya tidak, tidak ada lagi dia yang dulu begitu menggebu-gebu membicarakan masa depan kami
ya Tuhan apakah dia masih jodoh ku atau bukan
ting' bunyi chat
"beb udah makan belum" bimo
"sudah beb 😊 " anita
"sekarang lagi dimana?" bimo
"di luar beb" aniita
"sama siapa?" bimo
"sama temen2 beb" anita
"oh,, jangan lama-lama ya pulang nya" bimo
"ok, bebeb 😊" anita
tidak lama kemudian pesanan pun datang
detik ke detik tidak ada obrolan
menit ke menit pun begitu
aku pun memulai buka suara
"yang aku boleh nanyak gak?!" anita
"boleh nanyak apa?" soni
namun pandangan nya masih ke layar hp nya
membuat ku tamba kesal
"kamu masih ada rasa gak sih sama aku?" anita
dia pun melihat ku dengan mengerut kan kening nya, seakan-akan berkata kenapa menanyakan itu?
dia pun menggeser kursi nya untuk mendekat ke pada ku, melihat ku lekat-lekat
seperti ingin menyakin kan diri ku jg diri nya bahwa kami masih saling mencintai
dia semakin mendekat dan mencium bibir ku sekilas lalu mengatakan
"aku mencintai mu" soni
dia pun tersenyum pada ku karna aku memegangi pipi ku yang jadi hangat tiba-tiba
tidak lama kemudian hp bergetar
drt drt drt
"yang bentar ya aku angkat telpon dulu" soni
"hmm" anita
jawab ku sambil ter senyum
sebelum pergi dia mengelus kepala ku dan mencium pipi ku lalu pergi keluar dari kafe
dalam hati ku semakin mencuriga nya karena biasa nya juga nerima telepon gak pernah menjauh dari ku
kenapa sekarang tiap menerima telepon selalu menjauh dari ku???
lima belas menit kemudian dia datang
karena penasaran aku pun bertanya
"dari siapa yang?"anita
"teman ada sedikit kerjaan di percetakan" soni
"oh,,"
"yang aku ke toilet dulu ya" soni
dia pun ke toilet dengan sedikit melebar kan langkah nya
kayak nya dia kebelet deh,, 😅
ting
hp nya bunyi (soni)
penasaran liat di layar hp nya ada chat
dari "bunda"
ting
ting
bunyi lagi untuk ke tiga kali nya
aku lihat dan iseng baca
"ayah, bunda besok ke tempat kerjaan ayah ya,,, 😊"
"boleh ya yah"
"bunda kangen banget sama ayah 😘"
bisa di bayangkan gimana kesal nya hati ini disaat masih ingin mempercayai nya namun
kebohongan nya ter ungkap
karena kemarahan ku aku pun menelepon nya dan di angkat
"halo sayang,,," nada manja seorang wanita pun ku dengar kan
aku tidak mau bicara apa pun, yang akhir nya aku matikan, aku terdiam hati ku sakit sekali
rasanya aku ingin melampias kan kemarahan ku dan menjadi heboh di kafe itu
soni melihat ku yang sedang menggenggam hp nya dan menyadari akan sesuatu
dia pun mendekat
"yang,,,ak," soni
"antar aku pulang"anita
"bentar yang kayak nya kamu salah pa,," soni
emosi ku sudah hampir memuncak dan,,
"saya hanya ingin pulang sekarang, tolong antar saya pulang jika tidak keberatan" anita
",,, ok,,," soni
soni pun tau kalau saat ini emosi nita sudah memuncak sekarang hanya bisa mengantar nya pulang
#
beberapa hari ini soni sering chat ngajak ketemuan dan ingin menjelaskan semua nya namun anita tidak menanggapi nya
dia merenungkan hubungan mereka dan akhir nya dia ingin jujur dulu dengan bimo
ya bimo karena dari awal jadian dengan bimo anita tidak jujur dengan bimo bahwa dia masih punya pacar
"beb" anita
" ya beb ada apa 😊" bimo
"ada waktu gak besok beb " anita
" ada" bimo
" besok aku jemput ya" bimo
" 😊 kayak bisa baca pikiran orang aja" anita
" iya donk,, 😁" bimo
#
#
#
keesokan hari nya bimo pun datang yang sudah menunggu di dalam mobil nya
"kita kemana nih beb?!" bimo
tanya bimo setelah anita masuk ke dalam mobil
" aku lagi pengen ke pinggir pantai beb" anita
"siap tuan putri" bimo
dalam mobil bimo melihat kegelisahan anita
yang tidak seperti biasa nya namun bimo tidak mau menanyakan nya sekarang, dia tau sahabat yang sudah jadi pacar nya ini tidak akan mau cerita yang pada dasar nya anita orang nya agak tertutup kalau masalah pribadi untuk di bicara kan.
