Untuk menghilangkan penat setelah menjalankan rutinitas yang begitu padat, Jhope berencana untuk berlibur ke kampung halamannya di sana Jhope tidak memiliki sanak saudara ataupun keluarga inti namun di sana Jhope mempunya rumah tua peninggalan neneknya yang bisa ia pergunakan untuk menginap.
"Kak Jhope... apakah kk beneran mau kekampung untuk menghabiskan waktu liburan? Tanya Jimin.
"Iya rencana aku mau ke kampung untuk menghirup udara segar dan menenangkan diri di sana. Jawab Jhope dengan penuh antusias.
"Bagaimana kalau aku ikut bersama kak Jhope berlibur di kampung.Jimin menawarkan diri untuk ikut bersama Jhope.
"Apa kamu yakin ingin ikut bersamaku..? Tanya Jhope pada Jimin.
"Aku yakin kak Jhope aku ingin merasakan udara kampung yang sejuk dan damai. Jawab Jimin penuh semangat.
Jungkook dan taehyung pun datang dari luar lalu menghampiri Jimin dan Jhope yang sedang membahas soal liburan.
"Kalian sedang membahas apa? Tanya Jungkook.
"Jimin ingin ikut bersamaku pergi berlibur di kampung halamanku. Jawab Jhope.
"Waaah ide yang bagus itu, kalau begitu aku juga mau ikut bersama kak Jhope. Taehyung ikut menawarkan dengan semangat.
"Aku juga mau ikut kak Jhope. Jungkook tidak mau kalah ikut menaikkan jempolnya.
"Kamu mau ikut liburan atau mau ikut dangdutan Jungkook kenapa kamu menaikkan jempol mu.. Jhope dan taehyung tertawa mendengar protes dari Jimin untuk Jungkook.
Terdengar suara tawa mereka ber 4 Namjoon, Suga dan Seokjin pun datang bersamaan.
"Ada apa ini...? Sepertinya kalian membicarakan hal yang seru. Tanya Suga sambil menduduki sebuah kursi.
"Ini kak Suga..." Jimin, Jungkook dan Taehyung ingin ikut bersama ku liburan di kampung halamanku. Jawab Jhope
"Heem sepertinya ide yang bagus bagaimana kalau kita semua menghabiskan liburan di kampung Jhope saja, apa kalian semua setuju...? Tanya Suga pada Namjoon dan Seokjin.
Dengan bersamaan Seokjin dan Namjoon menyetujuinya. Tidak butuh waktu lama kalau soal liburan gratis untuk mereka bertujuh pasti pada langsung setuju.
"Tapi Aku, Namjoon dan Seokjin akan menyusul nantinya karena kami masi ada sedikit pekerjaan yang harus kami selesaikan, jadi kalian beritahu kami saja apa nama kampung dan arah
menuju rumah nenek Jhope.
"Baiklah kami ber 4 menunggu kakak di kampung halaman Jhope. Jawab Jimin.
"Kapan kalian akan berangkat. Tanya Seokjin.
"Rencana besok kami akan berangkat. Jawab Jhope.
"Baiklah Aku, Namjoon, dan Seokjin akan berangkat 2 hari kemudian. Jawab Suga.
Setelah mereka ber 7 berunding Jhope, Jimin,Jungkook dan Taehyung masuk ke kamar mereka masing-masing untuk berkemas-kemas keperluan apa saja yang mereka butuhkan saat di kampung nanti.
Matahari pagi pun mulai menampakkan cahayanya dengan indah Jimin, Jungkook, Jhope, dan Taehyung sudah bersiap-siapa untuk berangkat mereka menyewa mini bus untuk mereka tumpangi ke kampung halaman. Mereka ber 4 sudah tidak sabar ingin melihat kampung halaman yang sejuk dan damai terutama Jhope, Jhope sudah tidak sabar ingin melihat rumah peninggalan nenek Jhope yang sudah lama ia tidak kunjungi sejak tinggal di kota.
