NOT A DREAM BUT AN AMBITION
Sebagian orang mungkin akan bekerja keras untuk menggapai mimpinya ,namun sebagian orang juga ada yang berusaha keras dalam mewujudkan ambisinya
iya ambisi , keinginan keras dalam mencapai sesuatu
dan tidak selamanya ambisi itu bernilai positif
berusaha lari dari kenyataan ,Titan kini sadar ,hidup tidak selamanya tentang mimpi ,mungkin jika membahas tentang mimpi ia tidak punya rencana akan itu ,bahkan dia pernah bilang ,dia hidup bukan untuk mimpinya
tapi ..
Untuk ambisinya
"Titan "
dalam satu teriakan ,lelaki yang di panggil Titan itu mendongak dengan mata sayu , semalaman ia bergadang demi tugas ,jangan lupakan satu hal tentangnya ,pandai
"Minum "
"gue gak butuh "tangan yang baru saja terulur dengan botol minuman kini tertarik lagi ,namanya Kenzie ,teman sebangku Titan ,namun mereka jarang sekali tegur sapa ,bahkan bisa dihitung berapa kali dalam satu semester ,dan yang memulai selalu Kenzie ,Kenzie pun bingung ,ia juga bukan lelaki yang banyak bicara ,namun tidak secuek Titan .
bahkan jika dia lihat ,Titan tidak memiliki satu teman pun di sini ,setiap ada yang mengajaknya bicara dia abai . Seolah dia tidak butuh satu pun manusia ,dan melupakan hukum alam jika manusia satu dengan manusia yang lain pasti saling bergantung .
"baik kita lanjut ..." siswa maupun siswi bersorak heboh , sayangnya bel istirahat lebih dulu berbunyi ,dan guru di depan hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan ,membuat muridnya Bahagia ternyata sesederhana membunyikan bel
"kalian ini ,yasudah ibu akhiri pelajaran hari ini ,jangan lupa belajar yang rajin ,dan satu lagi ,semangat , assalamualaikum ! "
" iya Bu , wa'alaikumsalam " jawab mereka
derap kaki Bu anet sudah tidak terdengar , bergantian mereka keluar
Berbeda dengan Titan yang kembali menyenderkan tubuhnya pada bangku ,ia sangat menyukai sunyi ,mungkin karna sudah terbiasa juga
"morning " sapa gadis berwajah ceria ,baginya jam istirahat adalah waktu yang di sediakan bumi agar dirinya bisa mendekati Titan
"Uda siang " celetuk kenzie , Mencintai tanpa di cintai memang sakit ,dan anehnya lagi, melupakan tak semudah mengenal
gadis itu hanya mencebik dan kembali fokus dengan tujuannya
" Gue ada makanan buat lu ," ia mulai membuka tepak makan , terpampang jelas nasi yang di bentuk dengan cetakan love ,di atasnya ada irisan sayur ,di kotak agak kecil ada telor mata sapi dan irisan sosis ,kenzie hanya bisa membayangkan ,betapa rumitnya menyiapkan semua itu
" jangan lupa di makan ya "
" gue uda kenyang "
" lu bisa gak hargain dia sekali aja " geram Kenzie ,algea dengan susah payah Mengganti menu setiap harinya dengan harapan agar Titan menerima juga memakan apa yang sudah ia masak
" Gak papa kok ,besok gue masak lain lagi "
" Lu tuh "
" Cinta itu butuh pengorbanan " jelas gadis itu sok iya ,seakan dia tidak punya rasa sakit hati ,Titan hanya mengangguk angguk , sebenarnya dia tidak peduli juga , berbicara soal cinta ,hanya satu jawaban yang ia temukan ,unfaedah ,apalagi dengan lawan jenis .
