pernahkah kalian berfikir Anak yang masih berusia 5 tahun menjalani kehidupannya sendiri, karena ibunya masuk rumah sakit dan ayahnya tidak mengacuhkannya karena anak ini menjadi malapetaka keluarga?.
ya memang Agastia pas ibunya 3 hari selepas melahirkannya mengalami gangguan jiwa tapi apa yang bisa dilakukannya sampai-sampai ayahnya membilang kalau agastia malapetaka bagi keluarga.
Ayahnya Agastia seorang pengusaha yang kaya raya tapi tidak ada kebahagiaan yang didapati olehnya, walaupun sebenarnya ayahnya sayang sama dia, hal asil agastia di asingkan di kamarnya sendiri yang berada di halaman belakang walaupun diletakan AC tapi rasa kesunyian ini ingin membuatnya menangis dan selalu berfikir kalau dia yang telah membuat ibunya menjadi gila.
hari itu adalah Hari ulang tahun dirinya yang berusia 4 tahun, pagi hari Ayahnya membawakan Agastia pembantu baru karena pembantu lamanya dibunuh oleh ayahnya agastia, karena dia melindungi agastia dari amukan amarah ayahnya, pengasuh yang keduanya ini adalah seseorang yang mengetahui drama rumah tangga yang terjadi didalam rumah ini.
Agastia di hibur oleh pengasuh yang keduanya dan tampaklah senyuman yang manis dari wajah ganteng milik Agastia.
Agastia dan pengasuh yang keduanya pun bergelut sampai sore hari, pas mereka bergelut tiba-tiba ibunya agastia yg gila tadi masuk sambil membawa botol yang dipecahkan kekepala agastia, untungnya agastia masih selamat dia hanya kena pendarahan dan tancapan botol kaca itu.
ibunya agastia yang gila tadi di bawa lagi ke rumah sakit.
setiap agastia berulang tahun ibunya selalu datang dengan kejutan yang sama dan agastia hanya diam saja tidak membalas ibunya tapi setelah itu agastia menangis sambil memeluk pengasuh yang keduanya seperti itulah setiap hari ulang tahunnya.
tidak sampai disitu saja pada saat usia agastia 6 tahun dia mendapatkan tamu baru yaitu 3 keponakannya yang jahat-jahat namanya maccy: 7 tahun, cakky:6 tahun dan packy:5 tahun ke tiga keponakannya itu memanggilnya dengan nama tidak memanggilnya paman.
ya mereka jahat-jahat, foto ibunya agastia yang cuman satu-satunya ia punya dijatuhkan kedalam sungai kecil di sebelah kamar agastia.
Agastia sabar dan mendidik mereka layaknya seorang paman walaupun ada yang lebih besar usia darinya.
dengan kesabaran dan kelembutan akhirnya agastia membuat ke 3 keponakannya yang berbeda sifat itu baik dan melindungi dirinya.
maccy yang pernah berciuman dengan pacarnya di ajarkan agastia bahwa maccy harus bisa menjaga dirinya baik-baik.
cakky yang fikirannya susah mengingat tapi karena sama agastia walaupun fikirannya seperti itu tapi dia bisa menasehati kakak dan adiknya.
packy seorang keponakan yang tomboy bagaimana tidak setiap laki-laki yang mengganggu dirinya di tendangnya dan tanpa sengaja jenis kelamin laki-laki itu putus dibuatnya, ya packy memang di masukin ke les karate dan taekwondo tapi dia sudah salah akan hal itu, walaupun begitu packy selalu melindungi paman, dan kakak-kakaknya.
karena packy ayah agastia yang tidak peduli pada dirinya pun menjadi sedikit peduli pada dia.
packy seorang anak yang disayang dikeluarganya karena packy walaupun tomboy tapi dia bisa mengambil hati keluarganya.
agastia pergi ke negara lain bersama tantenya dan disana agastia bertemu sama satu keluarga yang menurutnya bisa dipercaya, lalu agastia menceritakan lika-liku kehidupannya pada mereka, karena keluarga itu beragama islam mereka pun membilang pada dirinya terus terang saja dan tampa ada paksaan agastia masuk agama islam tanpa membilang keluarganya.
beberapa minggu kemudian agastia pulang kembali kenegaranya dengan ilmu agama yang sudah banyak ia tau.
agastia pergi ke rumah sakit jiwa yang dimana ibunya tadi diobati.
karena izin allah ibunya agastia sehat dalam waktu 3 hari.
ibunya agastia membawa agastia kerumah temannya tanpa mengasih kabar pada ayahnya agastia terlebih dahulu.
agastia pun pergi ke sana bersama ibunya agastia dan tanpa agastia sadari teman ibunya sudah berdiri di luar rumah sakit jiwa.
mereka pun pergi ke negara lain yang lumayan jauh dari negara agastia.
pas agastia sampai disana agastia terkejut kalau ayah ke 2 nya agastia itu beragama islam dan dia bekerja ke negara agastia dan mengetahui siapa ayahnya agastia yang pertama.
agastia di tempat ayahnya ke 2 merasa senang dan senyum manis yang tak lama muncul kini kembali lagi.
tapi setelah 2 minggu ayah agastia yang pertama mengejar mereka sampai ke negara tersebut dan mengambil ibunya agastia dengan cara paksa.
ayah agastia yang pertama orangnya dingin dan tegang, berbeda dengan ayah ke 2 agastia dia suka tersenyum dan sering bergurau atau sifatnya tenang.
dan kedua ayahnya agastia sama-sama menyukai ibu kandung agastia karena ibunya agastia orangnya ceria.
dan ayah ke 2 nya agastia menarik ibunya agasti dengan sangat cepat dan karena ayah ke 2 agastia lengah dia menarik tangan agastia dan mengancam mereka dengan pistol yang diarahkan ke jantung agastia dan....
dor! satu anak panah tanpa sengaja mengenai jantung agastia.
agastia pun meninggal dalam usia 6 tahun.
dan packy yang mengetahui kalau agastia meninggal pun tidak mau makan dan dia selalu berdebat dengan kakeknya karena cucu dan kakek sama-sama darah tinggi akhirnya perkelahian pun semakin panas.
packy gak mau makan dan kakeknya malah membiarkan cucunya itu.
setelah packy dilarikan kerumah sakit karena ia pingsan barulah kakeknya memaafkan dia.
packy ini memang anak yang bandel, dokter melarang dirinya tidak boleh gerak-gerak yang membuat kabel infusnya terlilit, eh dia malah gak mendengarkan, packy tidak membuat kabelnya terlilit lagi tapi sudah berhasil memotong kabel itu dari tangannya dan meninggal karena tubuhnya masih perlu untuk makan.
ia pun meninggal 4 hari setelah agastia
TAMAT