Dan akhirnya merekapun sampai di depan sebuah rumah tua yang tidak terawat, rumah itu sangat kotor halamannya di penuhi rumput liar dan pepohonan yang sangat rimbun.
"Apa benar ini rumah nenek kak Jhope..? Tanya Jungkook sambil melihat di sekeliling.
"Iya ini rumah peninggalan nenek kak Jhope, rumah ini sudah lama tidak ada yang tinggali sejak keluar kami semua pindah ke kota. Jawab Jhope dengan suara sedih setelah melihat keadaan rumah neneknya yang tidak terawat.
"Ayo coba kita cek di dalam rumah bagaimana keadaannya. Jimin tidak sabar ingin melihat dalam rumah nenek Jhope.
Ceklek...kiiiik...
Suara kunci pintu dan suara ensel pintu yang sudah lama tidak pernah di buka..
"Waaah di dalam rumah sangat terawat dan lumayan bersih kak Jhope apakah ada seseorang yang membersihkannya? Tanya Jimin pada Jhope
"Dulu sebelum kami meninggalkan rumah ini ada seorang lelaki tua yang bersedia menjaga dan merawat rumah ini namanya mang Barja namun selama ini kami tidak pernah lagi berkomunikasi dengan beliau.
"Mungkin Mang Barja yang merawat di bagian dalam rumah ini kak. Jungkook mulai sok tau.
"Tapi apa iya Mang Barja masi hidup sampai sekarang? Soalnya saat kami menitipkan rumah ini Mang Barja sudah tua. Jhope mengingat umur Mang Barja "kira-kira umurnya sekitar 50 tahunan.
"Rasanya tidak mungkin kalau Mang Barja masi bisa membersihkan dan merawat ini sampai sekarang pasti beliau sudah sakit-sakitan di usia sekarang. Taehyung mulai bermain dengan logika.
"Lalu siapa yang merawat rumah ini sampai bisa sebersih ini, tanya Jimin
"Ah sudah lah nanti saja kita fikirkan itu sebaiknya kita masuk dan mengecek apa saja yang bisa kita pergunakan untuk nanti malam. Jhope mengajak Jimin, Taehyung, dan Jungkook untuk masuk ke dalam rumah untuk mengecek.
Mereka mengecek setiap sudut yang berada di rumah itu satu persatu namun ada satu ruangan yang tidak bisa mereka masuki karena ruangan itu terkunci.
Malam pun tiba mereka ber 4 sudah selesai mengisi perutnya yang sedari tadi keroncongan.
Hewan malam mulai mengeluarkan suara-suara yang saling bersautan.
"Apa kah kalian belum mengantuk? Tanya Jhope.
"Kami belum mengantuk kak Jhope. Jawab Jungkook.
"Kalau begitu kakak tidur duluan ya badan kakak pegal-pegal ingin segera tidur. Sambil menguap Jhope pamit tidur lebih dulu
"Selamat tidur kak Jhope. Jawab Jimin, Taehyung, dan jungkook.
Jhope pun tidur dengan lelap di dalam kamar, sedangkan Jimin, Jungkook dan Taehyung masi bersantai di ruang tamu.
"Jimin apakah kamu liat sebuah ruangan di rumah ini yang pintunya terkunci sehingga kita tidak bisa masuk untuk mengeceknya..? Tanya Jungkook dengan sedikit berbisik.
"Iya aku liat.." memang ada apa dengan ruangan itu bukannya tadi kak Jhope bilang kalau kuncinya hilang ya? Jawab Jimin.
"Aku penasaran kira-kira apa isi ruangan itu..? Jungkook masi dengan suara berbisik
"Bagaimana kalau kita cek saja. ajak Jimin yang ikut penasaran.
"Jimin.. Jungkook kalian jangan bikin masalah di sini, tidak enak dengan kak Jhope kalau kita membuat onar di rumah ini. Taehyung memperingati Jimin dan Jungkook.
"Kita tidak akan membuat onar Taehyung kamu tenang saja. Jawab Jimin sambil berbisik.