Sesampai nya di pinggir pantai anita pun langsung berlari ke bibir pantai dan berteriak sekuat-kuat nya
bimo pun melihat itu dia hanya melihat nya membiarkan anita melepas kan apa yang ada di dalam hati nya.
Setelah puas berteriak anita pun terjongkok dan menangis, ya dia menangis, menangis harus mulai dari mana dia jujur pada bimo
bimo mendekat dan memeluk anita, anita pun semakin menangis karena bimo yang begitu baik padanya
"menangis lah" bimo
bimo mengerat kan pelukan nya pada anita
setelah setengah jam menangis dan diam seribu bahasa, hanya deburan ombak yang terdengar,
mereka saling diam dalam pikiran masing-masing
dalam pikiran bimo "apakah ada sesuatu yang salah dengan mu anita?"
dalam pikiran anita "aku harus mulai cerita dari mana dulu sama bimo?"
yang akhir nya anita lah yang duluan membuka suara
"maaf bim" anita
bimo pun terkejut
"kenapa minta maaf?"bimo
bimo melihat ke arah anita yang tertunduk
"bim aku ingin jujur sama kamu, tapi tolong setelah ini apa pun keputusan mu ku harap kita masih bisa berteman" anita
lama bimo meng iyakan perkataan anita
"iya aku janji" bimo
anita pun menceritakan semua awal dia pacaran dengan soni dan yang sampai akhir nya dia sampai menerima bimo jadi pacar nya
bimo pun terkejut
"lalu bagai mana perasaan mu sebenar nya pada ku" bimo
anita pun akhirnya melihat bimo
"aku bingung bim" anita
"aku,,,tidak tau bagai mana perasan ku pada mu sekarang ini" anita
bimo hanya terdiam dengan jawaban anita seperti itu
"baik lah jika kamu masih bingung, jangan terlalu di pikir kan" bimo
"walau gimana pun perasaan itu tidak pernah bohong dia akan selalu jujur, apa pun itu aku akan menghargai keputusan mu, menurut ku kamu harus bicara dengan soni dengar kan penjelasan nya mungkin dengan dia jujur dengan mu kamu bisa tau bagai mana perasaannya yang sebenar nya" bimo
anita pun hanya mendengar kan nasihat bimo menyetujui usulan nya
"terimakasih bimo, aku tau kamu memang sahabat ku yang terbaik 😊"
dalam hati bimo" miris dia menyebut ku sahabat terbaik padahal kami sempat jadian, ah,,, apakah aku masih ada kesempatan"
"ya aku tau itu 'bebs' 😉 hahahaha" bimo
anita pun ikut tertawa, bimo senang melihat anita yang tersenyum lagi
ya walau pun dia sedikit kecewa dengan apa yang terjadi antara dia dan anita
#
#
beberapa hari setelah anita jujur pada bimo, bimo masih tetap menanyakan menghubungi anita seperti dulu, waktu mereka jadi sahabat
ya "sahabat" bukan "pacar" lagi
setelah lama mempertimbangkan bagai mana cara untuk bertemu soni dan menyelesai kan masalah antara mereka
akhir nya anita pun chat soni
"hai" anita
"hai sayang,,, akhir nya kamu chat aku juga, kamu gak marah lagi kan sama aku, sayang kamu cuman salah paham,,," soni
"aku pengen kita ketemu,apa ada waktu?" anita
"iya sayang,,ada,, aku ada waktu kok buat kamu" soni
"ok, nanti malam kita ketemu di kafe biasa" anita
"aku jemput aja ya sayang" soni
"sampai ketemu jam 19:00" anita
"baik lah sayang, sampai ketemu nanti" soni
anita pun memesan taxi, dia pun bersiap-siap untuk pergi
#
anita sudah sampai duluan di kafe tempat mereka janjian ketemu
tidak lama kemudian soni pun datang
dan mengembangkan senyum terbaik nya untuk anita yang dilihat nya sudah duduk menunggu nya