dan bodohnya lagi ,kenapa gadis itu gencar pada dirinya ,apa yang membuat algea bisa melabuhkan hati pada Titan
***
"pertama tama ,om akan bunuh ayah kamu dengan belati ini ,dengarkan musik paling indah Titan,di mana ayah kamu akan menjerit kesakitan ,dan ibu kamu menangis hebat " lelaki itu tertawa seolah bahagia ,seola apa yang di lakukannya berakhir dengan keindahan
" Dan selanjutnya ,om akan bunuh ibu kamu dengan ini "
Titan Menggeleng kan kepalanya , mulutnya terkunci oleh tangan sang Tante,ia bisa apa ,bisa apa selain menangis ,dan memohon pada Tuhan agar semua itu tidak terjadi
semakin ia meronta ,semakin dekat pula belati tajam itu dengan leher ayahnya ,
Jarak demi jarak kini terkikis ,Titan menutup matanya
Arghhhhhhhhhhhh
"Papaaaaaaaa "
Darah segar benar benar mengalir ,bocah itu membulatkan matanya ,sekujur tubuhnya kaku ,mati rasa ,iya ,mungkin itu yang dia rasakan ,bahkan dia tidak menangis untuk saat ini ,perlahan tapi pasti hatinya di isi oleh kebencian ,dan tanpa berdosa nya ,lelaki itu mulai mendekati sang mama ,belati sudah siap ,mengayun ke leher putih mamanya dan dalam satu tarikan
Arrrghhhhbhhhhbh
Titan memejamkan matanya dalam , menikmati air matanya sendiri , menikmati rasa bencinya untuk saat ini ,tangan yang tadi membekam mulutnya ,kini melemah ,dan akhirnya mulut Titan benar benar terbuka untuk menangis
" Papaaa ...maamaaaa .. "
Remaja 18 tahun itu mengusap wajahnya kasar ,baginya barusan bukanlah mimpi ,namun alam sedang menyuruhnya untuk kembali bernostalgia ,dan menambah kebenciannya .
melupakan rasa kantuk yang sebenernya tengah menguasi ,Titan melirik jam di dinding ,waktu tengah menunjukkan pukul 15.00
"anak anak uda nungguin gue "gumamnya
ia pun beranjak ke tempat lain ,kamar mandi, menyegarkan kembali tubuhnya ,setelah itu bersiap ke tempat latihan.
***
Citttt
Titan melepas helmnya ,turun dan berjalan ke arah mereka yang sudah menunggu sejak tadi
"haii "
" Gue mau jadi murid lu "
kata gadis itu ,siapa dia ??
Algea ,Titan menghembuskan nafasnya pelan
"Gue gak nrima murid cewek ,lu boleh pergi"
"tapi bela diri buat cewek penting kali "gadis itu tergesa gesa menyusul Titan "please ajarin gue"
" cari guru lain "
"Maunya sama lu "
Langkah Titan terhenti ,bukan Karna algea ,tapi telinganya mendengar suara keributan
ia pun berlari menghampiri arah itu ,entah kenapa melihat sosok di sebrang tangannya mengepal ,seolah dia tidak terima jika orang itu terkapar
"titaaan " jerit algea ,Titan tidak mengubris ,dirinya semakin mendekat ke sana
Hampir saja satu bogeman mendarat di pelipis Kenzie ,namun dengan sikap Titan menahan
"Lemahh "umpatnya menoleh ke belakang ,Kenzie hanya meringis ,dirinya benar benar kehabisan energi sekarang
"minggir ! ,Gue gak ada urusan sama lu "
"Dan gue gak akan biarin lu nyentuh dia lagi "
"Gue benci sama lu,dan diri gue yang tanpa di suruh, kenapa harus lindungin lu "Titan masih membelakangi Kenzie
Terukir smirk di bibir Kenzie "tandanya ,lu masih punya rasa peduli " ia pun mundur ,membiarkan Titan berkelahi Karna dia pikir ,jika membantu ,itu malah merepotkan
perkelahian di mulai ,11 lawan satu ,mungkin jika ada 2 orang lagi ,Kenzie tidak akan seperti ini ,secara dalam bidang bela diri mereka mereka ini juga bisa di katakan hebat