"Aku sudah memperingatkan ke kalian kalau terjadi sesuatu tanggung sendiri akibatnya. Taehyung memberikan otimatum pada Jimin dan Jungkook.
"Iya iya kamu tenang saja. Jimin dan Jungkook pun mendekati ruangan yang terkunci itu mereka mencoba untuk membukanya tapi sebelum usaha mereka berdua berhasil terdengar suara sayup meminta tolong dari ruangan itu. Jimin dan Jungkook bersamaan berlari mendekati Taehyung yang sedang membaca buku di ruang tamu.
"Kenapa wajah kalian pucat dan ketakutan begitu? Dengan ekspresi bingung Taehyung memperhatikan Jimin dan Jungkook.
"A.a.a.ada suara wanita yang sedang meminta tolong dari ruangan itu Taehyung. Jimin dan Jungkook bersembunyi di belakang Taehyung dengan tubuh yang bergetar.
"Tadi sudah aku peringatkan jangan macem-macem tapi kalian malah tidak mendengarkan peringatanku. Taehyung mengomeli Jimin dan Jungkook.
Taehyung pun mengajak Jimin dan Jungkook untuk memastikan suara itu berasal dari ruangan itu. Dan benar saat Taehyung, Jimin dan Jungkook mendekatkan telinganya ke pintu itu mereka mendengar suara wanita yang sedang merintih meminta tolong. Ketiganya pun lari bersamaan menuju ruang tamu dengan wajah pucat dan ketakutan.
"Bagaimana...? Apakah kita bangunkan saja kak Jhope,? siapa tau saja memang benar di ruangan itu ada seseorang yg sedang butuh pertolongan. Usul Taehyung
"Sebaiknya kita cek lagi agar kita semakin yakin kalau di dalam ruangan itu benar ada seseorang. Saran Jungkook.
Mereka pun kembali menuju ruangan itu dan saat mereka mendekati ruangan itu tidak sengaja tubuh Jimin menyenggol pintu yang dari tadi terkuci dan tiba-tiba terbuka.
Kiiiiikk... suara engsel pintu yang berkarat karena tidak pernah terbuka.
"Apakah kalian yakin ingin masuk..? Tanya Taehyung dengan suara berbisik.
"Ya sebaiknya kita masuk untuk menolong wanita itu. Jawab Jimin
"Tapi kalau ternyata suara itu bukan suara manusia melainkaaan... Taehyung belum sempat menyelesaikan perkataannya tiba-tiba sesosok wanita tua muncul di hadapan mereka sehingga membuat mereka terjatuh di lantai karena kaget.
Mereka berteriak bersamaan dan berusaha untuk kabur namun belum sempat mereka kabur kaki Jimin di tarik oleh nenek tua itu membuat Jimin tidak bisa bergerak.Jungkook mencoba menarik Jimin namun usahanya sia-sia kekuatan nenek itu jauh lebih kuat di banding kekuatan mereka berdua dan akhirnya Jungkook pun ikut terseret kearah nenek itu. Hanya Taehyung yang berhasil kabur dari nenek itu. Taehyung berlari ke kamar untuk membangunkan Jhope.
"Kak Jhope.. kak Jhope bangun. Taehyung membangunkan Jhope dengan panik dan ketakutan.
"Ada apa Taehyung?" Kenapa kamu terlihat ketakutan begitu, wajah kamu juga sangat pucat ada apa? Dengan kebingungan dan kaget Jhope bertanya pada Taehyung.
"I.i.i.itu kak..."! Jimin dan Jungkook di bawa pergi oleh nenek-nenek yang berada di kamar yang terkunci itu. Dengan terbatah-batah Taehyung memberi tahukan Jhope apa yang sedang terjadi pada Jimin dan Jungkook
"Apa...!! Ada nenek-nenek di ruangan terkunci itu? Bagaimana bisa kalian masuk ke sana bukannya ruangan itu terkunci? Dengan heran bercampur panik Jhope menuju ruangan itu dan mencoba membuka ruangan itu namun ruangan itu kembali terkunci seperti semula.