sementara anita memasang wajah datar saat ketemu soni tidak ada ekspresi sama sekali
dia hanya melihat kedatangan soni sesaat saja yang sudah duduk di depan nya
setelah selesai memesan
soni pun mulai bicara sambil memegang tangan anita yang dari tadi hanya mengaduk-aduk kopi nya tanpa di minum
"sayang,,," soni
"hmm,,," anita
"dengarkan aku, semua nya itu hanya salah faham" soni
"oh ya,,
lalu jelas kan pada ku dimana kesalah fahaman itu" anita
"itu,, dia salah kirim pada ku, terkadang memang teman yang join dengan ku buka sablon minjam hp aku buat chat istri nya" soni
"lalu" anita
"kamu gak percaya kamu bisa kok nanyak teman aku itu benar apa enggak nya aku bohong sama kamu" soni
sambil menyerah kan hp nya
anita pun menghela napas panjang
sambil mengingat kejadian kemarin yang dia
lihat siapa yang di gandeng soni di sebuah mall
"lebih baik kamu jujur sama aku kak"
anita pun memangil nya kakak seperti dulu saat mereka masih belum pacaran
soni pun menyadari dari cara anita berbicara sudah lebih memberi jarak pada nya dan tidak seperti dulu lagi, dimana dia terkadang manja namun tetap mandiri
"sebenar nya,,,
baik lah sebenar nya aku memang salah sama kamu yang, tapi jujur aku sayang juga masih cinta sama kamu dan aku gak mau kita pisah, sayang yakin lah aku benar-benar cinta sama kamu aku gak mau kehilangan kamu" soni
"kak aku juga mau jujur sama kamu, aku juga ada pacar lain" anita
"apa!!!!!" soni
soni berteriak tidak percaya dengan apa yang di dengar nya
orang yang di sekitar pun melihatin mereka karena terkejut
namun anita tidak hirau kan pandangan orang pada nya
lain dengan soni yang akhir nya dia duduk kembali setelah terkejut dengan pernyataan anita tadi
"sayang kamu bercanda kan?!
atau hanya ingin balas dendam sama aku trus kamu bilang gitu sama aku,
iya kan,,," soni
"sayang nya tidak kak, aku beneran ada pacar lain selain kakak" anita
"ok, tidak masalah kamu putus kan dia dan kita sama-sama lagi" soni
tiba-tiba anita pun tetawa
"hahahahahahaaaa,,,,,"
lalu memasang wajah kesal nya
"serius??????"
"kamu kira kamu siapa?"
"menyuruh ku putus dengan nya, seandai nya pun aku putus dengan nya itu hanya karena aku inginkan bukan karena kamu suruh!!!"anita
"sayang,, dengar ak,,," soni
"cukup, jika sekarang aja kamu seperti ini bagaimana di masa depan nanti?!
lebih baik jujur saja sama diri sendiri jangan mengatas nama kan cinta padahal keserakahan lah yang ada, aku juga memang salah hanya karena ada kekosongan yang kamu buat aku pun malah mencari pelarian lain" anita
soni hanya terdiam saat anita mengatakan itu dia tidak dapat membantah nya sedikit pun
"lebih baik kita sampai disini saja kak, maaf jika aku pernah menyakiti mu dan aku juga sudah memaaf kan mu" anita
dia pergi meninggal kan nya sendiri duduk di mana tempat biasa mereka bertemu, bercerita, bercanda
kini itu hanya tinggal kenangan mereka berdua saja
#
#
sebulan sudah sejak putus nya anita dengan soni dan kini hanya tinggal dia dan hati nya yang sedang di tata kembali
minggu pagi seperti biasa anita bangun untuk pergi maraton di komplek perumahan nya
dengan semangat baru dan hati baru
dia ingin lebih baik lagi dari pada yang kemarin
walau pun sebenar nya ada terselip rasa rindu pada seseorang
tit!!!!!!
tit tit!!!!!