awalnya dengan cekatan Titan membogem ,menendang ,menangkis ,namun lama lama ia juga sedikit kewalahan
Kenzie yang merasa energi nya sudah di isi ,kembali berdiri ,dan kini gilirannya yang melindungi Titan
menendang punggung satu di antara mereka yang mencoba menyerang Titan dari belakang
hingga posisi keduanya saling membelakangi
"gue emang lemah ,tapi keadaan juga bisa maksa gue buat kuat dalam kondisi tertentu "
"Terserah "
Mereka kembali menyerang dari arah yang berbeda
cukup lama bertarung ,Keduanya sama sama babak belur
Titan seakan buta dengan luka yang dia ciptakan di tubuh musuhnya " lu harus tau gimana hancurnya gue ,dan mungkin ini saatnya ,ini saatnya gue bales semua dendam gue , penderitaan gue ,kebencian gue ,dan semua hal yang gue alamin "
" gue gak akan biarin lu bunuh dia " Kenzie lebih dulu mencekal tangan titan ,sesaat ia pun sadar ,orang yang saat ini dia hajar ,bukanlah mereka yang telah membunuh kedua orang tuanya
Titan akhirnya berdiri ,dan berlalu begitu saja
" Tan .. "
" Titaaan " algea yang dari menyaksikan kejadian itu sebenarnya takut ,tapi dia juga penasaran dengan sosok yang dia kagumi
"Dendam ,penderitaan ,kebencian,dan semua hal yang lu rasain ,maksut lu "
" lu gak perlu tau "
" lu butuh temen ,lu butuh pendengar ,sandaran ,dan - "
" LU TAU APA TENTANG GUE HAH ,TAU APA !! "
" gue mungkin gak tau ,tapi gue ingetin ke lu ,dendam gak akan ngerubah keadaan Tan,sesakit apa pun lu di masa lalu ,cara terbaik bukan dendam ,tapi ikhlas ,belajar menerima ,juga memaafkan ,Dengan begitu lu bisa menikmati yang namanya hidup "
" semudah itu setelah mereka bunuh orang tua gue "
" Semudah itu gue harus lupain apa yang terjadi 11 tahun lalu ,di mana dunia gue bener bener hancur ,di mana gue nyaksiin gimana sakitnya saat leher mama sama papa gue di sayat sama belati ,lu mungkin bisa ngomong gitu Ken ,lu BISA !! Karna apa ? ,Karna lu dari kecil uda gak punya orang tua "
langkah algea terhenti ,bukan berarti Kenzie juga baik baik saja dengan semua itu ,bukan berarti Kenzie juga bisa dengan mudah menerima segala hal di masa lalu nya " Kita punya kesulitan masing masing Tan,lu ataupun Kenzie ,di uji dengan cara yang berbeda " jelas algea
" lu mungkin belum pernah ada di posisi Kenzie ,dan lu Ken ,lu juga belum pernah ada di posisi Titan"
Algea menyunging kan senyumnya "orang tua emang penting ,orang tua emang berharga ,dan orang tua jelas lebih dari segalanya ,namun saat mereka Uda jauh dari kita ,bahkan sekedar melihat aja rasanya Uda gak bisa ,kita tetep punya orang berharga itu Tan,Ken ,dan itu temen kita ,sahabat kita ,kita bisa berbagi apapun itu sama mereka "
" Dan lu pikir ada yang mau temenan sama gue "
" gue " kata Kenzie menepuk pundak Titan pelan ,"tapi gue benci sama lu "
Kenzie tertawa hambar "setau gue yang namanya benci gak akan berbaur dengan peduli ,kalau lu benci sama gue ,kenapa lu nolongin gue "
"Uda kali tan,gue juga mau kok jadi BESTIE lu " itu algea ,mungkin untuk saat ini ,teman adalah hubungan terbaik antara dia dan Titan
"kita jalani semua ini bareng bareng "
pungkas gadis itu menarik keduanya ,2 laki laki yang baru saja ia angkat menjadi BESTIE .