"Ruangan ini terkunci Taehyung... Jhope panik sambil berfikir bagaimana cara menolong Jimin dan Jungkook yang terkurung di ruangan itu.
Jhope mengambil hanphone nya lalu menelfon Namjoon. "Hallo Namjoon bisakah kalian bertiga ke kampung sekarang juga...?
"Apa yang terjadi Jhope..?"kenapa suara kamu seperi orang panik dan menyuruh kami segera kesana? Namjoon yang sedang menerima telfon dari jhope ikutan panik.
"Sesuatu terjadi pada Jimin dan Jungkook, aku mohon kalian segera ke sini sekarang juga nanti aku ceritakan setelah kalian sampai disini. Jangan lupa bawa buku mantra yang sering Suga baca. Pintah Jhope dengan panik.
"Oke oke kami akan kesana sekarang juga. Namjoon menuju kamar Seokjin dan Suga dan meminta mereka untuk segera bersiap-siap.
"Ada apa Namjoon kamu menyuruh kami bersiap-siap..? Kita mau kemana tengah malam begini? Sambil kebingungan Seokjin bertanya pada Namjoon.
"Kita sekarang juga berangkat ke kampung halaman Jhope, sesuatu terjadi pada Jimin dan Jungkook.
"Apa...!!" Dengan kompak Suga dan Seokjin sontak kaget.
"Kejadian apa yang terjadi pada mereka Namjoon? Tanya Suga dengan santai namun panik.
"Aku juga tidak tau, kata Jhope nanti setelah kita sampai di sana baru ia akan menceritakan semuanya. Oh ya Jhope meminta Suga membawa buku mantra yang selama ini Suga baca.
"Apakah ada hubungannya dengan mistis? Tanya Seokjin dengan wajah yang mulai ketakutan.
"Aku juga tidak tau tapi pesan Jhope tadi begitu. Jawab Namjoon
Mereka pun bertiga menuju kampung halaman Jhope, setelah memakan waktu 2 jam akhirnya mereka bertiga sampai di depan rumah Jhope.
Tok..!!tok..!!tok..!! Namjoon mengetuk pintu rumah Jhope.
Jhope dan taehyung menuju pintu untuk membukanya. Suga, Seokjin dan Namjoon masuk kedalam rumah Jhope.
"Apa yang terjadi dengan Jimin dan Jungkook? Tanya Namjoon dengan khawatir.
"Tadi Jimin dan Jungkook penasaran dengan ruangan yang terkunci itu lalu mereka berdua mendekati ruangan itu untuk mencari tau ada apa di ruangan itu lalu tiba-tiba mereka mendengarkan suara rintihan seorang wanita dari dalam ruangan itu. Mereka pun kabur ketakutan karena penasaran kami pun kembali untuk lebih memastikan dan tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka dan menarik kaki Jimin dan Jungkook hingga menghilang, aku sempat kabur dari ruangan itu dan membangunkan Kak Jhope.
"Kalau begitu ayo kita masuk ke ruangan itu. Ajak Suga.
"Pintu ruangan itu kembali terkunci kak Suga. Jawab Taehyung.
"Bukannya kamu sekarang sedang membaca buku mantra bagaimana kalau kamu mebaca mantra pemanggil hantu saja. Jhope meminta Suga untuk mencoba ilmu yang ia dapatkan dari membaca buku mantra.
"Apakah ada lilin dan kemenyan di rumah ini? Tanya Suga
"Aku cari dulu di dapur siapa tau saja ada. Jhope ke dapur dan mencari lilin dan kemenyan yang di minta Suga.
"Aku dapat lilin dan kemenyan, mungkin itu sisa peninggalan nenek ku dulu. Jhope menyerahkan lilin dan kemenyan ke Suga, lalu Suga pun membakar Lilin dan sesekali memberi kemenyan di atas lilin itu.
"Ayo duduk mengelilingi lilin ini dan ikuti mantra yang aku ucapkan.