bunyi klakson mobil di belakang anita yang sedang maraton
namun tidak begitu di hirau kan nya malah asik mendengar kan musik melalui handset nya sambil maraton
tiba-tiba ada yang menepuk kepala nya anita
dia pun terkejut dan sudah mau marah lalu dia pun melihat ternyata bimo
anita sempat tersenyum namun langsung masang muka pura-pura kesal
"huh,, menyebal kan, aku kira siapa, tadi nya udah mau aku labrak tu orang berani-rani nepuk kepala cewek secantik aku" anita
canda anita
"serius cewek cantik?!"bimo
"mana???" bimo celingukan mencoba mencarinya
senyum bimo
anita pun melototin bimo dan sudah bersiap mau ngebalas bimo, namun bimo sudah lari duluan sambil tertawa anita pun mengejar nya sambil tersenyum
"hei,,!!!!" anita
"kejar aja kalau bisa, hahahahaaa,,, 😝" bimo
anita pun menyerah mengejar bimo yang larinya lebih kencang
"baik lah aku menyerah,,, 😥
hah,, hah,, hah,, capek
beneran bim kamu keterlaluan lari nya kenceng banget,,
makan apa sih, kaki kijang ya?!" anita
"salah bukan makan kaki kijang tapi kaki cheta,, 😅" bimo
"hahahahaaaa,,,,," anita
" ta, aku sebenar nya mau kasih kabar baik sama kamu" bimo
"apa bim" anita
"minggu depan aku bakalan ke australia" bimo
sesaat anita terdiam saat bimo bilang mau pergi ke luar negri
lalu dia menutupi nya dengan senyum manis nya,
"wah selamat ya,,
akhir nya kamu berhasil juga masuk ke salah satu universitas australia, semoga calon arsitek kita ini sukses ya" anita
tanpa aba aba bimo memeluk anita
anita pun terdiam dan ingin segera melepas pelukan nya bimo
tapi bimo menahan nya dan bilang
"sebentar saja ta, aku ingin memeluk mu
aku ingin seperti ini walau sesaat" bimo
#
#
di rumah anita gelisah memikirkan nya
bimbang gimana dia harus nya bersikap
apakah dia bilang kalau dia ingin bimo tidak usah pergi atau dia mendukung nya
"haaaaaaaaa,,,
apa yang harus aku lakukan?!" anita
di luar kamar anita mama nya heran mendengar teriakan anak gadis nya dan bertanya-tanya ada apa, akhir nya mama anita pun masuk ke kamar anak nya
duduk dekat nya sambil mengelus kepala anak nya
"ada apa sayang
kok,, kayak nya lagi banyak pikiran?" mama
"mam adek mau nanyak nih" anita
"iya kenapa dek?" mama
"mam adek bingung harus mendukung atau enggak mam" anita
"hah?!,,,
mama kurang ngerti deh sama cerita mu nak,
cuman,,,, kalau menurut mama, jika itu bisa buat orang itu bahagia atau itu memang keinginan nya ya kita sebagai orang terdekat nya hanya bisa mendukung juga mendoa kan nya sayang,,," mama
"meskipun itu bakalan lama juga jarak nya jauh mam?!" anita
"iya,, selama itu tidak membahayakan juga merugikan diri nya, menurut mama sih gak masalah,,," mama
"o,, gitu ya mam" anita
setelah mama nya keluar anita pun mulai chat bimo
" p " anita
" q
😊
ada apa beb ?!
hehehe,,,😁 bercanda" bimo
"bim, sebelum kamu berangkat ke ausrtalia kita liburan dulu yuk" anita
"ok, kemana?!
gimana kita ke puncak aja" bimo
"terserah kamu deh" anita
"ok, deal kita ke puncak besok 😊" bimo
#
#
esok nya bimo pun datang ternyata anita sudah menunggu di halaman rumah nya
bimo keluar dari mobil tidak lama kemudian mama anita keluar lalu bimo pun mencium tangan mama anita
"sudah datang nak bimo
sarapan dulu yuk" ajak mama anita
"iya buk, terimakasih cuman saya udah makan tadi di rumah" bimo
"mam kita langsung berangakat aja ya, nanti di jalan malah terjebak macet lagi" anita
"o,, iya udah,,,
kalian hati-hati ya di jalan" mama
"iya buk, kami permisi dulu" bimo
sambil cium tangan mama anita
gantian dengan anita yang meluk mama juga cium tangan mama nya
#
#
sepanjang jalan mereka lebih banyak diam dari pada ngobrol
yang akhir nya anita pun ketiduran hinga
sampai vila milik keluarga bimo
di depan vila bimo disambut dengan penjaga vila keluarga mereka dan mengatakan kamar nya sudah di bersih kan
"selamat datang den bimo" mang ujang
"iya mang, makasih ini tolong tas yang di kursi belakang di angkat ya mang ke kamar" bimo
bimo pun melihat anita masih nyenyak tidur nya,
karena tidak tega membangun kan
bimo pun menggendong anita ke kamar