"gue mau nglatih anak anak "
" Eh "
dengan cepat ia melepaskan lengan Titan dan Kenzie " gue lupa "
" Mau gabung ? "tanya Titan lembut ,algea berasa melayang saat ini ,kapan lagi dia bisa mendengar suara Titan selembut ini wajah dinginnya entah di sembunyikan di bagian mana " gu ,gue mau kok "
"Asar ,sholat dulu mending " usul kenzie
"gue gak pernah sholat "jujur algea
"gue pernah ,tapi itu dulu sebelum mama sama papa pergi ,tapi untuk sekarang .. "
Kenzie tersenyum menatap keduanya " kebayang gak kalau pertemanan kita gak cuma sampai di kehidupan dunia "
"Tapi juga di surga "
" itu yang buat gue kagum sama lu Ken ,gue sering liat lu sholat di mushola saat orang orang pergi ngisi perutnya ,dan lu nyari ketenangan di sana "
"tuntun gue sama Gea buat sholat "
"Lu ,lu nyebut nama gue tan "Titan mengangguk ,dan tau apa yang terjadi ,algea memeluknya cepat ...
" Astagfirullah ," lirih Kenzie berasa nyamuk sekarang ,
" Uda yuk nanti telat "
" okeyy "
" Lepas dulu " kata Titan ,algea pun dengan malu malu melepaskan nya " gue bahagia hari ini "
***
"gue gak punya mimpi "
" tapi ambisi "
"Ambisi baik juga kok kalau tujuannya baik " ujar algea ,sama seperti dia ,dan mungkin setiap orang juga punya ambisi " lu tau, apa ambisi gue ? "Gadis itu menggeleng
" Bunuh orang "
ia pun tersedak oleh kentang goreng yang baru saja ia makan " bukan tanpa sebab kenapa gue mau bunuh mereka "
" gue cuma mau mereka ngersain semua itu "
" gue sebagai temen gak bisa dukung Tan,tapi gue juga gak bisa cegah ,Karna apa yang di bilang Gea tadi ,gue belum pernah ada di posisi lu ,gue cuma bisa ingetin "
" gue gak bisa sebaik lu "
" Lu bisa Tan"kejar Gea "lu bisa kok ,lu cuma butuh waktu saat ini ,waktu untuk nutup luka lu ,ngubur dendam lu dan ngerubah ambisi lu itu jadi mimpi yang lebih baik , seengaknya untuk diri lu sendiri tan,bukan untuk orang lain "
"Gea bener ,dari pada lu ngurusin dendam,mending lu rancang yang namanya mimpi ,tujuan lu di hari yang akan datang ,dan itu untuk lu "
" setelah gue berhasil bunuh mereka apa gue juga bakalan puas ! " Titan menarik nafasnya dalam
"Ajarin gue "
" Hah ! "
" Ajarin gue biar gue bisa buka yang namanya lembaran baru "
" Gampang kok " kata Kenzie yakin " lu tinggal ngebut bawa motor ,terus tabrakin apa kek yang menjamin lu amnesia nah dengan begitu nanti lu lupa dengan segala hal yang pernah lu alamin,dan lembaran baru akan terbuka dengan sendirinya "
" Kenzieeee "teriak algea kesal ,Titan menarik sudut bibirnya ,ia tersenyum kecil ,tanpa keduanya sadari
,ternyata gini rasanya punya temen .
" lu mau gue bunuh hah ! "
" Canda ge,candaa "
***
Titan mengambil satu palaroid yang sengaja ia tempelkan di dinding kamarnya ,merobek menjadi 2 bagian dan endingnya ia remas juga ia masukkan ke dalam tempat sampah
" dendam bukan ambisi yang baik ,mulai saat ini gue bakalan rancang yang namanya mimpi ,dan jadiin semua itu ambisi ,iya ,ambisi yang harus gue wujudkan dengan usaha ,dan tentunya ,tentang gue juga masa depan gue nanti "
" Makasih Ken ,ge ..,makasih Karna Uda hadir di kehidupan gue , kehidupan yang sunyi ,hitam tanpa warna apapun "