WAHAI ROH-ROH YANG JAHAT ATAU BAIK KELUAR LAH KAMI AKAN MENGADAKAN PESTA DANGDUTAN PESTANYA SANGAT MERIAH PROK PROK PROK 3x... yang lain mengikuti mantra yang di bacakan Suga sambil bertepuk tangan di bagian prok prok prok.
"Sebenarnya kita lagi memanggil hantu atau mau acara pesta kostum kenapa di mantranya ada kata pesta dangdutan. Tanya Seokjin yang sedikit ingin tertawa. Dengan reflek tangan Namjoon membekap mulut Seokjin.
"Ssstt ikuti saja mantra yang di baca Suga. Namjoon berbisik pada Seokjin.
Tiba-tiba sesosok hantu laki-laki tua muncul di tengah lingkaran mereka yang membuat mereka semua terpental karena kaget.
"Siapa artis dangdut yang kalian hadirkan, apakah artisnya cantik dan sexi. dengan suara yang agak parau hantu itu bertanya pada mereka.
Suga pun memperlihatkan salah satu foto artis dangdut dari Hpnya kepada hantu itu.
"Aku tidak tertarik sama artis itu. Hantu itupun menghilang.
"Waah sepertinya hantu jaman sekarang sukanya nonton dangdutan dan maunya artis yang sexi pula. Seokjin tertawa mendengar kemauan hatu tadi. Dan yang lain pun ikut tertawa terbahak-bahak.
"Suga mulai membaca mantra lagi.
WAHAI ROH-ROH YANG JAHAT ATAU BAIK KELUAR LAH KAMI AKAN MENGADAKAN PESTA DANGDUTAN PESTANYA SANGAT MERIAH PROK PROK PROK 3x.. yang lain pun mengikuti mantra yang di baca Suga
Dan tiba-tiba hantu cewek pun nongol di tengah-tengah lingkaran mereka dengan wajah tidak terawat dan pakaian lusuh.
"Apakah ada makanan yang kalian sedikan di acara dangdutan nanti? Tanya hantu wanita itu.
"Tentu saja ada. Kami menyedikan kemenyan, dan bunga-bunga yang harum. Jawab Suga.
"Makanannya sangat tidak berbobot, kalau makannya Pizza,Burger, Spaghetti aku akan hadir. Lalu hantu wanita itu pun menghilang.
Mereka berlima saling berpandangan dengan wajah heran lalu bersamaan mereka tertawa terbahak-bahak sehingga memenuhi seluruh ruangan dengan suara tawa mereka.
"Suga.." kenapa yang hadir hantu-hantu masa kini semua, jangan-jangan kamu salah mantra. Sambil terbahak-bahak Jhope bertanya pada Suga.
"Mantra yang aku baca sudah benar, dan semua persyaratannya juga sudah benar.tapi kenapa yang datang hantu-hantu alay semua.. Suga di penuhi rasa kecewa karena mantranya tidak berhasil.
Namun di tengah kekecewaannya tiba-tiba sesosok hantu nenek nongol di tengah lingkaran mereka. Mereka pun terkejut bersamaan.
"Naaah ini hantu nenek yang menarik kaki Jimin dan Jungkook. Taehyung menunjuk hantu nenek-nenek itu.
"Dasar anak muda tidak tau sopan santun main nunjuk orang tua seenaknya saja. Suara nenek itu sangat mengerikan yang membuat Taehyung mundur dari hadapan nenek itu karena ketakutan.
"Kembalikan teman kami, kalau tidak kami akan membacakan mantra untuk memusnahkanmu.. Suga mengancam hatu nenek itu.
"Hiiii..hiiii..hiiii..hiii...
Hei anak muda apa kalian fikir aku takut dengan ancaman mu barusan...!!" jawab nenek itu dengan wajah marah.
"Cepat kembalikan teman kami kalau tidak..!?" sambil berfikir Seokjin mencari kata-kata yang bisa membuat hantu nenek itu ketakutan. "Kalau tidak.. wajahmu akan keriput selamanya.!"