#
#
pagi hari yang cerah cahaya matahari pun telah memasuki kamar dan memaksa sang penghuni kamar bangun dari tidur nyenyak nya
anita baru terbangun dari tidur nya dan mencoba mengingat mimpi indah nya yang terasa seperti nyata dalam mimpi nya
tersadar dia bukan di kamar nya anita sempat heran dia tidur dimana
sesaat kemudian dia sadar sedang liburan dengan bimo ke vila keluarga nya di puncak
anita pun mencari kamar mandi di kamar dia tempati
dan melakukan aktifitas pagi nya
setelah mandi anita mencari bimo
dan ternyata bimo sedang maraton keluar vila kata mang ujang
"non sarapan aja dulu paling bentar lagi den bimo pulang non" mang ujang
"iya mang, saya mau minum susu aja dulu,
mang ada susu yoghurt gak?!" anita
"ada non, kemarin sebelum den bimo mau dateng ke vila mang ujang di suruh den bimo beli susu yogut nya kata nya non suka minum itu" mang ujang
"wah,, makasih ya mang" anita
dalam hati anita "ini yang bikin aku sedikit gak rela kamu pergi ke luar negeri bim, akan jauh jarak kita aku pun sekarang semakin yakin kalau aku,,,"
bimo pun pulang dari maraton nya
dan sudah melihat anita duduk di meja makan sedang minum yoghurt sambil melamun
bimo pun bergumam pelan "pemandangan yang indah, coba bisa tiap hari liat nya"
"hai,,, melamun aja
masih pagi loh,," bimo
sambil mengambil botol yoghurt nya anita dari tangan nya lalu meminum nya seteguk
anita yang melihat nya pun merampas nya dari tangan bimo
bimo juga gak kalah cepat merampas nya lalu meminum lagi yoghurt nya
anita menarik tangan bimo dan wajah mereka beradu pandangan satu sama lain
"ki,,kita kemana hari ini" tanya anita yang mengalih kan pandangan nya dari bimo karena jantung nya tiba-tiba berdetak cepat saat pandangan mereka beradu sesaat tadi
"gimana kalau ke kebun teh aja dulu kita jalan-jalan" bimo
anita pun hanya mengangguk tanda setuju
"kalau gitu kita siap-siap yuk" bimo
"kamu gak sarapan dulu"anita
"ini udah sarapan" bimo
sambil memasuk kan roti selai coklat kacang nya lalu meminum susu yoghurt nya anita lagi
"hei!!!!"
teriak anita yang di usilin bimo
karena bimo sudah masuk ke kamar nya duluan sambil tertawa karena sudah berhasil meminum habis yoghurt nya 😅
#
#
di kebun teh ada sepasang sejoli sedang berjalan ber gandengan tangan
entah sejak kapan tangan mereka saling ber gandengan namun yang jelas hati mereka memang sudah saling menyatu walau pun belum ada kepastian dari ke dua belah pihak
mereka akhir nya berhenti dari acara
jalan-jalan mengelilingi kebun teh dan duduk di sebuah pondok bambu,
anita begitu tenang pikiran nya
begitu pun bimo
"aku ingin bisa selalu seperti ini dengan mu" ucap anita tanpa mengalihkan pandangan nya dari pemandangan hamparan kebun teh yang di luas
bimo pun melihat anita dengan seksama
apakah dia yang di maksud atau pemandangan ini??
"benarkah?!
kalau begitu kesini aja setiap kamu ada waktu" bimo
"hah,,😩
maksud ku dengan mu bim" anita
"........" bimo
"apa aku salah bicara begitu?" ucap anita karena bimo hanya diam tidak ada jawaban
"bukan begitu tapi aku sangat senang mendengar nya" bimo
"bim aku,," anita
bimo langsung memeluk nya dan mengatakan
"aku mencintai mu anita purnama sari
sangat mencintai mu, lalu apakah kamu mau menunggu ku selama 4 tahun nanti?" bimo
anita yang begitu terharu akhir nya mem balas pelukan bimo dan mengatakan
"aku juga mencintai mu bimo sangat!!!
aku akan menunggu mu itu pasti, maka dari itu jaga lah hati mu untuk ku, karena aku pun akan menjaga hati ku untuk mu selama nya,," anita
#
#
hari berganti hari minggu berganti minggu
bulan berganti bulan
penantian yang panjang bagi mereka berdua
bimo dan anita
mereka saling menjaga hati nya dan menyemangati satu sama lain
dan yakin akan akhir mereka pasti bahagia
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
tamat
terimakasih untuk para pembaca semua nya semoga suka ya
maaf kalau penyusunan kata nya belum bagus, karena ini tulisan pertama ku
sebagian dari cerita di cerpen ini ada kisah percintaan saya sendiri yang agak aku rubah alur ceritanya 😅
sekali lagi terima kasih