Dengan terkejut Jhope dengan Spontan menoleh ke arah Seokjin. "Kak Seokjin bukannya wajah nenek-nenek ini memang sudah keriput..?!" Kata Jhope sambil berbisik pada Seokjin.
"Ah biarkan saja siapa tau nenek itu masi mau terlihat segar dengan wajah yang kencang, jadi ia akan ketakutan jika aku menyumpainya keriput. Seokjin balik berbisik pada Jhope, sambil menahan tawa.
"Apakah sekarang wajahku sudah terlihat keriput..?" Tanya hantu nenek itu sambil memegang kedua pipinya.
"Ya di wajahmu sudah mulai timbul keriput, kalau kamu tidak mengembalikan teman kami wajahmu akan semakin keriput dan kamu akan semakin jelek. Seokjin semakin menakut-nakuti hantu nenek itu.
Di tengah-tengah negosiasi antara Seokjin dan hantu nenek itu Suga,Namjoon dan Taehyung tidak tinggal diam mereka mencari cara agar bisa memusnahkan hantu nenek itu.
Suga mencari kain putih, sedangkan Taehyung merakit bawang putih sehingga menjadi sebuah kalung dan Namjoon mencari sebilah kayu untuk menusuk jantung hantu nenek itu.
"Oh tidak.. aku tidak mau wajahku keriput, aku tidak mau kelihatan tua aku tidak mauuuu... Hantu nenek itu terus merabah wajahnya dengan panik.
Dan tiba-tiba Suga membungkus wajah dan tubuh hantu nenek itu dari arah belakang, lalu Taehyung mengalungkan untaian bawang putih yang tadi di buatnya.
Hantu nenek ikut mengamuk dan berusaha melawan agar bisa keluar dari kain putih dan kalung bawang putih itu, sebelum hantu nenek itu berhasil lolos tiba-tiba Namjoon menancapkan sebilah kayu tepat di jantung hantu nenek itu Hantu nenek itupun berteriak kesakitan
"Kaliiiaaaaaaaaan... aaaaaaaaa suara teriakan hantu nenek itu menggema di sekeliling rumah itu dan akhirnya hantu nenek itu menghilang menjadi abu.
Mereka pun memasuki ruangan kosong itu untuk mencari keberadaan Jimin dan Jungkook.
"Jimiiin...Jungkoook kalian di mana..? Teriak Jhope dan Namjoon.
Dan betapa terkejutnya mereka setelah mereka menemukan Jimin dan Jungkook sedang makan-makan, di hadapan mereka penuh dengan makanan enak segala macam minuman ada di hadapan mereka.
"Haa!" Kalian di sini sedang enak-enakan makan sedangkan kami di luar setengah mati melawan hantu nenek itu. Dengan wajah kesal Seokjin mengomeli Jimin dan Seokjin. "Apa kalian tau bagaimana rasanya bernegosiasi dengan hantu untuk menyelamatkan kalian...?!
"Kami di suguhkan makanan oleh seorang wanita cantik, ternyata kami di tarik itu untuk menemaninya makan malam kata wanita cantik itu ia sedang kesepian. Jawab Jimin.
"Tidak ada wanita cantik di sini Jimin yang ada itu wanita tua yang keriput tidak terawat. Jawab Jhope.
"Sudah..sudah tidak usah di bahas lagi yang penting Jimin dan Jungkook sudah selamat dan tidak terjadi apa-apa. Suga menengahi perdebatan Seokjin, Jhope, dan Jimin.
"Tapi makanan ini amankan untuk di makan..? Tanya Taehyung yang sedari tadi ingin menikmati makanan yang berada di hadapan Jimin dan Jungkook.
"Semuanya aman untuk di makan dari tadi kami makan sampai perut kami jadi dendut. Jawab Jungkook.
Akhirnya mereka bertujuh menikmati makanan yang berada di hadapan mereka sampai ludes..
END